
Didalam kantin suasana riuh terdengar jelas, bagaimana tidak, pasalnya sudah entah ke berapa kalinya ada pemuda yang ingin menyatakan cinta nya kepada Zia, tapi selama ini dia tidak pernah menerima satu orangpun diantara mereka, Zia Li masih kekanakan, dia belum mengerti apa itu cinta, jadi menurutnya memiliki pacar hanya akan membuang buang waktu, dia hanya ingin fokus belajar dan mencapai cita citanya, namun keinginan Zia Li sedikit unik, bukan ingin menjadi dokter, guru, pebisnis atau pun pramugari, tetapi dia ingin menjadi seorang mekanik, karena selama ini dia sangat menyukai motor dan juga mobil balap, Zia pandai memperbaiki mesin yang rusak dan keahlian nya itu dia dapat hanya dari internet, selain itu Zia juga diam diam mampu merakit senjata, bahkan saat ini dia sedang melakukan eksperimen untuk merakit sebuah b0m, benar benar di luar nalar bukan?,
"Zia, kumohon terimalah cintaku ini, aku menyukaimu semenjak di bangku sekolah dasar, sudah hampir sepuluh tahun aku diam diam menyukai kamu" ucap pemuda memakai kacamata bulat,
"Zia terima saja, kasihan Sekali dia haha" ucap para murid sedikit mengejek, pasalnya pria berkacamata itu tidak sadar diri menurut mereka, bagaimana mungkin pria culun sepertinya akan di terima oleh Zia sementara anak seorang kepala sekolah saja di tolak secara mentah mentah oleh gadis bar bar itu,
"Hey Fung, kau ini tidak sadar diri ya, aku Zia Li, gadis tercantik di sekolah ini tidak mungkin mau berpacaran dengan kutu buku seperti mu, lagipula kita baru kelas dua SMA kenapa harus main cinta cintaan, tugas kita itu belajar, bukan membucin"!!
" SAVAGE"
Suasana yang tadinya ricuh menjadi sunyi dan senyap, bagaimana tidak, Dalam satu kali tarikan Nafas, ucapan Zia Li berhasil membungkam semua murid yang ada, karena sebagian dari mereka memang tidak malu untuk mengumbar kebucinan di mana mana,Selain cantik dan bar bar, mulut Zia Li juga terkenal beracun, semua ucapan nya tidak pernah meleset dan selalu menyerang langsung ke titik pusat, karena itulah kebanyakan murid segan dan takut untuk mengganggunya,
*******
Di universitas ternama yang bernama Yizi Univercity, di sanalah tempat Wen yi sepupu dari Zia menimba ilmu, universitas tersebut adalah milik keluarga Wen dan Li, mereka bekerja sama untuk membangun dan memperluas tempat murid menimba ilmu, mereka mendirikan nya mulai dari sekolah dasar sampai ke tingkat universitas, dan sekolah tempat Zia menimba ilmu bersebelahan dengan universitas tersebut, Yizi adalah singkatan dari Wen Yi dan Zia Li, tuan Wen dan tuan Li sepakat untuk menggunakan nama kedua cucu nya, dan bagaikan membawa keberuntungan, sekolah maupun universitas milik mereka sangat diminati oleh masyarakat dan berhasil menjadi sekolah dan universitas favorit di kota Huljin , siswa disana juga terkenal dengan prestasi nya yang tinggi,
Wen yi adalah gadis yang sangat manis, dia menjadi mahasiswi favorit di universitasnya, selain terkenal sebagai cucu pemilik universitas, Wen yi juga terkenal karena keramahan dan kerendahan hati nya, dia tidak memilih dalam berteman karena itulah para mahasiswa menjadikan nya Bintang universitas,
"Dorrrrr, ngelamunin apa hayoo "
"Ugh ngagetin aja, aku lagi mikirin Zia, semakin dia besar dia malah semakin bar bar, aku takut ada orang yang dendam dan mulai menargetkan nya" ucap Wen yi,
"Tenang saja, bukankah bocah itu pandai ilmu bela diri, sabuknya aja udah hitam, takut apa sih Yi"? Sahut sahabat Wen yi yang bernama Chua,
Ya, seperti yang dikatakan Chua, Zia juga belajar ilmu bela diri semenjak dini, dan tuan Li lah yang sengaja membekali Zia ilmu tersebut, karena dia tau sebagai pebisnis besar tentu saja akan banyak musuh yang mengincar,
" Tetep aja dia cuma bocah" ucap Wen Yi
"Kamu baik banget sih Yi, sesayang itu ya sama tu bocah" ucap Chua tak habis pikir,karena selama ini setiap kesalahan yang Zia lakukan Wen yi selalu siap untuk pasang badan,
"Dia adikku Chu, tidak mungkin aku tak perduli, andai dia meminta nyawaku pun pasti akan kuberikan, aku sangat menyayangi nya" ucap Wen yi membayangkan wajah cantik Zia,
"Ehmmm ya ya ya, eh apa kamu dengar, katanya hari ini akan ada mahasiswa baru pindahan dari universitas sebelah, katanya dia di keluarkan gara gara menghajar dosen sampai masuk rumah sakit, kadang heran deh kenapa kakek mu menerima siswa badung seperti itu" ucap Chua
"Hanya satu jawaban nya Chu, karena cucu kakek sendiri juga gadis yang luar biasa nakal hahah" Wen Yi berlari meninggalkan Chua yang masih tercengang mendengar jawaban dari Wen yi
__ADS_1
Wen yi masih berlari, dan di lain arah seorang pemuda berperawakan gagah sedang berjalan berlainan arah, hingga tabrakan pun tak bisa di elakkan,
"Brukkkkkkkk"
"Yiiii"
"Opppssss"
Chua menutup mulutnya Karena syok melihat adegan di hadapan nya, Wen yi menabrak seorang pemuda dan jatuh tepat di atas dada pemuda tersebut,
"Ughhh, maafkan aku, maaf" ucap Wen Yi, dia tidak berani melihat wajah pemuda yang dia tabrak ,
"Lain kali hati hati" ucap pemuda itu singkat, dan lalu pergi mencari ruang Dosen, dan ternyata dialah mahasiswa yang di ceritakan oleh Chua barusan,
"Astaga Yi, dia tampan sekali, sumpah lebih tampan dari wang yebo" ucap chua mengagumi pahatan sempurna pemuda yang di tabrak Wen yi , namun gadis itu sama sekali tidak tertarik dan memutuskan untuk masuk kedalam kelas nya yang sebentar lagi segera di mulai,
*****
"Membosankan sekali, apa yang sedang di lakukan kak Yi ya, " gumam Zia, kelasnya kosong karena guru yang akan mengajar dikelasnya mendadak tidak masuk, sehingga membuat kelas Zia memiliki Jam kosong,
"Pergi ke universitas ah sekali kali" gumam Zia lagi, dia mulai berdiri dari kursinya dan berjalan keluar, tidak ada yang berani menegur gadis itu, karena percuma Zia akan tetap bertindak sesuka hati nya,
"Ada apa kemari bocah kecil, disini bukan tempat untuk murid sma, cepat pergi" usir penjaga itu, Zia mengernyit, dia tidak mengenal kedua penjaga itu, dan sepertinya mereka adalah penjaga baru, karena itulah mereka tidak mengenali Zia, tak mau ambil pusing Zia malah berjalan balik arah dan menuju halaman belakang universitas Yizi dan mulai memanjat dinding tembok belakang, namun Sial sekali, dinding itu terlalu tinggi sehingga membuatnya kesulitan untuk turun, hingga mata nya menangkap sosok pemuda yang sedang berjalan menuju ke arahnya,
"Ssttt, kakak tampan, tolongin aku dong" ucap Zia pelan
"Kau sedang apa"?
Pemuda itu memandang wajah cantik Zia, aneh sekali kenapa ada seorang gadis cantik sedang memanjat tembok belakang kampus pikirnya,
"Jangan banyak bicara, bantuin aja" ucap Zia
Pemuda itu menjulurkan tangan nya dan menarik Zia dengan perlahan
"Brukkkkk"
__ADS_1
"Awwww, sakit sekali, hey kakak kenapa kau tidak menangkapku, " ucap Zia menahan sakit di pinggang nya,
"Dindingnya tinggi sekali, bahaya lah jika kamu jatuh di atasku" ucap pemuda itu terkekeh, dia baru ingat gadis cantik itu adalah sepupu Bintang kampus di universitasnya, tidak ada yang tidak tau pada Zia Li, ya Zia memang seterkenal itu, namun dia terkenal karena ke barbaran nya,
"Kak, apa kau tau dimana ruangan kak Wen Yi"? Tanya Zia
" Dia di kelas kedokteran, lantai tiga , berhati hati lah, jangan lakukan hal seperti itu lagi, kau itu seorang gadis, lemah lembut sedikitlah" ucap pemuda itu lagi,
"Hemm, cerewet sekali"!
" Hey, sedang apa di sana, bagaimana kau bisa masuk"!
Zia terkejut, salah satu security melihatnya berada di halaman belakang ,tak ingin di usir lagi,Zia langsung berlari mencari ruangan kelas kakak sepupunya,
" Hey tunggu jangan lari"! Teriak security Lagi sedangkan pemuda tadi hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan absurd cucu pemilik universitasnya tersebut,
Zia terus berlari , dia tidak sadar bahwa tali sepati nya terlepas dan membuatnya terjatuh karena terinjak tali sepatu nya sendiri,
"Brukkkkk"
"Awhhhh," Zia merasakan sakit di lututnya,dia terjatuh ke lantai dengan keras, hingga seorang dosen yang mengenali Zia pun langsung datang menghampiri nya
"Apa yang sedang anda lakukan nona, kenapa anda masuk ke universitas ini"? Tanya Dosen yang mengenali Zia,
" Kelas kosong, dan aku bosan, aku bermaksud untuk menemui kak Wen Yi" ucap Zia,
"Maaf tuan, tadi kami sudah mengusirnya, namun gadis ini malah memanjat tembok belakang" ucap Security dengan nafas terengah engah,
"Tidak apa apa, saya mengenal nya, dia cucu pemilik sekolah, namanya Zia Li," ucap Dosen itu lagi
"Oh, maaf nona muda, saya tidak tau"
"Cerewet, tolongin kek, kakiku sakit ni " ucap Zia, dia tidak berbohong, lututnya memang terasa kaku dan terasa kebas,
"Zia"??
__ADS_1
Semua mata menoleh kearah seorang gadis manis yang dicari oleh Zia, kebetulan Wen yi keluar untuk pergi ke kamar kecil,.
Bersambung❣️