
"APA YANG KAMU BACA?" tanya Alceo pada Aisyah, karena Dia paling tidak suka di abaikan.
"Saya tidak suka diabaikan, ketika bersama saya simpan handphone mu!" Ucap Alceo
"Iya mas, maaf."ucap Aisyah, segera dia menyimpan ponselnya ke dalam tas slempangnya. Menyandarkan tubuh ke kursi dan memejamkan matanya. Lebih baik seperti ini batinnya, toh suaminya itu juga mengabaikan dirinya. Tak berapa lama Aisyah terlelap juga, dengan itu Dia tidak menyadari jika sudah sampai mansion.
Alceo melihat istrinya yang tertidur mendengus kesal. "Bisa-bisanya Dia tidur."gumam Alceo dalam hati. Alceo melepas sabuk pengamannya dan bangkit hendak melepas sabuk yang di gunakan oleh Aisyah. Baru mau melepas, dengan posisi wajah Alceo pas di depan wajah Aisyah. Aisyah membuka matanya, seketika Alceo kaget tapi masih berusaha menetralkan dirinya cukup lama juga mereka saling bertatapan hingga sebuah suara menyadarkan mereka.
Tok
Tok
Tok
"Kalian ngapain masih disini, sudah lanjutkan saja di kamar!"ucap mama Alceo.
Mereka kaget dengan ucapan perempuan paruh baya itu yang sekaligus mama dan mertua bagi Aisyah. Aisyah segera mendorong dada suaminya.
__ADS_1
"Mas.... Minggir jangan bikin orang lain salah paham."ucap lirih Aisyah, karena dengan posisi yang sama hembusan nafas Alceo sangat berpengaruh di gerak pompa jantungnya.
"Salah paham apa maksudmu? "tanya Alceo sambil mengikis jarak mereka kembali. Yang semakin membuat Aisyah berdegub kencang.
"Ma....mas... Maaf, saya sesak nafas." Keluh Aisyah yang sudah tidak bisa lagi menahan kegugupannya.
CUP
Bukannya berpindah Alceo malah mengecup hidung Aisyah. Yang seketika membuat Aisyah membeku di tempat. Badannya seketika lemas bagai tak bertulang. Ini adalah ciuman kedua yang dia dapatkan dari suaminya.
Ehemm.....
"Kalian masih betah disana! Mama tutup pintunya. Ga usah masuk sekalian!"ancam mama Alceo sambil tersenyum melihat kedua orang yang ada di depannya.
"Ma....maaf mas." Segera Aisyah melepaskan pelukan suaminya yang begitu erat.
"Aku tau apa yang kamu baca tadi! Jika sudah paham TUNAIKAN KEWAJIBANMU SEBAGAI ISTRIKU! Ada penekanan di kalimat terakhirnya yang semakin membuat Aisyah tidak karuan. Aisyah tentu masih ingat artikel yang di bacanya tadi salah satunya tentang hak suami yang harus dia tunaikan dan konsekuensi jika melanggarnya.
__ADS_1
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىءَ لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ
“Jika seorang pria mengajak istrinya ke ranjang, lantas si istri enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu Shubuh” (HR. Bukhari no. 5193 dan Muslim no. 1436).
Dalam riwayat Muslim disebutkan dengan lafazh,
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا مِنْ رَجُلٍ يَدْعُو امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهَا فَتَأْبَى عَلَيْهِ إِلاَّ كَانَ الَّذِي فِي السَّمَاءِ سَاخِطًا عَلَيْهَا حَتَّى يَرْضَى عَنْهَا
“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak ajakan suaminya melainkan yang di langit (penduduk langit) murka pada istri tersebut sampai suaminya ridha kepadanya.” (HR. Muslim no. 1436)
"Apakah Aku sudah siao untuk menunaikan hak suamiku....."
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
..."Hak suami yang menjadi kewajiban istri salah satunya adalah Taat pada suami ketika diajak ke ranjang."...
__ADS_1