Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
#S2.20


__ADS_3

    Hyena dan para penjahat itu masih saling kejar, namun dibelakang mereka juga ada Zerox dan Felix menyusul menggunakan mobil sport milik mereka, adegan saling kejar itu bagaikan film dengan tema action, lalu lintas jadi kacau gara gara mereka, tabrakan di mana mana akibat aksi saling kejar mengejar tersebut,


"Ckiiitttt"


"Brakkkk"


"Brakkkkk"


Beberapa mobil tertabrak dan melewati pembatas jalan, namun Felix dan Zerox terus melaju tanpa henti


"Bosss gadis itu memanggil bantuan dari yang lain, mereka ada di belakang kita"


"Tembak"


"Syuuutttt"


"Dorrrrr"


"Tusssssss''


"Duaaarrrr"


"HAHAHAHAHA WUHUUUUU"


Penjahat itu tertawa ria saat melihat ban mobil milik Zerox dan Felix meledak begitu dia menembaki ban mobil mereka, sedangkan Zerox dan Felix hanya bisa mengumpat kesal,pasalnya mereka tidak mengira bahwa mobil yang di tumpangi oleh para pembunuh bayaran itu memiliki senjata tersembunyi,


"Ada apa mom"? tanya Zia


" Mobil mereka berhasil di hentikan" sahut Hyena


Zia melihat para penjahat itu melalui kaca mobilnya, dan tersenyum sambil menunjukan seringai nakal nya,


"Buka atap mobilmu mom, biar aku yang bertindak" ucap Zia


"TIDAK, INI BERBAHAYA"


"Aisss buka saja percayakan semua padaku Mom, " ucap Zia


"Klik"


Zia berdiri saat atap mobil Hyena terbuka, lalu dengan santai dia memainkan tangan nya kekanan dan ke kiri


"Syuuuhhhhh"


"Brakkkkkk"


"Syuuuuhhhhhhh"


"Brakkkk'


" Heyyyy, ada apa ini" ? tanya para penjahat saat mobilnya tiba tiba menabrakkan diri ke kiri dan ke kanan


"Brakkkk"

__ADS_1


"Gadis itu bermain dengan sihir rupa nya"


"Dorrrrrrr"


"Wussshhhhhhhh"


Zia Membelok kan arah peluru ke arah para penjahat itu dan berhasil membuat mereka tercengang,


"Hati hati Zia" ucap Hyena


"Tenang saja mom, ini sangat menyenangkan, hahaha" Zia terus memberi pelajaran kepada para penjahat itu, dia geram karena mereka telah meledakkan ban milik ayah dan juga bos dari ibu nya,


" Dorrrrr"


"Ckiiittttttt"


" Ada apa ini mom"? Teriak Zia


Ban Mobil Hyena terkena peluru dan membuat laju mobil itu tidak seimbang,


"Duduk Zia,ban kita pecah, saat ini ada jurang di depan kita" ucap Hyena memutar kemudi seratus delapan puluh derajat, namun sayang mobil itu tetap terseret dan terjatuh ke dalam jurang, Zia dan ibunya hanya bisa pasrah sehingga, ada sebuah tangan yang menarik tangan mereka berdua,


" Mom, apa kita sudah mati"? Tanya Zia memejamkan matanya,


"Belum" sahut Hyena menertralkan nafasnya yang sempat dia tahan, kemudian dia menatap seseorang yang sedang berusaha untuk menarik mereka berdua, dan membawa keduanya masuk kedalam kendaraan orang yang menyelamatkan mereka tersebut,


********


"Terimakasih karena sudah menyelamatkan kami" ucap Hyena memecah keheningan,


"Apa yang terjadi"? Tanya nya tanpa ekspresi


" Datar sekali seperti papan seluncur mom" bisik Zia


"Sssttt"


Hyena memelototi Zia, karena bisa bisa nya gadis itu mengejek pria yang telah menyelamatkan hidup mereka berdua, kemudian Hyena pun menceritakan apa yang dia dan putrinya alami, pria tersebut tetap diam tanpa ekspresi, namun dia bisa mencerna apa yang Hyena Ceritakan,


"Mereka adalah para pembunuh bayaran"


Zia dan Hyena terkejut, siapa orang yang ingin menginginkan nyawa mereka berdua pikirnya, suasana menjadi hening ketika Hyena dan Zia tenggelam dalam pikiran masing masing sampai bunyi ponsel Hyena berhasil memecah keheningan yang tercipta


"Kriiiinggg"


"Hallo"


"Kalian dimana"? Tanya Felix dengan nada khawatir,


" Aku tidak tau, tapi ada seseorang yang berhasil menyelamatkan nyawa kami berdua" ucap Hyena


"Siapa, jangan sembarangan bicara dengan orang asing" ucap Felix mengingatkan Hyena, karena saat ini kehidupan mereka benar benar sedang di pantau oleh para penjahat,


"Bippp"

__ADS_1


"Sial ponsel ku di retas" ucap Hyena langsung melempar dan memecahkan ponselnya agar si peretas tidak bisa menemukan lokasi dimana dia berada,


Pria itu menatap Hyena ,dia memakai topeng, sepertinya separuh wajah nya terluka, karena itulah dia menutupi wajahnya, Hyena dan Zia juga terus memperhatikan pria dihadapan nya, tatapan matanya begitu tajam namun hampa, seperti tidak ada semangat untuk hidup, tempat yang saat ini Zia dan Hyena singgahi terlihat seperti sebuah markas besar, suasana nya serba hitam dan menyeramkan,


"Ceklek"


"Siapa Mereka Bos"? Tanya seorang pemuda yang baru saja masuk,


" Tamu" sahut nya singkat,


"Wah, kakak kau seorang bos ya, keren juga" ucap Zia, pria itu menatap Zia sejenak, lalu terdiam kembali,


"Bos kami pulang, hari ini juga misi selesai bos"


Tiba tiba datang segerombolan pemuda lain yang berpakaian serba hitam,


"Wah, kalian kelompok ninja ya" ucap Zia, teriakan hebohnya itu membuat semua anak anak muda itu meliriknya, mereka baru sadar bahwa Bos mereka pulang membawa dua gadis kembar


"Wah, bos siapa mereka, cantik sekali, kembar ya" ?


"Jangan ganggu, kalian keluarlah dulu" sahut pria itu dengan nada dingin, tanpa mengatakan apa apa lagi, mereka semua pun membubarkan diri,


"Ini adalah markas ku, tidak ada yang tau tempat ini , jika kalian berani membocorkan nya,"


"Syuutttt"


" NYAWA KALIAN TARUHAN NYA" ucap pria itu melempar sebilah pisau dengan nada mengancam, pisau itu berhasil menancap di atas sebuah apel


"Tenang saja aman," sahut Hyena santai,


*******


Hari sudah larut malam, nampak di sana Felix datang untuk menjemput anak dan istrinya setelah dia berhasil melacak keberadaan mereka berdua melalui alat pelacak yang dia tempelkan di tas Zia, untung saja Felix memikirkan cara itu, karena dia tau saat ini banyak orang yang mengincar Hyena, dan otomatis Zia juga akan terkena imbasnya, gara gara wajah mereka yang sangat mirip,


"Cihhh, ternyata kau" ucap Felix berdecak kesal saat melihat siapa orang yang telah menyelamatkan anak dan istrinya,


"Apa kalian saling kenal"? Tanya Hyena, sedangkan Zia langsung berlari dan naik ke atas punggung Felix, dengan senang hati pemuda itu menggendong Zia di belakang punggungnya,


" Dia Juan,ninja malam" sahut Felix,


"Dia sudah menyelamatkan kami dad, berterima kasihlah" ucap Zia


Pemuda di hadapan nya mengerutkan keningnya, semenjak tadi dia merasa heran, kenapa bocah remaja itu menyebut Hyena ibu dan sekarang Felix, dia bahkan menyebutnya Ayah,


"Drama rumah tangga apa yang sedang kau mainkan" ejek pria bertopeng itu,


"Percaya atau tidak, aku tidak perduli, ini adalah Zia putri bungsu ku, dan dia Hyena istriku" ucap Felix


"Manusia mana yang akan percaya, bocah ini saja berusia belasan tahun, sedangkan kalian, bahkan lebih muda daripada aku, haha" ucap pria bertopeng terkekeh geli


"Sudahlah Juan, yang terpenting hari ini aku akan berterimakasih padamu, akan ku kirimkan beberapa benda yang bisa membantu misi kalian" ucap Felix pergi membawa Zia dan Hyena pulang, sementara pria bernama Juan itu masih diam mematung menatap kepergian mereka tanpa ekspresi,.


Bersambung❣️

__ADS_1


__ADS_2