Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
Bei bersaudara


__ADS_3

Suya berpamitan kepada Tetua Chu dan juga teman seperguruan nya, Suya akan kembali ke kerajaan Xiao untuk sementara waktu, karena sang raja mengirimkan surat kepadanya, dia meminta Suya untuk ikut membuat obat untuk rakyat yang terkena bencana banjir, banyak warga terkena wabah penyakit dan tidak sedikit juga warga yang meninggal, mereka kekurangan ahli medis, Kaisar Xiao mendengar bahwa Suya sudah menguasai ilmu medis, karena itu lah Raja meminta bantuan kepadanya, Zhu Anba juga sudah pulang duluan, dia langsung turun ke daerah yang terkena dampak bencana, para murid ahli media juga datang bersama nya, ada sekitar lima orang tabib muda yang saat ini sedang berusaha untuk mengurangi angka kematian,


Suya langsung melesat dan melakukan perjalanan, saat berada di depan hutan terlarang Suya tersenyum, dan mengingat kesan pertamanya saat tercebur ke dasar Sungai Suci, namun seakan tak ingin membuang waktu Suya pun kembali melesat untuk melanjutkan perjalanan, kabar terbaru mantan istri jendral dan juga Kin Ximei sudah lama di bebaskan, kini Mengkyu menikah kembali dengan pejabat istana yang menjabat sebagai mentri utara, Ximei sendiri sudah menikah dengan putra mahkota Tang Shan dari kerajaan Tang, dia semakin angkuh karena saat ini posisi nya sebagai permaisuri kerajaan Tang,


"Salam siapakah anda"? Tanya penjaga gerbang melihat Suya berjalan menuju tempat mereka berjaga


" Zhu Suya putri Jendral agung" ucap Suya menunjukan batu pengenal dari kediaman jendral,


"Maaf Tuan putri silahkan masuk" ucap para penjaga membukakan gerbang, mereka sangat terkejut melihat paras asli Zhu Suya karena mereka masih ingat dengan rumor yang mengatakan bahwa Suya sangat jelek, sehingga dia menutupi wajahnya menggunakan cadar,dan rumor tetaplah rumor yang tidak bisa dipercaya seratus persen,


Setelah berhasil melewati gerbang, pertama kali yang Suya lihat adalah sebuah pasar yang sangat ramai, Suya melihat ada satu toko makanan yang ada di depan nya tertulis bahwa mereka akan menjual toko bangunan itu sementara mereka masih berjualan seperti biasanya, tokonya sangat sepi, terlihat raut raut wajah sedih disana, dan hal itu membuat hati Suya terenyuh, perlahan dia berjalan menuju toko makanan itu, ternyata mereka menjual roti, roti itu terlihat pucat dan tidak enak , dengan sinar bahagia penjaga toko itu menyambut kedatangan Suya


"Selamat datang nona pelanggan yang terhormat, silahkan beli roti kami, harga nya murah dan enak meski terlihat seperti ini" ucap seorang pemuda menawarkan sebungkus roti kepada Suya,


"Maaf, apa kalian bersaudara"? Tanya Suya memperhatikan empat orang pemuda yang wajah nya hampir mirip semua


" Benar nona, kami empat bersaudara" sahutnya Ramah


Suya duduk di meja kosong, sementara adik dari pemuda tadi maju dan menanyakan apa yang ingin Suya pesan,


"Maaf, apa aku boleh bertanya lagi kenapa kalian ingin menjual toko ini, padahal letaknya sangat strategis"? Tanya Suya, mendengar pertanyaan nya empat pemuda itu terdiam dan menunduk, belum sempat mereka menjawab ada gerombolan pria berbadan kekar masuk dan menerobos kedalam toko mereka


" HEY BEI BERSAUDARA, MANA UANG YANG KALIAN JANJIKAN, INI SUDAH JATUH TEMPO, ORANG TUA KALIAN SUDAH MATI TAPI MEREKA MASIH SAJA MENYUSAHKAN, CEPAT BAYAR ATAU AKAN KU HANCURKAN TEMPAT INI"!!! Ucap pria berotot tersebut


Suya masih diam dan duduk dengan tenang, dia tidak ingin ikut campur, karena ini bukan urusan nya, namun satu hal yang Suya pahami, ternyata empat bersaudara itu adalah anak yatim piatu yang di tinggali hutang kedua orang tuanya,

__ADS_1


"Maaf tuan lihatlah toko kami sangat sepi, tolong beri kami waktu sebentar lagi, kami pasti akan membayar, bahkan kami berniat untuk menjual toko ini" ucap Pemuda yang paling tua


"WAKTU KALIAN SUDAH HABIS, LAGIPULA SIAPA YANG INGIN MEMBELI BANGUNAN JELEK SEPERTI INI MESKI PUN LAKU, NAMUN HARGANYA TIDAK AKAN SESUAI DENGAN JUMLAH HUTANG KALIAN"


"Buggggggghhh"


Pria berotot itu menyerang salah satu pemuda dan membuatnya tersungkur dan terjatuh tepat di bawah kaki Suya,


"Wow Sluurpp, "


"Kenapa aku baru sadar bahwa disini ada seorang gadis yang sangat cantik" ucap nya meneteskan air liurnya, sementara Suya masih duduk tenang tanpa berniat untuk membantu pemuda itu untuk berdiri dari tanah,


Karena tak mendapatkan jawaban si pria berotot itu maju dan menyentuh dagu Suya, namun tak terduga Suya menarik tangan nya dan membanting pria itu kebelakang, hingga dia merasakan sakit yang luar biasa pada punggung nya,


"BRAKKK"


Sebelum mereka menyentuh Suya, Suya sudah menyerang mereka terlebih dahulu, Suya berdiri dan menghajar mereka satu persatu


" HIAAATTT"


"SRAKKK"


"BUGHHHHH"


"BUGHHHH"

__ADS_1


Dalam sekejap mereka tumbang di tangan Suya, dan melihat kehebatan Suya, empat bersaudara tadi sampai tercengang melihat kelihaian Suya, gadis itu mendekati para penagih hutang dan membuat mereka mundur perlahan karena sudah tidak sanggup untuk melawan Suya,


"Ampuni kami nona pendekar ampun" ucap pria angkuh tadi


"BERAPA HUTANG MEREKA"? Tanya Suya dengan nada dingin dan menusuk


"Seratus keping emas"


"BRUKKK"


"AMBIL, DAN TINGGALKAN TEMPAT INI, JIKA KALIAN MASIH MENGGANGGU MEREKA MAKA JANGAN SALAHKAN AKU JIKA LAIN KALI NYAWA KALIAN AKAN MELAYANG" ucap Suya Lagi, tak menunggu lama mereka pun berlari tunggang langgang, sementara empat pemuda bersaudara itu bersujud di hadapan Suya dan berterima kasih


"Terimakasih nona pendekar kami tidak tau lagi bagaimana cara nya kami berterimakasih, tapi kami pasti akan mengembalikan uang anda nona"


"Hey kalian berdiri, aku tidak ingin uangku, aku ingin toko ini menjadi milikku dan kalian tetap bekerja disini, bagaimana"? Tanya Suya


Mata keempat bersaudara itu terbelalak, sambil menyelam minum air itulah peribahasa yang tepat untuk mereka, selain hutang mereka lunas, mereka juga masih di perbolehkan untuk bekerja dan tinggal di dalam toko itu,


" Perkenalkan nama kalian" ucap Suya


"Saya anak pertama Bei Siang, ini Bei Gui, Bei Ang, dan Bei Cheng, " ucap Bei Siang memperkenalkan diri


"Bei Siang, kau carilah tukang bangunan yang kerjanya cepat, Bei Gui cari buah buahan segar yang ada di dalam hutan, Bei Ang tugasmu adalah mencari bahan yang akan aku tulis di sebuah kertas sedangkan Bei Cheng tugasmu adalah membersihkan tempat ini, mulai besok aku akan merubah tempat ini menjadi lebih baik, dan setelah itu aku akan memberikan kalian resep dan melatih kalian untuk membuat masakan yang enak dan lezat, kita akan membuka tempat makan yang akan ramai di kunjungi orang" ucap Suya membagi tugas, dia berpikir untuk membuka sebuah toko Ramen, jiwa berdagang Suya mulai membuncah, dan dia tidak sabar untuk mengejutkan dunia kuno ini dengan makanan nya yang datang dari Zaman modern,


Setelah semua yang dia perintahkan sudah dipenuhi, Suya pamit sementara waktu karena dia harus menyelesaikan masalah istana terlebih dahulu, dan dia berjanji akan datang lagi satu minggu kemudian, Suya memberikan kepingan emas untuk hidup empat bersaudara karena tokonya akan di renovasi sementara, Suya memberikan mereka panduan ilmu bela diri agar mereka tidak terlalu lemah, dan Suya berkata dia ingin melihat mereka sudah kuat sebelum dia datang kembali untuk memulai bisnisnya, dan dengan semangat keempat saudara itupun menyanggupi keinginan Suya sebagai bentuk tanda terima kasih mereka pada sang nona,namun sebelum itu Suya juga memberikan mereka air suci untuk mereka minum agar dantian mereka terbuka dengan mudah,dan membuat mereka bisa berkultivasi dengan cepat,.

__ADS_1


Bersambung❣️


__ADS_2