SABARKU TAK BERBATAS

SABARKU TAK BERBATAS
Part 21 SABARKU TAK BERBATAS


__ADS_3

Mereka terlalap, Alceo memeluk erat Aisyah. Alarm rutin harian Aisyah tak mampu membangunkan mereka. Mereka baru satu jam lalu melepas lelah setelah sama-sama mengarungi indahnya surga dunia. Ini pertama kali Aisyah absen dari kegiatan rutinnya selain di hari dimana Dia berhalangan.


Detik demi detik menit demi menit dan telah berganti jam. Mereka sudah hampir 3 jam tidur. Aisyah mulai mengerjapkan matanya, badannya serasa remuk redam plus di bagian inti yang masih perih dan sakit. Aisyah merasa engap dan tidak bisa bergerak. Dia melihat bahwa kini dia sedang dalam pelukan suaminya. Dia telah berada dalam pelukan dada bidang sang suami. Di mulai melihat wajah sang suami yang masih terlelap.


"Maa sya Allaah..."Aisyah memuji ketampanan sang suami, "Apakah kamu tau suamiku, dulu sebelum ijab itu melangit dari bibirmu. Aku adalah wanita yang berusaha menutup rapat hatiku. Berusaha membangun benteng yang kokoh demi sebuah hati yang rapuh. Tapi setelah ijab itu di nyatakan sah, benteng itu seketika hancur lebur. Dan sejak itulah cinta di hatiku tumbuh bersemi, tidak pernah sama sekali Aku memimpikan memiliki suami yang memiliki segalanya sepertimu. Tapi Aku mengimani takdirku yang indah bersamamu sejak itu."gumam lirih Aisyah yang masih bisa di dengar Alceo.


Alceo yang juga sedari tadi bangun, masih mencoba untuk memejamkan matanya. Dia mendengar semua yang dikatakan istri kecilnya. Dalam hatinya, Alceo pun bersyukur mendapatkan istri seperti istri kecilnya sekarang. Sungguh takdir yang indah baginya, berawal sebuah kesepakatan sebagai rasa tanggung jawab. Tanpa tahu gadis seperti apa gadis yang sudah di iyakan untuk dijadikan istrinya.


"Sudah belum memandangnya sayang? Subuh hampir suruk sayang?"ucap Alceo yang seketika membuyarkan lamunan kekaguman Aisyah.


"Astaghfirullaah...."Aisyah melihat jam dinding yang bertenger di atas TV, seketika Aisyah bangun tanpa ingat jika Dia sama sekali tidak memakai sehelai benangpun ditubuhnya. Dia segera turun dari ranjang dan hendak berjalan ke kamar mandi, dari situlah menyadarkan Aisyah.


"Auwwwsss..... Sshh sakit."Aisyah terduduk kembali di sisi ranjangnya, dan melihat tubuhnya yang masih polos. "Astaghfirullaah...."dengan cekatan Dia mengambil selimut menutupi tubuhnya.


"Sakit...." Tanya Alceo yang hanya di jawab ringisan dan anggukan oleh Aisyah. "Kita mandi sama-sama biar cepat ya...."Alceo segera menggendong Aisyah ala bridal style, Aisyah masih berdesir ketika kulitnya dan kulit suami bersentuhan dan apalagi sekarang menempel kelat, wajahnya seketika merona.


Alceo bukan tidak menyadari hal itu, tapi Dia berusaha menahan gejolak dalam dirinya sendiri yang mulai memanas. Seakan tubuhnya bereaksi untuk ingin menerkam istrinya lagi. Alceo menurunkan Aisyah di dalam bathup dan membuka selimut yang sudah dililitkan Aisyah pada tubuhnya.

__ADS_1


"Tidak usah malu, bukankah Rasulullah juga mandi satu bejana dengan istrinya. Akupun juga ingin seperti itu, mandi bersama, minum di gelas yang sama, makan sepiring berdua dan masih banyak lagi." Jelas Alceo sambil membelai pipi merona Aisyah.


Mereka segera mandi dan segera melakukan ibadah sholat subuh yang hampir habis waktunya. Mereka melakukan sholat berjama'ah, Aisyah masih saja terbuai dengan suara merdu Alceo dalam melantunkan ayat-ayat Allah. Rasa cinta pada suaminya semakin dalam menghujam di setiap ayat yang terucap oleh suaminya.


Alceo rebahan di pangkuan Aisyah, mereka masih berada di atas sajadah yang barusan mereka buat sholat. Seperti biasa Aisyah tilawah Al qur'an sebentar, kebiasaan yang tidak boleh di skip bagi Aisyah. Hati Alceo semakin terhujam dengan rasa syukur yang bertubi-tubi. Dia sama sekali tidak pernah membayangkan akan memiliki istri yang sholehah. Sebelumnya pandangan matanya hanya tertutupi pada seorang desainer cantik dan seksi. Selama bersama Karol, gadis itu sama sekali tidak pernah melakukan ibadah yang wajib Dia kerjakan. Dia selalu disibukkan dengan kesenangannya, sibuk merawat dirinya. Bagi Alceo sungguh jodoh yang di tetapkan oleh Allah, adalah jodoh yang terbaik dari yang terbaik.


Aisyah sudah menyelesaikan tilawah 1 juznya. Dia melihat suaminya yang terlelap dalam pangkuannya, dikecupnya kening suaminya.


"Tampan... Bangun yuk, boboknya pindah di ranjang ya." Aisyah membangunkan suaminya dengan lembut dengan kecupan yang lembut pula. Alceo menggeliat dan duduk lantas membelai pipi lembut istrinya dan mengnganguk.


"Kenapa Mas?" Tanya Aisyah yang melihat suaminya masih melamun melihat ke arah kasurnya, Aisyah mengikuti arah pandangan suaminya.


"Astaghfirullaah.... Mas Ai ganti dulu ya spreinya, mas duduk dulu di sofa."ucap Aisyah sambil tertatih menuju lemari tempat menyimpan sprei-sprei untuk kamar itu.


Alceo menahan tangan istrinya dan memeluknya erat. Ia melihat istrinya yang masih tertatih menahan rasa sakitnya ketika berjalan.


"Maaf.... Masih sakit ya..."tanya Alceo

__ADS_1


"Ga pa pa mas... In sya Allaah cepat kok sembuhnya, kan masih baru jadi kemungkinan shock jadi perih saat dibuat jalan."jawab Aisyah sambil membelai wajah suaminya.


"Jangan di ganti dulu, mas suka melihat noda darah itu. Mas semakin cinta sama kamu sayang."ujar Alceo sambil memeluk Aisyah. "Sayang.... Apakah kamu sudah siap jika kamu hamil?" Tanya Alceo


"In sya Allaah Ai siap mas, mas sendiri bagaimana?"tanya balik Aisyah pada suaminya.


"Tentu mas sangat siap sayang."jawab Alceo, "Kita lanjutkan proses pembuatan dedek bayi ya." Rayu Alceo yang segera menerkam istrinya.


Pagi ini mereka berdua kembali melakukan ibadah terindahnya, surga dunia yang kembali di rengkuhnya. Alceo semakin tergila-gila dengan istrinya, suara d*****n lembut istrinya telah memanjakan indra pendengarannya. Mereka mengarungi rasa nikmat candunya dalam penyatuan cinta yang halal hingga mencapai puncak keindahannya.


"Terima kasih Aisyah Salam Mahfuzah telah hadir di hidup mas, dan mau menerima mas sebagai suamimu, CUP."kecupan lembut dan lama di kening Aisyah mengakhiri percintaan mereka berdua. Mereka kembali terlelap setelah kegiatan panasnya. Menikmati indahnya masa-masa pengantin baru.


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


..."Tiada yang tahu, Cinta akan hadir di hatiku secepat kedipan mataku. Duhai Rabb yang Maha membolak-balikkan hati, jagalah hatiku dan hatinya tetap dalam ikatan suciMu."...


...~Aisyah~...

__ADS_1


__ADS_2