
Happy reading...pembaca setiakuπππ
Semoga kalian menikmati...
Jangan lupa tinggalkan jejak agar author semangat buat nge-up nya...
Love you allππππππππ
Meisya berusaha menyingkirkan tangan suaminya yang memeluknya.Meisya ingin segelas air putih,rasanya tenggorokannya sangat kering karena pergulatan panas yang berhasil membuat energinya habis.
Wajar saja suaminya bergulat lama,sudah beberapa pekan Meisya tidak memberinya jatah.Meisya hanya tidur sekitar 3 jam.Terik matahari sudah sangat terang,namun Meisya juga masih belum membuka tirai kamarnya.
Sebelum turun,Alex memeluk kembali istrinya yang sebelumnya Meisya berhasil menyingkirkannya.
"Mau kemana?"Tanya Alex dengan mata yang masih tertutup.
"Mau minum.Terus mau mandi.Udah siang."Ucap Meisya menjelaskan planing bangung tidur.Sekarang Meisya tidak bekerja untuk menemani orang tuanya yang sekarang sedang berada dirumahnya.
"Jangan dulu,aku masih kangen.Aku masih belum puas.Aku mau lagi."Ucap Alex merengek seperti anak kecil.Meisya berdesah.Berfikir,suaminya memiliki simpanan energi berapa sehingga sudah sekian ronde Meisya semalam bergulat,namun Alex juga belum puas.
"Sayang.Tapi aku haus ah..."Ucap Meisya menolak.
"Gak boleh."Ucap Alex langsung menyengkram gundukan sintalnya.Dan menyatukan dirinya dari belakang tubuh Meisya.Meisya kembali mendesah.Alex terus *******,meraup,membelit istrinya tak memberi lepas.
"Eumps..."Meisya mendesah nikmat.Raungannya membuat Alex semakin liar.
Ratna yang terbangun lebih awal memang sengaja tidak membangunkan Meisya.Ratna mengajak Nira pergi kepasar dan memasak.Sedangkan suaminya Robert menikmati rokok di paviliun teras rumah.Mungkin kesibukan Nira berhasil membuat Meisya dan Alex bebas.Memang kedatangan Ratna membuat keburuntungan di rumahnya.
__ADS_1
***
Alex telah mempersiapkan sebuah kejutan bersama orang tua Meisya dan juga Nira.Sekarang ulang tahun Meisya.Jam sudah menunjukkan pukul 11.50,Sepuluh menit Meisya akan bertambah umur.
Ratna memegang cake ulang tahun dengan topi ulang tahun yang sama di kepala masing-masing.Mereka menuju kamar Meisya yang sedang tertidur pulas.Alex meniupkan terompet ulang tahun yang berhasil membuat Meisya terbangun.
"Happy birdhay to yo...Happy birdhay to yo...Happy birdhay Meisya"Ucap Alex,Robert,Ratna,Nira bersamaan.
Meisya merasa terkejut sekaligus bahagia,karena orang-orang tercintanya tidak lupa dengan hari ulang tahunnya.
"Tiup lilinnya..Tiup lilinnya sekarang juga..sekarang juga..."Meisya meniup lilinya sambil berdoa.
"Meisya anakku,selamat ulang tahun..semoga kau selalu di lindungan allah."Ucap Robert dan Ratna bersamaan memeluk Meisya.
"Ia,semoga kau dan Alex selalu bersama dan segera memberi ayah cucu."Lanjut Robert.
"Dan semoga tidak ada yang merusak rumah tanggamu.Semoga pelakor-pelakor di dunia musnah"Ucap Ratna sedikit melirik ke arah Nira.
"Sayang..selamat ulang tahun,semoga kita terus bersama.Dan hanya maut yang mampu memisahkan kita."Ucap Alex memeluk istrinya dan memberi buket bunga yang sempat Meisya nikmati aroma wanginya.Dan sebuah kalung yang unik hasil rancangan mama Lorent namun menggunakan desain pemikiran Alex.Di kalung tersebut ada nama Alex dan Meisya.Alex mengalungkan ke leher Meisya.Meisya tersenyum bahagia.Sedangkan Nira yang melihatnya terlihat kesal.
Lalu giliran Nira yang memberi selamat dengan memberi kado juga kepada Meisya.
"Maaf kak,Nira hanya bisa memberi lukisan ini kepada kak Meisya.Ini Nira sendiri loh yang ngelukis."Ucap Nira.
Meisya menghentikan senyumnya.Memang benar,dia bukanlah adiknya.Nira tidak memiliki kemampuan melukis.Setau Meisya Nira adiknya sangat suka dengan matematika ilmu pasti buka seni.
"Kamu gak suka sama ilmu pasti?"Tanya Meisya.Meisya melihat lukisan tersebut dan mengernyitkan dahinya.Mengapa lukisan tersebut Alex dan Nira saja berdua.Yang suami istri sebenarnya siapa sih?
__ADS_1
"Hahaha...Nira sangat benci dengan menghitung."Ucap Nira.Meisya kembali merasa bodoh.Mengapa dia baru menyadari jika yang berada di depannya adalah orang yang mengaku-ngaku sebagai adiknya.
"Tapi Nir,mengapa hanya gambar kau dan suami kakak saja."Ucap Meisya.Meisya melihat foto tersebut layaknya seorang kekasih.
"Cih..mimpi kau bisa merebut Alex dariku."Ucap Meisya berdesih.Meisya sekarang benar-benar tau dengan maksud Nira.Namun siapa di balik wajah adik palsunya ini.
"Ia kak.Masak foto kakak dan mas Alex saja sih.Kakak kan gak punya foto Nira.Jadi Nira lukis foto Nira.Ia kan ma."Ucap Nira.Ratna hanya pura-pura terkekeh tapi hatinya sedang mengumpat.
"Mas Alex gak keberatan kan jika aku lukis berdua dengan Nira?"Ucap Nira tersenyum manis kepada Alex seakan menggodanya.
"He..ia gak papa."Ucap Alex terpaksa.
"Dih..mana mau gue sama lo..amit-amit mau sama ulat bulu."Batin Alex bergidik.
"Sudahlah,kita potong kuenya saja yuk.Mama pilih yang paling mahal.Pasti enak."Ucap Ratna.Padahal cake ulang tahunnya bayar pakai uang Alex.Begitulah Ratna sangat menyanyangi Alex.Selain Alex setia,baik.Alex juga sering memanjakan mertuanya dengan membelikan hadiah yang di kirim langsung dari Amerika ke Indonesia.
"Tunggu dulu,kalian kan sudah bagi hadiah untukku.sekarang aku juga mempunyai hadiah untuk kalian."Ucap Meisya tersenyum.Mereka menatap Meisya tidak mengerti.
"Aku positif hamil."Lanjut Meisya yang membuat semuanya terkejut sekaligus bahagia.Semuanya loncat-loncat seakan baru saja mendapatkan hadiah dari kupon undian.Kecuali Nira yang melototkan matanya.Mungkin ini adalah hal yang menurut Nira tidak baik.
"Sayang...Akhirnya Davin punya adik.(Alex memeluk Meisya dan berbisik)Gak sia-sia kita patroli semalaman dan seharian,benihku juga berkembang.Yes..."Ucap Alex dengan cubitan Meisya di pinggangnya.Alex menjerit kesakitan.Sempat-sempatnya Alex membicarakan hal fulgar di depan orangtuanya dan juga Nira palsu.Namun Alex tidak peduli dengan sakitnya melainkan bahagia karena Alex akan segera menjadi seorang ayah.
"Pi..kita akan segera mempunyai cucu."Ucap Ratna kepada suaminya.
"Ia mi...."Ucap Robert yang juga bahagia.
Lalu mereka memakan cake bersama dan berbincang bahagia.Sedangkan Nira yang ikut bergabung di tengah kebahagian keluarga Alex memiliki niat terselubung.Entah siapa dia dibalik wajah adiknya?
__ADS_1
Meisya akhir-akhir ini memang mengalami pusing dan mual namun Alex tidak mengetahuinya.Meisya mulai curiga karena bulan sebelumnya Meisya tidak datang bulan.Sehingga Meisya mengeceknya menggunakan tes uji kehamilan tadi pagi.Dan hasilnya sangat memuaskan.Meisya positif hamil dan akan memberi tahunya di hari ulang tahunnya.Bayinya merupakan kado terindah dan terbesar di ulang tahunnya yang ke 28 tahun.
j