
Bel pulang sekolah berbunyi membuat siswa siswi berbondong bondong pulang ke rumah masing-masing meskipun itu berdesak desakan tapi tidak membuat mereka semua mengalah. ntah lah kenapa pulang sekolah rasa nya semangat banget, ada yang sama?
Lain hal nya dua orang siswi yang masih berada di kelas, Dua siswi tersebut adalah Adrianne Pertiwi dan sahabat nya Putri Utami.
"Ann Lo mau baca novel yang lagi populer itu ngga?" Tanya Putri.
"Yang judul nya "Kisah cinta sang anak angkat" bukan nya menjawab Anne lah balik bertanya.
"Iya cerita nya seru tau bikin baper plus bikin emosi juga." jawab Putri.
"Mana pinjam dong." pinta Anne.
Mendengar perkataan sang sahabat Putri mengeluarkan novel yang ada di dalam tas nya dan memberikan kan kepada Anne.
"Thanks my friend." Kata Anne.
Setelah memasukkan novel ke dalam tas, Anne dan Putri berjalan keparkiran dan mulai melaju kan motor ke rumah masing-masing.
Setelah menempuh Waktu sekitar 15 menit Anne pun sampai di rumah mewah yang nuansa kan klasik.
"Assalamualaikum." Anne masuk sambil mengucapkan salam, Anne melihat ada sang ayah sedang membaca koran di ruang keluarga.
"Yah, bunda mana?" Tanya Anne celingukan mencari sang bunda.
Ayah mendengar suara anak bontot pun geleng-geleng kepala kegiatan rutin sang anak dari SD sampai SMA tidak pernah berubah selalu menanyakan sang bunda saat sampai di rumah.
"Coba cari di dapur." Suruh sang Ayah.
__ADS_1
Mendengar perkataan tersebut Anne berjalan ke dapur mencari sang bunda. Ternyata benar sang bunda ada di dapur sedang membuat kue kering.
"Bunda." Panggil Anne.
"Kenapa dek?" Tanya sang bunda.
"Nggak ada kok Bun." Jawab Anne sambil berlalu meninggalkan dapur dan berjalan ke kamarnya.
Anne Pov
Gue Adrianne Pertiwi panggil aja Anne gue anak ketiga, Abang pertama gue pilot nama Galuh Pratama dan abang kedua gue masih kuliah Gilang Ramadhan. Ayah gue Yudhi Sadewa dan bunda Mawar Adriani.
Setelah pulang sekolah gue punya kebiasaan yaitu selalu nyariin bunda kalu bunda udah ketemu rasa lega aja gitu.
Setelah gua ganti baju gue langsung turun mau makan habis makan gue ke kamar mau baca novel.
Gue tau, Biasa pemeran utama wanita tu emang cantik lemah, lembut tapi gak harus secengeng itu menurut gue terlalu menye menye dan antagonis nya bodoh banget udah tau si Protagonis pria gak mau sama dia kenapa masih ngejar? Dan gue kasihan sama dua tokoh figuran nya Meraka mati gara gara mobil yang di pake udah disabotase sama antagonis wanita, Disitu Protogonis pria tau tapi dia lupa mau kasih tau kalau mobil yang akan di pake itu udah di sabotase dan mereka meninggal tempat. Akhir Cerita protogonis wanita dan pria hidup bahagia sedangkan antagonis wanita di penjara.
Anne Pov end
Novel tersebut di banting Anne saking kesal nya karena menurut nya endingnya tidak memuaskan.
"Gimana ya rasa nya masuk novel? pengen deh gue ubah tu alur." kata Anne sambil menopang dagu di kasur milik nya.
"Tapi gak mungkin." lanjut Anne.
Karena merasa haus Anne memutuskan untuk turun mengambil minuman, Anne Melihat jam dinding ternyata sudah jam 18.00.
__ADS_1
"Udah magrib aja." kata Anne sambil membuka kulkas.lalu di letakkan kembali ke kulkas.
Hihi hihi hiks hiks hihi hihi
"Suara apaan anjir?" Tanya Anne ke pada dirinya sendiri karena penasaran akhirnya Anne mencari Asal suara tersebut.
Ternyata suara tersebut berasal dari belakang rumah dekat pohon mangga.
"Duh kok serem sih jangan jangan Kunti lagi." kata Anne takut tapi masih mencari-cari asal suara.
Anne sudah sampai di belakang rumah tapi suara tersebut masih terdengar akhirnya Anne Mendongakkan kepala ke atas dan melihat sosok baju putih penuh darah dan mata memerah muka hancur rambut panjang.
"AAAA KUNTII!!" Anne Berteriak ketakutan sambil berlari tanpa melihat kalau di depan ada batu akhirnya Anne tersandung.
"Setan Kampret," Anne mengumpat dengan setengah sadar dia melihat ke arah pohon Kuntilanak tersebut tertawa lebih keras dan menyeramkan.
"Ya kali gue mati gara gara Orang yang udah mati," Kesal Anne mencoba menahan agar tetap sadar.
"Kalau gue mati gue pengen masuk novel deh dan ngubah alur nya dan hidup bahagia bareng mas pacar hihi"
masih saja menghalu padahal sudah sekarat Anne memang Aneh.
Itu lah akibat dari penasaran terlalu tinggi tidak baik dan lebih baik pura pura tidak tau agar akhirnya tidak menyakitkan.
"Aku sayang ayah bunda Abang love you, Assalamualaikum Adek pamit..." kata terakhir Anne sebelum memejamkan matanya.
__ADS_1