
Sandra dan Eros telah sampai di rumahnya,Sandra sangat kesal dengan Eros.Sandra menatap Eros dengan tajam setelah meletakkan tasnya di meja,sedangkan Eros menyalakan televisi.
"Apakah kau tidak bisa melupakan mantan istrimu yang kampungan itu Eros,sampai kakiku menjadi korban karena kau tidak berhenti menatapnya"Ucap Sandra begitu geram.Tujuannya adalah agar Meisya menyesal telah hadir di acara ulang tahun pernikahannya.Namun sepertinya senjata makan tuan,Sandra lah yang terkena batunya.
"Aku masih penat san."Ucap Eros yang sungguh penat harus melayani tamu yang banyak dan duduk lemas di kursi.
"Apa?Aku gak terima,apalagi awak media yang kita undang untuk mengekspos kita,justru Meisya yang menjadi peran utamanya.Sialan!"Ucap Sandra,amarahnya menggebu-gebu.
"Sabar san..."Ucap Eros.Eros juga merasa geram dengan kejadian Meisya yang di cium oleh calon suaminya.
Siaran tv sedang berlangsung ditengah pertengkaran mereka,Sandra yang terganggu berniat mematikan Tvnya,namun di urungkan.
"Apa???calon suami Meisya adalah pemilik Meirces group??Tidak,tidak mungkin,celaka!"Ucap Sandra sangat terkejut.Sandra baru tau kalau calon suami Meisya adalah pemilik Meirces group.
Sudah lama Sandra ingin menjalin kerja sama dengan Meirces group agar perusahaannya semakin melejit dan bekerja sama dengan Meirces group tidak mudah dan membutuhkan uang banyak.Namun tidak lagi ketika acara tv itu mengungkapkan jati diri calon suami Meisya.Sandra mengingat betul,ketika ia menyombongkan suaminya yang akan berhasil menjalin hubungan dengan Meirces group.
Sandra bertambah frustasi dan tidak habis fikir.Bagaimana caranya Meisya memiliki hubungan bersama Alex?Bagaimana Meisya begitu mudah mengenal Alex yang dimanapun publik tidak tau sosok di balik berjayanya Meirces group?
Seandainya Meisya saja bisa merebut hati pemilik hati Meirces group,berarti Sandra juga memiliki kesempatan yang sama bukan?Menurut Sandra dirinya tidak kalah cantik dengan Meisya,buktinya Eros berpaling kepada dirinya.Sandra menyunggingkan senyumannya kembali.Seakan-akan menemui cara jalan keluar.
***
__ADS_1
Sandra lebih awal bangun,dan bersiap pergi ke kantor Alex yang berada di Indonesia juga.Dengan pakaian yang terbuka dan Sexy,dengan dres di atas lutut,dan dada serta bahu yang terbuka,sehingga ada lipatan di dada menunjukkan betapa besar dan kenyalnya gundukan sintal miliknya.Seakan Sandra tidak mau kalah dengan Meisya ia menambah riasannya yang super tebal itu agar terlihat lebih memukau.
Eros yang baru sadar dari tidurnya,langsung membuka matanya lebar-lebar melihat istrinya yang sangat awal dan memakai baju yang terlalu minim dan sexy.
"Mau kemana kau sayang,ni masih pagi?"Tanya Eros beranjak dari kasurnya dan memeluk pinggang istrinya yang terbungkus rapat dengan dresnya.
"Jumpa dengan Klien"Ucap Sandra memoles bibirnya menggunakan lipstik yang berwarna merah mencolok.Sedangkan Eros mencium leher Sandra tidak ingin membuatnya pergi meninggalkannya.
"Ros jangan kacau,aku sedang terburu-buru"Ucap Sandra menolak sentuhan Eros yang semakin menjalar dan berniat meraup bibirnya yang merona dan sexy.
"Kau sangat wangi dan sexy,klien mana yang kau ingin temui.Aku rasa tidak ada jadwal bertemu dengan klien hari ini"Ucap Eros merasa kesal ditolak.Nafsunya sedang memburu.
"Tidak usah ikut campur,kau harus duduk tenang disini,kau akan segera berbangga hati dengan istrimu ini"Ucap Sandra tersenyum lebar dan bergegas meninggalkan Eros.Eros menahan nafsunya dan kesal dengan sikap istrinya.
Alex sangat terkejut dengan keberadaan Sandra yang tiba-tiba,bagaimana caranya Sandra masuk semudah itu dalam ruangannya.Alex juga begitu tercengang dengan penampilan Sandra yang seperti kupu-kupu malam,terlalu sexy dan tentu tidak sesuai.
Entah mau pergi kemana Sandra memakai baju seminim itu.Dan bibirnya yang merah juga Make up yang tebal itu membuat Alex merasa bergidik jijik melihatnya.
"Hy..tuan Alex,Bagaimana saya bisa bekerja sama denganmu,saya cukup lama digantung."Ucap Sandra.Berusaha menggoda agar Alex menyetujui kerja samanya yang sangat sulit di terima.
Sandra menyilangkan tangannya diatas meja,sehingga gundukan sintalnya semakin terlihat dan rasanya ingin keluar dari pembungkusnya.Alex menelan ludah,apa dia ingin merayunya.Alex sama sekali tidak tergoda,malah Sandra menunjukkan jika dirinya bukan wanita yang baik-baik di depannya.
__ADS_1
Selepas itu Sandra tidak diam disana,dia terus menunjukkan sikap liarnya,sambil memalingkan rambutnya yang tergerai,Sandra menunjukkan leher jenjangnya.Tentu Alex tidak akan tergoda dengannya.
Disisi lain,Meisya yang juga bersamaan datang dengan Sandra.Diam-diam Meisya jugalah yang memberi persetujuan kepada karyawan yang menjaga resepsionis agar Sandra bisa masuk dengan mudah.Meisya juga memperhatikan sikap liar Sandra yang berusaha menggoda Alex.
Meisya berfikir,mengapa pakaian Sandra terlihat sangat terbuka hari ini.Meisya berdecih,rupanya Sandra mengincar Alex juga.Meisya tidak bisa diam ketika mengetahui rencana Sandra melalui sikapnya,Meisya masuk dalam ruangan Alex.Sandra terkejut,mengapa Meisya bisa datang di waktu yang tidak tepat.
Meisya langsung mendekati Alex yang telah berdiri yang semula duduk terkejut dengan kedatangan Meisya.
"Ada apa sayang,mengapa perempuan ini berada disini?"Ucap Meisya merangkul lengan Alex.Dan semenjak kapan Meisya memanggil Alex dengan ucapan sayang?Alex sangat senang mendengar perkataan sayang dari Meisya,ia merangkul pinggang Meisya.
"Dia menanyakan kerja sama yang telah disetujui atau tidak?"Jelas Alex.
"Owh..terima saja.Kita akan menjalin hubungan dengan baik bukan?"Ucap Meisya menatap Sandra memberi persetujuan.Alex tidak bisa menolak permintaan calon istrinya ini.
"Terima kasih sya,,kau sungguh begitu baik"Ucap Sandra berpura-pura.Sandra begitu geram melihat sepasang kekasih di depannya,seperti tidak tau tempat mereka menunjukkan keromantisannya di depan Sandra.Sandra tersenyum tipis melihat keduanya,kebahagian mereka tidak akan berlanjut lama.Sandra akan membuat hubungan Alex dan Meisya hancur sama seperti Eros yang berhasil di rebutnya.
Lalu Sandra bergegas pergi.Tinggal Meisya dan Alex yang berada di ruangan CEO.Meisya melepaskan pelukannya.
"Wah sepertinya ada yang senang nih,melihat wanita ular berhasil menggodanya"Ucap Meisya cemburu.Padahal Meisya melihat sendiri Alex tidak tergoda sedikitpun,Meisya tau benar Alex tidak seperti Eros.Meisya tidak akan membiarkan Alex juga terjatuh di pelukan Sandra.Meisya akan menghancurkannya bersamaan dengan balas dendamnya selama ini.
"Ah,Dia tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kamu,kamu lebih sexy"Ucap Alex yang langsung memeluk Meisya yang berada di sampingnya.
__ADS_1
Meisya membulatkan matanya ketika Alex telah meraup bibirnya.Alex tidak bisa menahan hasratnya,apalagi di tambah Meisya yang cemburu terlihat lebih menggemaskan.Alex *******,meraup dengan rakus namun lembut.Meisya juga tidak bisa menahan dirinya yang sebenarnya telah lama membutuhkan belaian.Meisya merangkul leher Alex dan membalas ciuman Alex.Nafas mereka memburu hingga kehabisan oksigen,Meisya menepuk dada Alex agar berhenti.Mereka sama-sama mengatur nafasnya.Alex masih belum puas,ia memegang wajah Meisya dan menciumnya lagi.Hati mereka berdegup kencang dan saling berlomba bersamaan dengan nafas yang memburu.
Ciuman itu tak bisa di lupakan,seakan seperti candu bagi Alex.Sangat nikmat,manis dan ingin selalu mengulanginya.