Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
#S2.19


__ADS_3

Felix dan Zia akhirnya sampai di tempat mereka menimba ilmu, Felix bersyukur karena dia kuliah di dekat sekolah Zia, jadi setiap hari dia bisa memantau dan menjaga putrinya tersebut, terlihat juga Justin sudah menunggu kedatangan mereka berdua, dia berjalan dan membuka kan pintu untuk Zia, gadis itu tersenyum saja, dia belum berpikir bahwa Justin telah menerima takdir nya dengan lapang dada, dia masih melihat sinar cinta di mata Justin untuk ibunya Hyena, namun dia tidak egois, secara perlahan Zia akan membuat Justin bertekuk lutut kepada nya,


"Selamat pagi tuan pacar, terimakasih" ucap Zia


"Hemmm"


Hanya jawaban singkat nan datar saja yang Zia dapatkan , namun gadis itu tidak perduli dan berjalan dengan riang menuju kelas nya,


"Zi"!!


Zia menoleh, dia sampai lupa tidak pamit kepada ayahnya, lalu dia oun berbalik dan memeluk Felix,


" Maaf dad aku lupa" ucap Zia cengengesan,


"Hati hati sayang, belajarlah dengan baik" ucap Felix mengecup kening Zia, para siswa yang melihat adegan itu menjerit syok, pasalnya Felix dan justin adalah bintang kampus, dan selama ini tidak ada gadis yang bisa mendekati justin dan Felix, namun kali ini mereka melihat Zia diantar Felix dan di buka kan pintu oleh Justin, pikiran mereka jadi kacau, apakah mungkin Zia bisa mendapatkan dua pria sekaligus, secara Zia juga adalah bunga sekolah di sekolah mereka,


"Arrgghhhh, Sweet sekali" teriak para siswa, saat melihat Felix mencium kening Zia penuh dengan kasih sayang,


"Ada apa dengan mereka, sudah gila kah"? ucap Zia Heran


Felix terkekeh, bagaimana tidak Syok, mereka melihat jelas dirinya mencium kening Zia, pasti mereka berpikir yang tidak tidak pikirnya,


" Bye, Dad, bye tuan pacar" teriak Zia berlari ke arah kelasnya,


"Wah, apa kau dengar, dia menyebut Felix dady sedangkan justin tuan pacar, gila, si zia benar benar gila" ucap murid murid itu heboh, mereka benar benar mengira Zia memiliki dua pacar sekaligus dan sialnya lagi mereka berdua terlihat rela berbagi,


Felix dan justin mendengar nya, namun mereka tidak perduli dan berjalan lurus ke arah kampus tempat mereka menganyam pendidikan,


**********


Disebuah markas bernuansa gelap gulita, duduk seorang pria gagah bermata tajam, dia adalah seorang pemimpin satu kelompok dan sepertinya mereka adalah tim pembunuh bayaran, perlahan dia mengeluarkan korek api dan sebatang rokok, lalu dia pun membakar rokok nya dan perlahan menghisap asap rokok tersebut,


"Lapor bos, geng bandit meminta kita untuk menghabisi seorang gadis cyber, ini foto nya" ucap seorang pria memberikan selembar foto kepada pria yang di panggil bos itu,


"Hemm, baiklah, berapa bayaran nya"?


" Lima M bos" sahut nya


"Lumayan, bagaimana bisa geng bandit kesulitan untuk menangkap seorang wanita"?


" Mereka mengatakan, wanita ini tidak bisa di remehkan, dia sangat licin dan mematikan seperti belut listrik"

__ADS_1


"Temukan tempat yang biasa dia datangi, kita bergerak hari ini juga" ucap pria itu dengan seringai jahat nya,


"Siap Bos"!!


**********


Hari sudah sore, sekitar pukul tiga Zia keluar dari kelas nya, ketika dia keluar dari kelas sudah nampak disana Felix dan Justin sudah menunggu nya, dan dengan santai Zia menggandeng kedua pemuda tampan itu, dan kembali membuat keributan diantara para murid,


"Zia tamak sekali , bagi satu dong" gurau salah satu siswa


"Ambil saja kalau mau haha" sahut Zia tertawa, Para siswa itu pun ber huu ria mendengar jawaban Zia yang santai,


"Ckiiiittttttt"


Tak di sangka sangka Hyena datang menjemput Zia menggunakan mobil sportnya, dan melihat benda mewah itu semua siswa berdecak kagum pasalnya mobil yang di kendarai oleh Hyena merupakan mobil sport keluaran terbaru, mereka berdecak kagum melihat body nya yang benar benar keren,


"Wow, keren sekali mom" ucap Zia berlari menuju arah mobil Hyena,


"Jangan lari" tegur Hyena


Zia tidak perduli, dia tetap berlari menuju arah mobil keren itu,


"Yakin tidak ikut Dad"? tanya Felix


Zia dan Hyena menoleh, lalu masuk kedalam mobil tanpa menghiraukan ucapan nya itu, tingkah mereka berdua membuat Felix terkekeh pelan, pasalnya ibu dan anak itu sama sama menggemaskan di mata nya,


*****


Zia telah sampai di kediaman Li, Felix tidak mengantarnya lagi karena dia masih banyak urusan, Hyena sengaja mengantar Zia karena dia berniat untuk meminta izin pada kedua orang tua Zia untuk membawa Zia menginap di apartemen miliknya,


" Bruuuummmm"


"Selamat datang nona, " sambut Bi ong,


"Terima kasih bi, apakah tuan dan nyonya Li berada di dalam"? tanya Hyena


" Ya, nona, silahkan masuk"


Zia dan Hyena pun masuk kedalam mansion Li tersebut, di perjalanan mereka sudah membicarakan tentang niat Hyena datang ke kediaman Li, dan Zia menyetujuinya dengan senang hati,


"Eh, tadi Felix yang menjemput, sekarang Nona Hyena yang mengantar, maaf ya merepotkan kalian saja" ucap nyonya Yujin saat melihat Hyena dan Zia datang bersama,

__ADS_1


"Tidak apa apa nyonya, saya sangat senang mengantarkan Zia,karena dengan begitu,Zia lebih aman saat berangkat dan pulang sekolah" sahut Hyena


Tuan Li mengangguk lalu menatap wajah putrinya dengan seksama, Zia dan Hyena benar benar seperti kembar pikirnya,


"Ehm, sebenarnya maksud saya kesini ingin meminta izin untuk membawa Zia ke apartemen saya selama liburan musim panas" ucap Hyena mulai mengutarakan niat nya, lalu tuan Li dan nyonya Yujin saling lirik lalu menjawab ucapan Hyena


"Kebetulan sekali, selama musim panas kami akan pergi keluar kota untuk memantau proyek baru yang akan kami bangun, kami merasa lebih tenang jika Zia bisa tinggal bersama mu nona" ucap tuan Li,


Hyena tersenyum, pucuk dicinta ulam pun tiba inilah kesempatan nya untuk bisa selalu dekat bersama putri nya, justru ini yang hyena mau lalu dengan penuh semangat Hyena membantu Zia untuk menyiapkan semua perlengkapan yang akan di bawa,


"Sebenarnya kamu tidak perlu membawa apa apa, di apartemen sudah tersedia semua barang untukmu" ucap Hyena,


"Benarkah, baiklah, aku hanya akan membawa boneka ku saja mom, tanpa dia aku tidak bisa tidur" ucap Zia memeluk tedy bear nya, setelah semua sudah siap, Zia dan Hyena pun pamit untuk pergi ke apartemen milik Hyena,


"Jangan nakal sayang, jangan membuat Nona Hyena repot" ucap nyonya Yujin memeluk dan mencium Zia, dan bergantian dengan tuan Li,


"Ya bu, aku bukan anak anak lagi tenang saja" sahut Zia, setelah selesai berpamitan, Hyena pun melajukan mobilnya ke arah apartemen tempat dia tinggal,


"Bippp, Bipp"


"Sepertinya ada yang mengikuti kita" ucap Hyena


"Huuufttt, apalagi ini mom, aku baru saja sembuh dari luka tembak ku" ucap Zia mengeluh,


"Berpegangan"


"Bruuuuummmmmmmm"


Hyena melajukan mobilnya secepat kilat, namun mobil hitam itu terus saja mengejar, dan sepertinya mereka memang menargetkan Hyena,


"Shiiitt,, Bosss, aku dikejar oleh orang tak dikenal" ucap Hyena melalui earphone nya, diseberang sana Zerox dan min langsung mengerahkan anak buahnya menuju lokasi tempat Hyena di kejar,


"Dad, kami dalam bahaya"!


Satu kata dari Zia langsung membuat Felix kalang kabut, dia yang sedang meeting pun langsung membubarkan anggota rapat dan langsung berlari menuju mobilnya,


" Hehehehe, mau pergi kemana kau gadis " ucap si pengejar dengan seringai kejam,.


Bersambung❣️


Siapa yaaa aduhhh aduhhh😋😋

__ADS_1


__ADS_2