
HAI HAI,, KENALIN NI BUAT YANG BELOM KENAL, NAMA EMAK OTHOR : RARA DEVITHA,
ANAK ANAK BIASANYA MANGGIL EMAK KAYO...
EMAK NULIS SUKA SUKA DAN ASAL ASALAN, NULIS CUMA GABUT, GAK POKUS CARI CUAN, KARENA DI DUNIA NYATA EMAK JUGA LAGI KERJA,
JADI JANGAN BANYAK KOAR MINTA UPDET LAH APALAH, TINGGAL BACA DOANG JANGAN BIKIN RIBET HIDUP LU SENDIRI KARENA EMAK KAGA DULI,,,
PENULIS YANG SATU INI EMANG AGAK SONGONG,, SOALNYA UDAH PUAS DI KASIH KOMENTAR PEDAS AMA NITIZEN YANG BISANYA CUMA KOMPLEN, DAN BERKOMENTAR PEDAS SEENAK UDEL
KALO LU NGERASA PINTER, LU TULIS AJA KARYA LU SENDIRI, KAGAK USAH NONGKRONGIN KARYA GUA
SESIMPEL ITU KAN,, ??
BUAT READER EMAK YANG SELALU SUPORT DAN DUKUNG EMAK SELAMA INI
TERIMAKASIH BANYAK, EMAK SAYANG SAMA KALIAN ANAK ANAK, MESKIPUN KITA JAUH DAN TIDAK SALING MENGENAL, TAPI EMAK MENDOAKAN SEMOGA KALIAN SEHAT SELALU DAN SELALU DALAM LINDUNGAN ALLAH S. W, T BUAT SAUDARAKU YANG NON MUSLIM, SALAM TOLERANSI JUGA DARI EMAK KAYO, SEMOGA TUHAN MEMBERKATI KALIAN SEMUA AMIIN🥰
Back To Cerita,,,
Suya memandangi wajah tampan Jiang Xin terus menerus, meskipun dia belum siap namun dia tidak ingin dirinya dimakan oleh orang lain selain suami nya, jadi mau tidak mau dia mencoba untuk menawarkan diri nya kepada sang Suami yang saat ini sedang berbaring di pangkuan nya,
"Yang mulia"
"Hemmm"!
" Itu, anu"!!
Suya gugup, dia tidak tau darimana dia harus memulai, karena dia sama sekali tifak berpengalaman tentang hal seperti ini,
"Ada apa sayang"? Tanya Jiang Xin lembut, inilah yang Suya Sukai dari suami nya, dia sangat lembut, dan penuh kasih sayang, dirinya jadi merasa tidak rugi harus menikah dengan Jiang xin dimasa lalu,
" Sebelum aku di makan orang lain, apa kau bisa memakan ku lebih dulu"?
Pertanyaan Suya membuat Jiang Xin menegang, pertanyaan seperti apa itu, tentu saja hal itu yang di tunggu oleh jiang Xin selama ini bukan, tapi Jiang Xin selalu bersabar sampai Suya siap karena dia tau, tubuh yang Suya tempati adalah tubuh seorang gadis yang masih sangat suci, Jiang Xin tidak mau menuruti ego nya sendiri,
"Apa anda siap sayang"? Tanya Jiang Xin memastikan
" Hemm, saya siap''ucap Suya
__ADS_1
"Wusssshhhhh"
Jiang Xin memasang aray pelindung di dalam kamar mereka, agar tidak ada orang yang menganggu saat mereka melakukan aktifitas mereka, termasuk Demon, Suya mengunci Ruang dimensi nya terlebih dahulu agar anak anak dan Demon tidak tau apa yang sedang mereka lakukan,
"Ayo sekalian melakukan pelatihan ganda, " ucap Jiang Xin
"Apa itu"?
" Menyatukan kekuatan kita berdua, sebelum Huang Di sadar dan mengamuk, Zen rasa permaisuri juga mengerti" ucap Jiang Xin terkekeh
"Ya" ucap Suya, dia melepas pakaian jiang Xin satu persatu, begitu juga dengan Jiang Xin dia mulai melepas hanfu yang dipakai oleh istrinya, dan saat ini mereka berdua dalam keadaan toples,
Para mahkluk kontrak Suya dan jiang Xin sedang dalam ruang dimensi Suya bersama Demon, mereka mengernyit heran saat ruang dimensi menjadi sepi,
"Apa yang terjadi paman"? Tanya Shizi polos
" Ehmm, orang tua kalian sepertinya akan mulai pelatihan ganda" ucap Demon tersenyum mengerti, dia berharap Suya akan segera di berikan keturunan yang sesungguhnya untuk meneruskan tugas ibu nya sebagai Ratu penguasa,
****
Jiang Xin merangsang Suya dengan penuh kelembutan, lenguhan lenguhan kecil mulai terdengar dari bibir Suya, jiang xin benar benar membuat nya melayang, dan rilex, saat merasa bahwa Suya sudah Siap, Jiang Xin mengangkat Suya dan membaringkan nya di tempat tidur, dan mereka pun mulai bersatu,
"Arghhhh"
Benda itu merusak dan merobek kegadisan Suya, sementara Suya hanya bisa bungkam dan menutup mulutnya dengan leher Jiang Xin, merasa Suya sedikit tegang, Jiang xin berhenti sejenak sampai Suya merasa siap kembali,
"Apa anda baik baik saja"? Tanya Jiang Xin,dia memang sedang bertanya, namun bibir nya tidak diam, dia terus merangsang Suya agar mau melanjutkan aktifitas yang baru setengah jalan tersebut,
" Aku siap" ucap Suya tersenyum, dia menarik nafas dalam dalam, dan Jiang Xin pun melanjutkan aktifitas nya,
Mereka terus bergumul di ranjang milik Suya itu, hingga sebuah cahaya tiba tiba menyelimuti tubuh basah mereka berdua,
"Ughhhhh"
Tidak ada lagi rasa sakit, sakit yang tadinya menyerang Suya kini digantikan oleh kenikmatan, dan membuatnya menikmati setiap gerakan yang Jiang Xin lakukan, semakin lama, cahaya itu semakin terang, sampai mereka berdua telah mencapai puncak kenikmatan,
"Argghhhhh"
Suya dan Jiang Xin sama sama melenguh saat mereka benar benar mencapai puncaknya,
__ADS_1
"Wusssshhhhhh"
"Syuuuuuuhhhhhh"
Cahaya terang menyelimuti kerajaan Zhu, namun tidak ada yang menyadari nya karena hal itu terjadi di pagi buta, dan sebelum nya Jiang Xin juga sudah memasang Aray agar siapapun tidak ada yang bisa merasakan aura mereka berdua,pagi hari pelatihan ganda telah selesai, Suya dan Jiang Xin masih dalam keadaan tanpa busana, mereka melupakan sejenak urusan dunia, namun tidak untuk para mentri,mereka sudah lama menunggu permaisuri Zhu yang tak kunjung tiba,
"Ughhhhh, badan ku sakit sekali" lenguh Suya, dia mengucek kedua matanya,dan mengingat kejadian semalam, Jiang Xin benar benar menghujam nya penuh dengan cinta, mengingat hal itu membuat wajah Suya merah merona, dan dia tersenyum sendiri, sampai tidak sadar bahwa sejak tadi Jiang Xin memperhatikan gerak geriknya yang sangat menggemaskan,
"Apa permaisuri ingin mengulang nya lagi,tenaga Zen masih kuat"?
Suya terkejut, dan semakin malu, dia menyembunyikan wajahnya di balik selimut, namun tak disangka jiang Xin juga masuk kembali kedalam selimut dan terjadilah kembali pergulatan antara dua suami istri itu,
...****************...
Di istana hantu, Genzi merasakan sakit di dada nya secara tiba tiba, dan dia tidak tau apa dan kenapa, saat sedang berpikir tiba tiba bayangan hitam datang menghampiri nya,
" APA KAU SUDAH MENEMUKAN NYA"?
Genzi terkejut dengan suara yang dia kenali itu dan dia langsung bersujud untuk memberi hormat,
"Sudah yang mulia"
"Mana dia"? tanya Sosok itu lagi
" Pelan pelan yang mulia, setidak nya gadis itu sudah percaya pada hamba, dia pasti akan kembali dengan senang hati, paling tidak, tunggu sampai kekuatan nya sempurna" sahut Genzi
Tak ingin bertanya lagi Sosok hitam besar itu menghilang dari hadapan Genzi, sementara pemuda itu hanya melamun dengan tatapan kosong,
"Apakah aku terlalu lemah"? Batin nya, dia memegang dada kiri nya yang berdetak begitu cepat,
***
Tiga hari kemudian Suya memutuskan untuk pergi ke kerajaan Qin, dia mempunyai janji kepada Raja Juan untuk menyembuhkan penyakit ibu nya, sebelum pergi dia pamit kepada Jiang Xin terlebih dahulu, meskipun tidak rela, namun Jiang xin tetap mengizinkan Suya untuk melakukan perjalanan ,namun sebelum itu tidak lupa Demon membuat ilusi tanda hitam di kaki kanan Suya yang sudah hilang, hal itu bertujuan agar musuh tidak menyadari bahwa darah Suya sudah tidak suci lagi,
" Berhati hatilah, musuh sudah didepan mata" ucap Jiang Xin
"Tenanglah masih ada sebelas bulan lagi sebelum pulau hantu itu membuka fortalnya hehe" sahut Suya
Ternyata Genzi adalah anak dari raja kegelapan dan ayah para penyihir yang bernama Huang Di, Genzi tau Suya adalah ratu penguasa namun dia memiliki sifat yang jauh dari Huang di, dia polos dan sedikit memiliki hati, dan ternyata selama satu bulan bersama Suya sengaja berpura pura telah jatuh cinta kepada Genzi, Suya hanya ingin menyelamatkan Genzi dari kesesatan, jadi dia sengaja akan membuat Genzi jatuh cinta padanya semakin dalam lagi, dan Suya juga tau, penyebab ibu suri sakit adalah Genzi sendiri, selir Fu adalah anak buah Genzi yang baru saja bergabung menjadi seorang penyihir jahat, kekuatan Selir Fu juga tidak bisa di remehkan, karena itulah Suya memilih untuk berpura pura lemah saat selir Fu menahan nya di dalam Goa kegelapan,.
__ADS_1
Bersambung❣️
"