Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
#S2.32


__ADS_3

     Urusan Zia telah di selesaikan oleh tuan Xaoran dan nyonya Yujin, mereka meminta maaf atas nama Zia dan bertanggung jawab dengan membayar biaya perawatan yang diterima oleh Ajusi dan Zea, mereka berdua mengalami luka yang cukup serius, Ajusi mengalami patah tulang di bagian leher, sedangkan Zea menderita patah tulang dibagian punggung nya, dan supaya tidak kejadian ini terulang lagi, Ajusi dan Dua teman nya di pindahkan ke kampus lain atas kesepakatan para dekan dan juga orang tua mereka, dan saat ini Zia sedang duduk di hadapan semua orang termasuk Felix dan Hyena, mereka juga ikut pergi ke kediaman Li,


"Zia, ibu tidak pernah mengajarkan mu untuk berbuat kasar, ada apa dengan mu, semenjak kau mengetahui orang tua mu adalah seorang anggota Cyber kamu jadi liar seperti ini"? Tanya nyonya Yujin Emosi


Hyena melirik nya dengan tajam, dia merasa tersinggung dengan ucapan wanita itu yang seolah olah menyalahkan nya,


" APA MAKSUD PERKATAAN ANDA NYONYA, APA ANDA MENGIRA SAYA YANG MENGAJARI ZIA UNTUK BERTINDAK SARKAS"? Ucap Hyena dingin


"Tenang sayang" bujuk Felix menarik tangan Hyena,


''Ya, dulu Zia tidak pernah seperti ini, dia anak yang sangat patuh dan menuruti aturan" ucap nyonya Yujin lagi,


"HWNTIKAN, INI BUKAN SAATNYA UNTUK BERTENGKAR"! Tegur tuan Li,


" Katakan apa alasanmu menghajar mereka Zia, ayah yakin kamu punya alasan yang tepat" ucap tuan Xaoran, dia sangat tau watak putrinya, dulu saat dia masih cuek kepadanya, Zia tidak pernah protes sedikitpun apalagi sampai bersikap kasar,


"Dia menghinaku anak dari seorang wanita j*lang,apakah aku salah karena telah membela kalian,??


Ucapan Zia membuat nyonya Yujin dan Hyena terkejut sambil melirik satu sama lain, pantas saja gadis ini begitu marah, ternyata Ajusi berani menghina mereka berdua


" Dan aku kecewa padamu bu, kenapa anda jadi menyalahkan momi ku, walaupun dia tidak pernah mendidik ku tapi aku memiliki darah seorang pejuang dari dia, aku akan berubah menjadi dewi kematian ketika siapapun menghina dan menyentuh keluargaku" ucap Zia berlari keluar dan membawa motor sportnya dengan secepat kilat,


"Zia, kamu mau kemana nak, maafkan ibu Ziaaaaa"!!


Nyonya Yujin menyesali kata katanya dan menangis sambil terduduk di lantai, dia telah melukai hati Zia dan juga ibu nya Hyena, sementara itu tanpa berkata apa apa lagi, Hyena dan Felix pergi dari kediaman Li,


" Bisa Bisanya wanita itu merendahkan pekerjaanku" umpat Hyena kesal


"Jangan marah sayang, nyonya Li hanya sedang dalam keadaan emosi saja, yang terpenting sekarang kita harus mencari kemana Zia pergi" ucap Felix menenangkan istrinya,


"Klinggg"


 Baru saja membicarakan soal Zia, tiba tiba saja Hyena mendapatkan pesan singkat dari gadis kesayangan nya,


"****Mom, jangan cari aku, jangan khawatir, aku hanya sedang mencari udara segar untuk menghilangkan amarahku, aku sayang padamu****"


Pesan singkat itu membuat perasaan Hyena sedikit lega, lalu dia memerintahkan Felix untuk pulang ke arah markas nya saja dan membiarkan Zia menenangkan diri terlebih dahulu,


********


Di seberang Sana Zia berhenti di sebuah padang rumput yang sangat luas, terlihat beberapa pemuda sedang bermain bola,Zia duduk dan merasakan angin yang bertip kencang menerpa wajahnya,

__ADS_1


"Huufftttt, hari ini melelahkan sekali" gumam Zia, setelah merasa lebih baik, Zia pun melajukan kembali motor sportnya di jalan raya, namun saat asyik berkendara tiba tiba terjadi adegan kejar mengejar di belakang nya, antara dua buah motor sport dan satu buah mobil Jeep berwarna hitam, melihat dari flat nya sepertinya itu adalah para mafia atau bisa saja utusan seseorang untuk menangkap dua pengendara motor tersebut,


"Bruummmmm"


Awalnya Zia cuek saja, tapi saat melihat salah satu pengendara membuka Helm nya, Zia jadi berubah pikiran, dia memutuskan untuk ikut campur dalam masalah mereka,


"Dorrrr"


"Shittttt, "


Ban salah satu pengendara motor itu pecah karena tertembak, dan motornya mulai oleng dan tak bisa di kendalikan, dihadapan nya terbentang sebuah jurang yang sangat curam,


"Brakkkkkk"


"Ckiiittttt"


"Greppp"


Zia tiba tepat di belakangnya, dan berhasil menarik tangan pemuda yang hampir saja terjatuh,


"Siapa kau"?


" Cepat naik bukan saat nya berkenalan" ucap Zia, lalu pemuda itupun memilih diam dan menaiki motor sport milik Zia, dengan lincah gadis itu memasuki sebuah gang gang sempit untuk menghindari tembakan para penjahat itu,


"Huuuffftt hampir saja"


"Hei Glend syukurlah kau selamat"!!


" Zhen, dia yang membuatku selamat" ucap nya menunjuk ke arah Zia


Mata Zia melirik ke kiri dan ke kanan, ternyata firasat nya benar, dua pemuda ini adalah saudara kembar


GLEND



ZHEND



"Akhirnya aku menemukan kalian,momi pasti senang" batin Zia

__ADS_1


"Hey nona, nona"


Glend melambai lambaikan tangan nya di wajah Zia yang sedang melamun, Zia pun terkekeh geli akibat ulah nya sendiri


"Terima kasih sudah menyelamatkan saudaraku" ucap pemuda bernama Zhen itu


"Kalian saudara kembar ya, bagaimana bisa kalian dikejar oleh para penjahat, apa yang mereka inginkan"? Tanya Zia penasaran, sepertinya sama seperti Leon, mereka berdua tidak mengenali wajah Zia lewat mimpi,


" Mereka menginginkan ini"! Ucap Glend memperlihatkan sebuah kalung berlian berwarna biru, mata Zia membola sempurna dia sangat mengingat jelas kalung apa yang sedang mereka sembunyikan, itu adalah kalung dimensi milik sang ratu penguasa,


"Hey nona, biasa saja melihatnya, kalung ini memang sangat indah, tapi kami tidak akan menjualnya, jadi berhentilah berharap" ucap Glend yang mengira Zia juga tertarik pada kalungnya, dan bagaikan sebuah magnet, kalung itu seakan menarik Zia untuk menyentuhnya, tapi sayang sekali Zhen tidak memperbolehkan nya mendekat,


"Stop disitu, anda mau apa nona"? Tegur Zhen menarik tangan Zia


" Apa kalian tau kalung apa itu"?


"Tentu saja, kalung ini adalah kalung berharga dari zaman kuno, kami mendapatkan nya dari pelelangan siang tadi" ucap Zhend melirik saudara nya sambil tertawa bangga, pasalnya mereka telah berhasil mengambil benda itu tanpa mengeluarkan uang sepeserpun,


Zia menyunggingkan senyumannya, dia tau mereka berdua telah mencuri kalung tersebut, dan Zia juga tau mereka berdua merasa tertarik oleh kekuatan kalung tersebut sama seperti dirinya,


"Hey ayolah dua serigala, biarkan aku menyentuhnya sedikit saja" ucap Zia


Glend dan Zhend saling lirik kenapa gadis ini menyebut mereka berdua dua serigala apakah dia tau bahwa mereka adalah ketua geng Wolf pikirnya,


"Jangan menebak nebak, kalian adalah dua serigala putih, salah satu dari saudaraku di zaman dahulu, kalung itu yang akan memberitahu kalian, percayalah padaku, biarkan aku menyentuhnya dan membuktikan ucapanku"


Bagaikan sebuah magnet, Glend tiba tiba menyerahkan kalung itu kepada Zia, saat Zia menyentuhnya ada aliran yang menyengat seperti aliran listrik, Kalung itu bersinar seperti telah menemukan pemiliknya yang asli, dengan cepat Zia menggigit jarinya dan meneteskan darahnya keatas kalung tersebut ,


"Wussshhhhh"


Angin bertiup kencang dan bergemuruh,tanah tiba tiba bergoyang dan langit mendung seketika, sebuah cahaya menyelimuti mereka bertiga dan menyerap tubuh mereka masuk kedalam kalung tersebut,


Glend dan Zhen berubah menjadi dua serigala putih dan Zia berubah menjadi seperti Zhu Suya di masa lalu,


"Selamat datang Tuan putri".!!


Bersambung❣️


Apa kalian tau, siapa yang menyapa mereka 🤣🤣🤣🤣🤣


Emak kerja dulu yak wkkwkwk

__ADS_1


Emang enak di gantungin hahaha


__ADS_2