
Hawa membunuh keluar dari energi Star terlebih lagi dia yang telah menyaksikan pemandangan itu tidak bisa di toleransi lagi.
Meskipun Rack mempunyai atribut gelap tapi dia melihat energi Star itu lebih gelap akan tetapi energi gelap itu bukan dari pengorbanan nyawa manusia melainkan murni dari kemampuannya.
Pikiran Rack di paksa bergelut dengan hatinya yang berusaha menebak energi Star yang tidak pasti itu.
Terkadang aura nya putih bahkan lebih putih dari seorang Saint dan terkadang hitam tetapi lebih hitam dari sihir kegelapan.
Pria gila yang selalu tertawa itu kini ketakutan setengah mati melihat Star yang seorang anak kecil di depan matanya.
Walau begitu matanya tidak pernah menipunya dia tau Star adalah monster kekuatan, serangan yang mengarah kepada Star tidak berdampak apa-apa.
itu konyol melihat sebuah serangan yang bisa melukai setidaknya ujung kuku Pahlawan tidak bisa membuat star terluka.
Hal terbaik yang bisa ia lakukan hanyalah memohon atau melawan. dia memaksa mulut nya untuk berbicara dengan nada yang sedikit terpotong - potong.
"A.. aku. punya. keluarga. jika .aku mati di sini siapa yang akan merawat mereka."
Mata Star tidak berkedip sedikit pun ketika menatap tajam Rack yang bermuka gelisah itu, Rack hanya mementingkan dirinya sendiri dan tidak pernah perduli pada korbannya. seakan yang dia lakukan adalah kewajibannya memanfaatkan jabatannya sebagai wakil membuat Star kesal dan geram.
"Apa kau tidak perduli pada mereka ketika mereka meminta belas kasihanmu?." wajah yang dingin itu menatap Rack.
"Para pahlawan sialan itu juga sama, apa mereka perduli ketika berbuat jahat pada orang, lalu kenapa mereka menjadi Pahlawan." Rack malah menyalah kan Pahlawan seakan akan itu salah mereka.
"Mereka menjadi Pahlawan karena di pilih nasib tapi takdir mereka berkata lain. tenang saja dunia ini tidak membutuhkan pahlawan melainkan orang baik yang selalu menolong tanpa peduli apa yang akan mereka dapat." ucapan yang serius tanpa jeda itu membuat Rack terkejut.
Dengan segera Star langsung mengeluarkan skill nya "Broken into beautiful." skill yang dapat melenyapkan seseorang dengan cepat dan menampilkan kenangan masa lalu mereka tetapi delay skill ini sangat lama sekitar 5 jam.
Skill ini juga memiliki aturan di mana hanya berpengaruh pada musuh yang lebih lemah dari nya saja.
Saat Rack akan lari tiba-tiba saja tubuhnya menjadi sakit, dia memegang perut nya, rasa sakit di perut itu seperti tertusuk puluhan pisau .
Rack menjerit ketakutan saat melihat organ dalam keluar dari perutnya yang tiba-tiba saja berlubang.
"Tolong, tolong aku tidak mau mati." teriaknya dengan berjalan pelan memegang organ dalam nya itu. darah mengalir deras di perut nya, urat matanya menjadi merah.Rack sekuat tenaga berjalan ke arah Star.
"Bagaimana dengan keluarga ku? mereka pasti membutuhkan ku." suara Rack menjadi serak.
"Apa ini yang kau sebut keluarga." ungkap Star .
"Eh?." Rack terkejut melihat itu, wajahnya yang panik menjadi tenang seakan dia telah mengetahui sesuatu.
Tubuh Rack hancur seperti debu yang tertiup angin, pecahan kaca melayang di udara, kaca itu adalah serpihan dari ingatan Rack.
Yang ternyata dia di jual oleh orang tuanya kerena di landa krisis kelaparan semasa itu Rack mengalami masa sulit. dia di tempatkan di kamar gelap tanpa cahaya sendirian di sana.
Hanya di beri makanan sisa itupun dari sisa hewan ternak yang tidak habis, makanan yang tidak layak di makanan manusia tentu saja makanan hewan dan manusia itu berbeda jadi terkadang Rack mengalami sakit pada perut nya hingga terbiasa dengan rasa sakit itu.
__ADS_1
Leher nya di rantai oleh besi yang berkarat, baju nya sobek dan kotor, badan nya kurus, setiap hari Rack mengalami penderitaan nya di perdagangan budak itu.
Di suruh bekerja membawa barang, membersihkan kandang ternak bukan hanya dia saja ada anak-anak lain nya juga sama. mereka yang di jual harus bekerja keras hanya demi makanan yang tidak layak itu.
Terkadang anak anak lain menangis ingin pulang ke rumah ada juga yang berusaha kabur, tetap saja akan tertangkap karena mereka hanya seorang anak kecil yang staminanya berbeda dengan orang dewasa.
Rack tidak menangis sedikit pun, matanya hanya menampakan tatapan kosong tanpa kehidupan.
Hingga suatu hari ada sebuah pasangan suami istri yang membeli nya, mereka memberi Rack untuk di jadikan sebagai anak mereka.
Karena sang istri tidak dapat memiliki anak, keluarga mereka juga cukup kaya jadi kehidupan Rack menjadi lebih baik.
Kasih sayang yang mereka berikan membuat
Rack sadar bahwa ia orang yang beruntung memiliki keluarga yang menyayanginya .
Hingga suatu tragedi terjadi pada keluarganya, karena keluarga nya sukses dalam jalur perdagangan jadi sudah biasa jika memiliki rival.
Keluarga nya di bantai saat malam hari semua nya di bunuh ayah, ibu, bahkan pembantu mereka, para penjaga juga telah di bunuh.
Saat mereka sedang berkumpul ayah Rack merasakan bahaya yang akan mendekat jadi ia dan keluarga nya masuk ke kamar mereka dengan Rack yang di suruh bersembunyi di lemari oleh mereka berdua.
Pembunuh itu mendobrak pintu kamar dan membunuh mereka dengan pisau. Rack hanya bisa melihat keluarganya di bunuh di depan matanya.
Rack menutup mulutnya agar tidak mengeluarkan suara, badan nya kaku ketakutan melihat darah yang membasahi tempat tidur dan pisau itu.
Setelah di bunuh rumah mereka di bakar oleh pembunuh itu, Rack yang melihat asap di ruangan itu segera keluar dari lemari dan berlari lewat pintu belakang.
Rack memungut pedang dari prajurit yang di bunuh, Rack sekuat tenaga mengangkat pedang yang terlihat berat itu.
Dirinya tidak pernah menggunakan pedang Rack mengangkat pedang itu kemudian dia melihat pembunuh yang sudah berada di depannya.
"Ugh.... matiiii kau." teriak Rack yang mengayunkan pedang itu.
Dia mengayunkan pedang itu kemana saja karena tidak bisa menggunakan senjata itu, pembunuh itu hanya menghindari serangan Rack dengan mudah dan tertawa terbahak bahak.
"Hahaha hahaha...... seorang bocah kaya seperti mu benar benar payah dalam menggunakan senjata." ujar pembunuh itu.
Pembunuh itu mengeluarkan pedangnya dan menangkis serangan Rack hingga pedang Rack terlempar.
Saat dia akan di bunuh tiba tiba saja seseorang muncul di hadapannya dan membunuh pembunuh itu dengan pedang juga.
Kepala pembunuh itu terjatuh ke tanah terpisah dari tubuhnya. orang itu melihat pada Rack "sepertinya nasib mu sungguh malang, ikutlah dengan ku !." ajak orang itu pada Rack
Rack yang sudah tidak punya siapa-siapa lagi di situ memutuskan untuk ikut orang itu. mereka berjalan ke kerajaan pahlawan.
Orang itu adalah seorang ayah yang memiliki anak perempuan seumuran dengan Rack. ibu anak itu meninggal setelah melahirkan anak itu Jadi hanya ada ayahnya saja, ayahnya seorang peneliti penyakit dan peneliti barang barang ajaib (item).
__ADS_1
Rack membantu orang itu , dia melihat bagaimana orang itu bekerja hingga waktu berlalu begitu cepat kini Rack sudah dewasa.
Orang itu mati karena memiliki penyakit dan meminta Rack untuk menikahi anaknya. mereka kemudian menikah memiliki kehidupan sederhana sampai memiliki anak .
Rack berjanji pada dirinya bahwa dia akan memberikan kebahagian pada istri dan anak nya.
Insiden mengerikan terjadi lagi, keluarga Rack mati di bunuh monster, Rack yang melihat itu marah.
Sekali lagi dia kehilangan orang yang dia sayangi membuat nya kehilangan semangat, dia dengan brutal membunuh monster itu.
Saat dia merenung melihat jasad istri dan anak nya, sebuah bayangan hitam muncul di belakangnya.
Bersamaan dengan suara langkah kaki dari seorang wanita muda yang berdiri di belakang Rack.
Wanita yang memakai pakaian seperti penyihir berwarna merah darah menyala serta memegang tongkat kayu dengan batu merah delima.
"Sepertinya kau baru saja kehilangan sesuatu yang berharga." ucap wanita itu dengan suara lembut.
Rack tak mengatakan apa pun dia hanya termenung diam, tatapan mata kosong tanpa semangat itu memandang jasad keluarganya.
"Bagaimana kalau keluarga mu bisa di hidupkan." ujar wanita itu.
"Apa itu bisa?." tanya Rack dengan suara datar dan lesu itu.
"Tentu serahkan saja padaku asalkan kau mau membuat perjanjian dengan bergabung ke divisi pengembangan !."
"Apa pun itu asal mereka bisa hidup kembali akan ku lakukan." ucap Rack.
Rack menerima perjanjian wanita itu, ia tidak mau kehilangan keluarga tercinta nya. Rack tidak tau bahwa keluarga nya tidak di hidup kan kembali melainkan menjadi mayat hidup (undead) .
Rack bergabung dengan divisi pengembangan melakukan pekerjaan nya sebagai pengembangan alat sihir atau meneliti sesuatu.
Wanita itu menyuruh Rack membuat monster gabungan dari manusia dan monster jadi Rack membuat tempat yang berada di hutan itu.
Star memegang kepala anak Rack, seperti nya menunjukan bahwa mereka bukan lagi keluarga Rack melainkan hanya mayat yang di beri sihir agar terlihat hidup.
Karena mana mungkin kepala manusia yang sudah mati masih bisa mengedipkan mata layak nya orang hidup.
Rack akhirnya tau wanita itu telah berbohong kepadanya, dia merasa lega mengetahui kebenaran itu.
Rack telah di cuci otak oleh wanita tersebut itu sebab nya ia merasa tidak bersalah saat menyakiti orang tapi hatinya berkata lain.
Hatinya merasa sedih melakukan itu namun dia tidak bisa berbuat apa apa, dan paling ironis nya wanita itu ternyata salah satu dari ke tujuh Pahlawan.
Setelah serpihan kaca itu menampilkan masa lalu Rack, serpihan itu langsung berubah menjadi bunga yang berguguran dan itu adalah Bunga poppy berwarna merah yang berguguran ke bawah.
Star segera pergi dari tempat itu sebelum orang orang yang dia sembuhkan bangun.
__ADS_1