Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
Maju


__ADS_3

Keesokan hari nya Suya berkunjung ke kedai makan miliknya, ternyata tempat itu semakin ramai dan terkenal, para bangsawan sampai rakyat biasa sering berkunjung ke kedai mie miliknya, selain rasa nya yang nikmat, harganya juga bersahabat, Suya sengaja tidak mematok harga mahal agar rakyat biasa juga bisa menikmati nya , selain itu Suya juga berpikir untuk mulai mencari bangunan yang kosong untuk segera membangun bisnis pakaian dan perhiasan,


"Selamat datang Nona apakah anda sudah makan"? Tanya Xuli,


" Belum , buatkan aku yang seperti biasa" sahut Suya,


Tak terduga Jiang Xin dan Ratu Yun juga berkunjung kesana, Suya yang melihatnya pun langsung berdiri untuk menyambut mereka


"Hormat hamba yang mulia Ratu Yun, dan pangeran Jiang Xin, selamat datang di kedai Sederhana hamba" sambut Suya membungkuk hormat


"terimakasih putri Suya, pangeran Jiang mengatakan bahwa di kerajaan ini ada sebuah kedai mie yang rasanya sangat nikmat, dan tidak disangka ternyata kedai ini adalah milik anda putri" ucap Ratu Yun tersenyum


"Ya, kedai Zhu ini milik saya, hanya bisnis biasa dan kecil kecilan saja, mari silahkan duduk" ucap Suya Rendah hati


"Bolehkah kami bergabung dengan anda putri"?


" Silahkan, hamba juga sedang memesan" ucap Suya, sedangkan Jiang Xin semenjak tadi dia tidak mengatakan apa apa, dia hanya bisa diam dan memperhatikan wajah cantik istrinya, dan hal itu membuat ratu Yun terkekeh, putranya sangat terjatuh dalam pesona putri Zhu pikirnya,


"Ada apa pangeran, sepertinya semenjak tadi anda terus memandang saya, "? Tanya Suya nakal


Jiang Xin mengedipkan mata nya, dia baru tersadar saat Suya menegurnya, lalu senyum tampan terbit di wajah tampan nya, dan hal itu membuat Ratu Yun tercengang, seumur hidup nya baru kali ini dia melihat senyum tulus dari putra nya kepada seorang gadis asing,


" Apa anda sudah memiliki pasangan"? Tanya Jiang Xin, tanpa ragu, momen ini tidak bisa dia lewatkan begitu saja, karena kebetulan ibu nya sedang berada di sini


"Pangeran, anda terlalu terus terang" tegur Ratu Yun menepuk tangan putranya, dia khawatir Suya akan marah dan tidak enak hati


"Tidak, belum ada pria yang bisa menyentuh hati saya" sahut Suya, lagi lagi ratu Yun terkejut ,bukan nya marah,Suya malah menjawab nya dengan santai,kedua muda mudi itu sangat aneh menurutnya,


"Bolehkah saya mengejar anda"!!


" Krikkk, krikkkk"


",,,,,,,,,, "

__ADS_1


Ratu Yun menutup mulutnya yang terbuka lebar, kali ini dia terkejut dua kali lipat mendengar pertanyaan putra nya,


"Hehe, silahkan" ucap Suya terkekeh


Wajah Ratu Yun terlihat pucat mendengarkan obrolan kedua anak muda itu, dia mengusap keningnya yang berkeringat dan menetralkan rasa terkejutnya, putranya terlalu bar bar saat mendekati Suya dan Suya terlalu mudah untuk di dekati putranya, meski tidak dipungkiri, dia senang karena mereka sekarang akan menjadi dekat,


"Silahkan di nikmati hidangan nya yang mulia" ucap Suya ketika pesanan mereka bertiga telah tiba, kemudian ratu Yun pun mencoba makanan yang ada di hadapan nya, rasa rempah yang melimpah dipadukan rasa gurih dan sedikit pedas membuat Ratu Yun langsung menyukai mie yang dia makan,


"Hmmm, luar biasa putri, anda begitu hebat bisa menemukan komposisi bumbu yang begitu pas, mie nya kenyal dan lembut, ini benar benar nikmat, saya baru pertama kalinya memakan mie seenak ini" ucap Ratu Yun


"Terimakasih pujian nya yang mulia, tentu saja tidak akan ada, karena hamba meracik nya sendiri dengan penuh cinta" ucap Suya menatap Suami nya, begitu juga Jiang Xin bahkan pemuda itu tidak pernah berhenti memandang wajah Suya,


"Pangeran silahkan makan, saya rasa anda tidak akan kaget karena adalah salah satu pelanggan setia kedai saya" ucap Suya mengedipkan sebelah matanya


Jiang Xin tergelak, reinkarnasi ratu nya yang sekarang begitu cantik dan menggemaskan, tidak sia sia dia melempar inti kehidupan istrinya itu ke masa depan, tak ada lagi suara, mereka bertiga pun menikmati makanan nya dengan khidmat,


*********


" Kelemahan kerajaan ini adalah Jendral perang, kita harus membun*hnya maka tidak ada lagi yang bisa membuat kerajaan ini berdiri" ucap pria tersebut


"Dia sedang di perbatasan, kau pergi dan berpura pura menjadi pasukan mereka,jendral itu tidak mungkin mengenal setiap pasukannya, masukkan serbuk ini kedalam minuman nya, ini adalah Racun bunga Gulji yang tumbuh seribu tahun satu kali,racun ini tidak berwarna dan berbau,dia tidak akan mencurigai nya,masukan saja kedalam gelas air yang biasa dia pakai, kali ini kau tidak boleh gagal atau kau yang akan mendapatkan akibatnya" ancam Raja Dongji


"Hamba mengerti yang mulia"


"Wussshhhhh"


Pria itu melesat dengan cepat, sepertinya dia adalah orang yang sudah terlatih terlihat dari cara dia melakukan teleportasi,


*****


Setelah selesai dengan urusan nya Jiang Xin Dan Ratu kembali ke istana Xiao, sementara Suya pergi menelusuri hutan terlarang, sudah lama dia tidak datang menemui Tetua Wu,


"Salam Tetua Wu"

__ADS_1


Tetua Wu terkejut dia sedang bertapa, dia juga tidak merasakan ada Aura yang menghampirinya, namun tiba tiba ada suara wanita menyapa nya, dan betapa kagetnya dia saat melihat bahwa Sang penguasa yang telah datang menyapa nya


"Hormat hamba ratu penguasa alam semesta, maafkan si tua ini yang tidak merasakan kehadiran anda"! Ucap Tetua Wu membungkuk


" Hemm, bangun lah aku memang sengaja ingin memberikan kejutan, apa kabar saudara ku semua penghuni hutan terlarang"? tanya Suya lagi


"Baik yang mulia, namun beberapa waktu yang laly banyak para ksatria yang datang untuk mencoba merusak alam sekitar, namun para mahkluk spirit itu berhasil membereskan mereka, namun ada satu mahkluk yang sampai saat ini masih terbaring sakit, dia adalah seekor pegasus, sebelah sayapnya terpotong dan tanduk runcingnya terbelah,mari kita lihat keadaan nya" ucap Tetua Wu, dan Suya pun mengikuti jejak langkah Tetua Wu untuk melihat keadaan kuda terbang tersebut,


"Hormat hamba pada Ratu penguasa, salam Tetua penunggu "! Sapa pegasus yang sedang terbaring sakit


"Berbaringlah, luka mu Parah Sekali,aku akan mencoba untuk menyembuhkan mu" ucap Suya meneliti semua luka yang di dapat kuda itu, lalu perlahan tangan Suya mengeluarkan cahaya dia merapal kan mantra dan membuat anggota Tubuh Pegasus itu perlahan tumbuh kembali, sayapnya yang patah kembali mengembang dan tanduknya kembali seperti semula,


"Terimakasih yang mulia, tanpa anda mungkin hamba sudah mati" ucap pegasus itu senang,lalu dia merentangkan sayap nya dan mencoba untuk terbang, keadaan nya sudah membaik seperti semula, sementara Tetua Wu heran bagaimana sang Ratu bisa menyempurnakan kekuatan nya,


"Raja sudah bersamaku, karena itulah kekuatan kami sudah kembali" ucap Suya yang mengerti arti tatapan Tetua Wu,


"Syukurlah" ucap tetua Wu


"Selamat datang Ratu penguasa" ucap Semua makhluk yang ada di hutan terlarang mereka semua merasa terpanggil saat merasakan kekuatan Suya ketika mengobati pegasus tadi


Suya menoleh dan tersenyum dia melihat bermacam mahkluk yang ada di dalam hutan tersebut, kemudian Suya memasang aray yang lebih kuat agar manusia tamak itu tidak bisa memasuki hutan terlarang kembali meskipun hanya satu langkah, Suya menutup Semua jalan menuju Hutan tersebut, dia marah karena masih banyak manusia yang ingin menyakiti para hewan yang dia lindungi


*****


"Duaaarrrrr"


"Duaarrrrr"


Kembang api meletus di atas udara, itu adalah pertanda bahwa sesuatu telah terjadi di perbatasan, Suya menatap ke udara dan melihat api berwarna putih, itu adalah ucapan belasungkawa, dan itu artinya ada seseorang yang telah meninggal, mata Suya terbuka lebar dia ingat ayahnya yang sedang bertugas di perbatasan, Suya menutup mata dan melihat apa yang telah terjadi, betapa terkejutnya dia ternyata memang jendral yang sedang terbujur kaku di pangkuan prajuritnya,


"Ayah"!!


Bersambung❣️

__ADS_1


__ADS_2