
Melene seorang gadis cantik sekaligus orang yang dijuluki Saint. dia seorang pemuja salah satu Great Goddess.
Melene dapat berkomunikasi secara langsung pada Goddess yang dia puja itu, karena itu menjadi kelebihan Melene sebagai manusia.
Apalagi statusnya dulu hanya rakyat biasa yang dikucilkan dan dibenci. prinsip Melene selalu berpegang teguh pada yang namanya kebenaran.
Tidak peduli seberapa salahnya dia menilai kebenaran itu, jika menurutnya itu benar maka Melene akan terus memperjuangkan kebenaran tersebut.
Terkadang Melene bertanya-tanya pada diri sendiri apa itu kebenaran? apa dia sudah memperjuangkan kebenaran tersebut?.
Pikiran Melene terkadang melayang-layang ketika memikirkan hal tersebut. mengapa Great Goddess memberinya kekuatan yang besar?.
Ini tidak bisa disebut keberuntungan semata. Melene hanya berpikir untuk mematuhi Great Goddess saja dan menyerahkan seluruh hidupnya pada ektensi itu.
Melene mempunyai tiga skill utama dan dua skill biasa. skill yang diberikan pada Melene juga cukup merepotkan musuh. delay waktu skill juga tidak terlalu lama.
kerusakan yang ditimbulkan memang tidak terlalu besar akan tetapi jika dua skill di satukan setidaknya kerusakan yang besar dapat terjadi.
Melene berada di ruangan yang hanya dia saja seorang di ruangan itu. Melene berdiri di depan patung besar putih yang berdiri tegak dan tinggi.
Melene menyatukan tangan dan berdoa. entah doa apa yang diucapkan itu, setelah itu dia mengangkat kepalanya melihat wajah patung yang tidak lain perwujudan dari Great Goddess.
"Saya datang menghadap wahai Dewi yang agung." ucap Melene dengan suara yang pelan.
Seketika patung memancarkan cahaya yang terang bersamaan dengan suara dari patung itu.
"Aku mendengar Melene. kau mungkin akan bertanya kenapa aku memanggil kesini." - Great Goddess.
"Benar Dewi." jawab Melene.
"Aku sedikit terkejut ketika merasakan aura yang begitu besar di dunia bawah walau sebentar. entah aura apa itu? aku juga tidak tau, tapi yang pasti aura sama persis seperti 3 tahun yang lalu. aku harap kau dapat segera menemukan pemilik aura itu!." -Great Goddess.
__ADS_1
"Baik Dewi. perintah anda adalah hal yang mutlak bagi saya." Melene ingin bertanya lebih banyak, tetapi dia tidak berani bertanya pada Great Goddess.
"Aura aneh dan kuat! menarik sekali." Saint Melene meninggalkan ruangan tersebut dengan wajah yang tersenyum bahagia.
Melene keluar dari ruangan tersebut yang mana terlihat tiga orang menunggu dia di luar.
"Maafkan kami mengganggu aktivitas anda Saint. kami disini ingin memberitahu pada anda, bahwa kerajaan 7 pahlawan emprey sekarang berubah menjadi kerajaan emprey saja." kata orang yang memakai jubah hitam itu.
"Ho, mereka memotong nama kerajaan itu rupanya." -Melene.
"Menurut informasi dari ages kerajaan itu sudah diambil alih kekuasaan oleh ratu yang bernama Ires."
"Ires? kalau benar sebaiknya kita berkunjung ke kerajaan itu hanya untuk sekedar menyapa saja!." Melene nampak tersenyum yang membuat mereka berkeringat takut.
"Anu, kerajaan itu sekarang sudah di tempati dark elf. "
"Makhluk kotor itu menempati kerajaan? tapi kenapa para penduduk tidak mengusirnya?." tanya Melene.
"Oh, sepertinya ada yang salah di kerjaan itu." Melene berjalan pergi.
Dia disusul oleh tiga orang tersebut. salah satu dari mereka bertanya " Saint apa yang akan anda lakukan?." tanya orang itu.
"berunding atau menyerang. aku akan pergi ke kerajaan itu dan berbicara pada ratu Ires perihal dark elf. bisa-bisanya dia membiarkan aib tinggal di kerajaan."
"Siapkan beberapa pengawal dan kereta kuda! kita akan segera ke sana!." titah Melene.
Melene bersiap ditemani lima orang kesatria kelas tujuh. Melene menaiki kereta kuda yang sudah disiapkan, juga empat kesatria yang menunggangi kuda dibagi dua disisi kanan dan kiri dan satunya berada didepan melindungi kusir kuda tersebut.
Mereka melakukan perjalanan yang kira-kira membutuhkan waktu 2 hari untuk sampai ke kerajaan tersebut, tapi dengan skill milik Melene mereka bisa sampai hanya satu jam saja.
Melene yang mendengar ucapan Great Goddess menganggap itu sebagai pesan yang serius. apalagi jika Great Goddess sudah berkata untuk mencari pemilik aura itu pasti kekuatan aura ini bukan main.
__ADS_1
presepsi yang sempurna dari Great Goddess tidak pernah salah, karena seorang Dewi tau apa yang harus dilakukan sungguh menakutkan.
Melene tidak tau kejadian sebenar dari 3 tahun yang lalu. dia hanya membaca tragedi itu dibuku saja. dikatakan bahwa monster kehancuran berhasil disegel oleh para ektensi atas yang memiliki kehendak mereka sendiri.
Kehendak yang dimaksud itu mereka dapat mencampuri urusan ketiga dunia. tidak terikat batasan dunia yang telah ditentukan oleh sistem dunia itu sendiri.
Sistem dunia masih menjadi misteri, bahkan Dewa Dewi tidak tau siapa yang menciptakan batasan dunia tersebut.
Jika ditanya apa tujuan sistem dunia itu sudah terlihat jelas untuk membatasi makhluk yang memiliki kekuatan diluar pemahaman dan logika.
Dunia memiliki dimensi yang banyak. bukan hanya ketiga dunia itu saja yang ada. dunia lain juga ada contoh bumi.
Jika penghalang dimensi tidak ada maka orang yang dari bumi akan dapat menemukan dunia lain begitu juga dunia lainnya.
Jika hal itu terjadi maka suatu kejadian yang mengerikan akan terjadi yaitu peperangan. manusia atau mahkluk dari dunia lain yang memiliki kecerdasan dan kekuatan akan menjadi serakah dan ingin menguasai dunia tersebut.
Mereka tidak akan peduli dengan dampak yang ditimbulkan dari perbuatan itu. mungkin perdamaian masih bisa terjadi, tapi itu tidak menjamin. peperangan adalah jalan terakhir yang bisa mereka ambil.
Jika terus begitu maka keseimbangan dan tatanan dunia akan hancur. mahluk dan manusia yang tidak bersalah akan ikut tewas dalam kejadian itu.
Kejadian seperti ini pernah terjadi dulu sekali. dimana belum adanya peraturan dan penghalang dimensi. mereka dapat mudah menemukan dimesin sampai ke dimensi lain.
Hingga keegoisan membutakan hati dan pikiran mereka. sampai salah satu Great angels turun tangan membunuh mereka.
Saat itulah sistem dunia tiba-tiba saja ada. entah siapa yang menciptakan sistem tersebut yang bahkan penghuni dunia atas sampai terikat sebagian peraturan sistem tersebut.
Yang pasti orang yang mampu membuat sistem itu berada di puncak kekuatan yang ada. sistem dunia mengetahui semua perbuatan yang ada seluruh dunia.
Seberapa kuat kekuatan Dewa dan Dewi tetap saja mereka tidak akan bisa menembus sistem dunia yang mutlak.
Sistem dunia dan suara dunia masih termasuk satu tapi berbeda. tugas sistem dunia mengunci aturan yang ada sedangkan suara dunia memberitakan kejadian yang dapet menggempar orang-orang.
__ADS_1