SANG PENDAKI

SANG PENDAKI
PENGATURAN


__ADS_3

"Oooooo kirain ada apa Jack, ternyata soal flasdisk..? iya aku tidak sengaja menemukannya waktu itu dan aku juga nanya ke kamu," jawab Arya.


"Ya sudah ndan kalau anda sudah menemukannya, USB itu memang untuk anda, Biksu Ishak yang menitipkan kesaya," ucap jack dari seberang sana.


"Sudah Jack kebetulan saya juga pas membuka flashdisknya." kata Arya.


"KLIK" Arya mengakiri sambungan.


"Siapa kak..? tanya Elya penasan, karena dia merasa belum kenal dengan suara di ponsel.


"Dia Jack asisten kita di Hutan Larangan, sekarang dia yang menjaga Hutan Larangan sebelum kita siap pindah kesana," jawab Arya.


"Oh ya kak..? Elya pinjem Lamborghini Veneno Roadsternya ya..? Elya mau pulang dulu ke villa tiga bintang, besok kan sudah masuk sekolah." ucap Elya.


"Elya sayaaang harus berapa kali kakak bilang..? milik kakak juga milikmu, jadi bawa aja Lamborghini Veneno Roadsternya, lagian Ferrari 488 Pista Spider kamu kan masih di Gunung Legenda, mungkin Any sama Verra nanti malam baru sampai sini, udah bawa aja." kata Arya.


"Ya udah, Elya bawa ya..? Elya berangkat sekarang ya kak," jawab Elya dan langsung pergi meninggalkan Arya sendirian.


Degan mengendarai Lamborghini Veneno Roadster Elya menuju villa tiga bintang. Tak butuh waktu lama bagi Elya untuk sampai ke Villa tiga bintang cukup satu jam lebih setengah.


Elya mulai melambatkan laju Lamborghini Veneno Roadster yang dikendarainya dan memarkir ditempat biasa. Kemudian Elya terus masuk kedalam villa dan menuju kamarnya.

__ADS_1


"Kok sepi ya..? kemana paman ben dan bibi resty," kata Elya dalam hati.


"Drrrrrtttt drrrrttttt"


Panggilan dari Paman Ben.


Elya mengangkat panggilan itu dengan cepat.


"Paman dimana..?" tanya Elya.


"Paman lagi diluar kota, ada keperluan mendadak jadi gak sempat ngasi tahu non Elya." jawab paman Ben.


"Aku udah di villa ni paman," kata Elya.


"KLIK" sambungan dimatikan.


Sementara itu jauh diluar negeri,


Paman Ben dan Bibi Resty sedang bertemu Ayah Arthur dan Bunda Anatasya.


Benton adalah salah satu asisten Arthur yang paling setia dan paling dipercaya.

__ADS_1


Paman Ben dipanggail Ayah Arthur untuk membicarakan masa depan anak-anaknya.


"Ben..? beberapa hari ini aku mendengar Arya sudah sampai hutan larangan dan Elya juga sudah dapat meyakinkan penduduk desa mbalik, jadi kurasa mereka harus segera pindah ke kota baya. aku minta padamu buat pengaturan yang memudahkan jalan mereka," ucap Arthur.


"Maksut tuan saya harus menyiap kan tempat tinggal buat Tuan Arya dan Non Elya, begitu tuan," ucap Ben belum mengerti maksut Arthur.


"Kalau masalah tempat tinggal kamu kalah cepat dengan Arya, dia sudah membangun sebuah villa dihutan larangan dan sekarang sudah mulai dikerjakan, yang menjadikan fikiranku adalah SENIOR INTERNATIONAL SCHOOL pasti tidak akan melepas Arya untuk pindah sekolahan, walau sekolahan itu milikku, Arya jangan sampai tahu, untuk itu aku tidak bisa menggunakan kekuasaanku karena itu akan mempengaruhi emosional Arya kedepannya." kata Arthur panjang lebar.


"Okey tuan saya mengerti, terus untuk sekolahan non Elya gimana tuan..?" jawab Benton.


"Justru untuk TRI MURTI VOCATIONAL SCHOOLS, ini lebih sulit karena untuk saat ini Elya masih menjabat ketua OSIS dan kemampuan Elya sangat dibutuhkan oleh sekolahan nya, TRI MURTI VOCATIONAL SCHOOLS tidak sebesar SENIOR INTERNATIONAL SCHOOL jadi untuk mencari siswa sekompeten Elya agak sulit, untuk itu pihak sekolah pasti menahannya," ucap Arthur lagi.


"Siap tuan, saya akan berusaha semampu saya." jawab Benton.


Pembicaraan mereka pun terus berlanjut, menyangkut bisnis dan lain sebagainya. Hingga Benton pamit dan pulang ke villa tiga bintang.


...°•°•°•°•°•°•°•°...


...CREATED, NOV 2021...


...~°• CINK's eL A •°~...

__ADS_1


..."Kemarin aku pintar, jadi aku ingin mengubah dunia. Hari ini aku bijaksana, jadi aku mengubah diriku. [Jalaluddin Rumi]...


...°•°•°•°•°•°•°•°...


__ADS_2