Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
#S2.5


__ADS_3

Disebuah gang sempit berkumpul lah dua kubu berbeda yang satu adalah geng bandit, dan yang satu lagi adalah para anggota mafia, mereka terlihat masih muda, dan sepertinya mereka masihlah junior,


"Setelah mereka selesai bertransaksi, kau turun dan cegah para bandit untuk pergi dari sana, " ucap Zerox melalui microphone nya, dia terus memantau Hyena dari layar komputer nya,


"Hemm"


Hyena menjawab dengan singkat, karena memang seperti itulah dia, banyak bekerja dan sedikit berbicara,


Transaksi telah selesai, para mafia itu langsung membawa koper berisi senjata palsu, dan mereka tidak curiga sama sekali, karena para bandit membuat senjata itu seperti asli,


"Brukkkkk"


"Stop, semua berhenti, angkat tangan, ini adalah soft gun GT55,kalian tau bukan dia akan membuat hancur isi kepala kalian dalam satu kali tembakan, jika tidak percaya, mari coba" ucap Hyena


Para bandit dan mafia itu terkejut saat ada seorang wanita bertopeng menghadang mereka,


"Apa mau mu, kenapa ikut campur"? Tanya salah satu anggota mafia


" Kalian b0d0h, senjata itu palsu, kami adalah tim Cyber" ucap Hyena menatap ke atas langit, di atas gedung sana mereka semua sudah mengepung para bandit tersebut,


Sedangkan geng bandit mengernyit, kenapa tim cyber bisa tau tentang transaksi mereka hari ini, dan bagaimana bisa tim bersih seperti mereka mendukung para mafia pikirnya,


"Dorrrrr"


Sial sekali, Hyena tidak menyangka bahwa ada salah satu geng bandit yang berani menyerang saat mendengar nama GT55, kakinya tertembak tapi dia tidak gentar, dia tetap berdiri tegak, karena menurutnya, luka tembak sudah biasa,


"Dorrrr"


"Crassshhhhhhh"


Darah berceceran kemana mana, Hyena geram dan menembaknya tepat di kepala, dan membuatnya hancur, sedangkan yang lain berlari untuk menyelamatkan diri, geng mafia sendiri mengeluarkan senjata mereka untuk bergabung dengan tim Cyber untuk mengepung para bandit,


"Sialan, kita ditipu"


"Serang"


"Dorrrrr'


" Dorrrr"


Baku tembak pun terelakan lagi, malam yang tadi nya sunyi sepi kini terdengar mencekam saat suara senjata terus bersahut sahutan,


"Awassss"


"Braakkkkk"

__ADS_1


"Dorrrr, Dorrrrr"!!


Salah satu mafia menyelamatkan Hyena yang hampir tertembak lagi, wanita itu sulit bergerak karena luka di kaki nya


" Sssssttttt shittt, "


Hyena mengumpat kesal saat kaki nya mulai terasa kebas akibat mengeluarkan terlalu banyak darah,


"Hyena, tinggalkan posisi, dan pergilah ke rumah sakit, aku yang akan turun" ucap Zerox bangun dari tempatnya duduk, para bandit ini memang sudah lihai dalam bersenjata, Zerox akui mereka patut untuk di acungi jempol,


"Aghhh"


Mafia itu melihat darah hitam yabg mengalir dari kaki Hyena, dan dia mencium baunya, lalu betapa terkejutnya dia saat tau timah yang di gunakan para bandit mengandung racun,


"Gawat, kau harus cepat mengeluarkan timahnya, ini beracun" ucap pemuda itu,


Hyena terkejut, dan langsung mengeluarkan belati tajam yang selalu dia bawa saat bertugas, Hyena membuka topengnya dan menggigit kain, untuk menahan rasa sakit,


"Biarkan aku membantu mu" ucap pemuda itu, namun saat dia melihat wajah wanita itu, dia begitu Syok


"KAU"!!!


" Apa, apa kau mengenalku, kita tidak pernah bertemu, cepat lakukan saja sebelum aku mati" ucap Hyena,


"Cepat lakukan"!!


Felix tersadar dari lamunan nya dan mengambil belati dari tangan Hyena, tangan nya bergerak cepat, sedangkan Hyena menggigit kain sekuat tenaga untuk menahan rasa sakit yang luar biasa, sementara baku tembak masih terus berlangsung, Zerox sudah tiba dan menyerang para bandit dengan mengerahkan seluruh kemampuan nya,


******


Suasana sudah mulai kondusif, Hyena di larikan ke rumah sakit karena pingsan, para bandit berhasil kabur, layaknya seekor belut mereka sangat sulit untuk di tangkap, bandit generasi baru ini memang tidak bisa di remehkan,


Felix sendiri sudah kembali ke markasnya, dia masih tak percaya, bahwa gadis kecil bar bar yang selalu mengganggunya di kampus adalah seorang anggota Cyber terkenal, saat ini felix berada di depan komputer, dia mencari data tentang gadis bernama Hyena, namun gagal, data nya tidak bisa di tembus, lalu dia berpikir lagi dan mengingat nama gadis kecil yang sekolah di samping universitasnya,


" ZIA LI, YA, NAMANYA ZIA LI" gumam Felix mengetik nama Zia di perangkatnya,


"SEARCHING COMPLETE"


Terpampang jelas semua data milik Zia, meskipun data nya terkunci namun bisa tertembus oleh keahlian Felix dalam meretas,


Nama: Zia Li


Umur: 16 tahun


Zia Li putri tunggal dari tuan Li Xaoran dan Ny, Yujin

__ADS_1


Felix mengernyit, usia gadis itu baru saja enam belas tahun, tapi yang baru saja dia lihat nampak dewasa dan lebih tinggi, Felix berspekulasi bahwa Zia memakai sepatu dengan hak tinggi dan memakai make up agar nampak lebih dewasa, lalu bibir nya menyunggingkan seringai senyuman,


"Cihhh ternyata kau bermuka dua" gumam Felix menutup perangkat nya,


...****************...


Keesokan hari nya, seperti biasa Zia diantarkan oleh tuan Li, seminggu lagi dia akan bertugas kembali di perbatasan karena itulah dia memanfaatkan waktu untuk selalu bersama Zia, hari hari yang Zia lalui lebih berwarna semenjak ayahnya mau menerima kehadiran nya,


"Hay cantik" sapa Zia menggoda Wen yi


"Ahhh sudahlah, ayo masuk "!


" Bruummmmmmm"


"Bruuummmmmmmm"


"Ckiittttttt"


Dua orang pemuda datang bersamaan , mereka adalah Felix dan Justin, felix datang menggunakan mobil sport nya, sedangkan Justin datang menggunakan motor sport kesayangan nya,


"Woooooahhh, Tampan sekali, mereka berdua benar benar sempurna" ucap Zia, Wen yi menutup mulut comprang Zia, pasalnya gadis itu berteriak keras sekali, sampai semua orang menatap kearah mereka berdua,


Justin dan Felix melirik ke arah dua gadis berbeda usia itu, kemudian mereka berdua juga saling lirik satu sama lain, Felix berjalan lebih dulu dan menarik tangan Zia menuju arah mading sekolah, lalu kedua tangan nya menahan Zia yang menatapnya tanpa berkedip,


Felix menyeringai melihat keringat di dahi Zia mengalir dengan deras, gadis ini pandai berdrama pikirnya,


"Bagaimana bisa kaki mu sembuh secepat itu"? Tanya Felix berbisik


" Hey kakak tampan, apa kau gila, kaki ku tidak kenapa napa, hanya lecet sedikit tidak ada apa apa nya,apakah kakak mengkhawatirkan ku,terimakasih" ucap Zia, mendorong wajah Felix dengan tangan nya, dia merasa geli saat felix berbisik tepat di telinga nya,


"Zia, hey apa yang kau lakukan pada adikku"? ucap Wen yi mendorong Felix


"PlakkkkkK"


"Kurang ajar, kau hanya berani pada anak kecil , kalo kau mau kau lawan saja aku" Wen yi menampar wajah felix, dan melindungi Zia, dia pikir Felix sudah bersikap kurang ajar terhadap adik sepupu nya


"Aww, pasti pedas sekali bukan"? Ejek Zia tertawa


Felix melihat kaki Zia, semalam kaki gadis itu tertembak tepat di bagian belakang, namun sangat aneh, tidak ada bekas luka apapun di sana,


" Hey kau cabul sekali, ngapain liat liat" tegur Zia memegangi rok nya,


Felix tersadar, lalu pergi begitu saja, dia masih merasa aneh, dan heran, terlebih lagi tadi dia sempat mengukur tinggi badan Zia yang bahkan tidak sampai sebatas dada, sedangkan Anggota cyber yang menolongnya semalam tinggi nya bahkan sampai telinga Felix, dia semakin bingung dan masih mencoba untuk mencerna semua nya,


Bersambung❣️

__ADS_1


__ADS_2