
Suatu negara telah di bentuk, tentu itu menimbulkan kegemparan di beberapa Kerajaan.
Bahwa terbentuknya suatu negara di dunia mereka berarti ancaman apa lagi negera itu berada di bawah laut.
Mengapa mereka bisa tahu? tentu saja itu di beritakan oleh suara dunia.
Suara misterius yang memberitahukan terbentuknya suatu negara, tapi meski begitu kerajaan dan orang orang penting tidak bisa berbuat apa-apa.
Jika saja negara itu berada di darat mungkin mereka bisa menyerangnya, tapi beda lagi jika sudah berada di laut.
Karena kedua belah pihak tidak bisa ikut campur dalam masalah ini, karena bisa terjadi ketidak seimbangan pada laut dan mempengaruhi sumber daya laut.
Apa kah itu artinya mereka akan membiarkan hal itu begitu saja? tentu tidak.
Untuk sementara waktu mereka akan mengacuhkan negara itu.
"Yosh, pekerjaan sudah selesai." Star mengurusi masalah dan permintaan pokok dari negara yang ia buat. tentu bagian terbaik adalah pelatihan fisik para prajurit, dengan di kirimkan ke ketua unit pasukan sergeant untuk melatih mereka.
Orion dan Kiana juga selalu berada sisi Star membuat pekerjaan cepat selesai "Yah mereka luar biasa." Star memuji mereka dalam hatinya.
"Hmm..... masih ada pekerjaan lain lagi?." tanya Star.
"Tidak ada." jawab Orion.
"Baiklah, apa kalian tidak istirahat dulu?." tanya Star.
"Apa yang anda katakan tuan, tentu dengan melayani anda merupakan tugas bagi kami." ucap Kiana dengan semangat nya.
"Eh, mereka tuh belum istirahat sama sekali loh, mereka bekerja terus dari tadi." ucap Star dalam hati.
"Benar yang di katakan Kiana, melayani anda merupakan hal bahagia bagi kami jadi anda tidak perlu khawatir tentang kami." ucap Karion dengan membungkuk sedikit.
Pekerjaan Star semakin hari semakin menumpuk, ia juga berpikir mungkin pinggang nya akan sakit jika dia menggunakan tubuh lamanya.
Tapi ia senang melihat Negara Actassi berjalan baik dengan ini setidak nya Altair menggenggam sebagian lautan.
Bagian terbaiknya, yaitu bahan pangan laut yang di kirim negara itu. jadi penduduk Altair bisa merasakan ikan, kerang, dan bahan laut lainnya.
"Baiklah kalau begitu kita lanjutkan laporan Fi tempo hari." ucap Star.
Star mengambil peta yang tepat berada di samping nya "Jadi bagaimana kita bertindak pada wilayah ini?." tanya Star dengan menunjuk wilayah itu di peta.
"Menurut saya wilayah ini masih berada dekat dengan kerajaan 7 Pahlawan emprey jadi kita harus bertindak hati hati." ucap Orion.
Apa yang di katakan orion memang benar, kerajaan 7 Pahlawan emprey merupakan tempat tinggal para Pahlawan.
"Kita tidak tau apa yang di rencana para pahlawan itu." lanjut Orion.
"Mereka juga terlalu banyak mengacau." Kiana menimpali.
"Merepotkan ya." ucap Star dengan singkat .
__ADS_1
"Kemungkinan raja di kerajaan itu menjadi boneka para Pahlawan itu." ucap Orion.
( Note : menjadi boneka artinya di kendalikan oleh orang karena boneka tidak bisa bergerak jika tidak digerakan oleh yang memainkannya) .
Benar apa yang di katakan Orion kemungkinan raja kerajaan itu menjadi mainan para Pahlawan.
Tapi apa rencana mereka? apa mereka juga di kendalikan oleh seseorang. Star berpikir terlalu dalam tentang masalah ini.
Ia harus hati hati dalam mengambil langkah dan tindakan. kemungkinan Great goddes atau Great deity akan ikut campur dalam masalah ini.
"Ah... manusia memang rumit di tebak, eh tunggu aku juga manusia kan ?." Star menggaruk kepalanya dengan kedua tangannya.
"Oh, bukan kah wilayah ini adalah hutan kegelapan?." tanya Star.
"Benar tuan, hutan yang di kutukan dan merupakan kelemahan bagi orang yang beratribut cahaya." balas Orion.
Hutan yang terletak tidak jauh dari kerajaan 7 Pahlawan emprey merupakan hutan yang di kutuk oleh dewi kutukan.
Hutan ini dulunya sangat subur, tapi entah alasan apa dewi itu sampai mengutuk hutan itu.
"Bukankah di sini tempat tinggal dark elf ?." tanya Star.
"Anda benar tuan, wilayah ini tempat persembunyian para dark elf." jawab Orion.
"Kenapa mereka bersembunyi di situ?." tanya kembali Star.
"Dari informasi yang saya terima dari fi, bahwa para dark elf selalu di buru oleh kerajaan 7 pahlawan emprey." Kiana menjawab pertanyaan Star.
"Orang itu cepat sekali mendapatkan informasi seperti ini." ucap Star dalam hatinya
Star dengan cepat dapat memahami hal yang di katakan oleh Kiana karena skill "passive intelligence." yang ia punya.
( Skill passive intelligence level 50 telah aktif) .
Skill ini akan aktif dengan sendirinya ketika star tengah kebingungan tentang penjelasan orang lain dan pemahaman tentang sesuatu.
Star menatap kertas peta itu dengan tatapan yang amat serius bahkan matanya tidak bergeming sama sekali.
Ia juga harus mengambil tindakan segera pada para Pahlawan itu. kemungkinan yang ada mereka pasti akan membuat ulah lagi.
Orion bicara pada Star "apa yang akan kita lakukan pada mereka tuan?." tanya Orion.
Walau wajah nya berekspresi biasa saja Star tahu bahwa Orion menunggu jawaban dan keputusaan apa yang akan di ambil Star.
Tentu Star tahu karena mereka di setting oleh ia sendiri. saat pertama kali ia meninggalkan Altair Star nampak heran dengan kota itu.
Kenapa mereka seperti mempunyai kehidupan dan selalu membungkuk saat berjumpa dengannya.
Ia juga berkomentar di situs yang membahas tentang game itu. tapi beberapa orang tidak mengalami hal itu.
Walaupun mereka membuat kota para NPC tetaplah NPC yang hanya diam seperti patung dan menjawab pertanyaan yang telah di setting saja.
__ADS_1
Ada yang berkomentar bahwa itu mungkin bug dari game dan mengharuskannya mereset ulang game tersebut.
Tentunya, jika mereset ulang game itu Star harus bermain dari level awal kembali. memikirkan tentang usahanya yang selama ini menaikan level membuat dia tidak mereset game itu, dan membiarkannya seperti itu lagipula itu hanya bug kecil.
"Jika kita menyerang kerajaan itu pasti akan terjadi keributan besar di beberapa kerajaan lainnya dan juga mereka pasti mengenali wajah-wajah kalian, aku juga cukup terkejut bahwa kejadian itu sampai di muat di buku yang di berikan Belia."
"Kami minta maaf atas tindakan bodoh itu tuan." Orion menunduk pada Star.
"Tidak apa-apa orion." Star membalas.
"Karena rasa marah kami sampai membuat hal itu." lanjut Orion.
"Yah, asal tidak di ulangi lagi." Star tersenyum hangat pada Orion.
"Saya juga tuan, saya berjanji tidak akan melakukan hal itu lagi." Kiana menimpali.
"Begitu ya, bagus lah." ucap Star dengan nada datar.
Melakukan hubungan pada dark elf mungkin menguntungkan baginya, dengan melatih para dark elf menjadi kuat dan melawan para pahlawan itu membuatnya tidak harus turun tangan dalam masalah para pahlawan.
itulah yang di pikir oleh Star.
"Para dark elf merupakan aib dan sebagian orang menganggap mereka seperti sampah juga mereka lari dari kejaran para pahlawan yang akan membunuh mereka, dengan masuk nya ke dalam hutan kutukan, mereka sementara waktu bisa aman, tapi kemungkinan para pahlawan akan merencanakan sesuatu agar hutan itu bisa di masuki." Orion menjelaskan pada Star dari informasi yang Fi kumpulkan
Para dark elf memiliki atribut netral mereka tidak memihak cahaya maupun kegelapan.tapi mereka juga bisa memilih salah satu atribut itu dan dengan masuknya mereka ke hutan kutukan sudah di ketahui apa atribut mereka.
"Apa kita bisa membujuk mereka ?." tanya Star.
"Tentu, dengan memberikan bantuan seperti makanan dan perlindungan mereka akan berhutang budi pada kita, lagi pula para dark elf sangat berterima kasih pada orang yang membantu mereka." jawab Orion.
"Tapi, para dark elf cendrung berhati-hati pada orang asing." Kiana mengucap kan itu dengan wajah serius.
Star segera memerintahkan Kiana "baiklah, suruh wakil mentri perlindungan dan keseteraan yaitu Oliver untuk membantu mereka!."
"Baik tuan." Kiana segera pergi dari ruangan itu.
"Ah, aku ingin liburan." Star mengeluh dalam hatinya.
Kiana berjalan dengan anggun dan sederhana ke ruangan pemerintahan tepatnya ruangan yang belum lama di bangun oleh wakil Mentri infrastruktur Ingrid altair.
Hector Sibuk dengan tugasnya di Negara Actassi sehingga tugas di Altair di tangguh oleh wakilnya yaitu Ingrid.
Kiana sampai di depan pintu dan membuka pintu itu dengan perlahan. terlihat jelas seseorang yang asik tidur di sofa.
"Cih..." Kiana nampak kesal.
Meja yang rapih dan buku buku tersusun sesuai warna, ruangan kerja yang begitu bersih berbeda jauh dengan Star yang di penuhi lembar-lembar dokumen.
"Ya ampun, apa yang harus ku lakukan pada anak ini?" ucap Kiana.
Kiana mengeluarkan hawa membunuh yang begitu kuat hingga membuat Oliver bangun kerena terkejut
__ADS_1
___________