RETAK

RETAK
Part 7


__ADS_3

Sudah dua hari rara berada di alam luar, kedinginan,Kelaparan,bahkan kehujanan. entah kenapa nasib dia jadi begini rara takut kalau pulang ibunya bakal menjualnya lagi, udah cukup satu laki2 itu saja yang menikmati tubuh rara, rara gak ingin tubuhnya dijual ke pria hidung belang lainya, dan sekarang rara seperti gembel wajah ceria nya berubah menjadi pucat, Tidal ada senyum indah dibibirnya tidak ada tawa yang ada hanya air mata yang menemani rara. dia ingin sekali dipeluk seorang ibu, rara rindu pelukan hangat ibu. tapi sekarang mana semua orang mendadak tidak perduli dengannya semuanya mencampakan dirinya.


tiba tiba ada yang menarik ujung baju rara dari belakang, rara menoleh lalu menundukan pandanganya ada anak balita umurnya sekitar 4 tahun tersenyum kearah rara, rara membungkukan badanya membalas senyum balita ini dan mengusap rambut pendeknya


"ada apa dek?" tanya rara


"hemm kakak jangan malah ya, aku cuma au acih ini" ucap balita itu sambil memberikan roti dan air mineral


"apa ini?" tanya rara


"ini oti cama ail utih"(ini roti sama air putih)


ucapnya bagi rara ini sangat menggemaskan, mendengar anak ini bicara cadel seperti itu


"ini uat kakak, aku liat kakak elum makan ya dali kemalin" rara mengambil roti dan air pemberian balita itu


"makasih ya, nama kamu siapa"


"nama aku lala" ucap nya semangat


"lala" ulang rara


"ukan lala tapi lala? ih kenapa cih kalo olang manggil aku itu lala adahal nama aku lala bukan lala"jelas lala malah membuat rara bingung (bukan lala tapi rara? ih kenapa sih kalo orang manggil aku itu lala padahal nama aku rara bukan lala)


"kamu gak bisa ngomong ER" ucap rara


"iya aku gak bica ngomong EL"

__ADS_1


"nama kamu rara?" tanya rara, balita yang namanya rara pun mengangguk


"kalo nama kaka siapa?"


"nama kita sama"


"ishh kakak ngikutin aku ya" ucap rara kecil sambil geleng2, rara hanya bisa tertawa. bagaimana dia yang ngikuti namanya toh yang lahir duluan rara haduh pusing; pikir rara


"kak aku kesana agi ya, mom nungguin"


"ya sudah sana, hati-hati ya. makasih juga" ucap keira, rara melambaikan tangan lalu menghilang dari pandangan keira


'semoga nasib kamu gak seperti aku ya' batin rara


▫️▫️▫️


"Tugas udah selesai saya mau pulang" ucap Davin datar


"kenapa bapak cepat sekali ingin pulang?" tanya irwan seketaris davin


"sejak kapan anda mengatur hidup saya" ucap davin dingin lalu melenggar pergi begitu saja, davin berjalan menuju parkiran


udah dua hari ini Davin terus memikirkan gadis itu.bahkan davin ke club itu lagi untuk mencari gadis itu tapi katanya gadis itu menghilang entah kemana? davin cuma takut gadis itu menyakiti dirinya? Arghh memikirkan itu membuat davin stress kenapa ia sangat perduli sama gadis itu?


"Apa saya salah ngelakuin ini sama dia, eitss sejak kapan saya punya rasa kasihan sama wanita." ucap davin bermonolog sendiri


^-^

__ADS_1


davin memasuki perumahan elit, saat sampai didepan gerbang mewah rumah davin, setelah masuk gerbang davin dibukakan oleh satpam, davin menaruh mobil mewah berwarna hitam itu digarasi.


"nak davin" ucap seseorang saat davin baru saja ingin keluar dari mobil, davin menoleh kesumber suara tersebut.


"Assalamualaikum ibu" ucap davin sambil mencium punggung tangan wanita setengah paruh baya


"Walaikumsalam" balas wanita itu sambil mengusap puncak kepala davin dengan sayang


"tumben kamu pulang cepet?" tanya ibu ina


"terserah alges mau pulang kapan" jawab davin layak anak kecil


"Ya udah, ibu masak makanan kesukaanmu" ucap bu ina sambil mengenggam davin, bagi ina walaupun sosok davin yang sekarang sudah dewasa tapi bagi ina davin masih menjadi alges kecil dulu.


nama alges adalah nama panggilan davin, tapi hanya orang tertentu saja yang boleh menyebut nama tersebut.


"tuan" ucap pelayan yang menyambut kedatangan davin, davin hanya mengangguk singkat sebagai jawabanya


"bu alges mandi dulu ya" ucap davin


"jangan lama-lama, ibu tunggu disini" Seru bu ina...


bersambung......


jangan lupa like nya jangan plit"


vote and coment.

__ADS_1


aku belum ngasih cast, insya'allah dua bab lagi y


__ADS_2