
Meisya menggosok kening Alex yang biru memar,karena terbentur pintu kamar Meisya.
"Aw....aw.."Alex berteriak kesakitan,karena handuk kecil yang Meisya tekan-tekan di keningnya yang sedikit benjol.
"Maaf.."Ucap Meisya merasa bersalah mungkin ia telalu menekannya sehingga Alex berteriak kesakitan dan karena dirinyalah yang membuat kening Alex menjadi memar.
"Kamu ngapain berada di depan pintu kamarku?"Lanjut Meisya.Meisya merasa heran,ada kepentingan apa Alex sehingga berada di depan pintu kamarnya.
Kejadiannya Alex tadi tidak sengaja lewat kamar Meisya,melihat Meisya sedang memakai baju yang sepertinya telah selesai mandi.Pemandangan yang menurut Alex tidak bisa terlewatkan.Pemandangan yang menguji hasratnya,Alex sungguh menghormati Meisya.Tidak seperti Vanya yang dengan sendirinya meminta Alex menjamah tubuhnya.Berbeda dengan Meisya,walaupun Alex satu atap dan juga yang merupakan calon suaminya,Alex tidak berani menyentuhnya.
"E..Aku tadi,mau tanya sama kamu.Jam berapa ke pesta mantan suamimu itu?"Ucap Alex beralasan padahal tidak seperti yang disebutkan.
"Owh..jam 8 malam"Ucap Meisya masih melanjutkan menekan-nekan kening Alex.Bukan jawaban Meisya yang Alex dengar,melainkan menatap wajah Meisya dengan penuh kagum.Alex berfikir mengapa wanita yang berada di depannya ini begitu cantik sempurna,matanya yang bulat dengan bulu matanya yang lentik,bibir kecilnya dan hidung mancung tanpa riasan yang sedikitpun menempel.
Meisya mengalihkan matanya yang sebelumnya fokus ke arah kening Alex menuju mata Alex.Meisya melihat bola mata Alex yang hitam pekat,karena Alex adalah orang Asia.Jantung Meisya berdegup dengan kencang,menjadi salah tingkah.Dan berfikir mengapa Alex memperhatikan dirinya.
"Mengapa kau menatapku,apa ada yang salah denganku?"Ucap Meisya meraba wajahnya takut ada yang salah.
"Tidak,kamu tanpa make up masih cantik aja."Ucap Alex tersenyum lebar sambil menaikkan salah satu alisnya yang tebal.Meisya bertambah salah tingkah dan berusaha menyunggingkan bibirnya untuk tersenyum,benarkah dirinya secantik yang Alex ucapkan.Wajahnya mulai merona kembali.Alex hanya terkekeh melihat wajah Meisya yang memerah.Benarkah ucapannya membuat gadis yang berada di depannya ini tersanjung.
***
__ADS_1
Alex menunggu Meisya semenjak tadi sambil menyenderkan tubuhnya di samping dinding mobil,dengan menggunakan setelan kemeja yang berwarna putih,dan jas kasual yang berwarna hitam, dasi kupu-kupu di lehernya,membuat Alex semakin tampan dengan rambut yang tertata rapi dan klimis.Sambil melihat jam yang terus berputar di pergelangan tangannya beberapa kali.Meisya masih juga belum turun.Alex berfikir,apakah semua wanita seperti itu?apa yang harus dirubah sehingga selalu membuatnya menunggu lama?
Disisi lain Meisya telah siap untuk pergi ke pesta pernikahan ulang tahun mantan suaminya.Sambil memegang undangan di tangannya dan melihat cukup lama.Inilah saat-saat yang di tunggu,bertemu dengan mantan suaminya.Melihat bagaimana Eros yang brengsek itu menikmati kehidupannya tanpa Meisya dan Davin,ingin melihat senyum palsunya.
Semenjak Meisya menapakkan kaki di Indonesia,Meisya memang menunggu masa untuk melihat langsung kehidupan Eros tanpanya.Namun tak disangka sebelum dirinya bersusah payah mencari keberadaannya,istrinya Sandra dengan senang hati memberi undangan kepada Meisya.Sandra telah mengetahui keberadaannya mungkin dari acara televisi tentang kedatangannya ke Indonesia.
Meisya memantapkan hatinya,berusaha menegarkan hatinya sendiri,berusaha tetap kuat walaupun badai tak terduga mungkin akan datang meluluh lantakkan.Atau Dirinyalah yang berhasil meluluh lantakkan keduanya sekaligus,terutama Eros yang membuat kehilangan Davin putra kesayangannya.
Alex berdiri tegap memandang takjub Meisya yang sebelumnya bersandar di dinding mobilnya.
Alex tak berkedip,Meisya melanjutkan langkahnya mendekati Alex yang kehilangan kesadarannya untuk beberapa saat melihat Meisya yang sangat cantik.
Dengan gaun berwarna merah mencolok sampai ujung kaki,namun ada belahan di samping sampai sepertiga kaki sehingga terlihat kulit kakinya yang mulus putih,dan gaun tanpa lengan yang menunjukkan bahu dan dada terbuka sehingga gundukan sintalnya terbungkus sempurna dengan belahannya yang menonjol dan bahu yang terbuka sampai pinggangnya.Meisya begitu anggun dengan make up natural dan warna bibir berlipstik merah menggoda.
"Apa aku berlebihan?"Ucap Meisya canggung.
"Cantik..e maksudku tidak berlebihan"Ucap Alex melihat Meisya.Tampilannya tidak kalah dengan primadona Amerika.
"Kau juga masih tampan,walaupun ada memar di keningmu"Ucap Meisya melihat kening Alex yang menggunakan handsaplast.Alex langsung meraba keningnya yang memar dan terkekeh.
Selanjutnya Alex mempersilahkan Meisya masuk ke dalam mobilnya,lalu menancap gas ke tempat ulang tahun pernikahan Eros.
__ADS_1
***
Meisya tersenyum,bagaikan seorang ratu Alex persilahkan Meisya untuk merangkul lengannya.
Meisya turun dengan begitu anggun dan merangkul lengan Alex.
Mereka berjalan bagaikan seorang raja dan ratu di karpet merah yang menjulang panjang.Ulang tahun pernikahan Eros dan Sandra begitu besar dan dihadiri oleh wartawan.Semua wartawan yang menyambut para tamu dimana para tamu adalah bos-bos besar juga.Meisya berfikir ini bertambah bagus untuk rencananya,Meisya tidak menduga sebelumnya jika pernikahan mereka di hadiri oleh para awak media.
Meisya yang merupakan desainer internasional dan Alex yang perusahaannya terbesar di Amerika tentu mengundang para wartawan berpindah ke tempatnya.
Meisya dan Alex tersenyum menyambut mereka.Meisya harus bergegas masuk ke dalam,hatinya sudah tidak sabar melihat Eros.
Setelah penjaga pesta berhasil menghalangi para awak media yang sedang ricuh berebut mewawancarai Meisya dan Alex,Akhirnya mereka terlepas semua dan berhasil masuk dalam gedung.
Disisi lain Eros dan Sandra menyalami setiap tamu yang mengucapkan selamat kepadanya.Sambil menggunakan gaun yang dirancang oleh Meisya,tentu Sandra terlihat cantik.Sandra sangat menunggu kedatangan Meisya semenjak tadi.Sambil melihat ke berbagai sisi,akhirnya Sandra melihat Meisya yang sedang berjalan menuju pada dirinya dan Sandra tersenyum lebar.Akhirnya yang di tunggu-tunggu telah tiba.
"Selamat datang di acara pestaku yang megah ini."Ucap Sandra menyombongkan diri tanpa memperdulikan pria yang bersanding dengan Meisya.Sandra belum tau rupanya dengan pemilik perusahaan terbesar di Amerika.Dia hanya mendengar nama pemiliknya tanpa tau orangnya.
"Waw,kau cukup cantik hari ini dengan gaun rancanganku.Gak sia-sia kau merogoh uang mu dalam-dalam!"Ucap Meisya berjabat tangan,sambil melihat rancangannya memang begitu pas di badan wanita licik di depannya.
Disisi lain Eros tidak berkedip dan berusaha menyembunyikan keterkejutannya melihat mantan istrinya yang berubah drastis.Lekuk tubuhnya yang menggunakan dress panjang,sangat terlihat menawan.Eros berfikir mengapa Meisya berada di tengah-tengah ulang tahun pernikahannya padahal ia tidak merasa mengundangnya.Eros juga tidak menyangka akan melihat Meisya dari dua tahun yang lalu terakhir Eros melihatnya.Eros masih tidak menyangka jika di depannya adalah mantan istrinya Meisya.
__ADS_1
Ada kejutan apa lagi ya di pesta Eros dan Sandra?
tunggu kelanjutan ceritanya guys❤💕