
Suya masih terkurung di dalam kerajaan pulau hantu, hari demi hari dia lewati bersama kaisar dingin itu, lama kelamaan dia menjadi terbiasa dan mulai dekat dengan kaisar dingin tersebut, sementara Jiang Xin dan anak anak nya sudah merasa Frustasi, Kaisar bucin itu berubah menjadi dingin dan kejam, dia akan membantai musuh untuk melampiaskan kekesalan nya,
"Yang mulia kapankah saya bisa kembali, saya tidak tau apa yang terjadi dengan kerajaan Zhu selama saya berada disini" ucap Suya sedih, hati kaisar Genzi tersayat melihat kerinduan yang ada di dalam mata Suya, selama satu bulan ini mereka selalu bersama dan bahkan telah menumbuhkan benih cinta dalam hatinya kepada permaisuri cantik itu,
"Zen akan memanggil Tujuh tetua untuk membuka fortal ini untuk anda permaisuri" ucap Genzi
"Terimakasih yang mulia" ucap Suya tersenyum,
Tak lama kemudian, sesuai janji nya, kaisar Genzi benar benar memanggil tujuh tetua untuk menggabungkan mantra dan kekuatan mereka untuk membuka fortal tersebut,
"Saat gerbang terbuka, anda harus melompat keluar permaisuri" ucap Genzi
"Baik, saya mengerti" sahut Suya, perlahan sebuah lobang kecil muncul, dan semakin lama semakin besar, tibalah saat nya untuk Suya melompati fortal tersebut,
"Wusssshhhhh"
"Sringggggg"
Setelah Suya melompat, lobang fortal kembali tertutup dan pulau hantu kembali menghilang dari pandangan Suya, setelah menyadari bahwa dirinya telah berhasil keluar, Suya menyunggingkan senyuman nya, dan entah apa arti dari senyuman itu, yang jelas saat ini dia harus keluar agar Demon bisa berkomunikasi dengan nya lagi,
"Wusshhh"
"Yang mulia"!!
Demon berlari dan memeluk Suya, dia sangat ketakutan di dalam ruang dimensi yang gelap gulita, yang ditakutkan oleh demon adalah Suya dalam bahaya dan mati untuk kesekian kalinya, namun kekhawatiran nya langsung musnah saat melihat Suya kembali ke dalam ruang dimensi miliknya,
" Yang mulia hiks, anda baik baik saja"? Tanya Demon menangis
"Aku hanya sedang menikmati peran ku dan bersenang senang Demon, tenang saja" ucap Suya
"Ibuuuuuu"
Long wang, Fenghuang, huli jing, shizi dan Chanku langsung masuk kedalam ruang dimensi milik Suya saat mereka merasakan aura milik Suya, dan membuat mereka sadar bahwa ikatan batin mereka telah kembali,
"Ibu, kami sangat mengkhawatirkan, anda darimana saja, ayah sangat menderita saat anda menghilang" tanya Shizi tak sabar
__ADS_1
"Dimana dia"?
" Ayah ikut ke perbatasan bersama jendral, dia melampiaskan kekesalan nya kepada para musuh, dia merasa bersalah dan merasa tidak berguna karena tidak bisa menemukan anda bu" sahut Huli jing, Suya tidak berkata apa apa lagi, dia hanya diam dan tersenyum penuh makna, yang harus dia lakukan saat ini adalah kembali ke kerajaan Zhu,
******
"SELAMAT DATANG KEMBALI YANG MULIA PERMAISURI ZHU SUYA" sapa para pejabat istana, Suya melirik ke arah mereka semua, mata mereka hitam seperti panda, Suya tau mereka pasti sangat kewalahan mengurus istana saat Suya tidak ada,
"Yang mulia darimana saja, kami sudah mencari anda kemana mana, tapi tidak kunjung menemukan anda" tanya para mentri
"Ada urusan, maafkan aku membuat kalian khawatir, kalian beristirahatlah, aku yang akan mengurus istana ini untuk kalian, dan menebus kesalahan ku yang telah pergi secara tiba tiba" ucap Suya, para mentri membubarkan diri sementara Suya pergi ke ruang pribadinya untuk mengurus masalah istana,
Sedang serius melihat pembukuan tiba tiba saja Suya mendengar gosipan para pelayan yang tidak tau bahwa Suya sedang berada dalam ruangan nya,
"Apa kau tau, bahkan dia tidak menunjukkan rasa bersalah sama sekali, memang aku akui permaisuri itu sangat cantik, tapi etika dia sama sekali tidak ada, para mentri itu lebih tua darinya, tapi dengan sesuka hati permaisuri datang dan pergi, aku jadi jengkel dan malas bekerja disini, permaisuri kita yang baru sama sekali tidak bisa dijadikan panutan" ucap salah satu pelayan
"Ssstttt, pelankan Suaramu, nanti ada yang mendengar, kau tau sendiri kan hukuman apa yang akan kita dapat jika berani bergosip tentang permaisuri" tegur yang lain nya,
"Tapi aku setuju dengan apa yang dongyi katakan, permaisuri hanya mengandalkan kecantikan nya untuk merayu para raja, aku dengar saat acara tahunan kemarin semua raja terpesona kepadanya, benar benar tidak tau malu, dia sudah bertunangan, seharusnya dia menutup wajahnya dengan cadar"
Saat mereka sedang terus bergosip, kemarahan Suya sudah tidak bisa terbendung lagi, apalagi saat dia mendengar fitnahan kejam dari empat pelayan itu
" Brakkkkkkkkk"
"Srakkkkkk"
"Srakkkkkkkkk"
"Arhhhhhhhhhh"
Empat pelayan itu terikat oleh rambat yang muncul dari dalam tanah, pelakunya adalah Suya, matanya merah menyala, dan begitu juga dengan long wang saat merasakan aura kemarahan dari tuan nya long wang keluar dan siap untuk menghembuskan nafas api nya,
"HANGUSKAN"
"AMPUN YANG MULIA KAMI TIDAK BERANI, AMPUNI KAMI HIKSS"!! Empat pelayan itu gemetar saat mendengar aba aba Suya yang memerintahkan Long wang untuk menghanguskan mereka ber empat,
__ADS_1
" FITNAH LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN, KALIAN BERANI SEKALI MENGGOSIPKAN SEORANG PERMAISURI, LONG WANG, HANGUSKAN MEREKA" teriak Suya penuh amarah
"GROAAAAAAAAAAA"
"WUSSSHHHH"
"ARGGGGGHHHHHHHH"
Empat pelayan itu berlarian saat pakaian mereka berubah menjadi api yang membakar tubuh mereka, namun sejauh apapun mereka berlari, api malah semakin membesar dan mempercepat kematian mereka, bau hangus tercium ke seluruh penjuru istana, para pengawal berdiri ngeri saat melihat tubuh empat pelayan itu hangus terbakar, naga Long wang benar benar sangat mengerikan, Suya melakukan hal itu agar mereka tau bahwa menggosipkan nya sama dengan cari mati,
"Apa yang permaisuri lakukan, kenapa tidak mencari Zen saat sudah kembali" bisik Jiang Xin yang tiba tiba muncul di belakang Suya,
Gadis itu berbalik dan langsung menarik Jiang Xin untuk masuk ke dalam ruangan pribadi nya,
"Apa anda merindukan saya"? Tanya Suya dengan suara sensual
Jiang Xin mengernyit, kenapa tiba tiba Suya semanja itu, apa yang telah terjadi pikirnya, namun dia kembali tersenyum saat melihat tanda hitam di kaki kanan Suya masih terlihat jelas, itu pertanda istrinya masih suci dan dalam keadaan baik baik saja,
" Zen merindukanmu sayang" ucap Jiang Xin memeluk Suya,
"Aku juga, " sahut Suya mengeratkan pelukan nya, namun tidak di pungkiri Suya sedikit yakut saat dia berada di dalam fortal pulau hantu,
"Anda kemana saja"?
" Pulau hantu, awalnya aku di culik oleh selir Fu yang telah berubah menjadi penyihir, namun kaisar Genzi menyelamatkan saya yang sedang tak sadarkan diri,
"Penyihir itu anak buah dari Genzi" ucap Jiang xin dingin,mendengar cerita istrinya saja dia langsung bisa menebak
"Hahahaha, anda pintar" ucap Suya mengecup bibir Jiang Xin,
Suya terdiam sejenak, lalu entah apa yang mereka berdua pikirkan tiba tiba saja mereka berdua saling lirik dan tersenyum penuh arti,
********
Keesokan hari nya Suya memimpin istana Zhu seperti biasa, dan tiba tiba saja dia mendapatkan Surat undangan dari kerajaan Qin, Raja Qin meminta bantuan Suya untuk mengobati ibu Suri yang tiba tiba jatuh sakit, Suya berpikir sejenak, lalu menulis balasan bahwa dia akan segera datang ke kerajaan Qin, karena dia tau, apa yang harus dia lakukan,.
__ADS_1
Bersambung❣️