Sang Figuran

Sang Figuran
03


__ADS_3

London


Ravella beranjak dari kamar lalu turun untuk menemui Opa Jordan.Ravella berencana meminta Izin untuk pulang ke Indonesia.setelah berkeliling mencari sang Opa ternyata orang yang dicari sedang pacaran dengan siapa lagi kalau bukan istri nya Oma Vlau.


"Opa." Panggil Vella kepada sang Opa.


"Kenapa Baby?" Tanya Opa sambil menyuruh Ravella duduk.


"Gini Opa Vella mau pulang ke Indonesia boleh Nggak?" Izin Vella.


Mendengar pertanyaan sang cucu membuat Oma Vlau murung karena merasa Ravella tidak nyaman tinggal bersama mereka pikir Oma.


"Kenapa sayang kamu gak betah tinggal bersama Oma?" Tanya Oma Sedih.


"E-gh nggak gitu Oma, Opa, Vella kangen sama Daddy Mommy." Jawab Vella dengan gugup di dalam hati Vella berdoa moga aja di kasih izin.


"Kan bisa telpon sayang!" Ujar Oma masih bersih kukuh tidak mengizinkan Vella pulang.


Sedang opa dari tadi hanya diam dia sedang berfikir kalau cucu nya rindu orangtuanya apalagi sang cucu sudah mau 2 tahun tinggal bersama mereka tapi di satu sisi dia tidak rela Ravella pulang pasti rumah Mereka akan sepi.


"Baik lah baby, Kamu boleh pulang.." Opa Jo memberi Izin.


"Kok di izinin Jo?" Oma protes.


"Vla dia rindu sama orangtua,sama sahabat nya pacar nya dan masih banyak lagi Vella bisa aja liburan ke sini main kesini lagi dia udah terlalu lama bukan kah kita berjanji cuma 1 tahun kepada Orangtua Vella"-Opa mencoba memberi pengertian.


"Hm baiklah Vella Boleh pulang"-Kata Oma setelah diam beberapa saat.


"Kapan berangkat nya sayang?"lanjut Oma.


"Siang ini Oma"Jawab Ravella.


***


"Hallo bis"(?)


"Halo bukbos"(!)

__ADS_1


"Boleh minta tolong ngga?"(?)


"Boleh atuh bukbos ngga usah sungkan"(!)


"Gini................."(?)


"Oke bukbos"(!)


***


Jakarta.


Rafzan POV


Gue Rafzan Ketua geng LOD kata orang gue dingin kaya kulkas tapi gue ngga ngerasa kalau gue dingin ganteng jelas dong keturunan Papa Bram sama Mama Mira Ngga perlu diragukan lagi.


Gue punya pacar kalian pasti tau pacar gue siapa?ya pacar gue Ravella. Gue udah lama pacaran sama Avel (nama kesayangan) dari kelas 1 SMP dan Awal mula gue bikin geng LOD.


Gue khawatir Avel hilang kabar gak biasa nya di telpon gak dijawab dichat gak di balas sumpah gue takut banget dia berpaling ke orang lain, Gak boleh Avel cuma milik gue bukan milik orang lain.


***


Saat ini gue lagi di kantin sama sahabat gue, Siapa lagi kalau bukan BA2E oh satu lagi sama si cengeng dan sahabat nya.


Gue gak ngehirau Arlan sama Bisma adu bacot gue fokus ke makanan sama ponsel gue doang, Gue masih nunggu kabar Avel.


"Kakak ngapain liatin Ponsel terus?"tanya Nayla Kejora Sahabat nya si cengeng, Sumpah gue gedek banget sama nih cewek keliatan banget suka sama gue.


"Bukan urusan Lo." Sarkas gue datar.


"Em kak Rafzan mau nemenin aku ke toko buku ngga?" Tanya Nayla.


nah kan gak tau malu banget ngga punya Mata kalau gue gaka suka sama dia gue risih banget sama nih cewek.


"Nggak usah manja deh" Sinis Arlan.


"Kaya gak punya kaki ngajak ngajak orang lagi, Kata nya orang kaya? Punya mobil kan? Gunain, ojek banyak njir jangan manja! "Bisma ikut ikutan sinis.

__ADS_1


"Siapa lo berani beraninya ngajak Rafzan hah?" Aries berkata dengan Nada sinis.


"Udah udah gak usah ribut." Lerai Moza Si cengeng dengan nada dilembut lembutkan. Huek jijik bangsat!


"Pintar banget sih"kata Eric sambil mengelus kepala Moza dengan lembut.


Cih jijik banget gue dengar nya


Rafzan Pov end


***


Hening itu lah keadaan meja Rafzan Dkk saat ini sampai Moza membuka suara.


"Kak aku mau pesan jus dulu ya" Izin Moza kepada Eric dengan nada lembut selembut pasir? ga canda.


"Mau aku temanin gak?" Tanya Eric nada lembut.


"Nggak usah kak dekat kok cuma disitu." Jawab Moza sambil menujuk stand minuman. mendengar jawaban Moza Akhir nya Eric Mengalah dan menganguk kan Kepala.


/Prang


Suara gelas terjatuh terdengar keras membuat semua aktivitas di Kantin berhenti dan memusatkan perhatian ke asal suara.


"Lo buta hah?!" Kata gadis dengan dandanan menor kepada gadis yang sedang menundukkan kepalanya karena ketakutan.


"M-aaf" cicit gadis tersebut Moza yang tidak sengaja menabrak Sang antagonis.


"Lo buta apa gimana sih, Dikit dikit jatoh dikit dikit kesandung, Lo emang lemah atau sok lemah sih!" Teriak Gadis itu.


"Nangis!! Cengeng banget sih.."


Gadis tersebut adalah Bianca Putri Andromeda sang antagonis kejam jahat dan bodoh. Memiliki kehidupan yang menyedihkan Mama pilih kasih dan suka membanding bandingkan dengan Moza Angelina Jolie saudara Angkat ah lebih tepat nya anak pungut.


"JAWAB HEH, JANGAN DIEM AJA BISU LO.." Bentak Bianca sambil menarik rambut panjang Moza.


"***---

__ADS_1


__ADS_2