
Sang surya sudah mulai menggeliatkan Panasnya tidak berpengaruh pada dua insan yang masih terlelap dengan nyenyak setelah ibadah paginya belum juga terjaga. Alceo memeluk erat tubuh istrinya, sedangkan Aisyah terlihat sekali menikmati kehangatan dekapan suaminya. Dada yang kokoh milik suaminya terasa nyaman baginya. Alceo sengaja memanfaatkan waktu cuti Aisyah untuk menikmati masa pengantin barunya.
Tepat di jam 10 pagi Aisyah mulai mengerjapkan matanya. Dia merasa sesak, karena pelukan erat suaminya. Aisyah memandang wajah suaminya yang masih terpejam dengan lelapnya.
"Maa sya Allaah.... Sungguh Allaah telah menuliskan jodoh untukku dengan nikmat yang sangat besar. Selain tampan kamu juga memiliki kepintaran dan kecerdasan. Aku masih ingat di awal kamu ke kampus, hampir semua mahasiswa heboh termasuk temen-temen deketku. Hampir semua mereka tahu seluk beluk siapa dirimu. Siapa kamu, Prestasi dan gelarmu, bahkan mungkin mereka juga tau jika kamu sudah not available lagi. Jujur aku tidak tertarik kala itu sehingga membuatku bodoh tidak tau siapa suamiku. Hatiku sudah terpaut padamu, Aku akan mengikatmu dengan tali suci selam takdir Allaah masih berpihak padaku. Ana Uhibbuka Fillah ya Zaujy..... CUP."Setelah kecupan yang di berikan Aisyah pada suaminya, Dia segera beranjak dari tempat tidur untuk membersihkan diri dan menyiapkan masakan unyuk suaminya, sehingga ketika suaminya bangun sudah ada makanan yang terhidang.
Aisyah belum sepenuhnya keliling di apartement suaminya masih ada ruangan yang belum Dia satroni yang letaknya berdekatan dengan kolam pribadi. Nanti pasti akan tanya pada suaminya.
Aisyah sudah berkutat di dapur dengan menu masakan sederhana, Aisyah tidak bisa di bilang jago memasak ataupun hobi memasak. Tapi selama Dia tinggal dengan kakaknya masakan Aisyah selalu di puji-puji oleh kakaknya. Paling tidak itu adalah modal penting untuk menjaga perut suaminya. Kan bisa juga dari masakan turun ke perut dan semakin membuat kuat cinta mereka berdua.
Alceo bangun dari tidurnya tapi tidak menemukan istrinya di sebelahnya, Dia segera beranjak ke kamar mandi bebersih dan memakai baju seadanya. Dengan rambut yang masih basah dan acak-acakkan bergegas Dia lari keluar kamarnya. Pertama yang menyambutnya ketika pintu di kamar adalah arima masakan yang membuat perutnya seketika berdisko ria. Cacing-cacing di perutnya berdemo ria minta segera diberikan asupannya.
Ia bersandar di dinding yang masih melihat istrinya yang sibuk menyiapkan makanan di meja makan beserta peralatan makannya. Dia semakin takjub, dengan memakai daster kerut kebanggaan Aisyah dan masih rambut yang tergerai indah karena masih basah setelah mandi tadi membuat kecantikannya istrinya semakin damage di lihat. Senyuman tersungging di bibir Alceo.
"Selamat pagi sayang....."Alceo menyapa istrinya yang masih sibuk membersihkan dapur memeluknya erat dari belakang menghirup lekat-lekat aroma rambut istrinya yang wangi
"Selamat pagi Mas... Ai Mau bersihkan dapur sebentar, udah mau kelar kok. Mas tunggu di meja makan ya, habis itu kita makan... Hm."ucap Aisyah pada suaminya yang masih memeluk posesif istrinya.
"Tapi mas sudah laper sayang..."ujar Alceo dengan masih mengendus-ngendus rambut istrinya. "Aku suka wanginya sayang, jadi pengen makan kamu lagi."ucap Alceo
"Sumanto!"jawab Aisyah dengan ringannya yang membuat suaminya tak bisa menahan tawanya.
"Ishhh.... Beda donk, kan mas cara makannya pake table maners."sambil terus tangganya beraksi di tubuh istrinya.
__ADS_1
"Aku siap kapanpun jadi sajian sedapmu suamiku, tapi tuh perut udah ga bisa diajak kompromi deh." Bener-bener suara perut Alceo ga bisa di ajak kompromi lagi.
"Oke lets go rapel...."jawab Alceo
"Rapel?" Aisyah belum faham maksud dari kata suaminya.
"Rapel sarapan plus makan siang sayang...."Alceo tersenyum lebar semakin gemes melihat istri kecilnya.
Mereka ke meja makan, namun yang terjadi tidak makan sendiri-sendiri karena renggekan Alceo yang meminta untuk makan sepiring berdua dengan di suapi istrinya. Hanya modus saja, karena sambil di suami tangan Alceo tiada henti-hentinya beraksi entah membelai pipi istrinya, punggung istrinya, membelai leher istrinya bener-bener ya dunia jadi milik mereka berdua Author ngontrak aja di sebelah 😅
"Mas yang di sebelah kolam itu ruangan apa?"tanya Aisyah."Maaf sudah lancang keliling tanpa izin sama mas."ucapnya lagi
"Setelah makan kita kesana... Hm! Kamu pasti suka."jawab Alceo
"Yukk, kita ke ruangan yang kamu tanya tadi."Ajak Alceo, Dia sudah mengkhayal akan selalu bersama istrinya menghabiskan waktu berdua disini, jodoh yang disiapkan Allaah untuknya benar-benar sesuai dengan kepribadiannya. Sosok wanita yang kuat, mandiri, sederhana, dan yang pasti cerdas. Alceo sudah banyak tau tentang istri kecilnya prestasinya tidak bisa ragukan lagi.
CEKLEK
Aisyah di buat ternganga dengan ruangan milik suaminya, ruangan fitnes merangkap ruangan khusus latihan beladiri disana cukup luas perlengkapan yang sangat lengkap membuat Aisyah semakin takjub.
"Maa sya Allaah...." Hanya itu yang bisa di ucapkam Aisyah, Dia masih terpukau.
"Sukakan? "Tanya Alceo
__ADS_1
"emm suka banget, klo punya ruang pribadi seperti ini leluasa ketika latihan."Ucap Aisyah
"Kita bakal setiap hari latihan disini."bisik Alceo tepat di telinga Aisyah yang sekejap membuat Aisyah meremang.
Mereka duduk di matras, saling berbicara dari hati ke hati. Mengungkapkan perasaan masing-masing. Memulai merangkai merajut cinta bersama, tak luput sedetikpun kecupan Alceo tudak mendarat di kening ataupun bibir istrinya.
"Sayang.... Apapun yang terjadi jangan pernah berfikir untuk pergi. Selalulah percaya padaku, dengarkan penjelasanku terlebih dahulu jangan menyimpulkan apapun sendiri."Ucap Alceo sambil memeluk erat Aisyah dan terus menciumi pucuk kepala Aisyah.
"In sya Allaah mas...."Jawab Aisyah. "Apakah ada wanita lain selain Aku yang datang kesini?"tanya Aisyah
"Tidak ada! Aku tidak oernah membawa orang lain masuk ke apartement ini selain kamu dan maid saja."Jawab Alceo
"Mas tadi sempet lihat dibawah ada taman, bisa buat bersepeda juga kayaknya seru deh." ucap Aisyah
"Hmm... Di bawah ada taman, bisa buat olahraga juga, playgroundnya cukup lengkap bagus buat anak-anak karena di lengkapi dengan beberapa edukasi untuk presschool. Ada penyewaan sepeda klo mau keliling bersepeda."Alceo menjelaskan tentang taman yang ada di bawah apartemennya., tentu Alceo tau banyak karena proyek apartemen yang Dia tempati adalah proyek yang Dia tanggani sendiri. Dan itulah yang membuat Dia memutuskan untuk ambil 1 unit apartement dengan private floor paling atas yang menjadi miliknya.
"Nanti sore kita ke taman, sekarang Aku ingin memanjakanmu."bisik Alceo di telinga Aisyah, klo sudah seperti ini Aisyah hanya bisa pasrah melayani suaminya, menyenangkan hati suaminya. semoga dengan seperti ini suaminya bisa lepas dari perbuatan zina dan dosa lainnya.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
..."Aku tak ingin melepasmu, Aku ingin selalu mendekapmu. Aisyah istriku....
...~Alceo~...
__ADS_1