Sang Figuran

Sang Figuran
18


__ADS_3

   Saat ini Vella dan Rafzan dkk sedang berada di rumah sakit ingin membesuk Bianca.


Tokk tokk


Ceklekk


Pintu ruangan Bianca di buka oleh Eric di sana ada Om pandu dan Om Hen.


"Kalian udah datang?"tanya Eric basa basi.


"Buta mata Lo."Jawab Rafzan Enteng.


"Cih gue cuma basa basi doang."Kata Eric sambil menatap kesal Rafzan.


"Udah basi."Jawab Rafzan Enteng.


"Tumben ngejawab biasanya cuma diem."tanya Om pandu melihat wajah bahagia Rafzan.


"Ya nih lagi bahagia dia abis di nyanyiin Ama doi."Ledek Bisma.


Rafzan Mendengus saat Bisma meledeknya, Rafzan menatap Vella dengan tatapan puppy eyes.



(Tatapan Rafzan saat menatap Vella)


"Avel liat Bisma ngeledekin Afan~" Adu Rafzan setengah merengek sambil berjalan ke arah Vella.


"Hah."


Semua orang melongo melihat tingkah baru Rafzan kecuali Hendrik dia hanya menatap datar drama Rafzan.


Vella tersadar saat Rafzan memeluk nya, Rafzan meletakkan Kepalanya di ceruk leher Vella.


"Bisma jahat Avel tadi dia ngeledekin Afan~"Adu nya sekali lagi saat Vella tidak merespon nya.


"Hah apa iya gimana?"  Vella linglung.


"Ish."Rafzan kesal mendengar respon Vella.


"Bisma tadi ngeledekin Afan!"Adu Rafzan sekali lagi.


"Bisma jangan jail ya nanti gue getok kepala nya mau." Kata Vella sambil menatap Bisma tajam.


Bisma meringis Melihat tatapan Queen nya setajam silet.

__ADS_1


"Iya iya maaf, Nggak lagi deh."Jawab Bisma Sambil Cengeges.


Rafzan tersenyum senang mendengar Vella memarahi Bisma, Dia mengangkat kepalanya lalu menatap Bisma.


Wlekk


Rafzan memelet lidah nya ke Bisma.


Semua orang di sana kaget melihat ekspresi tegil Rafzan yang paling parah Aries yang sedang minum Sampai air nya keluar lagi dari hidung.



(Bayangkan Aries sedang minum tapi keluar lagi


"Aduh hidung gue sakit anjir."kata Aries mengusap hidung nya yang nyut nyut-nyutan.


"Anjirr muncrat."Kata Arlan yang berada di depan Aries.


"Saya ngerasa aneh liat ekspresi kamu Zan biasanya juga dingin."Tanya Om Pandu menatap heran Rafzan yang Masih setia memeluk Vella.


"Kan pawang nya udah pulang om."Jawab Bisma.


"Hai om saya Vella pacar nya Rafzan."Vella memperkenalkan diri nya sambil menatap om pandu dan Hen.


"Gila cocok nih di jadiin sugar Daddy."batin Vella menatap kagum Om pandu.


"Iya Om."Jawab Vella.


"Om Hen kok gitu amat natap Bianca."batin Vella menatap Heran Hen yang menatap Bianca seakan tidak ada hari esok lagi.


Aww


"Lo kok nyubitin gue sih."kesal Vella saat Rafzan menyubit perut nya.


"Biasa aja natap nya."sindir Rafzan saat Vella menatap Hen dengan lekat.


"Apaan sih cemburuan banget."ketus Vella.


Rafzan diam tidak menyaut tapi dia mengambil sapu tangan di kantong celana nya dan menutup mata Vella dengan sapu tangan.


"Lepas Van gelap tau."Ujar Vella sambil berusaha membuka tutup mata nya.


"Nggak usah di buka atau Lo mau gue cium di sini."ancam Rafzan.


                               ***

__ADS_1


     Saat ini Bisma sedang berada di taman dekat rumah nya,Dia menatap langit malam ini angin malam berhembus tidak ada niatan untuk beranjak dari situ.


"I want to be healed God." Kata Bisma menatap langit.


(Jangan di translate loh nanti penasaran nambah beban pikiran lagi🙂)


Drrttt drrttt


Ponsel di saku Bisma bergetar bahwa ada panggilan masuk.


"Hallo mom."


"Ini Bisma lagi di taman."


"Iya Bisma pulang."


"Udah kok."


"Bay love you to."


Setelah panggilan terputus Bisma beranjak dari kursi taman tapi saat di dekat pohon besar Bisma melihat ada seseorang yang dia kenal sedang mengobrol dengan beberapa pemuda yang tidak Bisma kenal.


"Kalian harus bantuin gue buat hubungan Vella sama Kak Rafzan hancur."


"Lo punya rencana."tanya Lelaki 1.


"Punya besok kalian culik Kak Rafzan taro dia di UKS..................... Paham."jelas nya.


"Tapi kalau gagal gimana?"tanya Lelaki 2.


"Ngga akan gue udah buat rencana nya dengan matang."


"Tapi di UKS ada Cctv nya ngga?"tanya Lelaki 1.


"Ngga tenang aja."


Kedua lelaki itu saling tatap dan menganguk.


"Oke kita setuju."jawab lelaki 2.


"Ini uang muka nya untuk uang sisa nya gua akan bayar kalau kita udah berhasil."


"Ngga masalah."Jawab Lelaki 1 dengan menerima amplop berisi uang 10 juta.


"Gue pergi."pamit orang itu.

__ADS_1


Setelah Mereka bertiga pergi Bisma keluar dari tempat sembunyi nya dengan ponsel yang berisi rekaman rencana orang itu.


"Gue akan gagalin rencana lo nay."


__ADS_2