Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
Jamuan


__ADS_3

Suya berdiri tegak di atas singgasana nya, begitu juga tiga raja yang juga berdiri di samping kiri dan kanan nya, mereka menyambut kedatangan para bangsawan dan para petinggi istana dari seluruh penjuru negeri, rakyat juga turut menghadiri acara pengangkatan Suya sebagai permaisuri di kerajaan Zhi, suasana terjaga aman oleh lima makhluk Spirit ilahi yang sama sekali tidak berpindah dari tempatnya,


Long Wang melingkar apik di atas atap istana, Huang feng bertengger di sebuah pohon raksasa, Huli jing, Chanku dan Shizi duduk di antara para rrakyat, mereka terus mengawasi laju nya acara, karena takut ada hal tak terduga yang akan mengacaukan acara hari ini, prajurit perbatasan kerajaan Xiao han juga turut mengamankan lajunya acara, mereka setia berdiri di belakang Jendral Zhu yang merupakan ayah dari permaisuri yang sedang di lantik


Para mentri tertinggi yakni Mentri kiri, kanan, selatan dan utara membungkuk hormat sambil menyerahkan sebuah mahkota yang terbuat dari berlian dan kristal murni sebagai simbol permaisuri


"KAMI PARA PETINGGI KERAJAAN DENGAN INI MENYATAKAN BAHWA YANG MULIA PERMAISURI ZHU SUYA TELAH RESMI MENJADI PEMIMPIN KERAJAAN ZHI, SILAHKAN YANG MULIA UNTUK MENERIMA MAHKOTA INI" ucap Mentri kiri mewakili mentri yang lain dengan suara yang lantang,


"DENGARKAN RAKYATKU,HARI INI AKU MENGGANTI NAMA KERAJAAN INI DENGAN NAMA KERAJAAN ZHU,BEGITU JUGA NAMA ISTANA NYA, AKU TIDAK SEMATA MATA GILA JABATAN, AKU TIDAK INGIN BERJANJI KARENA AKU JUGA MANUSIA BIASA , JIKA AKU BERBUAT KESALAHAN TEGUR AKU, JIKA AKU BERBUAT KEBAJIKAN TERIMA LAH DENGAN HATI SUCI, HARI INI DENGAN BANGGA AKU MENERIMA MAHKOTA KERAJAAN ZHI DAN SIAP UNTUK MENJADI PEMIMPIN KERAJAAN ZHI, LANGIT DENGARKAN AKU, AKU BERSUMPAH UNTUK MENSEJAHTERAKAN RAKYAT RAKYATKU, BANTULAH AKU UNTUK MEMIMPIN RAKYAT DENGAN SEADIL ADILNYA" ucap Suya Lantang,


Langit menghitam, awan bergemuruh, satu sambaran petir menumbangkan sebuah pohon yang berdiri tegak di antara para rakyat, Langit mendengar sumpah Suya dan akan mendukung nya, Rakyat dan semua orang yang menyaksikan hal itu tersenyum dan bersorak gembira akhirnya kerajaan Zhi tetap berdiri dan memiliki seorang permaisuri yang rendah hati,


"Selamat permaisuri" ucap Raja tang Shan, Xiao han dan Kaisar Jiang Xin,sementara Suya hanya mengangguk mendengar ucapan selamat dari semua orang,


"NIKMATILAH, HARI INI AKU PERSEMBAHKAN PESTA UNTUK KALIAN SEMUA" ucap Suya lantang ,


...****************...


Setelah semua proses telah di selesai kan, kini Suya resmi tinggal di dalam istana Zhi, dan saat ini dia duduk melingkar bersama para pejabat kerajaan, dia mengatur dan mencoba untuk mengenali mereka semua, memperbaiki keuangan istana dan menata para pelayan sesuai dengan keahlian mereka masing masing, namanya manusia biasa,selalu saja ada pro dan kontra, tidak semua penghuni istana menyukai dan setuju Suya menjadi pemimpin mereka, termasuk salah satu pelayan wanita yang selalu menatap Suya dengan Sinis, menurutnya Suya hanya menang cantik, dan beruntung saja, dia bisa menjadi permaisuri karena dia adalah putri jendral dan tunangan dari seorang kaisar agung Jiang Xin, selain itu Suya terlihat biasa saja di mata nya, padahal dia hanya buta dan tuli karena iri hati,


"Baiklah katakan desa mana yang masih menderita kemiskinan"? Tanya Suya


" Desa Tabao di bagian utara yang mulia, mereka sering terkena bencana banjir, sehingga membuat tanaman seperti umbi dan sayuran yang mereka tanam mati dan terseret air bah" sahut Mentri utara


"Usaha apa saja yang sudah anda lakukan"? Tanya suya

__ADS_1


" Hamba membangun bendungan yang besar dan tinggi, namun air sungai tetap meluap dan menenggelamkan seluruh desa" sahutnya,


"Besok kita akan pergi kesana dan akan kutunjukkan bagaimana cara bekerja" ucap Suya


"Tidak perlu yang mulia, anda cukup mengomando saja, biar kami yang melakukan, anda tidak perlu turun ke lapangan" ucap para mentri yang lain,


"Aku tidak akan bisa menjadi seorang pemimpin yang dipercaya jika rakyatku tidak melihat kerjaku secara langsung, kalian siapkan saja kereta dan bekal yang akan kita gunakan selama perjalanan"


Semua orang berbisik, mereka tersenyum bangga, karena mereka tidak salah memilih Suya untuk menjadi permaisuri baru mereka,


"Maaf menyela yang mulia, bukankah seorang permaisuri tidak pantas menyentuh benda benda kotor apalagi yang hamba dengar desa itu penuh dengan lumpur bekas banjir"!!


Semua orang terkejut dan membelalakkan mata pada seorang pelayan perempuan yang berani menyuarakan pendapatnya, tidak tau diri sekali pikir mereka,


Suya hanya menyunggingkan senyumnya, dia tau bagaimana isi hati pelayan perempuan itu, dia tidak puas melihat Suya menjadi permaisuri nya yang baru,


"Tenang mentri kiri, Aku tidak terganggu dengan pendapatnya, memang benar ucapan nya, selama ini para raja maupun kaisar yang ada, tidak pernah bermain kotor dengan lumpur, tapi mereka sering bermain kotor dengan perasaan rakyatnya, mereka tidak perduli dengan penderitaan orang lain, mereka hanya tau memerintah dan menerima hasil yang instan, karena itulah aku yang akan mematahkan cara kerja mereka yang seperti itu, seorang Raja atau pun permaisuri, tetaplah manusia, mereka tidak akan memimpin pemerintahan tanpa suara rakyat, contohnya aku, meski kalian berdiri dan memaksaku menjadi permaisuri, aku tetap tidak akan bisa duduk disini tanpa ada dukungan dari mereka, hilangkan pandangan buruk mu tentang tatakrama ataupun sifat turun temurun seorang pemimpin, aku disini akan berjuang untuk memberikan keadilan yang seadil adilnya untuk semua orang" ucap Suya panjang lebar,


Pelayan itu menundukkan kepala nya dan mengepalkan tangan nya dengan erat, dia tidak puas dan tidak akan berhenti sampai Suya merasa bahwa dirinya tidak pantas menjadi seorang pemimpin,


...****************...


Keesokan hari nya, rombongan kerajaan Zhu benar benar melakukan perjalanan menuju Desa yang rawan banjir, Suya pergi bersama mentri utara dan mentri pertanian serta para pelayan yang di butuhkan, mereka pergi menggunakan sepuluh kereta kuda, Suya membeli barang barang yang akan diberikan kepada para korban banjir seperti obat obatan, pakaian dan bahan makanan, awalnya para mentri terkejut, mereka pikir Suya akan membeli semua itu menggunakan kekayaan istana Zhu , namun mereka salah Suya menggunakan kekayaan nya sendiri hasil dari bisnis nya yang kini berkembang dengan pesat, mereka semakin yakin dan bangga karena menjadikan Suya sebagai permaisuri nya,


Setelah melakukan perjalanan panjang, rombongan Suya pun tiba di desa tabao, keadaan nya sangat mengenaskan, pepohonan habis terseret air, lumpur ada di mana mana, warga yang melihat kedatangan Suya langsung menyambut kedatangan mereka dengan suka cita, terlihat jelas dari mata orang orang itu, mereka mengharapkan Suya bisa mengatasi penderitaan mereka yang seakan tidak pernah berakhir,

__ADS_1


"HORMAT KAMI KEPADA YANG MULIA PERMAISURI ZHU, MENTRI UTARA DAN MENTRI PERTANIAN, BESERTA ROMBONGAN" Sapa seorang kepala desa,yang diikuti oleh warga


"Berdiri lah, kalian beri jalan untukku" ucap Suya,


Mereka terkejut, Suya melepas sepatu nya dan turun ke tanah tanpa menggunakan alas kaki, Suya melambaikan tangan nya dan menggunakan elemen angin dan tumbuhan nya untuk membersihkan lumpur yang menimbun tanah,


"Syuhhhhh"


"Syuuhhhhhh"


Suya menyapu semua lumpur dan membuatnya mengering seketika, pepohonan yang mati dan kering, kini tumbuh kembali dengan hijau dan rindang, mata mereka berseri seri, melihat keindahan yang terjadi dalam sekejap mata,


"WOAHHH, "


Mereka bersorak kegirangan saat melihat semua lumpur hilang dan digantikan dengan tanah yang sudah mengering,


"Tuan kepala desa, bisakah anda mengumpulkan para pemuda yang ada di desa inu, aku akan mengajak mereka bekerja, dan memberikan mereka pemahaman tentang apa yang harus kita lakukan untuk mencegah terjadi nya banjir" ucap Suya


Kepala desa mengangguk dan memerintahkan seseorang untuk mengumpulkan pemuda yang ada di desa nya,


Tak lama kemudian, datanglah para pemuda yang datang berbondong bondong, Suya melihat mereka semua, kulit mereka hitam dan kurus seperti kekurangan gizi, Suya menatap tajam ke arah mentri utara dan mentri pertanian, apakah mereka sama sekali tidak pernah memberikan bantuan kepada mereka pikir Suya,


"MOHON AMPUN YANG MULIA, DESA INI TERABAIKAN KARENA DULU KAMI SANGAT SIBUK MENGURUS ISTANA YANG KACAU SEMENJAK MENDIANG KAISAR ZHI JATUH SAKIT" ucap mentri utara mengerti arti tatapan Suya, kini Suya tau apa alasan rakyat desa tabao menjadi tidak terurus,.


Bersambung❣️

__ADS_1


__ADS_2