
Jasmine tidak membawa rara ke mall rara juga gak tau mau kemana
"ibu katanya ibu ingin ke mall bukannya ini salah arah" Ucap rara hati-hati
"Bodoh, siapa juga yang mau membawa anda ke mall membuat malu saya." Kata jasmine
rara langsung terlonjat kaget karna ibunya tiba2 berubah tak ada kelembutan di dalam bicaranya
"ibu kalo ibu malu mending aku turun disini" ucap rara
"kamu itu ATM berjalan saya, harga diri kamu mahal lantas buat apa saya turunin kamu" ucap jasmine tajam
'apa ini, kenapa ibu bicara seperti itu' batin rara
"maksud ibu apa?" tanya rara, mobil jasmine berhenti disebuah Club malam, sekarang pukul 15.00 masih sore tapi kenapa ibunya membawanya ke club ini, jasmine keluar dari mobil seperti menghampiri orang dan berbicara entah apa? rara panik dia berusaha kabur tapi yura gercep mengikat tangan rara dengan kuat
"kakak lepasin rara" ucap rara
"hahaha ntar kamu kabur, dah ra nikmatin aja"
ucap yura sambil menatap rara dengan tatapan iblis
__ADS_1
"nikmatin apa? aku gak mau" ucap rara gemeter air matanya luluh tanpa diperintah
"disini tuh laki2nya orang kaya semua, cukup kamu tidur diranjang dan melayaninya hingga puas kamu akan mendapatkan uang. mudah kan" jelas yura
"tapi ini tidak bener kak, aku gak mau lepasin aku"
tiba-tiba jasmine datang bersama 2 orang yang badannya keker dan berkepala botak, dua orang itu menarik rara dengan kasar rara sungguh takut, rara resah. kenapa mereka tega menjualnya apa salah rara selama ini
jasmine dan yura tertawa puas lalu bertos. jasmine melihat handphone-nya ternyata uangnya sudah ditransfer
"mudah sekali dapetin uang sebanyak ini" ucap jasmine penuh kemenangan
"apa pun yang kamu mau, mamah akan belikan"
mereka pun meninggalkan club itu, jahat bukan? rara yang tersiksa dia yang mendapatkan uang.
▫️▫️▫️
rara didorong masuk ke kamar yang penerangnya hanya lampu warna warni, pintunya dikunci rara hanya diam memikirkan masalah apa yang akan dia dapeti lagi, rara seperti hewan dengan tangan diikat mulut di lakban, karna dari tadi rara terus saja menjerit dan akhirnya mereka melakbani mulut bawel rara
'rara mohon datangkan pria baik dan menolong ku, ya Allah' Batin rara air mata tiba2 luluh, menangis didalam sepi, tidak ada orang tau semua gak ada yang perduli olehnya mereka tega kepadanya, mungkin karna kelamaan menangis rara akhirnya tertidur.
__ADS_1
●●●
Ada sosok pria masuk kekamar rara, dengan setelan yang masih feromal, pukul 19.30 hari sudah gelap rara masih setia dengan alam mimpinya, karna alam mimpinya lebih indah dari kenyataan.
pria itu menghampiri rara lalu menyibak anak rambut yang menutupi wajah cantik rara, pria itu pelahan membukakan ikatan dan juga penutup mulut. membuat sang empu membuka mata
rara terlonjat kaget dan langsung mendorong pria itu hingga terhayun jatuh, rara mundur dan punggungnya menabrak punggung ranjang dia hanya memeluk dirinya sendiri dengan rasa takut rara berusaha tenang.
"maaf kak aku sungguh tidak sengaja" ucap rara sangat sopan
pria itu malah menunjukan senyum smirknya membuat rara takut karna tatapan itu. pria itu mendekat dan mulai menyentuh bibir rara seketika rara menengang karna ketakutan tangan pria itu mulai liar saat tangan sampai dipayudara rara, rara langsung menepis dengan kasar tangan pria itu sudah tidak menyentuhnya lagi tapi pria itu mencekram dagu rara dengan kasar
"kenapa, malam ini kamu milik saya" ucap pria tersebut dengan suara serak
bersambung dulu y....
vote🖤
Koment yang bnyk🖤
like biar gue smngt upny🖤
__ADS_1