
Gadis yang Suya tolong telah kembali bertenaga setelah meminum air kolam suci, setelah itu dia diam sambil memperhatikan Suya yang sibuk mundar mandir, Suya bahkan belum sadar bahwa gadis yang dia selamatkan tengah menatapnya dengan tatapan penuh kagum, bagaimana tidak, Suya terlihat lucu dengan rambut di kepang dua, dan hanfu nya yang berwarna merah muda membuatnya nampak imut dan menggemaskan dimata gadis itu,
"Nona terimakasih karena telah menyelamatkan saya, perkenalkan Saya Rumi, saya siap menjadi pelayan anda" ucap gadis bernama Rumi itu bersujud kepada Suya, Suya menoleh dan langsung membantu Rumi untuk bangun
"Jangan berlebihan, sekarang kau duduk dan ceritakan apa yang terjadi kepada mu, " ucap Suya
"Saya di jual oleh Orang tua saya karena mereka memiliki banyak hutang kepada pria tadi, dia adalah seorang bangsawan yang memiliki banyak hewan ternak, ayah pernah meminjam sapi sapi nya untuk di ternakkan, awalnya berjalan dengan lancar, namun setelah peperangan terjadi, dan banyak Hewan ternak yang mati akibat kekurangan makanan, rumput menjadi tandus, sungai menjadi kering, kelaparan di mana mana, bukan hanya para hewan manusia pun banyak yang mati" ucap Rumi panjang lebar,
"Katakan padaku dimana tempat para gadis di perjualbelikan"? Tanya Suya
" Pasar gelap nona, mereka menjual para gadis untuk di jadikan seorang pelayan pria hidung belang ke kerajaan lain", mendengar perkataan Rumi Suya semakin mengepalkan tangan nya karena marah, tidak ada jalan keluar lain selain mengambil alih kerajaan Lu, dan membuatnya menjadi bagian dari kerajaan Xiao,
"Kau tetaplah disini, tidak akan ada orang yang bisa melihat mu selama kau tidak keluar dari aray yang aku buat, ambil ini untuk kau makan, buah ini akan membuatmu kenyang selama satu bulan, ini buah ajaib, dan air ini air suci, kau tidak akan merasa kehausan, ingat, kau jangan kemana mana sampai aku kembali" ucap Suya lagi
"Saya mengerti nona, saya akan mendengarkan anda" sahut Rumi, menurutnya Suya mirip seperti ibu peri, dia baik, ramah dan perduli terhadap orang lain, benar benar sosok wanita sempurna di matanya,
"Wussshhhhh"
Suya menghilang dari pandangan Rumi dan langsung pergi menelusuri kerajaan Lu, setibanya dia di gerbang istana, dia melihat Dua orang pria sedang bertarung dan sepertinya Suya mengenali salah satu dari mereka,mayat bergelimpangan sepertinya pria itu sudah membabad habis para penjaga istana dan juga petinggi istana ,
"Siapa pria bertopeng itu Demon, kenapa sepertinya sangat Familiar"? Tanya Suya
" Astaga yang mulia, dia adalah Raja" ucap Demon
"Engg , aku tidak merasakan aura nya, rambutnya juga berwarna hitam, " ucap Suya mengernyit
"Yang mulia raja memang begitu dari dulu, rambutnya akan berubah saat di malam hari, itupun tergantung dirinya ingin merubah rambut berwarna apa, jangan katakan bahwa anda belum mengingat semua nya yang mulia" ucap Demon
"Heheh, aku hanya lupa aku tau kok, " sahut Suya, dia hanya merasa heran saja kenapa Aura raja nya tidak terasa ketika di siang hari, Suya terus memperhatikan pertarungan di hadapan nya, dan sepertinya kekuatan mereka tidak seimbang, bahkan Jiang Xin dipukul mundur oleh lawan yang ternyata adalah Raja Lu,
"Tapp, Tapp"
"Bughhhhhh"
__ADS_1
"Arghhhhh"
Raja Lu terpental saat Suya menghadang dan menendang dadanya sementara Jiang Xin terkejut karena tiba tiba saja ada seorang gadis cantik yang muncul di hadapan nya,
"Hey suamiku, kau lemah sekali,melawan nya saja kau tidak bisa," ucap Suya mengalungkan kedua tangan nya di leher Jiang Xin, pemuda itu mengernyit kenapa Gadis itu memanggilnya Suami pikirnya, mata Suya berubah tajam saat melihat Raja Lu aka menyerang Jiang Xin dari arah belakang, belum sempat Raja Lu menyerang, Suya sudah mengeluarkan elemen tumbuhan miliknya,
"HIAAAAAAA"
"Srettttt"
"Srettttt"
Mata Jiang Xin terbelalak, Suya menggunakan elemen tumbuhan untuk menjerat tangan dan kaki Raja Lu , benar benar luar biasa, karena Suya adalah orang pertama yang memiliki kekuatan elemen tumbuhan yang dia lihat
"Argghhhh Lepaskan"!! Teriak Raja Lu,
" Hemm Suami karena aku yang akan memusnahkan Raja tak berguna ini, maka sudah di pastikan kerajaan ini akan jatuh ke tangan ku, bagaimana"? Tanya Suya
"Aku bukan suami mu" sahut Jiang Xin dingin
"Hemm bukan ya,kalau begitu aku salah orang, maaf, tapi keputusan tetap mutlak, kerajaan ini miliku" ucap suya berbisik di telinga Jiang Xin, Suya tidak menyangka ternyata akan sangat mudah untuk menaklukan Raja Lu ini, mungkin karena dia sudah kehabisan energi akibat dari pertarungan nya dengan Jiang Xin tadi,
"Arghhhh, panasss, ampuni aku ampuunn" teriak Raja Lu, Suya memanggang Pria itu hidup hidup, dia terlalu marah dan benci atas perbuatan Raja Lu terhadap rakyatnya, dia yang tamak tapi rakyat yang jadi korban nya dan hal itu tidak bisa di maafkan lagi oleh Suya,
"YA DEWA JANGAN BIARKAN ROH INI BEREINKARNASI, DIA TERLALU JAHAT UNTUK HIDUP DIDUNIA" ucap Suya lantang ketika Raja Lu berubah menjadi abu, abunya tertiup angin dan tersambar petir, pertanda bahwa permintaan Suya telah di kabulkan,
Lagi lagi Jiang Xin menatap ngeri kearah Suya, bahkan permintaan nya saja langsung di kabulkan oleh para Dewa siapakah gerangan gadis dihadapan nya itu pikirnya,
"Tidak usah keheranan begitu, wajahmu nampak lucu sekali" ucap Suya terkekeh
Jiang Xin menetralkan ekspresi nya kembali, sedangkan pengawal nya Sun masih terduduk menatap tak percaya ke arah Suya, tuan nya harus bertarung mati matian melawan Raja Lu, sementara gadis itu baru saja datang dan langsung bisa mengalahkan nya, terlebih lagi elemen rambat miliknya itu sangat langka dimiliki oleh manusia biasa, Sun menelan ludah kasar saat Suya menatap kearahnya
"Pria bertopeng siapa namamu, aku yakin di balik topeng itu tersimpan ketampanan yang luar biasa" ucap Suya
Jiang Xin hanya diam, dan tak terduga Suya membuka topengnya, dan anehnya dia tidak bisa bergerak sama sekali
__ADS_1
"Tampan, aku suka" ucap Suya mengelus wajah Jiang Xin,
Sun mengucek matanya beberapa kali, tuan nya itu anti sentuhan wanita, lalu kenapa kali ini dia diam saja saat wajahnya di elus wanita itu pikirnya, benar benar pemandangan yang sangat langka, Setelah puas mengerjai Jiang Xin Suya berjalan menuju Singgasana raja Lu, semua orang yanh menyaksikan bagaimana Suya menghabisi Raja jahat itu pun membungkuk hormat kepada Suya, dan menganggap Suya adalah Ratu baru mereka,.
"DENGARKAN, AKU ADALAH ZHU SUYA PUTRI JENDRAL PERANG ZHU PING CHEN YANG PERTAMA, MULAI HARI INI KERAJAAN LU AKAN MENJADI BAGIAN DARI KERAJAAN XIAO, KALIAN TELAH RESMI MENJADI BAGIAN DARI RAKYAT KAMI , MULAI BESOK PERDAGANGAN MANUSIA AKAN DI MUSNAHKAN, ANAK ANAK BERHAK UNTUK MENDAPATKAN PENDIDIKAN, PEREMPUAN DERAJATNYA AKAN DISETARAKAN DENGAN PRIA, LAPANGAN PEKERJAAN AKAN DIBUKA, DAMAILAH KALIAN,DAN HORMATLAH PADA RAJA KAMI RAJA XIOHAN" ucap Suya lantang, dan Suara nya terdengar sampai ke kerajaan Xiao karena kerajaan itu bertetangga,
"HIDUP PUTRI ZHU SUYA, HIDUP RAJA XIAOHAN"
"HIDUUUPP"
Rakyat bersorak sorai menyambut kabar baik itu, tidak akan ada lagi penderitaan dalam hidup mereka, Rumi sendiri tersenyum mendengar pengumuman yang Suya ucapkan belum satu minggu, bahkan tidak satu hari, Suya sudah berhasil menaklukkan raja jahat itu
"Apakah yang kita dengar benar adanya, putri Zhu Suya berhasil mengambil alih kerajaan Lu, benar benar luar biasa"? ucap Raja Xiao Han,
Di paviliun Zhu Jendral dan Zhu Anba pun keluar dari kediaman mereka saat mendengar hal yang Suya katakan, ternyata diam diam gadis itu sangat memikirkan penderitaan rakyat di kerajaan Lu yang terkena dampak peperangan antara Kerajaan Xiao dan kerajaan Lu tempo hari, Jendral Agung tersenyum bangga karena gadis kecilnya kini telah dewasa dan berubah menjadi seorang ksatria wanita,
Sedangkan Jiang Xin dan Sun sendiri tidak menyangka, ternyata
Gadis itu sangat bijaksana, terpancar sinar mata kagum dari mata Jiang Xin, namun dia menepis perasaan yang sejak tadi terus mengganggu pikiran nya, .
Bersambung❣️
Kerja, kerja, kerja,
Emak sibuk kerja di dunia nyata,
Kalen jangan teriak2 minta up terus
Otak emak rasanya mau meledak,
Cari cuan dulu di dunia nyata,
Ada dua anak emak yang harus
__ADS_1
Emak perjuangkan,
Hidupp pejuang keluarga hehe ❤️🔥