Sang Kehancuran Telah Kembali

Sang Kehancuran Telah Kembali
Chapter 16 - Masuk dan menyamar ke kerajaan pahlawan l l


__ADS_3

Terdengar keributan kembali di bawah sana yang membuat Star tidak bisa tenang beristirahat.


"Ada apa itu? Nicles bisa kah lihat ke sana!." Star memerintahkan Nicles.


"Baik tuan." dengan cepat Nicles pergi ke sana.


Suara keributan terdengar semakin jelas, kira nya ada beberapa orang di sana yang seperti melempar kursi dan meja.


Star pun ikut keluar untuk memeriksanya sendiri tepat di atas tangga dia melihat 5 orang di sana dengan 4 orang berpakaian armor dengan di lengkapi senjata dan satu pria dewasa yang memakai jubah indah berwarna biru dengan lambang yang sama dengan koin.


"Ehemm..... kami mendengar bahwa ada yang membuat keributan di pasar dengan menusuk orang menggunakan tusuk sate." ucap Pria itu .


"Tusuk sate ?." Paman pemiliki penginapan itu terlihat bingung.


Kerena keadaan penginapan sekarang telah sepi. Pria dewasa itu melihat ke arah Nicles "Apa anda yang melakukan itu kata mereka yang melakukannya adalah pendatang baru." ujar Pria itu dengan menunjuk Nicles.


"Untuk apa saya melakukan hal itu?." tanya Nicles.


Melihat ekspresi Nicles yang seolah tidak tau apa apa membuat Pria itu malah kesal dan membuat nya hendak menyerang Nicles dengan sihir.


Tapi, secara bersamaan seorang wanita muncul di depan pintu "Ada apa ini sungguh berisik sekali kalian." ucap wanita itu yang tidak lain adalah Yui.


"Hei, Rack sedang apa kau di sini?." tanya Yui.


"Maafkan saya nona, saya di sini untuk melakukan penyelidikan tentang siapa yang menyerang sekumpulan Pria di pasar." jelasnya Rack.


Jelas-jelas bahwa mereka adalah pelaku tapi Rack mengatakan seakan akan mereka korban yang tidak bersalah.


"Dia tidak mungkin melakukan itu, karena tadi dia berada di sini, aku sendiri yang melihat nya." ujar Yui.


Rack mengerti tapi matanya tertuju ke arah anak pemilik penginapan itu "Ho, sepertinya ada bahan eksperimen yang bagus." ucapnya.


Anak itu berlari ke arah ibunya dan bersembunyi ketakutan melihat tatapan Rack yang seolah pemburu yang menatap mangsanya.


"Dia masih kecil dan tidak mungkin bisa bertahan dengan eksperimen mu itu bodoh." ucap Yui dengan menyenderkan tubuhnya ke dekat pintu.


"Benar yang anda katakan nona tapi kami mengalami kerugian semenjak anjing pesuruh itu menghilang." Rack mengusap dahinya.

__ADS_1


Star yang mendengar itu paham siapa yang di maksud mereka karena anjing pesuruh itu sekarang berada di depan mereka tapi mereka tidak mengenalinya.


Karena energi nya telah di ganti dan di perkuat kembali jadi mana mungkin mereka mengenalinya yang jelas energi itu bukan lagi yang mereka kenali.


Rack bersama empat orang nya pergi dari situ tapi mata Rack sempat menatap gadis itu, Rack tersenyum kecil seperti merencanakan sesuatu.


Keadaan kembali tenang dengan perginya mereka, yui menatap ke arah Star yang berada di atas tangga " berhati-hatilah dengan orang itu dia gila akan eksperimen bahkan ke dua orang yang lewat saja di jadikan babi karena sering menyebutkannya babi." ucap Yui yang memberitahu itu.


Star hanya mengangguk melihat itu Yui langsung pergi juga dari sana. paman pemiliki penginapan membereskan meja dan perabotan yang hancur oleh mereka.


Star bicara pada paman itu kalau ia juga ingin membantu nya, paman itu tersenyum "Hati-hati dengan pecahan kaca gelasnya, nak." ucap Paman itu.


Star mengucapkan sesuatu dari mulutnya "back to the way it was. " ucap Star.


(Skill back to the way it was level 3 telah aktif)


Seketika serpihan benda benda yang rusak melayang di udara menyatu kembali seperti sebelum nya dan kembali ke tempat benda itu berada.


Kursi yang rusak pun sudah seperti dulu lagi dan ruangan terlihat bersih dan rapih tidak ada kotoran di meja yang tadinya kotor.


Paman pemilik penginapan dan istri nya itu terkejut melihat itu, mereka tak percaya apa yang mereka lihat.


"Bukan." jawab singkat Star.


"Syukurlah, karena jika anda memang benar penyihir orang orang itu akan menangkap anda karena anda telah membantu jadi saya akan menyiapkan secangkir teh hangat mohon tunggu sebentar ya." ujar Paman itu.


Star duduk di kursi bersama Nicles. paman pemiliki penginapan segera membawakan dua cangkir teh dan meletakan nya di meja.


Star menanyakan siapa pria tadi lalu Paman itu menjawab "Pria itu bernama Rack, dia sering sekali membuat kekacauan di berbagai tempat." ucap Paman itu.


Star meminum teh itu sambil mendengar Paman itu berbicara tentang Rack. jadi akhirnya Star tahu bahwa Rack adalah wakil divisi perkembangan dari kerajaan yang bertugas membuat alat baru.


Rack juga memiliki sihir hitam hasil eksperimen dari korbannya, dia sangat dingin dan kejam tapi aneh nya dia memiliki keluarga yang cukup bahagia.


Setelah percakapan mereka selesai Star dan Nicles segera pergi keluar untuk mengamati keadaan kerajaan.


"Hati-hati di jalan " ucap Istri paman itu.

__ADS_1


Star bersama Nicles mulai berjalan menulusuri jalanan sekitar, Star melirik ke kanan dan kirinya terlihat suasana suram dari beberapa orang lewat.


Terdengar seseorang memanggil dari kejauhan, Star mencari sumber suara itu yang tidak lain dari Lean menghampiri Star "Staarr, apa kabar kau mau kemana?." sapa dan tanyanya.


"Eh, Lean aku hanya berkeliling saja." jawab Star.


"Kalau begitu mau mampir ke toko ku sebentar?." tanya Lean.


"Toko?, boleh." jawab Star.


"Eh, yang ada di belakang mu itu siapa?." tanya kembali Lean.


Nicles maju memperkenal kan diri nya "Saya kakaknya, perkenalkan nama saya Nicles." ucap nya.


"Boleh ku panggil kak Nicles?." tanya Lean.


"Tentu saja." jawab Nicles.


"Baiklah ayo pergi ke toko ku." Lean menarik lengan Star dan berlari.


Mereka bertiga sampai di toko Lean yang menjual bermacam-macam kue yang di letakan di meja.


Star melihat nya dengan fokus ke arah kue itu membuat Lean tertawa "Fthhhhahahah....... jadi kau suka kue." ujar Lean.


"Iya , woah aku ingin membeli yang ini." Star menunjuk kue yang dia mau.


"Kau tidak perlu beli lagi pula karena bantuan mu kami mempunyai tempat tinggal dan toko ini." ucap Lean.


"Tidak, toko ini hasil kerja keras mu. aku hanya meminjam kan koin saja." ucap Star yang terlihat fokus pada kue.


"Aku berterima kasih pada mu teman, ah maaf boleh kah aku anggap kau teman?." tanya Lean.


"Tentu." jawab Star yang memegang kue di tangannya.


"Saat koin nya sudah terkumpul cukup aku akan segera membayarnya jadi tunggu dan lihatlah usaha ku itu teman." ujar Pean dengan semangatnya.


"Tentu aku pasti akan menunggu nya" ucap Star.

__ADS_1


Star dengan Nicles di sambut hangat oleh keluarga Lean, mereka menawarkan makan bersama Star.


__ADS_2