SABARKU TAK BERBATAS

SABARKU TAK BERBATAS
Part 30 SABARKU TAK BERBATAS


__ADS_3

Setelah malam panjang yang hanya di temani sebuah ciuman dan pelukan hangat dari suaminya. Tak membuat seorang ibu hamil yang di terjang perubahan hormon mereda emosinya. Dari bangun tidur hingga menginjak siang Alceo di bikin puyeng, istrinya sama sekali tidak mau mengeluarkan suaranya. Sarapan paginya pun sama sekali belum di sentuhnya.


"Sayang... Makan sarapannya dulu yuk, kasihan dedeknya. Gak mau kan dedeknya marah lagi." Masih dalam mode silent tanpa getaran tanpa dentingan. Sama sekali tidak tersentuh.


"Hufftt..... Sini mas peluk.'' Hufft akhirnya bisa terbujuk juga gumam Alceo dalam hati. Iya walaupun Aisyah dalam mode silent n merajuk akut masih luluh dengan sebuah pelukan hangat suaminya.


"Sayang sebentar lagi dokter segera tiba, nanti kita tanyakan ya apa saja yang boleh dan apa saja yang tidak boleh. Jangan ngambek lagi donk sayang, Kita makan dulu yuk. Biar tenaga kita lebih strong!"bujuk Alceo sambil mengedipkan sebelah matanya


Masih dengan mode silent Aisyah menerima suapan demi suapan makanan dari suaminya hingga tandas. Setelah selesai dengan sarapan pagi keduanya sama duduk di ranjang saling berdempetan. Dengan ukuran rajang yang sempit tidak menyurutkan niat mereka untuk saling membahagiakan. Alceo memeluk erat tubuh Aisyah dengan Aisyah menyandarkan kepalanya ke dada suaminya.


"Maaf...."Ucap Aisyah lirih


"Hmm...."Alceo mengernyitkan alisnya,"Maaf kenapa sayang?"


"Ai sudah buat mas pusing."


"Ssttt.... Mas faham kok sama kondisi istri mas sekarang, mas ga pusing justru mas nahan bikin tambah pusing yank. Tapi tetap mas harus menahannya, karena mas ga mau terjadi apa-apa sama istri dan anak mas." Alceo sambil mengusap lembut kepala Aisyah.


"Mas bersyukur, ternyata pasukan kecebong mas tokcer. Langsung jadi Al junior disini."Ucap Alceo sambil mengelus perut istrinya yang masih rata.


🍀🍀🍀


"Dokter bagaimana kondisi istri saya?" Tanya Alceo pada dokter yang sudah datang untuk mengontrol kondisi kondisi istrinya.


"Istri Anda sudah jauh lebih baik, yang penting jangan buat tertekan dan stress."


"Emm... Dokter apa saja yang boleh dan tidak boleh di lakukan oleh ibu hamil?"


"Ibu hamil tidak ada pantangan apapun selama yang dilakukan tidak membahayakan apalagi di kehamilan trimester pertama."


"Emm.... Dokter apakah Kami boleh melakukan itu....."Alceo canggung mau mengatakan tapi demi istrinya harus di tanyakan, Dia ga mau tersiksa dan menyiksa istrinya.. "Begini maksudnya Dokter, apa Kami boleh melakukan hubungan suami istri?" dengan cengiran rasa malu akhirnya Alceo lolos juga mengatakan kalimat itu.


"Boleh tapi untuk saat ini jangan dulu tunggu 1 minggu lagi karena masih rawan pendarahan di kehamilan awal... Dan setelahnya boleh melakukan selama melakukannya dengan kelembutan dan frekuensi melakukannya di kurangi jangan setiap hari. Dan sebaiknya di kehamilan pertama cairan Sp***a di keluarkan di luar saja untuk menghindari kontraksi dan berakhir keguguran. Dan Anda perlu tau sebagian ibu hamil mengalami peningkatan hasrat yang tentunya bisa membuat Anda lebih sentosa..." Senyuman dokter penuh makna, karena pertanyaan seperti sudah menjadi santapannya setiap hari.

__ADS_1


"Baik dokter terima kasih atas penjelasannya."


Setelah dokter memeriksa Aisyah, Aisyah semakin di buat merasa bersalah. Dia sendiri kenapa berlaku memalukan seperti itu. Rasa kepengen bersenggama dengan suaminya sangat besar, sehingga rasa dongkol di hati semakin membuncah dikala suaminya tidak mau melakukannya.


"Sayang.... sabar dulu ya. Kita tunggu sampai bener-bener sehat dan kuat baru mas jengukin dedek bayi."


Alceo terus memikirkan apa yang di bicarakan di kala pertama Aisyah pendarahan, "Seharusnya Aisyah bed rest total selama trimester awal, tapi klo seminggu lagi Aisyah minta masa gue hajar aja. Tapi gue juga ga mau di diemin kayak gtu, mending di tabokin daripada di diemin. Ahh.... anak papi masih di perut dah kompak sama maminya."gumam Alceo dalam hati sambil melihat wajah bersinar Aisyah yang tanpa di tutupi Cadarnya.


🍀🍀🍀


Disebuah kampus ditempat Aisyah menimba ilmu, dua orang laki-laki dengan kompaknya menunggu sang pujaan hatinya. Iya Dia, Endrew dan Julio. Mereka menunggu wanita yang sudah berhasil membuat jantungnya kembang kempis.


Dari kejauhan terlihat Shinta dan Rara berjalan menuju parkiran.


"Jul.... Lo bener serius sama Rara, Angel lo kemanain? Jangan berani-berani mainin hati anak gadis orang, jika lo berani gue pertama yang menggal kepala lo."Dengan ekspresi tajam dan tangan seakan membelah leher.


"Angel udah gue buang ke laut!"


"Maksud lo?"


"MAMPUS LU.... SYUKURINNNNN.... EMANG ENAK DI KIBULIN KADAL CEBOL, But selamat lo dah terlepas dari si kadal cebol!"


"Ck.... Seneng banget lo!"


"Pasti.... Gue sangat happy,hahahahaha!"


"Eh tuh Shinta sama Rara dah mau pergi, lo sih ah... ngajak ngobrol elu,Ckk.!"


Mereka berdua segera keluar dari dalam mobil milik Endrew. Segera berlari mencegah kedua wanita itu untuk pergi.


"SHINTA....!"


"RA.....!"

__ADS_1


Mereka sama-sama memanggil wanita yang sudah mengusik hati mereka.


"Eh.... Mas Endrew."


"Sudah mau pulang?"


"Emm...." Jawab Shinta dibarengi dengan sebuah anggukan.


"Kita jalan yuk!"


"Ta...Tapi ka mau jenguk Aisyah Mas!"


"No problem... Nanti kita sama- sama ke rumah sakit jenguk Aisyah. Sekarang kita jalan yuk..."


"Tapi sama Rara juga ya mas, kan ga boleh pasangan yang belum halal jalan berdua-dua saja BA-HA-YA!"Terang Shinta.


"Oke aman, kita pergi berempat okay!


"LETS GO BABY!!!!!"


PLAK


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Jangan membenci sesuatu yang Allaah takdirkan untukmu....


...Sebab.........


...Setiap ujian ada pahala.......


...Setiap sakit penghapus dosa.......


...Setiap kehilangan akan diganti.......

__ADS_1


...Setiap musibah ada hikmah...


__ADS_2