
Dengan senang hati Rafzan mengendong Vella ala koala.
"Lo kesini pakek apa?"tanya Rafzan
"Pakek Ojek." jawab Vella.
Rafzan mendudukkan Vella di motor nya, dan menjalankan motor nya ke basecamp di susul anggota lain nya, dua puluh menit mereka sampai di Basecamp, setelah sampai Vella langgsung turun tanpa melihat Rafzan, melihat itu Rafzan menghela nafasnya.
"Queen kenapa?"tanya Eric Kepada Rafzan.
"Dia ngambek sama gue."jawab Rafzan gusar.
"Ya bujuk dong bos jangan diem aja."Kata Arlan.
"Gimana cara nya gue nggak paham soal cewek."Jawab Rafzan dengan Gusar.
"Bos bujuk Queen dengan kata kata romantis dijamin Queen pasti luluh dan tambah kelepek lepek sama bos." Arlan memberi saran sambil tersenyum manis.
"Oke juga ide Lo, Tapi gue nggak bisa ngerangkai kata kata romantis."Jawab Rafzan Polos, Arlan dan Bisma menepuk keningnya mereka lupa kalau bos nya itu kaku.
"Bos coba cari di google." Kata Bisma dan diangguki oleh Rafzan,lalu mereka menyusul Vella yang sudah anteng di ruang tengah Dengan beberapa anggota LOD.
***
Saat ini Vella dan Rafzan sedang berada didalam kamar.hening itu lah keadaan kamar saat ini,Vella yang masih kesal dengan Rafzan, sedang kan Rafzan sedang memikirkan kata kata yang tepat buat membujuk Vella.
"Sayang, jangan diem aja dong." Rengekan Rafzan mengoyang lengan Vella.
"Apaan sih lepas."ketus Vella menghempas tangan Rafzan.
"ayanggg nya Afan jangan marah lagi ya!! aku tuh ngga bisa diginiin." Rafzan mengeluarkan kata-kata alay membuat Vella bergidik ngeri.
"Ayangg Jawab dong, kalau nggak jawab aku nangis nih."Ancam Rafzan yang sudah duduk dilantai.Vella menatap datar melihat kelakuan Rafzan.
"Ayangg kamu udah nggak sayang lagi sama aku."kata Rafzan yang sudah berkaca-kaca dengan mulut di monyong kan.
__ADS_1
"Tahan Vella tahan"batin Vellla gemas dan jijik mendengar perkataan Rafzan.
"Ngga."Ketus Vella.
"HUAAA AVELL UDAHHH NGGAA SAYANGGG LAGIII SAMAA AFANN"
"YA UDAH AFAN MAU CARI JANDA AJA!!"
***
Saat ini Vella sudah dirumahnya, setelah drama alay Rafzan berakhir,dan mereka seudah berbaikan.
Vella saat ini sedang berada di ruang keluarga sama Mommy Lina.
"Mom tau nggak sama Moza si anak pungut keluarga Adromeda?"Tanya Vella memulai gosip.
"Yang muka nya sok polos itu?"
"Iya mom, masa dia bilang Vella Caper cuma gara gara Vella Pelukan sama Rafzan."Jawab Vella Sambil cemberut.
"Ah Mom ingat waktu itu mom kan ke kafe mau nganterin berkas Daddy kamu ketinggalan dan Daddy kamu mau meeting sama klien di kafe itu juga,mom ngga sengaja liat dia jalan sama Om om yang perut nya kayak orang lagi bunting,"Kata Mommy dengan mengebu gebu.
"Wah, Vella kira dia cuma ngerebut tunangan Bianca aja tau nya dihh "kata Vella dengan bergidik ngeri.
Acara bergosip pun berlanjut sampai Daddy Bara dari kantor dengan Bang Derion di samping nya.
"Ngomongin apa hayo kok kayak nya seru banget."Kata Daddy sambil berjalan ke arah Sang istri dan Anak bontot.
"Oh itu Dad lagi ngomongin Moza anak pungut Adromeda."Jawab Mom Lina Sambil mengambil alih tas kerja Daddy Bara.
"Tumben datang nya barengan."lanjut Mom Lina.
"Ketemu depan tadi."jawab Derion sambil mengelus kepala Vella.
"Abang bau."kata Vella sambil mendorong Derion, mendengar perkataan sang adik membuat Derion melotot.
__ADS_1
"Kenapa sama anak pungut Adromeda?"tanya sang Daddy penasaran.
"Itu Dad Moza bilang kalau Vella Caper."Jawab Mom Lina enteng membuat rahang Daddy bara mengeras.
"Kurang ajar tu anak pungut."Derion ikutan emosi mendengar ada orang yang menghina adik kesayangannya.
Setelah acara bergosip selesai,,mereka pergi kekamar masing masing, Vella ingin membersihkan diri nya lengket karena keringat, sama hal nya dengan Daddy Bara dan Derion.
Pukul Setengah delapan malam mereka turun untuk makan malam,
saat ini Vella berada di dalam kamar Derion.lebih tepat nya di balkon kamar Derion.
"Abang udah punya pacar?"Tanya Vella yang duduk di ayunan milik Derion.
"Belum."Jawab Derion Sambil bermain game.
"Abang ngga laku ya, kok masih jomblo."ejek Vella, Derion mendengus mendengar itu.
"Bukan Ngga laku cuma ngga ada yang pas."jawab Derion enteng.
"Kalau ngga ada yang pas ngimana?"tanya Vella.
"Ya udah Abang minta aja sama Mommy biar di cariin."jawab Derion Santai.
"Halah giliran dijodohin nanti nangis."ejek Vella.
Derion tidak menanggapi ucapan Vella,Dia fokus memainkan game nya, mendengar tidak ada suara sang adik Derion melihat ke arah Vella yang sudah tertidur, melihat itu Derion tersenyum geli tidak pernah berubah nyaman dikit tidur,pikir Derion.
Derion memati kan Ponsel nya lalu memasukkan ke saku celana nya dan mengendong Vella ala bridal style
Derion meletakan Vella di kasur miliknya,lalu ikut berbaring dan mendekap tubuh mungil sang adik.
"Abang akan cari pacar kalau adik Abang udah benar benar bahagia sama pilihan nya"kata Derion sambil mengelus kepala Vella dan mengecup kening nya.
"Good night and sweet dreams little girl"
__ADS_1