
Sobat
Hari di
mana diadakan ujian pertama untuk mata kuliah Matematika Fisika dimulai. Oktia
duduk di barisan nomor dua. Bangku sebelah kiri Oktia masih kosong. Dayat datang,
kemudian duduk di samping kiri Oktia. Beberapa waktu kemudian, Wulan datang,
duduk di barisan terdepan, tepat di depan Oktia. Sebelum ujian dimulai, mereka
bertiga ngobrol sebentar. Dayat ngobrol dengan Wulan dengan sedikit mendekatkan
bahunya pada Oktia. Oktia melihat sesuatu yang aneh. Wulan tampak terbengong
setelah melihat tingkah Dayat.
“Apa Wulan itu, nggak tahu kalau yang dimaksud
‘Titik’ kemarin aku?” batin Oktia.
Dosen datang membawa beberapa soal untuk menguji
kemampuan mahasiswanya. Tempat duduk diatur karena tempat duduk waktu itu
terlalu rapat. Maka, antar mahasiswa diberi jeda satu kursi kosong.
Setelah ujian selesai, Oktia dan Dayat saling
bertanya jawaban yang benar. Mereka keluar kelas bersama Kinan dan Gita.
Berhubung masih ada kuliah, mereka langsung menuju ruang kelas untuk kuliah
berikutnya di kelas pojokan.
Risma yang sepertinya keheranan melihat Oktia
berjalan berdampingan dengan Dayat sedangkan Gita dan Kinan ada di belakang
Oktia dan Dayat, menyapa Oktia.
“Oktia!” sapa Risma.
Hari telah berganti. Kuliah diadakan jam 7.00.
Oktia duduk di barisan terdepan. Dayat datang lalu duduk di samping kiri Oktia.
Beberapa waktu kemudian, Wulan datang. Dayat meminta Wulan agar duduk di
samping kirinya.
“Wul, theme
song-ku sekarang udah ganti.” kata Dayat memberi tahu Wulan.
__ADS_1
“Ganti apa Yat?”
tanya Wulan.
“Sobat.” jawab Dayat
kemudian menyanyikan lagu yang sedang menjadi theme song-nya.
Sobat...
Aku sungguh tak mengerti
Semua ini bisa terjadi
Setelah perkenalan itu
Aku terhanyut
Aku sebenar-benarnya tak kuasa
Mendambakannya merindukannya
Kutahu dia milikmu tercinta
Sebagai kembang yang kau pilih
Namun hatiku hatinya
Mengisyaratkan rasa
Ingin memetik, merangkai, menjadikan ikatan abadi
Sobat maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Mencoba menahan himpitan rasa itu
Merajam keruhnya jiwaku
Ternyata hidupku dan dirinya terikat rasa tulus
Takkan menyusutkan pelukku dan rindunya
Setelah
kuliah jam pertama selesai, mereka pindah ke gedung lain untuk mengikuti
perkuliahan berikutnya. Sebelum dosen masuk ke kelas. Teman-teman yang lain
sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Dayat duduk di kursi pinggir jendela
kelas bersama Nugraha.
“Yat, kalau udah gitu, segera diminta
__ADS_1
baik-baik.” nasehat Nugraha pada Dayat.
Sepertinya, teman-teman dekat Dayat sudah tahu
semua tentang masalah perasaan Dayat. Sehingga, memberinya masukan agar Dayat
meminta baik-baik pada gadis yang disukainya.
Setelah kuliah selesai, Dayat mengajak Oktia ke
perpustakaan untuk belajar bersama. Oktia memilih untuk kembali ke kost
terlebih dahulu karena belajar bersama dilaksanakan pukul 13.00 sedangkan
kuliah selesai pukul 11.00. Sesampainya di kost, Oktia membuka laptopnya untuk
memutar lagu Sobat yang ada di laptop Oktia. Oktia mencoba memahami isi hati
Dayat dari lagu Sobat yang dijadikan Dayat sebagai theme song.
“Apa jangan-jangan
yang dimaksud sobat dalam lagu itu adalah Damar? Kalau memang iya, berarti
nggak cuma Mbak Sina aja yang tahu perasaan Damar padaku. Iya sih, kalau emang
Damar, sebenarnya aku juga sudah tahu sejak dulu. Tapi kok aku nggak yakin
kalau Damar itu emang suka padaku. Aku kan belum pernah melihat tatapan mata
yang dimaksud Mbak Sina waktu kuliah Matfis dulu. Lagian dia juga nggak pernah
bilang.” batin Oktia.
Oktia sudah sampai
di perpustakaan lantai dua tempat di mana biasanya mereka belajar. Berhubung
hari Senin kelompok Oktia akan presentasi, Oktia meminta bantuan Dayat untuk
mengajarinya. Beberapa waktu Oktia menunggu, akhirnya Dayat datang. Ia duduk di
samping kiri Oktia. Kemudian disusul Okti dan Ana. Yang terakhir adalah Rahma.
Belum sampai dia duduk, ia menyapa Dayat.
“Lho... kok ada
Dayat?” tanya Rahma yang mungkin keheranan kenapa bisa ada Dayat padahal Dayat
bukan anggota kelompok yang akan maju presentasi besok Senin.
Tak hanya pada
Wulan, Dayat menceritakan theme song barunya. Namun juga pada Rahma.
__ADS_1
“Rahma, sekarang theme song-ku Sobat lho.” kata Dayat
pada Rahma.