SABARKU TAK BERBATAS

SABARKU TAK BERBATAS
Part 23 SABARKU TAK BERBATAS


__ADS_3

Seperti biasa pastinya mereka akan tertidur lelap setelah kegiatan panas sang pasangan pengantin baru. Mereka tertidur saling mendekap erat tanpa jarak, tanpa sehelai benang pun. Alceo semakin terpesona dengan istri kecilnya, usia mereka berbeda 7 th kini usia Alceo yang lebih matang dari istrinya semakin di buat merasakan indahnya masa mudanya yang terlewat karena kesibukannya.


Alceo bukan anak tunggal, tapi Dia adalah anak sulung yang memilki tanggung jawab besar untuk keluarganya. Dari mulai Dia duduk di sekolah menengah atas papanya sudah mulai mengemblengnya untuk menjadikan Dia pemimpin di perusahaan keluarga. Seperti sekarang Dia sudah menjadi CEO termuda yang sukses dengan segala prestasinya. Sudah hampir 5 tahun Dia menggantikan posisi papanya menjadi CEO di perusahaan.


Alceo mulai mengerjapkan matanya, Dia mengambil ponsel dan melihat jam disana. Sudah jam 13.35. Mereka hampir melewatkan waktu dzuhur. Bergegas Dia membangunkan istrinya.


"Sayang bangun, sudah jam setengah 1 kita belum sholat dzuhur."


Aisyah yang terkaget langsung duduk dan melihat jam. "Astaghfirullaah.... Mandi terus sholat mas ceoet kebiru habis." Aisyah segera berlari ke kamar mandi untuk mandi yang di ikuti oleh Alceo. Aisyah sudah tak memikitkan lagi rasa malu toh sama suinya sendiri juga.


"Ayo mas cepet mandi!


"Iya sayang."


Mereka menyelesaikan mandinya dengan cepat, dan setelah mereka melaksanakan ibadah sholat dzuhur berjama'ah. Setelah selesai dengan masih memakai mukena dan Alceo masih mengenakan sarung dan baju kokonya. Memutuskan untuk rebahan di pangkuan istrinya, Aisyah mengusap lembut rambut suaminya.


"Sayang perkiraan 1 bulan lagi acara resepsi pernikahan kita di laksanakan. Kamu ga pa pa kan?


"Aku ngikut aja mas, tapi.....''


"Tapi kenapa sayang?"


"Bagaiamana dengan kaka Hafidz? Apakah sudah sembuh dan bisa hadir?


"Kemungkinan mas Hafidz ga bisa datang sayang, kan masih harus terapi untuk bisa jalan kembali."


"Semoga kak Hafid cepat pulih."


"Aamiin..."


Tring tring tring


Suara dari ponsel milik Alceo memecahkan keheningan di antara mereka berdua. Alceo segera bangkit dari tempatnya dan meraih ponselnya.


"Iya hallo"


"Hallo Al, lho dimana? Gue lagi sama Julio di kantor lho!"


"Gue lagi honeymoon! Jangan ganggu gue!"


"S***! Kapan lo nikah tetiba honeymoon?"


"Entar lho juga tau!"


"Ada yang mau kita omongin sama lo Al!"


"Nanti malam aja sekalian gue kenalin istri gue, di tempat biasa di cafe teduh tenang!"


Tuttttttttttt


Di seberang sana, Endrew ngomel-ngomel dan mengumpat ga jelas. "Dasar kadal buntung ga ada sopannya main tutup telp aja!"


"Kenapa lo, ngomel-ngomel ga jelas kayak cewek lagi PMS"


"Eitttt.... Tunggu tadi Alceo bilang lagi honeymoon. Oh my god.... Apalagi ini..... Kita cabut Jul! Entar malam kita geprek tuh anak buat ngejelasin semuanya."


"Bener-bener lu ya, bacot lo dah kayak emak-emak lagi balapan sama sepur ga ada stasiunnya."

__ADS_1


"Cih..."Endrew hanya berdecih. "Sebentar.... Adammmm! Endrew menuju meja Adam asisten pribadi Alceo.


"I... Iya pak Endrew."


"Lo tau Alceo nikah?"


"Ta... Tau pak."


"S*** dasar tuh bocah berani-beraninya tanpa kita di hari bahagianya."


"Baru akad saja pak, 1 bulan lagi resepsi pernikahannya akan di adakan." Jawab Adam


"Oke thanks, Cabut Jul!"


Mereka akhirnya oergi dati kantor Alceo memuju perusahaan mereka sendiri-sendiri.


Di apartemen Alceo


"Sayang teman-teman mas ngajak ketemuan. Rencana mas mau ngenalin kamu ke mereka juga."


"Temen cewek apa cowok mas?"


"Cowok sayang."


" Aisyah cewek sendiri dong nanti."


"Hm... Kenapa? Klo keberatan ga pa-pa ga jadi sayang."


"mm... Boleh ajak Shinta sama Rara ga Mas?"


"Oke... Sipz... Terima kasih mas. CUP"


Aisyah segera menghubungi Shinta dan Rara. Pasti mereka akan senang banget.


tuttt... tuttt.... tuttt....


"Assalamu'alaykum Shin"


"Waalaykumsalam Ai.''


"Kamu malam ini bisa ga nemenin Aku?"


"Kemana Ai? Kenapa ga sama Pak Al aja Ai?!"


"Justru itu Shin, Mas Al ngajak makan malam bareng temen-temannya. Ga mungkin ceweknya Aku sendirikan?"


"Oke deh gue ikut jam berapa?"


"jam 7 di cafe teduh tenang ya, Kamu ajak aja Rara juga boleh Shin!"


"Oke... Sipz."


"Makasih ya... Assalamualaykum."


"Wa'alaykumussalam.


tutttttttt

__ADS_1


"Sudah sayang?"


"Sudah mas aman.... Makasih ya..."


Sambil menunggu waktu ashar mereka melanjutkan dengan ngobrol bersama. Alceo merasa nyaman dengan kebersamaannya kini dengan sang istri. Menikmati di setiap apa yang di ucapkan istrinya. Indahnya bulu lentik mata istrinya ketika berkedip, indahnya senyum dari bibir istrinya. Alceo diam-diam mereka semua yang ada di wajah istrinya.


CUP


Alceo ga bisa lagi nahan untuk tidak mengecup bibir istrinya, karena Aisyah masih kaget dan tercengang Alceo tak menyia-nyiakan targetnya segera Dia m*****t bibir istrinya.


"Mas... Kaget tau!" ucap Aisyah ketika ciuaman itu sudah di kepas oleh Alceo.


Alceo hanyavterlekeh saja melihat istrinya. Sudah terdengar suara adzan ashar dan mereka segera beranjak untuk shokat ashar berjama'ah.


"Mas ke taman yukk.... Jadikan?"


"Jadi yukk... siap-siap lah mas tungguin di bawah ya."


"Siap Suamiku yang tampan.... maa sya Allaah."


Aisyah segera menganti bajunya untuk oergi ke taman bersama suaminya. Sedangkan Alceo menunggunya di ruang tamu sambil menelphone Adam sang asistent.


"Hallo!"


"Hallo bos."


"Bagaimana Kamu sudah dapat siapa yang menyerang Kami?"


"Sudah bos, dari pengakuannya si preman....."


"Katakan!"


"Maaf bos, mereka suruhan nona Karol bos. Mereka di minta untuk membunuh nona Aisyah."


"Karollll...."Alceo mengeram marah hingga giginya bergeretak.


"Awasi terus Karol, Aku ga mau terjadi apa-apa dengan istriku."


"Baik Bos."


"Oke... thank Dam"


tutttttttttttt


Aisyah sudah selesai berganti baju, dan mereka segera menuju ke taman. Mereka memilih untuk bersepeda saja,hingga Mereka menyewa 1 sepeda untuk berboncengan. Awalnya Mereka ingin memakai sepeda sendiri-sendiri. Tapi Aisyah ga bisa karena masih terasa sakit di bagian intinya.


Mereka bersepeda berdua dengan Aisyah yang di bonceng Alceo. Sungguh banyak mata yang terpesona dengan pasangan pengantin baru ini sangat serasi. Mereka menghabiskan waktu untuk berkeliling dengan Alceo yang menjelaskan masing-masing spot dan fungsinya. Mereka mengakhiri acaranya di pukul 5 tepat. Mereka kembali ke apartemen untuk siap-siap akan pergi makan malam bersama teman-teman Alceo.


Baju-baju Aisyah sudah di antar oleh supir mamanya Alceo. Mereka bersiap-siap mandi dan sambil menunggu waktu maghrib tiba. Aisyah membuat sedikit camilan untuk mengisi perut. Mereka berdua menikmati soft bread. Setelah selesai makan, terdengar suara adzan maghrib mereka segera sholat dan setelahnya berganti baju dan segera pergi.


"Al....!"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Aisyah dengan pakaian sederhananya yang masih mempesona.


__ADS_1


__ADS_2