Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu Penguasa
Menyelesaikan masalah


__ADS_3

Setelah selesai dengan urusan nya, Suya langsung melakukan perjalanan kembali menuju paviliun Zhu, Jendral dan adiknya tidak tau bahwa dia akan pulang, Suya sengaja ingin memberikan mereka kejutan,


Suya berjalan dengan Aura agung khas kediaman Jendral, para pengawal dan pelayan menoleh dan terpana melihat kecantikan seorang gadis yang melewati mereka,tanpa terasa mata kepala mereka menunduk dan membungkuk hormat kepadanya, sedangkan Suya hanya tersenyum melihat betapa kuatnya aura Agung yang dia pancarkan,


"Kasim, aku adalah Zhu Suya, apa kau tidak mau mengumumkan kedatangan ku" tegur Suya yang melihat Kasim itu hanya diam saja, si kasim terkejut dan dia pun langsung memukul gong nya


"Gonggggggg"


"PUTRI ZHU SUYA TELAH TIBAAAAA"!!!


" APAAAAA"?!!


"Bagaimana si jelek itu berubah menjadi cantik" ucap salah satu pelayan


"Ssttt jangan keras keras apa kau ingin dihukum karena menghina putri jendral, bukankah dia belajar di sekte lima, mungkin dia belajar tentang ramuan dan mengobati dirinya sendiri" bisik pelayan yang lain,


"Jijieee"!! Teriak Zhu Anba, dia berlari dan memeluk kakak nya, dia senang karena saudaranya telah kembali pulang, begitu juga Jendral dia langsung berjalan ke arah aula saat mendengar Kasim mengumumkan bahwa putrinya telah tiba


" Putri"!


"Salam Jendral agung" ucap Suya memberi hormat, jendral pun memeluknya dan menuntun Suya untuk masuk kedalam kediaman mereka,


"Apa Raja Xiao mengirimkan surat pada mu, sampai sampai kau harus kembali"? Tanya Jendral


" Hemm, beliau ingin saya turun ke tempat bencana" ucap Suya


"Ini sangat berbahaya, kau tau jijie, penyakit disana menular dan sangat mematikan" ucap Zhu Anba


"Lalu apakah kita harus membiarkan rakyat menderita dan menanggungnya sendirian, tenang saja, saya sudah membawakan air suci dari hutan terlarang, saya yakin kita bisa mengurangi angka kematian, mari kita ke istana Xiao, saya masih banyak urusan, dan harus kembali dalam waktu satu minggu" ucap Suya menjelaskan, jendral dan Zhu Anba pun tidak bisa melarang lagi,dan memilih untuk pergi bersama ke daerah yang terkena bencana,


****


Sementara di Kerajaan Dongji, Raja Guolan sedang membahas tentang rencana mereka yang telah berhasil membuat banyak rakyat Kerajaan Xiao terkena bencana penyakit yang mematikan,


"Hahahha, bagus semakin banyak rakyat yang mati maka akan semakin besar peluang kerajaan itu runtuh, bukankah ini sangat cemerlang, saat mereka membutuhkan bantuan maka kita yang akan maju, berpura pura untuk membantu padahal perlahan lahan mengambil alih Kerajaan kecil itu"


Ternyata bencana yang terjadi di daerah terpencil kerajaan Xiao adalah ulah dari raja Dongji, terlihat juga para mentri dan pejabat lain nya mendukung apa yang rajanya lakukan, tapi tidak dengan pangeran Jiang Xin, diam diam dia mengeratkan tangan nya, dia akan pergi untuk menolong rakyat tak bersalah bersama dengan pengawalnya Sun, secara diam diam, Raja tamak yang merupakan ayahnya itu benar benar sudah keterlaluan menurutnya,


"Apa kau dengar Sun, mereka bahkan mengorbankan rakyat Xiao yang tidak bersalah" ucap Jiang Xin

__ADS_1


"Lalu apa yang anda rencanakan kedepan nya yang mulia"? tanya Sun


" Nanti malam kita pergi kesana, dan campurkan air sungai suci kedalam sumur sumur mereka, karena aku yakin penyakit itu berasal dari sumur dan sungai" ucap Jiang Xin, kemarin malam selain mengontrak mahkluk spirit ,Jiang Xin dan Sun Juga mengambil air sungai Suci dan memasukan nya kedalam cincin ruang mereka, karena air suci itu terkenal mampu membasmi segala penyakit dan bisa menetralkan segala racun,


Kembali kepada Zhu Suya, mereka telah sampai di istana Xiao, dan kedatangan nya langsung disambut oleh sang Raja


"Hormat kami kepada raja Xiao han" ucap Usya, jendral, dan Anba


"Diterima, selamat datang putri Suya, benar seperti rumor yang beredar kau telah berubah menjadi cantik seperti Wangfei terdahulu" puji Raja Xiao melihat kecantikan luar biasa diwajah Suya,


"Terimakasih yang mulia" sahut Suya membungkuk


Para putri menatap iri pada kecantikan Suya,bahkan putri Xiao Lin sendiri tidak secantik itu, dan sepertinya gelar putri tercantik kini telah dinobatkan kepada Suya,


"Apakah putri siap untuk turun ke lapangan"? Tanya Raja Xiao,


" Siap yang mulia"! Sahut Suya tegas,


"Terimakasih putri jika kau bisa menyelesaikan permasalahan di desa Huanzu Zen akan memberikan banyak hadiah" ucap Raja Xiao, mata Suya bersinar, sudah pasti dia akan mendapatkan banyak harta setelah ini, Di dalam ruang dimensi Demon menggelengkan kepala nya padahal di dalam ruang dimensi Suya saja memiliki bukit koin emas dan kepingan emas itu tidak pernah berkurang malah semakin bertambah pikirnya,


Setelah bersiap Suya dan Yang lain nya pun bersiap melakukan perjalanan, membutuhkan waktu tiga hari jika mereka menaiki kereta kuda, namun Mereka memutuskan untuk berteleportasi, hanya barang barang saja yang mereka percayakan kepada para pengawal seperti obat, pakaian dan bahan makanan untuk membantu para rakyat disana,


"Sapp"


"Sapppp"


Hanya butuh waktu lima jam saja mereka akhirnya sampai di desa Huanzu,Suya memperhatikan keadaan desa itu dari atas pohon, Rakyat menangis menghadap mayat anggota keluarga mereka yang terus bergelimpangan, ternyata mereka terkena penyakit cacar air, kulit mereka bintik bintik dan terasa panas, badan mereka panas tinggi dan menggigil, yang lebih parah lagi anak anak yang banyak menjadi korban nya,


Jendral dan Zhu Anba langsung membantu mereka untuk mengurus jenazah, jasad mereka di gabungkan menjadi satu dan di bakar menggunakan elemen api milik Jendral, tidak butuh waktu lama, mayat yang bergelimpangan sudah selesai di kebumikan,


Sedangkan Suya mengendus setiap sumur yang berada disana, dan diam diam dia meneteskan mata air kolam suci miliknya kedalam sumur tersebut, Suya juga menelusuri sungai yang biasa mereka gunakan untuk mencuci dan mandi, dan benar saja sungai tersebut juga tercemar, dan dengan sengaja diracuni, lagi lagi Suya memasukkan air suci kedalam aliran Sungai tersebut dan sungai itu mengeluarkan cahaya yang menyilaukan, meskipun airnya sudah kembali normal tetap saja Suya harus menemukan inti dari racun yang disebar, dia menajamkan indra penglihatan dan juga penciuman nya, betapa terkejutnya dia saat melihat ada satu ekor bangkai Grifin yang sengaja di letakan di tengah bebatuan sungai


"Wussshhhhhh"


Suya membakar nya dengan satu kali lahap api biru milik Suya langsung membuat bangkai Griffin itu menjadi abu,


"Ada yang ingin bermain main kepada rakyat Xiao ternyata, " gumam Suya menyeringai, dengan cepat dia memasang Aray disekitar sungai dan hutan agar orang orang jahat itu tidak bisa masuk kewilayah desa lagi dengan mudah,


****

__ADS_1


Hari sudah malam, Suya , Jendral dan Anba masih berada di sekitar perkemahan, rakyat masih mengantri untuk mendapatkan pengobatan, Suya membuat banyak pil untuk mereka minum karena itulah Suya tidak khawatir akan ada yang tidak mendapatkan obat penawar,


"MALAM INI KALIAN AKAN TIDUR DENGAN NYENYAK, BESOK KALIAN AKAN MERASAKAN EFEK DARI OBAT YANG AKU BERIKAN, INGAT TIDUR YANG CUKUP" ucap Suya lantang


Mereka tersenyum dan berterimakasih atas bantuan Suya, dan setelah mendapatkan obat itu kondisi mereka langsung terasa lebih baik, rasa gatal dan sakit berkurang secara drastis, mereka berharap bisa tidur nyenyak dan akan sembuh pada esok harinya,


Jiang Xin dan Sun memasuki Area desa Huanzu, dahinya mengernyit, karena matanya bisa melihat cahaya dari Aray yang terpasang, hanya seorang master yang bisa melakukan hal itu, sejauh ini hanya Dia dan para Tetua sekte yang bisa memakai kekuatan Aray pelindung, dan Dahsyatnya dia sendiri juga tak mampu untuk memecahkan nya,


"Sun, pendekar mana yang bisa membuat aray sedahsyat ini"!? Tanya Jiang Xin


Sementara didalam tenda, Suya merasakan energi yang sangat kuat,dan tidak salah lagi ada Aura Raja di sekitarnya, Suya memutuskan untuk bangun dan diam diam mengintip kegiatan Dua pemuda yang sedang memasukan sesuatu kedalam sumur, dan yang Suya lihat, itu adalah air sungai Suci dari hutan terlarang,


" Hmmm Suami ku ada disini rupa nya, dia mirip seperti Huli jing dengan Surai putihnya" gumam Suya sambil tertawa,


"Srettttttt"


Suya menarik ujung hanfunya dan membuat cadar untuk menutupi wajah nya lalu diam diam melompat ke arah kedua pemuda tampan itu,


"Sedang apa kalian"? Tanya Suya


Jiang Xin dan Sun menoleh, mereka terkejut tiba tiba saja ada seorang gadis menegur mereka, tidak ada Aura, tidak ada suara, bagaikan hantu perempuan itu tiba tiba berada di belakang mereka,


" SIAPA KAU"?? Tanya Jiang Xin tajam


"Waw, tampan sekali jika marah, hemm lebih tampan dari si rambut merah" batin Suya


"Astaga yang mulia, dia itu suami mu, tolong jangan bandingkan dia dengan manusia biasa" ucap Demon frustasi,Suya hanya terkekeh mendengar teriakan Demon


"Aku warga desa sini, apakah anda orang jahat yang telah meracuni kami, aku lihat anda meneteskan sesuatu kedalam sumur ini loh" sahut Suya


"KAMI JUSTRU MEMBANTU MU UNTUK MENAWARKAN RACUN" ucap Sun ikut menjawab,


"Oh terimakasih, tapi air kami sudah bersih berkat bantuan Jendral perang dan anak anak nya jadi tuan tuan tidak usah repot,Hoaaamm hari sudah malam,aku pamit ya dahhhh" ucap Suya, dia menghilang begitu saja dari pandangan Jiang Xin dan Sun,


"Wushhhhhhh"


"Aura ini,, kejar"!!! Ucap Jiang Xin, dia merasakan Aura yang familiar dan b0dohnya dia baru menyadarinya setelah gadis itu menghilang,.


Bersambung❣️

__ADS_1


__ADS_2