Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
#S2.11


__ADS_3

Makan malam berjalan dengan lancar,Zia pamit untuk pulang dan justin yang mengantarkan nya kembali ke kediaman Li,nyonya Huang maupun tuan Huang sama sekali tidak menyimpan rasa curiga kepada kedua pasangan itu, mereka langsung suka dan merestui hubungan antara Justin dan Zia,


"Huuffftt akhirnya berhasil" gumam Justin bernafas lega


"Sampai kapan aku harus berpura pura kak, nanti aku jomblo beneran kalo lama lama main peran dengan mu" tanya Zia


"Tenang hanya sampai gadis itu berhenti mencoba untuk mendekatiku, " sahut Justin melajukan mobilnya menuju kediaman Tuan Li,


******


Keesokan hari nya Zia beraktivitas seperti biasa nya, hari ini adalah pelajaran olahraga, dan Zia ikut tim basket , rata rata tim basket beranggotakan seorang pria, hanya Zia sendiri yang minat dengan basket, karena itu para senior meminta Zia untuk unjuk kebolehan dulu, jika Zia memang pandai, maka mereka akan membiarkan Zia masuk tim basket karena di bidang olahraga apapun tidak akan memandang gender,


"Nah itu dia sudah datang" ucap Wen yi, dia bukan anggota tim basket, hanya saja senipr tim adalah teman satu kelasnya, karena itulah dia bisa merekomendasikan Zia untuk bergabung kedalam tim basket,


Semua orang melirik ke arah gadis cantik yang sudah siap dengan seragam basketnya, Zia nampak sangat cantik dengan kulit putihnya yang bersinar saat terkena matahari,


"Dia mungil sekali, bagaimana dia bisa memasukan bola nya ke dalam jaring" ucap Boy teman Wen yi


"Heh, jangan meremehkan seseorang, sebelum kau tau kemampuan dia yang sebenarnya" tegur Wen Yi,


"Sorry, aku tak bermaksud untuk menghina" ucap Boy terkekeh


"Hey, kak, bagaimana aku keren tidak"? Tanya Zia


" Keren, dan cantik sekali" sahut Wen Yi jujur


"Eh, tuan pacar, apa yang kau lakukan disini"? Tanya Zia saat melihat Justin masuk ke arena basket juga


" Dia salah satu seniormu, dia juga juga akan ikut menyeleksi tim junior" ucap Wen Yi menjawab, sedangkan Justin hanya diam sambil diam diam memperhatikan Zia, dia pikir gadis itu sangat lucu dengan seragam basket nya,


"Baiklah pertama tama perkenalkan aku Boy, dia Yuan, Leam, Jo, dan dia Justin, Kami adalah senior basket dari universitas YiZi, seperti peraturan yang tertera, kalian yang ingin bergabung di wajibkan untuk memperlihatkan kemampuan kalian terlebih dahulu, namun ada yang berbeda dari tahun sebelumnya karena tahun ini kita mempunyai satu anggota wanita, perkenalkan namamu dek" ucap Boy


"Hai, perkenalkan nama ku Zia Li, dari kelas dua SmA Yizi" ucap Zia


Para pemuda itu bersemangat saat melihat wajah Zia dari dekat, siapa yang tidak mengenal nya, gadis itu begitu terkenal dan terdengar sampai ke sekolah lain pikir mereka,


"Salam kenal juga Cantik, semoga kamu lolos" sahut para pemuda itu


"Cihhh, gampang, aku akan lolos dengan skor yang bagus, " ucap Zia percaya diri,


"Baiklah,karena kamu sangat percaya diri maka aku yang akan menyeleksi mu" ucap Justin berdiri


"Wah, tuan pacar romantis sekali, sampai sampai harus turun tangan menghadapi aku" ucap Zia,


Boy dan teman teman nya tercengang saat mendengar jelas Zia memanggil kawan mereka dengan panggilan tuan pacar, dan si kutub itu sama sekali tidak berekspresi saat Zia memanggilnya seperti itu

__ADS_1


"Tunggu, kenapa kamu memanggilnya tuan pacar"? tanya Boy penasaran, dan melirik ke arah Justin, menunggu jawaban pemuda itu


" Dia pacarku, " jawab nya singkat


"WHATTTTTT"!!!!!


Para pemuda yang ada di sana begitu syok mendengar pengakuan singkat yang keluar dari mulut justin, pemuda itu baru saja satu bulan kuliah di universitas di sana, tapi dia sudah berhasil menaklukan Zia si gadis Licin, semua orang tau, Zia adalah bunga sekolah yang sulit untuk di dekati, tapi si kutub ini bisa mendapatkan nya dengan mudah pikir mereka,


" Ahh jangan banyak wawancara, kelamaan, kaki ku sudah kesemutan, ayo tuan pacar kita mulai" ucap Zia mulai mendribel bola basket yang ada di tangan nya,


"Settttttt"


Zia mulai berlari, dan Justin mengejarnya, kemudian dia memutar dengan tangan yang berhasil merebut bola dari tangan Zia, tapi gadis itu tidak gentar, dia ikut berbalik dan mengejar Justin, para mahasiswa dan siswa baru itu melongo melihat skill Zia dan Justin yang hampir seimbang, padahal tinggi badan mereka sangat jauh namun Zia sama sekali tidak kesulitan untuk mengejar Justin,


"HEH TUAN PACAR, JANGAN COBA COBA UNTUK MEMBAKAR AMARAHKU YA" ucap Zia yang mulai serius, tangan nya mulai terasa panas, dan dengan lincah dia berhasil merebut bola basket itu kembali, dan berlari berbalik kembali ke arah jaring lawan, Justin sedikit tercengang dengan kelihaian gadis kecil itu, dan mulai mengejarnya kembali, namun saat dia berhasil berdiri di hadapan Zia, tak terduga dalam jarak lumayan jauh, Zia meloncat, perut sexy nya terlihat jelas di mata justin yang menatap Zia di bawah,


"SLAM DUNK"


"Klaapppppppp"


"WOAAAAAHHHHH"


Semua orang bertepuk tangan meriah, saat melihat Zia melompat dan berhasil mencetak angka,


"Brukkkkkk"


"Suiiittt, Suiiitt"


"Kau hebat Zia" ucap Wen Yi berlari dan membantu Zia bangun, sementara Justin mengibas ngibas celana nya yang penuh debu akibat terjatuh bersama Zia,


"Terima kasih tuan pacar, tapi maaf aku pemenangnya" ucap Zia meledek Justin, pemuda itu tidak mengatakan apa apa, dia hanya menyunggingkan senyum nya, Zia begitu menggemaskan pikir nya,


"Tossss"


"Hebat sekali, adik Zia berhasil lolos" ucap Boy mencatat nama Zia di daftar pemain junior yang baru,


"Hey, dari mana kau mendapatkan skill hebat seperti itu, setau ku kau tak pernah berlatih"? Tanya Wen Yi penasaran,


" Bakatku ini sudah ada semenjak aku lahir hahahah" ucap Zia cengengesan,


Disudut sana Felix berdiri sambil memperhatikan Zia yang sedang tertawa ria, entah kenapa akhir akhir ini dia selalu memperhatikan gadis itu, dan seperti ada daya tarik tersendiri setiap melihat nya,


Wen Yi meliriknya dan menyadari keberadaan Felix, wajahnya kembali memerah, seperti nya gadis itu telah menyukai Felix, Justin Juga melihat nya, arti tatapan Felix yang mengandung makna itu seperti membuat hatinya terasa gelisah, lalu dengan reflek Justin merangkul pundak Zia , seakan ingin memberi tau bahwa Zia adalah milik nya, dan Felix yang melihat hal itu pun langsung pergi dari tempat nya,


"Ada apa kak"? Tanya Zia heran

__ADS_1


" Tidak apa apa, ayo ke kantin" ucap Justin membawa Zia berjalan ke arah kantin,


*********


Tim eagle sedang menyiapkan diri untuk mencari para bandit yang kembali meresahkan, mereka memutuskan untuk berpencar dan menyamar menjadi warga biasa, Zerox sendiri turun tangan, dia berpura pura menjadi seorang pedagang, demi mendapatkan informasi dimana letak markas mereka, tanpa tim sadari, para bandit itu juga sedang menyebar dan mencari keberadaan Hyena yang menurut mereka harus di waspadai,


Seorang pria bersembunyi di semak semak, dia menggunakan sebuah topi hitam dan berpakaian compang camping layaknya seorang gelandangan, sebuah cip hitam tersumpal di telinga kirinya, ternyata dari tadi dia berada di sekitar Yizi Univercity


"Cek, Lapor bos, ternyata gadis cyber itu masih sangat muda, dia bersekolah di Yizi University aku melihatnya sedang bermain basket,dan saat dilingkungan kampus dia terlihat kekanakan dan lemah" ucap nya melapor,


Di seberang sana pria yang di panggil bos itu terkejut setengah mati, lalu seringai jahat terbit dari bibirnya,


"Bersiaplah, tunggu sampai mereka bubar dan culik dia" ucap nya memerintah


"Baik bos"


"Bip Bip"


Panggilan terputus, dan pria itu pun berpura pura duduk di depan gedung university untuk menunggu perintah selanjutnya,


Hyena sedang berjalan dan melirik ke kiri dan ke kanan, dia berjalan di tempat pusat perbelanjaan, kemudian dia tak sengaja menyenggol seorang pria,


"Dugggg"


"Ah, maaf tuan, saya tidak sengaja" ucap Hyena


"Kau"!!


Hyena menatap wajah orang itu dan terkejut, ternyata dia bertemu lagi dengan Tuan Li,


" Ah panglima" sapa Hyena


Sedangkan nyonya Yujin dia tercengang dan melirik dari atas sampai bawah, gadis di depan nya sangat mirip dengan putri nya Zia, tapi firasat seorang ibu tidak pernah salah, gadis itu tentu bukan Zia, hanya saja sangat mirip yang membedakan mereka adalah warna rambut dan tinggi badan nya,


"Kamu siapa, kenapa kalian saling kenal"? Tanya Yujin


" Dia Hyena, gadis yang pernah ku ceritakan, dia mirip dengan putri kita Zia bukan"? Tanya Tuan Li, dan istrinya itu mengangguk membenarkan,


"Dorrrrr"


"Awassssss"!!


Tiba tiba saja sebuah peluru meluncur ke udara, ada adegan saling kejar antara tim Cyber dan salah satu bandit, suasana menjadi siaga satu, para pengunjung berhamburan, sedangkan yang terjebak dalam tempat langsung membungkuk menyelamatkan diri,Hyena dan tuan Li yang melihat hal itu pun langsung mengeluarkan senjata mereka masing masing,


" Siaga satu,ada kegaduhan di King Plaza,siapkan bantuan" !!!

__ADS_1


Bersambung❣️❣️


__ADS_2