
Eros masih menatap Meisya tak percaya.Sedangkan Meisya mengalihkan pandangannya kepada Eros setelah berjabat tangan dengan Sandra.Sandra merangkul tangan Eros untuk menunjukkan kemesraannya.Meisya hanya tersenyum pungkas dengan tingkah Sandra dan segera menjabat tangan Eros.
"Selamat dengan pernikahanmu yang ke dua tahun."Ucap Meisya tersenyum dan hatinya sebenarnya sedang mengumpat.Meisya melihat Eros cukup bahagia diatas penderitaannya.Meisya akan pelan-pelan membalas dendamkan,hingga Eros hancur berkeping-keping bahkan tidak tersisa.
"Dasar keparat,kau rupanya cukup bahagia tanpaku.Bahkan kau tidak peduli dengan Davin darah dagingmu ketika sekarat.Aku bersumpah,aku akan membuatmu hancur sehancur-hancurnya"Batin Meisya menatap Eros sambil tersenyum lebar menutupi rasa amarahnya.
Sedangkan hati Eros cukup bergetar dibuatnya,Meisya begitu menarik perhatiannya.Eros tidak menyangka istrinya jika di permaks begitu sangat cantik dan menggoda.Andai saja dulu Eros merawatnya dan lebih peduli,mungkin Eros tidak akan berpaling kepada Sandra.
Alex menunggu giliran berjabat tangan dengan Eros,namun Alex cukup terganggu karena Eros masih berjabat tangan dengan Meisya sangat lama.Sedangkan Sandra memperhatikan Alex dengan kagum karena ketampanan Alex yang sempurna dan masih bertanya-tanya siapa pria yang bersanding dengan Meisya,Apa itu kekasih barunya?
"Lumayan juga"Batin Sandra.
Sedangkan Alex langsung memisahkan tangan mereka dan menarik tangan Eros untuk berjabat tangan.Sebenarnya ada rasa cemburu yang membakar hatinya.Eros terkesiap di buatnya.Ingin rasanya dia menyentuh tangan Meisya lebih lama,tangannya begitu lembut.
"Apakah ini kekasih barumu Meisya?"Tanya Sandra.
"Dia calon suamiku."Ucap Meisya tersenyum lebar,sangat bangga memiliki Alex sebagai calon suaminya.
"Lumayan juga pilihanmu,namun sayang(melihat Eros sambil mengusap dadanya yang berkemeja) sepertinya masih lebih keren kamu dan bukannya kau juga semakin sukses bersamaku.Sebentar lagi kita akan bekerja sama di perusahaan Mercies group.Kau pasti tau kan perusahaan terbesar di Amerika?kau yang katanya desainer terkenal belum tentu bisa bekerja sama dengan Mercies group?"Ucap Sandra lalu beralih menatap Meisya dan Alex.Eros menegapkan badannya menyombongkan dirinya kepada Alex yang menurut Eros,Alex tidak ada apa-apanya dengan dirinya yang sebentar lagi mungkin bisa jadi Milyader.Bahkan akan merebut Meisya jika benar-benar terjadi,yaitu bekerja sama dengan Mercies group.
"Benarkah?Waw..aku pernah mendengarnya.Memang perusahaan Mercies grup adalah perusahaan yang terbesar dan terkaya"Ucap Meisya pura-pura terkejut,padahal pemiliknya Alex berada disampingnya.Alex juga terkekeh,melihat Meisya bertingkah seperti aktor.
Setelah itu,Sandra menampilkan vidio kebersamaannya bersama Eros di layar besar sehingga tamu berkumpul melihat kemesraan dan kehidupan sepasang suami istri yaitu Eros dan Sandra.Sandra memang sengaja agar membuat Meisya sakit hati melihat Vidio bersama Eros.
Meisya melihat,dan mencengkram gelas yang berada di tangannya.Meisya berfikir,mengapa Eros tidak sama sekali memikirkan Davin.Ketika Davin sekarat malah mantan suaminya bersenang-senang dengan istri barunya.Ingin rasanya Meisya mengumpat keras-keras mengumumkan pada tamu dan wartawan kalau sebenarnya Eros adalah mantan suaminya yang brengsek tanpa mau memperdulikan Davin yang masih merupakan kewajibannya.
__ADS_1
Ayah mana yang tidak memperdulikan anaknya sendiri selain Eros.Sandra tersenyum licik kepada Meisya.Meisya membalas senyuman tipis,Tak ada sedikitpun rasa cemburu baginya.Hanya rasa dendamlah yang menyelimuti lubuk hatinya.
Lalu beberapa jam kemudian,pesta dansa di mulai.
Para tamu undangan berdansa dengan pasangan masing-masing.Begitupun dengan Meisya dan Alex.Meisya berdansa dengan Alex.
"Tadi aktingmu bagus,aku hampir saja tidak mengenalmu."Ucap Eros,berbicara di samping telinga Meisya sambil berdansa.
"Benarkah?"Ucap Meisya terkekeh berbicara di samping telinga Alex.
"Benar"Ucap Alex menatap Meisya.
Di sisi lain Eros masih diam-diam memperhatikan Meisya.Rasanya Eros tidak bisa berhenti menatap Meisya yang sangat cantik.Tentu sambil melayani istrinya berdansa.
Entah keberanian dari mana Meisya mencium bibir Alex dengan lembut.Alex terkesiap di buatnya.Sedangkan Eros melihat begitu kesalnya sehingga Eros tidak sengaja menginjak kaki Sandra.
"Aw..."Sandra menjerit kesakitan.
"Oh..maaf sayangku"Ucap Eros ketika dansa mereka menjadi terhenti.Sandra menatap Eros sangat geram.Lalu beralih menatap Meisya dan Alex yang sedang berciuman,pasti karena mereka Eros tidak fokus berdansa dengannya.Apalagi dengan para awak media yang langsung ricuh menghampiri Meisya dan Alex.Sandra di buat makin kesal dan geram.
Disisi lain Alex tidak akan membiarkan ciuman itu hanya berlangsung percuma,Alex langsung meraup bibir Meisya yang ingin terlepas,******* bibirnya dengan lembut dan Alex mengencangkan rangkulannya,Alex tidak akan sampai disana dia terus bermain di dalam mulut Meisya.Meisya yang hanya berniat menciumnya sebentar untuk membuat Eros dan Sandra panas,malah Alex mencium bibirnya dengan rakus dan sulit untuk melepaskannya.
Para awak media berdatangan mengekspos kejadian Alex dan Meisya berciuman.Sedangkan Sandra berdecak kesal,mengapa wartawan yang diundangnya untuk ulang tahun pernikahannya malah mengekspos Meisya dan Alex.Sedangkan Eros juga merasa kesal karena Meisya di cium oleh pria lain.Eros merasa penasaran,siapa pria yang bersanding dengan Meisya.
Meisya berusaha menolak dada Alex,sepertinya ciumannya terlalu vulgar.Dan jantungnya tidak berhenti berdegup kencang berusaha menenangkannya.Meisya melihat ke arah Eros lagi,dan tersenyum lebar.Meisya berhasil membuat mereka terbakar.Ini hanya sebuah pemanasan saja bagi Eros dan Sandra.
__ADS_1
***
Acara ulang tahun pernikahan mantan suaminya telah usai.Entah angin dari mana,sehingga cuaca menjadi dingin.Meisya merasa sangat kedinginan karena bajunya yang terlalu terbuka,Meisya sengaja memperlihatkan bentuk tubuhnya dan kulit beningnya,untuk membuat Eros menyesal.Namun,usahanya tidak sia-sia bukan.
Meisya memeluk tubuhnya sendiri,dan Alex yang baru saja menaiki mobilnya.Alex melihat Meisya yang kedinginan,membuka jasnya dan meletaknya di bahu Meisya yang terbuka.
"Terima kasih"Ucap Meisya tersenyum melihat Alex.Pria di sampingnya ternyata begitu peka.
"Pakaianmu terlalu terbuka,sampai aku tidak bisa berhenti menciummu.Kau sangat agresif tadi,jika saja kau lakukan dirumah,kita kan hanya tinggal berdua"Ucap Alex tersenyum sambil mengangkat salah satu alis tebalnya.Membuat Meisya semakin bergidik,membayangkan apa yang akan di lakukan Alex kepada dirinya.
Alex kembali ke posisi semula setelah meletak jasnya di bahu Meisya.Alex menahan hasratnya karena Meisya menunjukkan belahan dadanya.Apalagi di waktu pesta dansa tadi,jika tidak berada di depan keramaian,mungkin Alex tidak bisa mengontrol hasratnya yang begitu membuncang.
Ingin rasanya ciumannya tidak sampai disana.Ingin menjelajahi lebih dalam lagi.Sedangkan Meisya berusaha menutup belahannya yang sepertinya membuat Alex tergoda.
"Jangan macam-macam!"Ucap Meisya ketakutan.
"Hahaha..jika macam-macam bagaimana?"Ucap Alex terkekeh,gadisnya sangat takut di sentuh rupanya.
"Aku tidak menyangka mantan suamimu memilih wanita itu di bandingkan kamu?Apa sih lebihnya wanita itu?"Ucap Alex sambil menyetir.
"Dia cantik,sedangkan aku dulu,biasa-biasa aja.Dia juga pemilik perusahaan yang merupakan bos Eros"Jelas Meisya.
"Bodoh..Tapi terima kasih juga Eros,berkatmu aku bisa memiliki Meisya"Batin Alex tersenyum penuh kemenangan.
"Owh..."Ucap Alex sambil menyetir.
__ADS_1