Sang Kehancuran Telah Kembali

Sang Kehancuran Telah Kembali
Chapter 01 - Para penjaga lantai


__ADS_3

Sementara menunggu Gilda memanggil yang lain, Star duduk dengan meletakkan tangannya di dagu.


Satu persatu pertanyaan muncul di benaknya kenapa dia bisa berada di dalam game? pikirannya mulai melayang-layang entah kemana membuatnya mulai merasa bodoh dan langsung menyerah memikirkan itu.


Star ingin melihat tubuhnya tetapi tidak ada cermin di ruangan itu.


Star mengucapkan, 'Magic mirror' dengan suara yang pelan.


Tepat setelah dia mengucapkan itu sebuah benda bersinar muncul melayang di depan .


Berbentuk oval seperti telur dan memiliki pegangan yang di hiasi permata berwarna merah muda di setiap sisinya.


Berwarna emas cerah sebuah item dengan kelas menengah itu adalah cermin.


Cermin yang dia dapatkan saat menghancurkan Dungeon hampir saja di buang karena tidak berguna .


"Untung saja aku tidak membuangnya, benar firasatku benda semacam ini bisa berguna."


Memegang cermin dengan tangan kanannya dan tangan kiri di tempelkan di wajahnya mengusap dengan lembut kulitnya.


Benar benar wajah seorang anak kecil yang polos dan imut. ketika mencoba ekspresi senyum malah membuatnya merinding.


Tidak menyangka jika seorang bocah polos menghancurkan berbagai Dungeon dan negara.


Dia menghancurkan Dungeon karena bosan dan saat di rumah sakit dia memainkan game ini dengan tertawa ketika meruntuhkan negara.


Setengah jam dia menunggu suara langkah kaki mulai terdengar dengan pintu kiri dan kanan yang perlahan terbuka.


Terlihat Gilda dan beberapa orang di belakangnya mengikuti dengan langkah lembut, tanpa menimbulkan getaran yang keras.

__ADS_1


Mereka berhenti dan menundukkan kepala memberi hormat. melihat pemandangan itu membuatnya teringat dengan kejadian dulu.


Star bangun dari kursi dan menyuruh mereka memperkenalkan kembali diri mereka, "Bangunlah! perkenalkan kembali diri kalian!."


Sedikit memalukan bersikap seperti itu. Star tidak pernah berbicara dengan orang lain kecuali keluarganya.


Atmosfer di sekitar telah berubah menjadi keheningan, lalu satu orang maju ke depan dan memperkenalkan diri. orang itu memiliki rambut berwarna abu-abu, dengan dua anting di telinganya. anting berbentuk bulat terbuat dari logam dengan kedua warna mata yang sama yaitu abu-abu.


Seorang laki-laki memakai jubah dengan tudung yang di turunkan berwarna biru tua membawa sabit melingkar seperti bulan yang melengkung.di letakan di belakang badannya


"Segala hormat untuk tuan Star, perkenalkan nama saya Alleen Altair. penjaga lantai satu." wajahnya tersenyum hangat pada Star.


Kemudian orang kedua maju memperkenalkan namanya. dia seorang perempuan dengan wajah yang cantik, "Salam hormat untuk tuan ku, perkenalkan nama saya Lavender Altair penjaga lantai dua, senang bertemu dengan tuan." memakai pakaian serba hijau dari atas sampai bawah. dengan mahkota bunga di kepalanya dan mata hijau cerah, juga berambut panjang berwarna hijau, kulit putih ke kuningan, anting berbentuk bunga di kedua telinga. terlihat berlebihan tapi cocok dengan dia, apalagi bagian dadanya yang sempurna itu wajah yang begitu cantik dan menggoda itu tersenyum pada Star.


Selepas Lavender memperkenalkan dirinya, dia langsung mundur kebelakang dan maju orang ketiga yang memperkenalkan dirinya.


Berwajah seperti anak-anak lebih pendek dari guardian lain, tapi lebih tinggi dari Star.memakai pakaian berwarna siluet biru dengan kain panjang yang melingkar di belakangnya. mata yang cerah, rambut berwarna biru, bersuara imut dan memiliki sikap periang dia maju ke depan memperkenalkan dirinya, "Salam tuan senang bertemu dengan anda, namaku Strom altair, penjaga lantai 3." dia tersenyum seperti ini " V ".


"Senang dapat melihat tuan Star, nama saya Arrow Altair, penjaga lantai 5." seorang laki-laki memiliki rambut merah dengan mata merah menyala. memakai pakaian berwarna merah dengan baju dan celana pendek, terlihat otot-otot tangannya.


"Sungguh suatu kehormatan bisa melihat anda tuan, perkenalkan nama saya Kai Altair, penjaga lantai 6." seorang laki-laki dengan tinggi sedang dan rambut biru dengan jepit rambut berlambang air. warna mata biru, memakai anting hanya di kiri berlambang air, dengan pakaian serba biru muda.


"Tuan Star senang bertemu dengan anda. tuan yang begitu kuat dan tidak bisa di deskripsi perkenalkan nama saya Ramiel altair, penjaga lantai 7." laki-laki berambut kuning dan mata kuning bagaikan matahari dengan setelan berwarna kuning.


"Perkenalkan nama saya Crystal altair, penjaga lantai 8, senang bertemu dengan anda sang pemimpin kami dan orang yang saya cintai." perempuan berkulit putih lembut dan rambut panjang berwarna putih. memiliki kecantikan seperti berlian bersinar. memakai pakaian putih dengan kain bulu yang melingkar dari leher ke tangannya senyuman dingin, tapi terasa hangat mengarah ke Star.


"Tuanku yang memiliki kulit seindah mutiara dan suara indah, pemimpin dari segala pemimpin dan orang yang saya sangat cintai, perkenalkan nama saya Aurora Altair, penjaga lantai 9." seorang perempuan cantik dengan tubuh ramping yang sempurna memiliki rambut berwarna putih dengan warna mata berwarna biru dengan kecantikan yang tidak kalah dari penjaga lantai lainnya. memakai anting berbentuk bulat dengan pakaian putih polos memegang tongkat light dengan cincin tepat di tengahnya berada benda bulat berwarna silver.


"Semua sudah hadir kecuali penjaga lantai 10 sampai 15 tuan." Gilda menundukkan setengah badannya .

__ADS_1


Penjaga lantai 10 dan 15 hanya akan datang jika ada perintah khusus saja itu yang telah di tetapkan oleh Star ketika menyettingnya.


Perkataan mereka berlebihan bagi Star, dia berpikir dirinya tidak begitu hebat


Star melihat ada yang kurang sepertinya dia tidak melihat satu orang yang seharusnya di ruangan pertemuan.


Langkah kaki terdengar begitu cepat menuju ruangan pertemuan.seseorang memasuki ruangan itu dengan terburu dan menunduk kepalanya berpakaian seperti orang kantor perempuan itu meminta maaf karena keterlambatannya, "Maaf tuan atas keterlambatan saya." dengan kepala tunduk dan wajah khawatir.


"Tidak perlu meminta maaf, aku yakin karena kau sibuk, bukan." Star berbicara dengan nada halus dan tersenyum.


Perempuan itu mengangguk, tapi entah perempuan itu dengan takut-takut mencuri melirik ke arah Star dengan tatapan aneh.


Star menatap ke arah Gilda, "Bagaimana dengan keadaan diluar Gilda?."


"Keadaan di luar baik baik saja dan sempat ada penyerangan 3 tahun yang lalu ketika tuan di segel." Gilda menjelaskan itu pada Star.


"Ho.... penyerangan?." Star bertanya pada Gilda.


"Benar penyerangan tapi anehnya mereka tidak menginjakkan kaki sedikit pun ke dalam kastil" Gilda.


"Siapa yang menyerang?". Star bertanya pada Gilda.


"Menurut informasi dari penjaga lantai 14. mereka adalah 7 great angels." Gilda.


Star mulai berpikir bahwa ada yang aneh ketika penyerangan kenapa mereka tidak langsung ke dalam dan menyerang area kastil Altair.


Dalam benaknya di berpikir, bukankah itu kesempatan bagi mereka bahwa aku sedang di segel, mencurigakan?.


Rasa khawatir membuat dia menggunakan skill 'energy introduction'

__ADS_1


(Energy introduction level 90 telah aktif)


Dengan menggunakan skill 'energy introduction.' dia bisa mengetahui energi mana saja yang dia kenali dan energi asing.


__ADS_2