SABARKU TAK BERBATAS

SABARKU TAK BERBATAS
Part 25 SABARKU TAK BERBATAS


__ADS_3

Gemuruh tepuk tangan bersautan, semua terkagum-kagum dengan penampilan dari 3 bidadari yang kini berdiri sejajar dan membungkukkan badan seraya menelungkupkan kedua tangannya didepan dada.


Setelahnya mereka bertiga kembali ke meja tempat mereka duduk tadi. Namun kini formasi duduk sudah di rubah oleh ketiga laki-laki yang sedari tadi terpesona oleh mereka. Alceo mengukutkan tangannya kepada istrinya dan memintanya duduk di dekatnya sedangkan Shinta dan Rara terbengong mereka harus duduk dimana.


"Ehm...Ehm...." Suara deheman Endrew menyadarkan Shinta. Endrew memberikan kursi di sebelahnya untuk Shinta duduki, tapi Shinta ragu mendudukinya.


Bagitu juga dengan Julio yang meminta Rara untuk duduk di sebelahnya. Walau tidak berdekatan cukup membuat degub jantung kedua gadis itu tak nyaman.


"Duduklah.... Apa ga capek berdiri terus."tanya Endrew pada Shinta.


"I..Iya... Ma..Kasih mas."


Rarapun dengan terpaksa mengikuti Shinta duduk di sebelah Julio. Julio yang terlihat tenang dan cuek namun dalam hatinya Dia terus mencoba meredam deguban jantungnya dan debaran yang membuatnya panas dingin. Berbeda dengan Endrew yang sedari tadi pandangannya tak lepas dari Shinta.


"Boleh tau nama lengkapmu cantik."tanya Endrew pada Shinta.


"Eh...oh... Shinta Cantika Mahardika."


Karena lirikan Shinta hingga Rarapun mengikuti apa yang di lakukan oleh Shinta.


"Ehm... Saya Kinara Agnesia Hermawan."


Endrew dan Julio membalas dengan senyuman dana tatapan yang berbeda. Jika Endrew dengan tatapan penuh kekaguman beda lagi dengan Julio tatapan datar dan dingin tanpa ekspresi sama sekali.


"Mas.... Aku ga mau lho ya temen-temenku di mainin sama temen mas."bisik Aisyah pada Alceo.


"Jangan PHP klo ga mau gue gantung lo pada di monas!"Sindir Alceo pada kedua temennya.


Alceo masih setia menggenggam tangan istrinya, walau mereka masih terus berbincang tautan tangan mereka tak terlepaskan. Itulah cinta, tidak akan ada yang tau kapan datang dan perginya. Cinta adalah pemilik Maha Pemilik Hati. Hanya Dialah Sang Maha Pembolak-balik hati. Seakan mereka sudah bertemu lama, terlihat sekali besarnya cinta mereka. Hingga tak terasa perbincangan mereka sudah terlalu lama kini sudah pukul 10 malam mereka memutuskan untuk pulang.

__ADS_1


"Shin.... Kamu kesini tadi bawa motor atau naik taxi?"tanya Aisyah


"By MC lah... Nasib jomblowati kayak kita mah beda ama yang udah available ya ga Ra. Oke Kita duluan ya Ai udah malam juga."Pamit Shinta dan Rara.


"Saya antar kamu."Ucap Julio pada Rara.


"Iya kamu juga pulang sama Saya saja, udah malam juga."Endrew menimpali


"Eh.... Terima kasih mas,maaf Kami bawa motor. aman in sya Allaah kita sudah biasa."


"Saya yang tidak biasa."Balas Julio


Shinta dan Rara saling bertatapan, dan saling memberi kode untuk segera kabur saja. Karena sedari tadi mereka sudah risih dengan kelakuan duo cogan temen suami sahabatnya itu.


"Emm... Maaf Kami permisi, Assalamu'alaykum. Duluan ya Ai bye...."Ucap Dhinta dengan cepat dan segera beranjak.


Mereka berdua segera berlari menuju parkiran cafe. Mereka melihat kedua wanita yang sudah membuat hati mereka berdebar sedang berbincang sambil memasang helm masing-masing.


CETAK


Julio dan Endrew sama-sama mengambil kunci motor kedua cewek itu. Endrew segera melepas helm yang di pakai Shinta dan menarik tangan Shinta untuk mengikutinya ke mobil miliknya.


Beda dengan Julio yang harus beradu mulut dulu dengan Rara.


"Mas ngapain sih, kasih ga kunci motor gue!"


"Klo ga!"


"Ck maunya apa sih!"

__ADS_1


"Mau gue... Lo gue anterin!"


"Jangan seenaknya donk, Gue bisa pulang sendiri mana kunci gue!"


"Ga!!"Juli malah memasukkan kunci milik Rara ke dalam daku celananya. "Lepas helm lo gue antar pulang atau kita berdua berdiri disini sampai pagi.!"


"Ogah gue bisa pulang naik taxi."Rara melepas helmnya dan beranjak pergi mencari taxi. Namun tangannya segera di cekal dan di pegang erat oleh Julio.


"Kalau lo masih nolak, gue jamin gue bawa lo sekarang juga gue nikahin!"


"WHAT!!!"


"Lo mau ikut gue dengan suka rela, atau gue gendong ke mobil gue?"


"OKE!"


Akhiranya mereka berdua pulang di antar oleh masing-masing lelaki yang berhasil bergetar karena mereka.


🍀🍀🍀🍀


Pasangan pengantin yang lagi di landa virus merah jambu tak henti-hentinya saling bercanda tanpa melepas tautan kedua tangannya. Alceo sungguh mengagumi istri kecilnya. Jika mamanya tau bagaimana istrinya, siapa sebenarnya istrinya pasti akan sangat senang dan bangga sekali


"Mas kita pulang ke rumah mama kan?"


"Hmmm.... Kita pulang ke mansion."


Mereka berdua sangat menikmati perjalanan singkat malam itu. Alceo tak henti-hentinya mengembangkan senyum di pipinya. Keputusan Alceo semakin bulat untuk melepaskan Karol meninggalkannya demi wanita halalnya.


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...

__ADS_1


__ADS_2