Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
#S2.6


__ADS_3

Zia dan Wen yi melanjutkan aktifitasnya setelah terjeda beberapa lama, gadis itu masih merasa aneh, kenapa Felix mengatakan bahwa semalam mereka telah bertemu, sementara dia tidak pernah kemana mana saat malam tiba, dikelas nya Felix sendiri juga menekan kepalanya yang sedikit sakit, dia bingung, apakah dia memang salah mengenali orang, pikirnya,


****


Jam istirahat sudah berbunyi para murid Sma sudah mulai memenuhi kantin, Zia sendiri berjalan bersama dengan teman teman satu kelasnya, entah itu pria atau wanita, Zia berteman dengan siapa saja,


"Disitu kosong Zi" ucap Yora teman sebangku nya


Zia dan teman teman nya pun duduk dan mulai memesan makanan, terlihat juga Wen yi datang bergabung dan duduk bersama mereka,


"Hari ini datang lagi mahasiswa baru, tapu dia seorang perempuan, dan kebetulan jurusan nya sama denganku, astaga dia benar benar menyebalkan" ucap Wen Yi mengeluh


"Apa yang dia lakukan padamu kak, aku akan membalasnya, iya kan teman teman" ucap Zia


"Benar, seperti biasa, kami pasti akan memberi pelajaran kepada orang yang berani menganggu kakak kami yang cantik" sahut Sotang


"Ehmm, jangan, dia tidak menggangguku, tapi aku melihat sifatnya yang sangat angkuh makan nya aku sedikit geram" ucap Wen yi, sedang asyik mengobrol tiba tiba suara ricuh terdengar, pasalnya dua mahasiswa baru yang terkenal sangat tampan itu memutuskan untuk makan siang di kantin sekolah para murid sma, mereka adalah Felix dan Justin, pahatan sempurna di wajah mereka membuat para siswi menjerit syok,


Justin Huang



Felix wang



"Tumben sekali dua makhluk tampan itu makan di kantin kita, ehmm, seperti mimpi saja, dan coba kau lihat tatapan mata nya itu Kak, rasa nya aku ingin mengecat rambut putih nya jadi warna merah muda saja," ucap Zia sebal, pasalnya Felix selalu memperhatikan nya dengan mata tajam


Justin masih berdiri dan mencari kursi, namun tidak ada satupun meja yang kosong, sedangkan dia sendiri juga malas untuk bergabung dengan Felix,


"Hey tampan duduk sini saja" ucap Zia menawarkan kursi kosong di dekat meja nya,


Justin melirik dan mengangguk, dia terpaksa duduk bersama para murid sma, sedangkan Mata Wen Yi sama sekali tidak berpaling dari wajah tampan nan dingin milik Felix,


"Hey, kak, kamu mahasiswa pindahan dari kampus sebelah itu ya, kamu keren sekali, di keluarkan dari sekolah gara gara memukul dosen haha, rasakan itu, aku yakin dosen itu pasti sangat menyebalkan bukan"? Tanya Zia,


Anak anak yang lain hanya melongo mendengar ucapan Zia yang malah memuji kebrutalan Justin, otak Zia memang aneh dan berbeda dari yang lain, sementara Justin sendiri menatap Zia tak berkedip, gadis itu sangat cantik, lucu dan menggemaskan, namun sialnya dia masih sma pikirnya,


Zia Li



" Siapa nama mu"? Tanya Justin mengulurkan tangan


"Zia Li, panggil saja si cantik Zia oke" ucap Zia


"Hehe"


Justin terkekeh melihat kepercayaan diri Zia namun, tidak di pungkiri dia memang gadis tercantik diantara gadis yang lain


"Astaga, apa aku tidak salah lihat, bukankah si justin ini pria yang sangat tidak ramah, di kampus saja dia tidak memiliki teman, kenapa di hadapan Zia dia so akrab sekali, jangan jangan dia memiliki maksud yang tidak baik" batin Wen Yi,

__ADS_1


*****


Di lain sisi Hyena baru saja keluar dari rumah sakit, kaki nya masih terasa ngilu, namun dia memiliki beberapa obat yang bisa menghilangkan rasa sakit hanya dalam waktu sekejap, seperti biasa, Saat di muka umum Hyena akan mengubah penampilan nya, dia memakai kacamata dan pakaian wanita pada umum nya,



Baru saja keluar dari rumah sakit, tiba tiba saja ada seorang pria paruh baya yang menyapa nya,


"Zia, sedang apa kamu disini"?


Kening Hyena mengernyit, Zia siapa pikirnya,dan dia memilih untuk tidak memperdulikan pria tersebut, namun tangan nya malah dicekal


" Awhhh"


"Kamu kenapa, ada apa dengan kaki mu, dan ini kenapa kau mengubah warna rambutmu"? Pertanyaan demi pertanyaan terus menyerang Hyena, hingga membuatnya sedikit kesal,


" Maaf tuan anda siapa, saya bukan Zia, dan tolong lepaskan tangan anda, kita tidak saling mengenal" ucap Hyena,


Pria itu mengernyit, terdengar dari suara nya gadis itu memang bukan Zia,tapi bagaimana bisa ada manusia yang beda darah namun terlihat sangat mirip pikir nya,pria tersebut adalah tuan Wen, kakek dari Zia dan Wen Yi ,dia datang ke rumah sakit bermaksud untuk memeriksa Fasilitas yang ada di rumah sakit milik nya itu, namun saat di gerbang masuk dia malah melihat seorang wanita yang sangat mirip dengan cucu kedua nya, namun dia berambut putih dan lebih tinggi dari Zia Li,


"Oh maaf, saya salah mengenali orang" ucap tuan Wen melanjutkan perjalanan nya,


Hyena berdecak kesal, lalu teringat perkataan pria yang menolongnya tadi malam, dia masih ingat ekspresi pria itu saat melihat wajah nya,


"Hemm, mungkin hanya kebetulan" gumam Hyena,


****


"Kringg"


Tiba tiba ponsel Zia berbunyi, dan yang menelpon nya adalah supir pribadi keluarga Li, dia mengatakan bahwa dia terjebak macet panjang akibat adanya kecelakaan lalu lintas, dia menyuruh Zia untuk menunggu dan mungkin akan sedikit lama, hal itu membuat Zia cemberut dan berjalan santai di pinggir jalan raya,


"Biippppp"


"Bippppp"


"Ayo masuk"


"Brakkkkkkkk"


"Hey, kau siapa paman"? Tanya Zia saat dirinya tiba tiba di tarik masuk oleh seorang pria kedalam mobilnya


" Apa yang kau lakukan disini gadis b0d0h, ayo cepat pulang"


"Bruuuummmmmmmm"


"Hey paman, kau bisa terkena pasal kasus penculikan"! Ucap Zia tenang, dan Pria itu meliriknya lalu tertawa terpingkal, pingkal


" Hahahahahah"


"Hentikan sandiwara mu itu Hyena, wah sepertinya hari ini kau mengubah warna rambutmu ya, dan bagaimana bisa badanmu jadi sekecil ini"? Tanya pria yang bernama Min itu, dia adalah sahabat Hyena di tim eagle,

__ADS_1


" Siapa itu Hyena, apakah dia kembaran dari singa"?


"Hahahahahahahahahha"


"Berhentilah membuat lelucon Hyena, aku sudah tidak kuat akibat terus tertawa, apakah luka tembak di kaki jadi membuat mu sedikit gila ya"


"Krinngggg"


"Hallo bos"


"Min, kau kemana saja, Hyena menunggu mu sangat lama, apa yang kau lakukan"? Tanya Zerox di sebrang sana


" Tenang bos, saya sudah bersama nya saat ini, tapi semenjak dia terkena tembak, dia jadi seperti orang linglung bos" ucap Min


"Jangan main main, cepat kembali ke markas" ucap Zerox tak mau ambil pusing,


"Sepertinya, paman ini salah mengenali orang, gak apa apa deh, sekali kali ikut orang jalan jalan, kalau dia tau aku bukan orang yang dia maksud juga pasti aku akan di antar pulang lagi, apalagi tadi bos nya menelpon, pasti orang orang ini sangat keren" batin Zia


Gadis itu tidak panik, padahal dia bisa menilai sendiri Min ini bukan orang sembarangan, dia memakai cincin pengenal tim Cyber, dengan pakaian dan mobil berwarna hitam, tentu Zia tau bahwa dia adalah seseorang yang di segani,


"Ckitttttt"


"Brakkk"


"Kita sudah sampai, ayo keluar" ucap Min, Zia melirik ke kanan dan ke kiri, tempat itu benar benar sangat keren di mata Zia, tanpa berkata apa apa, Zia terus masuk kedalam sebuah ruangan yang berisi barang barang canggih,


"Woaahhh"


Zia menikmati dan mengagumi setiap detail ruangan yang ada di markas Cyber itu,


"Hyena, kau baik baik saja"?


Zerox berlutut dan melihat kaki kiri Hyena, namun dahinya mengernyit saat tidak melihat apapun,kaki gadis itu sangat mulus, dan kecil, tidak ada luka gores sedikitpun disana


"Siapa kau"?


Zerox menodongkan senjata di kening Zia, dia sadar bahwa gadis itu bukanlah Hyena,


" Ampun paman, bukan salah ku datang kesini, paman ini yang menculik saya, apa om tau, aku ini adalah cucu pemilik sekolah tersebut, kalian udah culik aku loh" ucap Zia mengeluarkan permen dari saku bajunya lalu memakan nya pelan,


"Apa maksud anda bos"? Tanya min menelisik wajah Zia,


" B0d0h, dia bukan Hyena, bagaimana bisa Hyena yang tinggi menjadi pendek begini"umpat Zerox , lalu tiba tiba ada suara seorang wanita yang menghentikan perdebatan mereka


"Aku kembali"


Semua mata menoleh ke arah pintu masuk, disana berdiri Hyena yang baru saja pulang naik taxi ,wanita cantik itu berambut perak, dan berperawakan tinggi seperti model,


Lalu mata Hyena dan Zia saling tatap kemudian melotot tak percaya,karena benar saja, mereka terlihat seperti saudara kembar, aneh tapi nyata, namun mereka benar benar sangat mirip,.


Bersambung❣️

__ADS_1


__ADS_2