
Setelah berhasil mengambil alih kerajaan Lu, Suya turun dari singgasana itu dan memutuskan untuk menyerahkan segala nya kepada Raja Xiaohan, Jiang Xin masih tidak mengatakan apa apa, dia dan Sun terlalu terkejut melihat kekuatan Suya yang luar biasa dan mereka baru tau bahwa gadis hebat itu putri Jendral agung dari kerajaan Xiao han mereka pasti bangga karena memiliki seorang ksatria wanita seperti Suya,
"Obati luka mu" ucap Suya melempar satu kotak obat ke arah Jiang Xin, dan Sun langsung mengambil obat itu untuk diberikan kepada tuan nya,
"Terimakasih nona" ucap Sun,Suya tersenyum mengangguk dan menghilang dari pandangan mereka,
"Yang mulia mari kita kembali, dan obati luka anda sebelum yang mulia raja Curiga dengan apa yang anda lakukan" ucap Sun, Jiang Xin mengangguk dan melesat pergi bersama Sun, setidaknya rakyat kerajaan Lu sudah terbebas dari kesengsaraan, dia sendiri juga tidak tega mendengar kabar bahwa di kerajaan itu perdagangan manusia sedang marak terjadi terutama kepada kaum wanita, Jiang Xin sangat mencintai ibunya, karena itulah dia tidak bisa hanya diam ketika mendengar seorang wanita teraniaya,
*****
Suya Berjalan menelusuri pasar gelap, benar yang di katakan oleh Rumi, didalam sana banyak sekali gadis yang di sekap, dan kondisi mereka juga sangat memprihatinkan, apalagi saat ini ada seorang gadis yang sedang di gauli oleh seorang pria tepat dihadapan Suya, nampak pakaian gadis itu dibuka paksa dan darah bercucuran di dahinya, dia di siksa dan di perk0sa,
"B4jingan" Teriak Suya,
"APA KALIAN TIDAK MENDENGAR UCAPANKU, KERAJAAN INI TELAH AKU AMBIL ALIH, DAN AKAN SEGERA MENJADI BAGIAN DARI KERAJAAN XIAO"
Pria itu menoleh, dan terkejut melihat Seorang gadis cantik tiba tiba ada di dalam markasnya, sementara gadis yang berada di bawah kungkungan nya menangis terisak, suaranya hampir hilang karena terus berteriak meminta ampun, namun seolah tuli pria itu terus saja menjamahnya dengan kasar
"Wusssshhhhhhhh"
Kemarahan Suya sudah berada di ubun ubun, dan tidak bisa di bendung lagi, dia benci manusia yang berhati kotor, apalagi yang sedang dia g4uli adalah seorang gadis di bawah umur
"Akhirnya kemarahan Sang Ratu bangkit juga" ucap Demon di dalam ruang dimensi
"Apakah kami harus keluar"? Tanya Shizi
"Jangan, biarkan ibu kalian menyelesaikan nya sendiri, ini adalah tugas pertama Ratu untuk menghapuskan penganiayaan terhadap perempuan" sahut Demon,
****
Mata Suya memancarkan sinar amarah yang luar biasa, angin bertiup kencang dan memporakporandakan tempat tersebut, para gadis berpegangan erat dengan besi sel yang mereka tempati, sementara pria tadi sudah terbang terbawa angin, dan terpental ke dinding, setelah terlepas gadis malang itu membenahi pakaian nya dan bersembunyi di dinding markas, Suya berjalan ke arah pria tadi dan pra itu mundur perlahan karena takut melihat mata Suya yang bagaikan api yang menyala
"Srakkkkkk"
"Srettttttttt"
Suya menggantung pria itu dengan kekuatan rambat yang keluar dari dalam tanah, posisi pria itu terbalik, kakinya berada di atas dan kepala nya ada dibawah, bukan hanya dia, tapi semua pria yang ada di dalam ruangan tersebut,
"AMPUNI AKU NONA, AKU MOHON AMPUN" teriak mereka ketakutan
Seakan tuli juga Suya mengeluarkan energi angin dan membentuknya menjadi benda benda tajam, seperti Pisau, belati, dan jarum,
__ADS_1
"Aku ingin kalian merasakan bagaimana sakitnya hati para gadis itu" ucap Suya dingin
"Srettt"
"Srakkk"
"Srakkkk"
"Aaaaaargggggghhhhhhh Ampunnnnnnn"
Suya tidak perduli dengan teriakan mereka, karena mereka juga bersikap begitu terhadap para gadis malang itu,
"Berteriaklah sekeras kerasnya" teriak Suya, seperti kerasukan Suya Kalap dan terus menyerang mereka dengan elemen angin nya, sampai mereka terus berteriak kesakitan,
"Oh ini dia bagian utama nya" ucap Suya terkekeh, dia memandang bagian bawah pria itu
"TIDAK, TIDAKKK, AMPUN, TIDAK, ARGHHHH"
Dengan sadis Suya memotong bagian vital semua pria yang ada di markas itu, darah berceceran di mana mana, para gadis menutup mata mereka karena ngeri,
"Wussshhhh"
Setelah mereka semua sudah mati, Suya langsung membakar jasad mereka menggunakan elemen api miliknya, dan setelah selesai Suya pun membebaskan para gadis dari dalam tahanan,
"Keluarlah, kalian selamat" ucap Suya, lalu dia berjalan ke arah gadis yang di perk0sa tadi dan mengelus rambutnya, gadis itu mendongakkan kepalanya dan menangis di dalam pelukan Suya, tanpa jijik Suya memeluk dan menenangkan gadis tersebut,
"Minum air ini, dan mari ganti pakaian mu" ucap Suya menuntun gadis itu,
Setelah selesai, gadis tersebut sudah nampak lebih baik dari sebelumnya, Suya juga memberikan pakaian kepada setiap anak gadis yang ada di sana, mereka berjumlah sekitar dua puluh orang, namun disini Suya membutuhkan tiga orang saja yang akan dia bawa ke kerajaan Xiao untuk bekerja di kedai mie miliknya,
"Terimakasih nona, anda adalah malaikat kami, tanpa anda mungkin kami selama nya akan terkurung di dalam penjara ini" ucap salah satu gadis mewakili teman teman nya untuk berterimakasih, Suya mengangguk dan menunjuk tiga gadis terpilih yang akan dia ajak untuk bekerja
"Kamu, kamu, dan kamu, perkenalkan nama kalian" ucap Suya
"Saya Lousi,"
"Saya Meylin"
"Dan saya Xuli nona" ucap nya dengan suara serak
"Kalian bertiga ikut aku ke kerajaan Xiaohan, kalian akan bekerja di kedai mie ku bersama Bei bersaudara, mereka akan mengajari kalian cara berdagang, sedangkan yang lain, kalian tunggu disini karena sebentar lagi orang dari Kerajaan Xiao akan segera datang, kerajaan ini sudah di ambil alih oleh Raja Xiao, kalian tenang saja, beliau adalah orang yang adil dan bertanggung jawab" ucap Suya
__ADS_1
Mereka tersenyum bahagia, dan saling berpelukan satu sama lain, akhirnya penderitaan rakyat di kerajaan Lu akan segera berakhir
"TERIMAKASIH NONA"!!
" Namaku Zhu Suya, putriJendral perang Zhu Ping Chen" ucap Suya lagi
"Brukkk"
"HORMAT KAMI TUAN PUTRI, MAAF KAMI LANCANG, KAMI SUNGGUH TIDAK TAU, BAHWA ANDA ADALAH SEORANG PUTRI" ucap mereka sambil bersujud bersamaan
"Berdiri lah, panggil aku seperti biasa nya, jangan sungkan, sepertinya kita seumuran, bahkan ada yang lebih dewasa dariku" ucap Suya menatap mereka satu persatu,
Setelah urusan nya selesai Suya langsung mengajak tiga orang gadis tadi untuk pergi ke kerajaan Xiao,namun tidak lupa juga Suya menjemput Rumi dan mengajak nya bergabung, dia yakin Bei bersaudara akan sangat senang karena akan ada orang yang bisa membantu meringankan pekerjaan mereka, karena Suya juga tau kedai nya pasti sangat ramai pengunjung saat ini dan membuat Bei bersaudara jadi kewalahan,
*****
Setelah melakukan perjalanan panjang akhirnya Suya dan rombongan sampai di depan kedai mie milik Suya yang masih ramai orang, dari kejauhan Suya melihat ada Jiang Xin dan pengawalnya sedang duduk menikmati makanan nya, Suya tersenyum ternyata Kedai mie nya ini sudah terkenal sampai ke Kerajaan Seberang, seperti biasa pemuda itu memakai topeng nya,
"Ayo masuk" ajak Suya kepada para gadis,
Bei Cheng melihat kedatangan Suya pun langsung menyambutnya dengan gembira, ternyata nona nya kembali secepat itu,
"Selamat datang nona"!! Sapa Bei Cheng
"Bagaimana Cheng"? Tanya Suya,
" Omset penghasilan kita semakin bertambah setiap hari nya nona, kami sampai kewalahan" ucap Bei Cheng
"Hahah, sudah kuduga, tolong siapkan lima mie dan lima jus buah apa saja, untuk kami nanti kita akan bahas tentang kedai" ucap Suya, Bei Cheng mengangguk tanda mengerti dan langsung menyiapkan permintaan Suya,
Mata Jiang Xin melirik kearah gadis cantik yang sedang berjalan mencari meja, dia terkejut karena telah bertemu lagi dengan wanita yang menyebutnya Suami,
"Ada apa yang mulia"? Tanya Sun
" Zhu Suya, dia ada di sini" ucap Jiang Xin, Sun menoleh kearah pandang mata tuan nya, dan benar saja Suya ada di sana bersama empat orang gadis yang tidak dikenal nya, sementara Suya yang merasa sedang di perhatikan pun langsung melirik mereka dan melambaikan tangan nakal,
"HAI SAYANG"!! Sapa Suya melalui telepati
Jiang Xin terkejut dan tersedak minuman nya sendiri, Suya ini benar benar aneh, dan sangat agresif menurut Jiang Xin,.
Bersambung❣️
__ADS_1