Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
#S2.7


__ADS_3

Zia dan Hyena masih terdiam sambil memperhatikan satu sama lain, hingga akhirnya suara Zerox menyadarkan mereka berdua,


"Hyena akhirnya kau kembali"!


" Dia"? Tanya Hyena menunjuk Zia


"Hehe, maafkan aku sobat,ini semua karena kesalahanku, aku mengenali orang yang salah dan malah membawa gadis ini ke markas. haha" sahut Min menggaruk tengkuk nya yang tak gatal,


"Astaga, dia manis sekali" ucap Hyena, bukan marah atau kecewa, Hyena malah tertarik pada gadis kecil yang ada di hadapan nya,


"Siapa nama mu nak"!?


" Gak usah so tua deh kakak, kamu masih muda, jangan berlaga jadi tante"!


"Puuufttttttt"


Zerox dan Min menutup mulut nya yang hampir tertawa terbahak bahak, tatapan mata Hyena yang tajam, langsung membungkam mereka berdua, karena ketika dalam mode marah Hyena lah yang paling di takuti oleh semua orang meskipun ketua mereka adalah Zerox,


"Baiklah siapa namamu adik kecil"?


" Si cantik Zia" sahut Zia


Hyena terkejut, nama itu baru saja dia dengar dari mulut seorang pria paruh baya, dan sepertinya, sosok inilah yang bernama Zia, tidak heran, bahkan sahabatnya Min pun bisa kecolongan,


"Dan kamu pasti kak Hyena, nama mu aneh sekali, sepertinya kau lahir di dalam hutan" ucap Zia


"Hehehe"


Bukan nya marah, Hyena malah merasa gemas kepada Zia, entah kemana hilang nya Hyena si mata tajam yang saat ini hanya ada Hyena yang lembut dan ceria,


"Ayo duduk, kenapa kau bisa kemari"? tanya Hyena


" Ku kira tadi gadis ini adalah kau, aku bertemu dengan nya saat dijalan menuju rumah sakit, pantas saja aku merasa aneh bagaimana bisa kau memakai pakaian seragam sma saat keluar dari rumah sakit" sahut Min menceritakan kekonyolan nya


"Hey paman, boleh minta minum, aku haus ni, nanti teruskan lagi sesi tanya jawab nya" ucap Zia


"Para anggota yang lain menutup mulut nya agar tidak tertawa, mereka merasa lucu saat Zia memerintah dan memanggil ketua mereka dengan sebutan paman,


" Apa kau setuju saat mereka mengatakan wajah kita mirip, "? Tanya Hyena


" Tentu saja setuju, kau begitu cantik, meskipun masih cantik aku" sahut Zia

__ADS_1


Hyena dan Min saling lirik, bocah kecil itu begitu narsis pikir mereka, tapi memang nyata nya seperti itu, dilihat dari lubang sedotan pun gadis itu tetap cantik,


"Bisakah kamu menyimpan rahasia, markas ini adalah markas rahasia para cyber, kami bertugas untuk membantu negara untuk memberantas kejahatan" ucap Hyena


"Tenang, si cantik Zia bukan lah penghianat, tapi bisakah aku belajar tentang dunia ini, sepertinya seru" ucap Zia dengan mata berbinar


"TIDAK/BOLEH"!!!


Min dan Hyena menjawab dengan jawaban yang berbeda, min berkata tidak dan Hyena berkata boleh, dan jawaban mereka membuat Zia bingung, tak perduli dengan mereka berdua Zia berjalan menuju layar monitor yang menunjukan kegiatan yang ada di dunia luar,


"Wah orang itu gila ya, masa dia membawa bedak bayi sebanyak itu dalam tas nya" ucap Zia, ucapan nya itu membuat Hyena dan Min melompat dari kursinya dan datang menghampiri Zia untuk melihat monitor,


"Mana"?


" Ada apa"? Tanya Zerox yang baru datang membawakan susu untuk Zia, dia datang mendekat bergabung bersama anak buahnya,


"Ini, pria ini membawa tas berisi bedak bayi" ucap Zia menunjuk salah satu layar


Min dan Hyena saling lirik, bedak bayi yang Zia maksud pasti adalah s4bu, namun bagaimana cara gadis kecil ini melihat benda itu, sementara pria itu memakai sebuah tas hitam pekat, bahkan mereka sendiri tidak melihat apa apa,


"Ehmm, Gadis kecil, bagaimana cara mu melihat ada barang di dalam nya, dia memakai koper hitam loh"? Tanya Min


Zia mengucek mata nya, lalu menatap semua orang satu persatu, bahkan dirinya sendiri baru sadar bahwa dia memiliki kekuatan mata tembus pandang, baru saja kemarin dia tau bahwa kedua tangan nya juga memiliki kekuatan yang luar biasa, dan hari ini di tambah dengan kedua mata nya,


"Apa"? Tanya Zerox


" XTLXC 675" ucap Zia


Zerox terperanjat, bagaimana bisa gadis itu tau dia mempunyai laser pembidik pikirnya


"Owh boss kau sudah mendapatkan nya tapi kau diam ya" ejek Min


"Aku bermaksud untuk memberikan kalian kejutan, tapi gara gara bocah ini, kalian jadi tau lebih dulu" ucap Zerox kesal


"Jangan katakan bahwa kau memiliki kekuatan mata tembus pandang" ucap Hyena memandang ngeri ke arah Zia


"Ya, karena itulah biarkan aku bergabung dengan kalian" ucap Zia lagi


"Tidak, ini sangat berbahaya, bahkan setelah ini kalian juga jangan terllau sering bertemu, apalagi saat ini para bandit sudah menjadi musuh kita, bisa bahaya jika mereka mengetahui keberadaan Zia" ucap Zerox


"Owh ya sudahlah, antarkan aku pulang dong, pasti ayahku sedang mencari ku saat ini, batrei handphone ku juga habis" ucap Zia,

__ADS_1


"Aku yang akan mengantarkan nya, karena aku yang bertanggung jawab" ucap Min menawarkan diri,


"Baiklah Zia cantik, sampai jumpa lagi, ingat untuk menjaga rahasia kita ya" ucap Hyena


"Hmmmm,ayo paman" sahut Zia singkat, kemudian Min pun pergi mengantarkan Zia menuju kediaman Li,


"Apa menurutmu gadis itu bisa di percaya"?


" Kau lihat sendiri kan bos, gadis itu sangat luar biasa, tenang saja, dia bisa di percaya" sahut Hyena meninggalkan Zerox yang masih tercengang melihat senyuman manis di bibir Hyena,


***********


Di perbatasan sedang terjadi baku tembak, karena ada pemberontak yang ingin masuk ke dalam negara Jiang, mereka adalah militer dari Us yang berusaha untuk mengambil alih kota Hyujin yang terkenal dengan sebutan kota Industri, para anggota yang kewalahan pun terpaksa mundur dan menghubungi sang panglima yang masih belum kembali, dan Tuan Li Xaoran yang mendapat kabar tersebut pun langsung melakukan perjalanan kembali menuju perbatasan menggunakan helikopter pribadi miliknya, sebenarnya hatinya belum tenang sebelum dia menemukan putri kecilnya, namun bagaimanapu bertugas di perbatasan adalah pekerjaan nya,


Ya, benar apa yang Zia katakan,setelah Zia menghilang dari sekolah, keluarga Wen dan Keluarga Li kalang kabut mencari keberadaan Zia, apalagi sudah nampak terekam jelas di cctv lalu lintas bahwa Zia yang sedang berjalan kaki tiba tiba di bawa masuk kedalam mobil orang yang tak di kenal, dan sialnya lagi flat nomor orang itu tidak bisa terlacak karena tidak ada dalam daftar kep0lisian, ,


Wen yi dan nyonya Yujin menangis tersedu sedu, mereka membayangkan bagaimana takutnya Zia saat ini, namun entah apa yang akan mereka lakukan saat tau Zia malah senang ketika di bawa oleh orang asing, hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelum nya, tuan Wen mengira bahwa pesaing bisnisnya lah yang melakukan penculikan terhadap cucu nya itu,


"Lapor tuan, nyonya, nona Zia telah kembali bersama dengan seseorang yang saya tidak kenal" ucap Seorang penjaga,


Tuan Wen, tuan Li, Yujin dan Wen yi dengan cepat keluar dari mansion untuk menemui Zia, hati mereka belum merasa tenang sebelum melihat keadaan Zia,


"Sayangg" teriak Yujin berlari memeluk putrinya, dia memeriksa seluruh tubuh Zia, putrinya nampak baik baik saja , kemudian dia memeluk zia kembali dan menciumi wajah Zia


"Aduhh Bu, basah ni ahh" keluh Zia


"Kamu siapa"? Tanya Tuan Wen tajam kepada Min,


" Maafkan saya tuan, ini memang kesalahan saya, saya berpikir bahwa Zia adalah sahabat saya, saya salah mengenali orang, sekali lagi maafkan saya" ucap Min melipat tangan nya meminta maaf


Tuan Wen mengernyit, dia ingat, hari ini dia sendiri mengalami hal yang sama dengan pemuda dihadapan nya, saat dia berada di rumah sakit miliknya dia bertemu dengan seorang gadis yang mirip dengan Zia, tak ingin memperpanjang masalah Tuan wen dan yang lain nya memilih untuk memaafkan Min, dan Min pun pamit kembali ke markas nya,


"Pria itu tidak menyakiti kamu kan Zia"? Tanya Wen Yi, semua mata menoleh ke arah Zia menunggu jawaban gadis itu


" Ibu, apakah aku terlahir kembar, bagaimana bisa paman itu salah mengenali orang"? Tanya Zia


"Kamu lahir sendirian sayang, mungkin hanya mirip saja" sahut Yujin,


"Mereka memang sangat mirip, gadis itu lebih tinggi dari Zia, rambutnya berwarna perak, tapi wajahnya sama persis seperti Zia,tadi aku bertemu dengan nya di rumah sakit,bahkan aku sendiri mengira bahwa dia adalah Zia," sahut tuan Wen


Semua orang terkejut mendengar pengakuan tuan Wen,termasuk gadis kecil itu, tapi dia tetap bungkam tentang Hyena, dia tidak boleh membocorkan rahasia mereka pikirnya,.

__ADS_1


Bersambung❣️


__ADS_2