
Star kini telah menjalani sebuah kerja sama.
Karena kerja sama sudah terjalin Star menyuruh Oriion dan Kiana untuk tetap di berada di situ sementara waktu.
Untuk mengurusi urusan eksternal dan internal negara dan membantu negara itu.
Sempat ada pertentangan dengan Kiana yang mau ikut Star pulang, tapi itu segera di urus Orion.
Mereka berdua menjelaskan sistem pemerintahan kami dan bagaimana menjalankannya.
Tak sampai di situ, kami juga mengekspor berbagai macam seperti pakaian yang terbuat dari sutra halus, armor, senjata, makanan, dan uang dari kota Altair.
Jadi mulai sekarang mereka akan menggunakan mata uang Altair. sekarang di sana juga sedang melakukan pembangunan secara bertahap.
Dan kerajaan kraken juga menjalin hubungan dengan Altair. pemimpin itu menjelaskan alasan kenapa dia menyerang kerajaan itu.
Ia dihasut oleh pahlawan, jika mereka merebut mahkota laut dan menghancurkan kerajaan itu maka mereka bisa menang.
Kenapa begitu?, karena Kerajaan kraken moly selalu di serang monster bawah laut. ia sudah mencoba mengalahkannya menggunakan bola kekuatan yang di berikan Pahlawan itu.
Tetapi monster laut terlalu kuat hingga ia terpaksa menuruti permintaan Sang pahlawan.
Pahlawan juga enggan membantu mereka. justru Pahlawan itu menyarankannya untuk merebut mahkota laut.
Dengan di gabungkan kedua item itu maka bisa mengalahkan monster laut begitulah kata Pahlawan itu.
Kerajaan mermaid blue sea pun mengatakan bahwa pahlawan datang dan meminta menjalin kerja sama dengan mereka. tentu saja mereka memikirkan terlebih dulu tawaran itu.
Akan tetapi ketika mereka lengah pahlawan itu mencuri kerang mutiara kekuatan blue sea mereka.
Kerang mutiara kekuatan blue sea adalah item kelas menengah tingkat SS . item ini adalah energi kekuatan kerajaan blue sea. dengan item ini kekuatan mu akan di kali lipatkan jika berada di air.
Item itu cocok dipadukan dengan mahkota laut yang di kenakan Ratu Belia.
Star mulai mengerti rencana Pahlawan "Sebenarnya mereka Pahlawan atau penjahat ya?." dalam hatinya.
Terjadi juga sebuah keributan saat belia bertanya sesuatu.
Ia menanyakan siapa sebenarnya Star dari wilayah dan kerajaan mana dia berasal?. begitu banyak pertanyaan pada Star dari Belia.
Star menjawab bahwa ia bukan dari kerajaan mana pun. ia berasal dari kota Altair dan pemimpin mereka.
Mendengar itu membuat belia dan pemimpin kraken yaitu Oksy terkejut. mereka menelan ludah mereka sendiri.
Dalam pikiran mereka mungkin bertanya tanya bukan kah kota Altair, kota yang meluluhlantakan dunia ini. tentu saja mereka tidak tau bahwa bukan dunia ini saja yang di luluh lantakkan.
Ekspresi mereka nampak tak percaya dengan apa yang di katakan Star. tentu saja itu wajar siapa yang akan percaya perkataan seorang anak kecil.
Melihat ekspresi mereka membuat Kiana kesal dan seperti ingin membunuh mereka.
"Apa kau meragukan itu?." muka Kiana mengkerut kesal.
"Tidak, tidak saya tidak meragukan perkataan tuan star hanya saja bukankah Altair sudah di hancurkan oleh pahlawan dan saint." ucap Ratu Belia.
Star tertegun dan kaget dengan perkataan Ratu Belia. bagaimana bisa itu terjadi.
__ADS_1
"Dari mana pernyataan itu?." tanya Star.
Ratu Belia pergi kedalam dan segera kembali membawakan buku tebal di tangannya.
"Saya mendapatkan ini dari perpustakaan dunia." ratu belia memberikan buku itu pada Star.
buku tebal kuno dengan sampul sederhana berjudul "Sejarah 3 tahun yang lalu." itu di pegang Star.
Star membuka dan membalik halaman dengan cepat "Tebal sekali macam buku ips saja." ucap Star.
( Note : buku ips thor tebal banget makannya di samain aja kaya buku ips ).
Star menyimpan nya di inventory. melihat itu membuat Oksy bertanya "Bukankah itu sihir penyimpanan tanpa rapalan ?." tanya Oksy dengan wajah heran.
"Benar, biasanya hanya seorang Penyihir yang bisa melakukan mantra tanpa rapalan." ucap Ratu Belia dengan wajah yang heran juga.
"Hohoho, tentu saja nah, apa kalian melihat kehebatan tuan Star." Kiana tampak puas dengan itu.
Star melihat begitu banyak yang terluka dan mati. ia berjalan ke arah pos kecil di mana ada mayat dan orang terluka di sana.
"Ada apa tuan ?." tanya Orion.
"Apa aku boleh menyembuhkan mereka?." tanya Star pada Ratu Belia dan Pemimpin kraken Oksy .
Mereka berdua mengangguk memberi izin pada Star.
Star menutup mata terlihat cahaya menerangi tubuhnya. cahaya itu semakin terang dan menyebar ke udara lalu berubah menjadi serbuk cahaya yang mengenai orang-orang di sana.
Seketika luka mereka sembuh, bukan hanya itu bahkan yang mati bangkit kembali.
Kejadian itu seperti mimpi. mata kedua orang itu melebar dan terkejut.
Belia menoleh ke belakang terlihat tiga orang di sana. Belia mengenali orang itu, air mata mengalir di matanya .
Mereka bertiga mendekat ke ratu belia nampak seorang anak kecil perempuan yang memeluk Ratu Belia. walaupun pelukan itu hanya sampai pinggang Ratu Belia.
"Kakak." anak itu tersenyum pada Belia .
"Kalian, Ibu,Hino, Tecya." Belia memeluk balik anak kecil perempuan itu.
Mereka tersenyum pada Belia "Bagaimana mungkin bisa, tidak bagaimana mereka bisa hidup kembali bahkan tubuh mereka sudah tidak ada?." Belia bertanya tanya tentang itu dengan wajah yang di penuhi air mati.
Bukan hanya belia bahkan Oksy juga mendapat kejutan. ia melihat istri dan anak nya "Itu, El dan Ine." Oksy melihat mereka dengan wajah terkejutnya.
"Papa." ucap anak itu.
Oksy segera memeluk anaknya itu. ia menangis juga air matanya mengalir. seorang pria yang terlihat kuat itu sedang menangis memeluk anaknya.
"Ini benar el kan dan kau Ine?." tanya Oksy.
Wanita itu tersenyum "iya, Oksy sudah berapa lama kita tidak bertemu muka mu nampak tua." ucap Ine.
Oksy dan Ratu Belia berlutut mereka mengatakan "Kerajaan kraken moly berada di bawah perintah anda, aku berjanji atas nama kerajaan ku." ucap Oksy.
"Kerajaan mermaid blue sea berada di bawah perintah anda kami siap mengorbankan nya nyawa kami pada tuan Star. saya berjanji atas nama kerajaan saya."
__ADS_1
Para prajurit dari kedua kerajaan dan orang orang yang berada di situ berlutut. dengan suara keras secara bersamaan mereka mengatakan "Kami berjanji atas nama kerajaan." suara itu menggema begitu keras terlihat semangat pada suara itu.
Ketika selesai, terdengar sebuah suara tepuk tangan dari seseorang.
Orang itu tidak lain adalah raja dari Kerajaan Hiu gura. itu terlihat dari bendera yang mereka bawa.
Sebuah pasukan kecil dan dua orang yang memimpin mereka. salah satu orang mendekati Star "Perkenalkan raja dari Kerajaan Hiu gura, raja Discs gura " orang itu membungkuk dengan anggun di depan Star.
orang di sebelahnya juga membungkuk memperkanlkan diri " saya penasihat dari raja, perkenalkan nama saya Tector ".
Star bingung kenapa mereka kemari, apakah akan menyerang kerajaan ini?. bagaimana ia bisa masuk?.
" Ah, jangan begitu saya di sini ingin menawarkan kerja sama pada anda wahai pemimpin kota agung." ucap raja Discs dengan wajah senyum.
"Kerja sama?."
"Benar, saya melihat pertarungan dua kerajaan ini dan kami akan menghentikannya, tapi sudah ada orang yang menghentikan itu juga kami mendengar bahwa anda adalah pemimpin kota Altair, kota yang pernah menghancurkan sebagian dunia ini." ucap penasihat Tector.
Mereka masuk ke ruangan pertemuan dan menjelaskan permasalahan mereka. setelah ketiga kerajaan ini berdiskusi dengan Star.
Mereka memutuskan untuk menyatukan Kerajaan menjadi satu dan membentuk negara seperti yang di katakan Star.
Kemudian surat pengesahan pun di tanda tangani mereka. dengan ini mereka membuat negara baru dan meminta Star menamai negara nya.
Star pun ngasal memberi nama negaranya dengan nama Negara Actassi.
(Note : jadi mereka menggunakan wujud manusia walaupun di laut, mereka juga bisa berubah semau mereka).
Wajah Star terlihat kecewa " Haduh... kraken nya seperti itu, ku tarik ucapan ku kembali yang ingin makan kraken melihat saja nafsu makan ku langsung hilang." dalam hatinya.
Star kembali bersama empat orang yang di suruh menangkap kraken ke Altair.
Tentu Kiana segera mengerjakan pekerjaan nya dengan cepat "Ugh.... aku ingin cepat kembali dan berada di sisi tuan." menahan kesal dengan ekspresi serius.
Sedangkan Orion mengerjakan tugas dengan cermat dan teliti.
Di alam kematian tepatnya alam orang mati terjadi keributan. petugas di sana kalang kabut bahwa banyak roh yang hilang.
membuat salah satu petugas melaporkan pada ratu mereka yaitu Ker
"Lapor ratu, sejumlah roh menghilang dari alam kematian." ucap petugas itu.
Seorang wanita muda dengan sabit hitam di sisi kursinya. memakai pakaian hitam dengan penutup mata hitam.
Bibir wanita itu berdenyit "Hah? ... bagaimana bisa kalian teledor dengan tugas itu, siapa yang memanggil roh-roh itu ?." tanya ratu Ker.
Petugas itu gemetar melihat ratu ker "Tidak ada data tentang nama nya, lihat ini ratu." dengan tangan gemetar ia memberikan data pada ratu itu.
Ratu Ker memeriksa datanya, walau matanya tertutup ia masih bisa melihat dengan menggunakan kekuatannya.
"Bagaimana bisa ini terjadi?, namanya tidak ada dalam data, tidak bahkan bagaimana ia bisa memanggil roh sebanyak itu? cih apa aku lapor saja pada dunia atas, tapi jika melapor mereka akan tertawa dan menganggap ku tidak becus" ratu Ker menggigit kuku jarinya.
"Baiklah, cari terus siapa dia, kita tidak bisa membiarkan itu terjadi!!!." ucap ratu Ker.
"Baik ratu." petugas itu segera pergi.
__ADS_1
Dia benar benar kaget dengan apa yang terjadi, biasanya orang yang membangkitkan roh pasti akan tertera nama dan wajahnya. tapi ia tidak melihat nama maupun wajah orang itu.
Mereka tidak tau bahwa mereka tidak akan pernah menemukan siapa nama yang membangkitkan roh-roh itu.