
"rara kuliah dulu ya tan, nit" pamit rara.
"kak" panggil nita
"kenapa?" tanya rara
"hati hati" ucapnya sambil nyengir kuda, rara mengangguk lalu mulai beranjak dari rumah nita
(Style rara)
rara sudah menjauh dari rumah nita, sekarang dia sedang menunggu angkutan umum di pinggir jalan berapa menit menunggu angkot akhirnya datang ya walaupun penuh dah harus desak desakan, rara masuk.
skip perjalanan
sekarang rara sudah sampai di depan kampusnya, rara mulai memasukkan arena kampus menuju kelasnya saat berjalan di lorong rara melihat intan-bunda al. ada apa dia ke sekolah? pikir rara, rara langsung menghampiri bunda intan.
"bunda" panggil rara, intan yang dipanggil menoleh dan langsung memeluk rara, bagi intan rara itu anak kandungnya sendiri.
jujur aja rara merasa bangga dan senang, tapi kenapa pelukan itu gak pernah di berikan pada ibunya kenapa dengan orang lain. rara ingin banget ngerasain dipeluk ibu di sayang layaknya ibu ke anak.
"kamu apa kabar" ucap intan sambil melepaskan pelukanya, rara langsung menghapus air mata di pipinya
"baik bun, bunda ngapain disini?" tanya rara
"cuma mau bilang dosen al gak masuk, dia masuk rumah sakit" jelas intan singkat
"rumah sakit?" rara mengulang ucapan intan dengan wajah terkejut, intan mengangguk
"al sakit apa bun?"
"kemarin dia minum susu kedelai, emang ya anak itu susah dikasih tau, bunda udah sering ngomong dia itu alergi tapi masih aja ngebantah jadinya gini kan" cerocos intan
"pulang kuliah rara ke rumah sakit, bunda kasih tau alamatnya aja" ucap rara diangguki intan
"ya udah kalo gitu bunda ke duluan ya" rara langsung menciun punggung tangan intan setelah itu intan melesat pergi
skip belajar
kring kring kring
__ADS_1
suara bel pulang berbunyi, rara langsung siap siap untuk menjenguk al.
"icha, jadikan" tanya rara, icha itu teman dekat rara
"jadi ra"
"kita tangan kosong aja masa, rara gak enak tau"
"dahlah ra gapapa" ucap icha diakhiri tawa nya
"ayo" icha menggandeng tangan rara lalu melesat pergi meninggalkan perkarangan kampus
***
mereka berdua sudah sampai di rumah sakit yang intan kasih tahu
"kamar berapa ra?" tanya icha
"ikutin rara aja sih" balas rara lalu masuk ke dalam rumah sakit.
setelah bulak balik ngelilingin rumah sakit tersebut akhirnya mereka menemukan ruangan al,
"ya rara bingung cha"
***
mereka sudah berada di dalam ruangan al.
"loh sih ****, udah tau alergi masih aja di pantang" omel icha
"terserah gue sih" ucap al
plak
intan memukul mulut anaknya pelan kgk kenceng juga kgk tapi rasanya mantap
icha tertawa kencang saat melihat adegan itu
"mba jangan berisik disini" tegur suster yang sedang membawa keranda makanan
"******" ucap al
__ADS_1
"rara sini nak, diem aja dari tadi" rara langsung mendekati ranjang al
"rara gak di ajak ngobrol" ucap rara sambil tersenyum
"rara apa kabar?" tanya al
"baik kok"
"al, cepet sembuh ya. rara gak bawa apa-apa maaf"
"iya, gapapa kamu datang ke sini aja al udah seneng banget"
"icha mau pulang gak?" tanya rara
"emang rara mau pulang" icha tanya balik, rara mengangguk
"ya udah al gue pulang, cepet sembuh lu, nanti mati amal lu belum kekumpul" ucap icha mendapatkan tatapan tajam oleh al
"bun, rara, icha pamit ya, assalamu'alaikum"
"Walaikumsalam"
***
gak ngerti ya nulis apa,
otak buntu😟
nanti deh bakalan up trs klo gak buntu.ggg
Cast icha jessy aletha
***up nye gak teratur, besok² ai usahain dah up cepet klo gk buntu hehe
bonus pict***!
Dia emng jarang nongol makannya ai kasih pict ye biar inget trus. gggg
__ADS_1