SANG PENDAKI

SANG PENDAKI
PERKENALAN


__ADS_3

"Dan terima kasih, untuk waktu dan kesempatan yang diberikan pada kami." ucap Elya.


Kasak-kusuk siswa di dalam ruangan itu pun tak dapat dihindari. Ruangan itu berdengung seperti ribuan suara lebah yang beterbangan. Mendengar perkenalan Arya dan Elya yang sebagian besar siswa sudah melihat di media beberapa waktu yang lalu tentang siapa pemuda didepan kelas itu.


Hingga seorang siswa mengangkat tangannya dan Mr. Abraham wali kelas itu mempersilahkan.


"Alex silahkan, apa yang ingin anda tanyakan." kata Mr. Abraham penuh karisma.


"Arya dan Elya..? perkenalkan nama saya Alex Rianto saya ketua kelas ini dan saya hobby olah raga outdoor juga berpetualang, saya ingin bertanya pada Arya, maukah anda membagi ilmu panjat dan pendakian pada kami..? terima kasih." tanya Alex.


"Saya juga masih belajar jadi kalau ada yang ingin mengembangkan potensi diri terutama dibidang panjat dan pendakian mari kita belajar sama-sama." jawab Arya masih merendah.


"Arya dan Elya terlalu merendah bukankah Arya saat ini adalah pemegang rekor pemanjat termuda sekaligus juga pemecah rekor pemanjatan titik tertinggi tebing tiga bintang yang legendaris." ucap seorang siswa tanpa menyebutkan namanya.


Lagi-lagi ruangan itu riuh ramai, para siswa pun makin menjadi setelah mengetahui fakta itu. Hingga seorang siswi mengangkat tangannya.


"Ya silahkan, Stella Anderson apa yang ingin anda sampaikan." ucap Ms. Isabella mempersilahkan siswi itu.


"Saya Stella Anderson ketua OSIS INTERNATIONAL periode ini, saya ingin mengajak bergabung dan berjuang bersama saya, perlu teman-teman ketahui Elya Nugraha adalah ketua OSIS di sekolahnya yang lama dan juga duta lingkungan hidup di kota madya, kami sering bertemu di kongres-kongres lingkungan hidup, sekian terima kasih." ucap Stella.


"Terima kasih kak Stella, akhinya hari ini kita bisa satu sekolah bahkan satu kelas, dan terima kasih telah diajak bergabung dalam organisasi lingkungan hidup, jauh diluar dugaan saya, di kelas ini khususnya dan International School umumnya ternyata banyak siswa-siswi berpotensi terkumpul, tepuk tangan untuk International School." ucap Elya yang disambut tepuk tangan semua siswa.


"PLOK PLOK PLOK PLOK"


"Terima kasih, terima kasih untuk semua siswa, saya anggap untuk acara perkenalan kita, saat ini sudah cukup. saya selaku presiden sekolah mengucapkan selamat datang pada Arya Nugraha dan Elya Nugraha, dan selamat belajar untuk semua siswa. sekian dan terima kasih." ucap Ms. Isabella, dan sesaat kemudian meninggalkan ruangan.


Jam terus berputar dan waktu istirahatpun telah tiba. Alex dan Stella mendekati Arya dan Elya. Mereka mulai akrab dan bersenda gurau selayaknya sebuah teman.


"Kita lanjutin ngobrolnya di kantin yuk..?" ucap Elya disela-sela ngobrol mereka.


"Ayo.." ucap mereka serempak, dan Alex menuntun jalan mereka menuju kantin.


Dikantin sekolah ternyata sudah ramai banyak siswa yan sudah berada disana, dan Devi yang tiba lebih dulu menempati meja dipojok menghadap pintu masuk kantin. Ketika melihat Alex Arya Elya dan Stella yang beriringan masuk segera memberi kode dengan melambaikan tangannya.


"Stella.. Elya.. sini..!?" Devi setengah teriak memanggil teman-temannya.


"Ck .. kamu tu ya..? gag ada kalem-kalemnya jadi cewek.. dasar anak gunung..?" ucap Stella bercanda menyebut Devi ketua sispala yang sudah pasti hobbynya mendaki gunung dan panjat tebing, sebagai anak gunung.

__ADS_1


"Biarin.. Mungkin aku memang berbeda dengan mereka, tetapi aku bangga bila sampai saat ini aku masih menjadi anak gunung yang menghadirkan keindahan yang sempurna, dan satu lagi meski anak gunung tapi kan manis..?" ucap Devi menanggapi candaan temannya.


"Manis dari mana,oh.. ya..? Devi memang manis kok..? tapi dilihat dari menara eifel pake sedotan." ucap Alex menyambung candaan.


"Ha ha ha" tawa mereka bersamaan.


"Udah-udah.. kalian mau pesen apa..? sekalian aku yang jalan." ucap Alex.


"Aku makannya gado-gado aja dan minumnya teh susu." ucap Stella.


"Kita makannya nasi kremes dua dan minumnya kopi hitam gulanya dikit dua juga air mineralnya satu." kata Elya.


"Kamu udah pesen makanan apa belum anak gunung..?" ucap Alex.


"Maaf tadi aku berangkat gak sempat sarapan jadi aku kesini duluan tanpa menunggu kalian dan udah selesai makan, aku..? teh susu dingin aja." ucap Devi.


"Okey ada lagi..?" ucap Alex dan sesaat kemudian melangkah pergi memesan makanan.


Tak lama kemudian pesanan mereka diantar pelayan dengan nampan yang penuh berisi makanan lengkap dengan lauk dan minumanya.


"El.. sudah selesai apa belum makannya..? tanya Stella pada Elya.


"Sudah..! ni tinggal minum kopi..? ada apa memang..? tanya Elya.


"Ikut aku yuk..? ke pertemuan OSIS." jawab Stella.


"Ayooo aku juga mau kenal sama team kamu..?" jawab Elya mengikuti ajakan Stella.


"Kak Arya..? Elya pergi dulu ya..?" pamit Elya.


"Kita pamit dulu ya..? titip anak gunung ya..?" kata Stella sambil nyengir dan nyelongng pergi.


"Enak aja titap-titip emang barang apa..?" gerutu Devi.


Akhirnya jam istirahat pun telah usai dan mereka kembali ke kelas masing-masing. Dua mata pelajaran terasa singkat buat mereka dan bel berakirnya kegiatan belajar telas selesai hari itu.


Selesai jam pelajaran Arya menunggu Elya dalam kelas ditemani Alex.

__ADS_1


"Lex kamu pulang duluan saja, aku masih harus menunggu Elya setelah itu aku mau ikut latihan panjat." ucap Arya.


"Bagus dong.. aku juga mau latihan juga," ucap Alex.


"Permisi.. boleh gabung gak..?" ucap Devi yang tiba-tiba sudah di dekat mereka.


"Sini..? jam berapa biasanya mulai latihan..?" tanya Arya sambil melambaikan tangannya pada Devi.


"Jam 15.00 WNT kak ! masih ada waktu satu jam lagi, yuk kita tunggu Stella sama Kak Elya di ruang sispala aja, kita bisa bikin kopi disana." ajak Devi, mendengar bisa bikin kopi Arya jadi semangat.


"Ayoo.. " jawab Arya semangat.


Akhirnya merekapun pergi keruang SISPALA ruangan yang cukup luas 5x10m terdiri dari tiga kamar, sebuah ruang tamu lengkap dengan satu set sofa ada lemari kaca penuh dengan piala dan mendali penghargaan, sebuah ruangan yang penuh berisi alat-alat panjat carnmantel, hardness, carabinner dan lain-lan dan satu kamar untuk tempat istirat berisi satu sofa, dibagian belakang bangunan ada sebuh dapur yang lengkap dengan peralatan masaknya.


"Silahkan masuk aku bikinin kopi,sambil nunggu teman-teman datang." ucap Devi.


"Dev.. jangan lupa ya, kopi hitam gulanya dikit." ucap Arya.


"Siap, kamu air putih aja ya Lek..?" goda Devi sambil lari ke dapur.


Arya melangkah memasuki ruang penyimpanan alat-alat panjat, dia melihat-lihat apa saja yang ada didalam ruangan itu.


Sementara itu Devi keluar dari dapur membawa dua cangkir kopi hitam dan tiga gelas teh susu dingin.


"Kak Arya ni kopinya." ucap Devi.


" Makasih ya..? yang mau latihan betapa orang Dev." tanya Arya.


"Hari ini ada Lima belas siswa mereka baru bergabung semuanya siswa baru dan hari ini latihan pertama mereka, nanti kak Arya yang memberi materi ya..?" ucap Devi.


"Iya betul Dev.. aku juga pengen mendengarkan materi dasar, sebenarnya aku cuma hobby aja, jadi belum tahu dasar-dasar panjat itu seperti apa..?" sahut Alex semangat.


"Hmmmm baiklah nanti kita belajar bersama," ucap Arya.


...CREATED, JAN 2022...


...~°• CINK's eL A•°~...

__ADS_1


__ADS_2