
PERTEMUAN yang membekas
HASTA si pemilik wajah handsome itu masih tertegun dengan menatapi sebuah liontin yg ada di gengamannya tersebut.
Ia masih berpikir keras atas alasan apa yang menyebabkan dirinya begitu tertarik ingin mengenal lebih jauh akan sosok perempuan yang telah mencuri perhatiannya.
Dia adalah sosok perempuan yang berpenampilan sederhana yang di jumpainya beberapa hari yang lalu.
Tidak ada yang menarik sih memang dari Liontin itu, hanya sekedar liontin biasa saja,liontin yang berbentuk serpihan hati dengan warna serta teksturnya sudah pudar.Tapi entah kenapa daya tarik liontin tersebut begitu menarik di hatinya.
Hasta menggeleng.....
" Enggak mungkin gue harus mikirin cewek ini !" Gumannya seraya mengepalkan liontin itu dengan kuat.
Akan Tetapi hati kecilnya tidak bisa menolak,jika dia tidak bisa memungkiri akan antensinya terus tertuju kepada sosok perempuan sederhana tersebut.
Tapi entah kenapa dia begitu penasaran ingin mengenal lebih jauh akan sosok perempuan tersebut.
Hasta memejamkan matanya berusaha menyingkirkan perasaan itu,namun semakin ia berusaha untuk menyingkirkannya semakin jelas raut wajah perempuan tersebut.Hasta menarik napas panjang ini seperti bukan dirinya yang begitu saja memikirkan perempuan yang sama sekali bukan kriterianya.
---‐-------
HASTA mendatangi kembali tempat dimana Ia berjumpa dengan perempuan yang di jumpainya beberapa hari yang lalu,rupanya Ia masih penasaran dengan sosok perempuan yang di tolonginya dari para preman-preman yang menganggunya.
Hasta berusaha mencari sosok perempuan tersebut dan berharap dia bisa bertemu kembali,tapi sepertinya Ia tidak menemukan tanda-tanda keberadaan perempuan itu,dia berusaha mencari di beberapa tempat yang berbeda tapi hasilnya nihil.
Hasta menyerah,dan ia pun memutuskan untuk pulang walau perasaanya di hinggapi rasa kecewa karena tidak bisa bertemu dengan perempuan itu.
Ketika Hasta hendak membalikan tubuhnya, tak sengaja pandangannya membentur ke salah satu tempat dimana di sana ada sosok yang di carinya. Seorang perempuan tengah menunggu kendaraan umum seraya sibuk merapihkan beberapa barang yang di bawanya.
Mata pria itu menyipit mencoba memperjelas pandangannya tersebut.
Yaa dia melihat perempuan yang di carinya itu sedang menunggu di sebuah halte.
Dengan tanpa berpikir panjang lagi Hasta segera bergegas berjalan menuju halte tersebut.
Tapi......
Entah kenapa perasaanya tertahan secara tiba-tiba, ada perasaan yang sulit di artikan olehnya,dan itu berhasil menahan langkahnya.
Al hasil perasaan pria itu mulai di liputi rasa grogi sekaligus canggung untuk mendekati perempuan tersebut.
Gilaa....
Sejak kapan gue se nervouse ini ketemu sama cewek ?
Hasta membatin dengan terus menatap panjang perempuan tersebut.
Hasta menarik napas panjang,sepertinya dia sedang berperang dengan nyalinya sendiri.
" Sumpahh ini di luar akal gue !! kenapa gue jadi gerogi begini... ? " Tanyanya dengan perasaan panas dingin.
"Akhh masa ketemu cewek model kaya gitu gue jadi serbasalah kaya gini ! " Gumannya kembali,ia sibuk berbicara sendiri.
Semua orang tahu jika Hasta adalah sosok pria yang candu akan berpetualang Cinta ,berpetualang mendapatkan perhatian dan cintanya perempuan-perempuan cantik,untuk masalah asmara Hasta memang tak ada tandinganya bahkan dengan mudahnya ia mampu meluluhkan hati para perempuan.
Untuk mendapatkan tife perempuan model apapun dia ahlinya,jempol dehh buat si playboy handsome ini.
Wajar jika memiliki paras wajah tampan yang nyaris menyerupai si penyanyi luar negri,Zyan Malik.
Kalian pasti kenal akan sosok penyanyi mancanegara ity,yang ketampananya membuat hati perempuan meleleh di buatnya.
Lebay memang memang,tapi kenyataannya memang seperti itu,Hasta adalah sosok pria yang selalu di gandrungi oleh banyak perempuan.
Dan yang lebih menariknya,ia tidak pernah gagal mendapatkan perempuan yang menjadi incaranya.
Apa yang dia hendaki ia selalu mendapatkannya dengan begitu mudahnya.
Cukup dengan pesona ketampanannya serta ketajirannya dia mampu menaklukan hati para perempuan-perempuan di luarah sana.
Materi yang bergelimpangan serta fisiknya yang menawan menjadi daya tersendiri untuk menjadikan daya tarik para perempuan-perempuan yang di incarnya.
Hasta pun selalu beranggapan jika semua perempuan di muka Bumi ini akan mudah didapatkan dengan kelebihan yang dia miliki tersebut.
Rasa jumbawanya itu menjadikan dirinya yakin jika perempuan manapun bisa bertekuk lutut di hadapannya.
Bagi seorang Hasta perempuan di luaran sana itu hanyalah penghias manis saja dalam kehidupannya,tak ubahnya seperti boneka yang sesuka hati Ia permainkan lalu di campakan dengan begitu saja.
Memiliki kemampuan dapat menaklukan hati para perempuan,merupakan kebanggan tersendiri bagi seorang Hasta ,meski harus dijuluki sebagai sang Playboy Hasta tidak peduli.Bahkan tak habis pikir bagi seorang Hasta,ia selalu berkeyakinan jika para perempuan dimana pun berada tidak akan bisa menolak akan sgala rayuannya.
Bahkan ia selalu berhasil merajai semua pertualangan cintanya dengan penuh gairah.
Tapi.....,
Sepertinya tidak untuk kali ini,apa yang menjadi kembanggaan nya selama ini,tidak berlaku lagi,justru ia mulai Terperangkap dengan perasaannya sendiri, bahkan dengan perasaan yang sedang ia rasakan saat ini.
Perasaan yang sulit untuk di artikan dalam bentuk hal apapun, karena perasaan ny kali ini sangatlah berbeda dengan perasaan yang di rasakan sebelumnya terhadap perempuan-perempuan yang telah menajadi mangsanya.
Hasta terlihat gamang namun ia penasaran akan perasaanya tersebut,Hasta menarik napas lalu berjalan mendekati perempuan tersebut.
" Haai ! " Sapanya dengan ramah begitu sampai di dekat perempuan tersebut.
Akhirnya Hasta memberanikan diri menghampiri perempuan itu setelah berujuang cukup keras melawan rasa gengsinya,namun rasa ke ingin tahuannya mengalahkan perasaan gengsinya.
Si perempuan yang di sapa itu menoleh ke arah Hasta yang berdiri tak jauh darinya dan perempuan tersebut pun menatap teduh ke arahnya dengan ekspresi wajah datar, bahkan si peremuan tersebut tidak lantas membalas sapannya Hasta, ia hanya tersenyum tanpa ekspresi,dan itu berhasil membuat Hasta semakin kikuk di buatnya.
" Hmmm.....,lo masih ingat gue? " Tanya Hasta dengan tersenyum manis dan ia pun bersikap sok akrab.
Perempuan tersebut tidak menjawab,ia hanya tersenyum tipis seraya menganggukan kepalanya pertanda mengiyakan dengan tanpa isyarat,sehingga membuat Hasta semakin salah tingkah di buatnya.
" Elo sendirian ya?? " Tanya lagi Hasta dengan berusaha mengakrabkan diri.
Si perempuan tersebut sekilas mengangguk kembali tanpa mersepon lebih sikapnya Hasta.
Lalu ia pun kembali menatap ke arah jalan untuk mengamati kendaraan yang lewat di hadapannya tanpa memperdulikan Hasta yang masih sibuk menatap wajahnya dengan seksama.
Hasta menggaruk kepalanya dengan kasar,sikapnya terasa kaku bak robot yang belum di seeting ulang.
" Maaf yaa ! " Ucap siperempuan tersebut berkata pelan seraya menyetop sebuah Taxsi yang lewat di hadapan halte tersebut,tanpa menunggu lama perempuan tersebut pun segera masuk ke dalam Taxsi dan mengabaikan pria ganteng itu yang hanya mampu melongo menatapnya kepergian nya.
Hasta terpaku, entah apa yang harus dia perbuat setelah melihat perempuan tersebut berlalu begitu saja tanpa sedikitpun memberi kesan apapun atas kehadirannya.
Hasta menggigit bibir bawahnya dengan penuh rasa kecewa seraya menatapnya kosong ke arah laju mobil taxsi tersebut yang melaju meninggalkan dirinya.
Pria ganteng itu menggeleng sebal,kali ini Ia merasa telah di abaikan begitu saja oleh perempuan yang jelas-jelas berpenampilan sederhana,jauh dari kata sempurna.
Ada perasaan kesal sekaligus kecewa di hatinya setelah melihat sikap perempuan tersebut yang berani mengabaikan keberadaan dirinya.
Dan kejadian ini pertamana kalinya terjadi dalam sejarah pertualangan cintanya,dia dia abaikan begitu saja oleh sosok perempuan yang notabene nya jauh dari kriterianya.
Fine lahh jika dia di acuhkan oleh perempuan sekelas Luna maya atau Dian santro,lah ini ?
siapa ??
__ADS_1
Bagi Hasta perempuan ini jauh lebih cantik dari pacar-pacar sebelumnya atau teman-teman perempuan yang lainnya.
Hasta lagi-lagi hanya mampu menggelengkan kepalanya, perasaan nya benar-benar tak habis pikir bisa-bisanya otaknya di penuhi rasa penasaran yang teramat dalam oleh sosok perempuan itu.
Dan hatinya pun berhasil ke cantol akan kesederhanaan perempuan tersebut.
"Gila seganteng ini gue di cuekin? kaya engga ada harganya aja gue ini,kena mental gue !" Gumannya dengan penuh rasa kesal.
Hasta pun menghepaskan kepalan tangannya ke udara dengan perasaan yang begitu menjengkelkan.
...................
Keesokannya.
Hasta terduduk seorang diri,ia nampak termenung menatap kosong ruangan kampusnya, entah apa yang ada di dalam benak pria tampan yang penuh pesona itu.
Tiba-tiba sebuah tangan melingkar di pinggannya dan merangkulnya dengan begitu mesra,sontak hal itu membuyarkan lamunan panjangnya.
seseorang itu mengecup lembut tengkuknya Hasta sehingga Hasta terlihat merinding.
Hasta menoleh ke arah seseorang tersebut.
"Sayang,aku pikir kamu sudah lupa sama kampus,kamu kemana aja sih sayang? " Tanya perempuan itu dengan manja seraya memeluknya erat.
" Tania... ! " Pekik Hasta terkejut dengan kedatangan Tania yang secara tiba-tiba.
" Kok kamu kaya kaget gitu sih? " Tanya Tania melepas pelukannya,lalu sejurus kemudian ia mengubah posisi pelukannya lebih menghadap ke arah tubuh pria ganteng tersebut.
Perlahan Hasta menepis pelukannya Tania.
" Yaa lo kenapa datang secara tiba-tiba,otomatis gue kaget lah ! " Sela Hasta dengan raut wajah tak suka.
" Kamu lagi mikirin sesuatu ya ? sampe kaget gitu !" tanya Tania sambil melepaskan pelukannya lalu terlihat merengut.
Hasta melengos.
" Enggak ada!" Jawab Hasta menggeser posisi duduknya sedikit menjauh dari Tania.
" Oya kenapa Handpone kamu tidak aktif ?aku tanya Bony dia pun gak tau kamu kemana.Ada apa sih Has ??" Tanya Tania dengan penuh selidik menatap tajam ke wajah Hasta yang terlihat dari tadi menghindari tatapannya.
" Gak ada apa-apa Tan,gue baik-baik saja!" Balas Hasta dingin.
" Yakin ??" tanya Tania dengan sikap manjanya.
" Lo gak usah khawatir !!" Balas lagi Hasta dengan nada datar.
Sekilas Tania melihat ada yang berbeda dari sikap Hasta yang selalu menghindar dari tatapananya tersebut.
Tania merasakan ada kecurigaan terhadap sikap kekasihnya itu yang tak biasa bersikap acuh kepada dirinya,perempuan cantik nan seksi itu merasakan jika ada keanehan dari sikap yang di tunjukan Hasta kepada dirinya.
" Sayang ! kamu sakit ? " Tanya Tania sembari menyentuh lembut dahi Hasta.
" Tidak !! " Jawab Hasta singkat lalu ia pun mengelakkan kepalanya dari tangan mulus wanita tersebut.
" Lalu ? " Tanya lagi Tania makin penasaran.
" Sudahlah Tania ! gue baik-baik aja kok." Jawab Hasta kian datar nada bicaranya.
" Tapi,tapi kamu gak biasanya begini." rengek Tania masih penasaran.
" Baiklah Tania,bisa gak lo tinggalin dulu gue sebentar ! saat ini gue lagi pengen sendiri. " Gertak Hasta dengan nada bicara tak biasa.
Sontak hal itu membuat Tania terkejut dengan nada bicaranya Hasta yang mulai meninggi.
Hasta tak menjawab dia terlihat menenangkan perasaanya.
" kenapa kamu ga jawab ?" Tuntut lagi Tania kesal.
Hasta masih terlihat untuk tetap tenang,melihat sikap posesifnya gadis cantik tersebut.
Hasta membuang muka,merasa sebal dengan sikap kekasih nya tersebut.
" Atau jangan-jangan kamu lagi deketin cewek baru lagi ?" Selidik Tania mulai kesal dengan sikap Hasta yang terlihat bosan terhadap dirinya.
Hasta menarik napas lalu menatap tajam ke arah perempuan cantik tersebut.
" Kalau iya kenapa ??? " jawab Hasta menatap tidak suka ke arah Tania.
Bola mata gadis itu membulat sempurna,ekpresi wajahnya berubah seketika.
" Jadi kamu...,?? " Ucapan Tania menggantung Ia terlihat shok mendengar ucapan dari kekasihnya tersebut.
" So...,??" Ucap Hasta seraya mengangkat tinggi pundaknya menatap dengan seksama ke arah Tania.
" Kenapa kamu lakukan itu kepadaku ??" Tanya Tania dengan terlihat kecewa atas sikap Hasta yang mulai berubah terhadap dirinya hanya dengan dalam hitungan minggu.
" Ahh Sudahlah !! itu tidak penting !! " Ujar Hasta dengan remeh,lalu ia pun beranjak pergi meninggalkan Tania yang masih tak percaya dengan sikap kekasihnya tersebut.
Ada apa dengan dia ??
Tania membatin.
Gadis cantik bak super model itu hanya bisa melongo dengan menatap penuh kecewa atas sikap Hasta yang sudah berubah total terhadap dirinya.Perasaanya seketika hancur.
............................
"Heiii Bro...!! " Sapa seorang pria bertubuh bulat menepuk pundak Hasta yang sedang asyik mengaduk- ngaduk minuman segarnya.
Dengan perasaan terkejut Hasta menoleh ke arah pria tersebut dan ia pun terlihat menggeleng kesal setelah tau siapa yang membuatnya terkejut.
" Sialan loh Bon, bikin gue kaget saja ! " Desis Hasta terlihat gusar menatap kehadiran sahabatnya tersebut.
Pria tersebut terlihat cengengesan melihat Hasta berhasil di buat terkejut olehnya.
" Lo kemana aja bro ? si Tania nanyain elo mulu ampe capek gue jawabnya. " balas pria itu sambil duduk di sampingnya.
Hasta tidak menjawab dia hanya membagikan pandangannya keseluruh ruangann Caffe tersebut dengan tatapan suntuk.
" Lo ngilang pasti lagi ngincer mangsa baru ?yang lebih cantik dan seksi dari si Tania mungkin !" Ucap pria itu melirik ke arah Hasta yang terlihat tidak selera untuk menanggapi pernyataanya tersebut.
" Ayolah....!! gue tau bener siapa lo.Lo pikir gue gak ngenalin sifat asli lo apa,kadal buntung ? " Ucap pria itu terkekeh,-kekeh.
Bony nama pria itu berusaha memancing Hasta supaya mau bercerita atas hilangnya kabar dari sahabatnya itu akhir-akhir ini.
Hasta masih terdiam Ia tidak menjawab bibirnya terlihat terkatup rapat seolah enggan untuk bercerita.
Sementara Bony masih menunggu jawaban sahabatnya itu dengan sesekali menoleh Hasta yang duduk di sampingnya.
Bony mengernyitkan kedua alisnya ketika Hasta mulai terlihat tersenyum culas ke arahnya,senyuman yang penuh arti dan ia pun paham akan senyuman Hasta yang penuh dengan permainan.
" Bon !tebakan lo benar sekali,memang ada seorang cewek yang udah bikin gue enggak bisa tidur nyenyak minggu-minggu ini dan kehadirannya sudah mengganggu pikiran gue hingga gue gak bisa berpikir dengan waras." Balas Hasta tersenyum penuh misteri.
" Hiss super sekali itu cewek! gue yakin jika tuh cewek pasti lebih cantik dan lebih seksi dari Tania." Ujar Bony dengan memberondong Hasta dengan pertanyaannya.
Hasta menggeleng lalu tersenyum dengan penuh khayalan tingkat tinggi sehingga membuat Bony merasa ikut penasaran di buatnya.
__ADS_1
" Hmm...," Hasta terlihat mendesah sejurus kemudian ia nampak membayangkan sesuatu.
" Cewek yang sekarang ini gak ada apa-apanya di banding Tania ! " Selany Hasta singkat.Lalu menoleh ke arah Bony dengan tatapan pasti.
Sontak mata Bony melotot sempurna mendengar pernyataan sahabatnya tersebut.
" WHAT ?,maksud omongan elo ?" Tanyanya dengan ekspresi wajah tak paham.
" Cewek yang gue incar sekarang tak secantik Tania,Bela,Windi,Putri maupun Cindi." Jelas lagi Hasta.
Sontak Bony hampir terloncat dari tempat duduknya,lalu matanya terbelalak menatap tidak percaya ke arah Hasta,ia berusaha mencerna omongan sahabatnya tersebut.
" Tuh cewek sama sekali tidak cantik,dan dia juga tidak seksi, tapi ada satu hal yang bikin gue penasaran darinya,entahh apa yang gue rasa berbeda antara dia dan perempuan lain." Jelas Hasta dengan membayangkan kembali sosok wajah perempuan yang ada dipikirkannya tersebut.
" Ah lebay loh ! " desis Bony mendengus.
" Serius Bon !! " sela Hasta dengan mimik wajah serius.
" Sejak kapan lo menggunakan perasaan lo untuk mengejar seorang cewek,apa logika lo sudah tidak berpungsi dengan baik ?" Tanya Bony menatap remeh.
" Semenjak gue ketemu dengan tuh perempuan." jawab Hasta dengan penuh keyakinan.
Bony di buatnya melongo dengan jawaban sahabatnya tersebut.
Ini bukan jawaban dari seorang Hasta yang dia kenal.
" Lalu elo udah berapa kali ketemu cewek itu?" tanya Bony seraya menatap penuh rasa penasaran atas sikap sahabatnya tersebut.
" Hmm,,gue baru dua kali ketemu tuh cewek Bon." Jawab Hasta dengan wajah datar.
Bony menyeringah lucu mendengar jawaban sahabatnya tersebut.
" Hah ?? baru dua kali ??? lantas apa yang membuat lo merasa ada yang berbeda dengan cewek itu ?sementara lo bertemu saja baru dua kali.Hasta,Hasta,lo kebanyakan gonta-ganti ban jadi kaya gtuu,keluar jalur." Guman Bony dengan tekekeh.
" Justru hanya dengan dua kali pertemuan itu,membekas di hati gue Bon." Sela Hasta membela diri.
" Bucinn lo !" Balas Bony terlihat mengolok-ngolok sahabatnya tersebut.
Hasta tersenyum penuh arti,tak peduli dengan olokan sahabatanya tersebut.
" Terus elo udah kenalan sama tuh perempuan ??" Tanya Bony menoleh Hasta.
Banny terdiam dia menatap jauh ke arah luar caffe sana.
" Boro-boro !!" Balas Hasta terdengar sedikit gusar.
Bony semakin terkejut mendengar jawaban dari sahabatnya itu,ia berusaha berpikir dengan jernih atas jawaban sahabatnya itu.
" Tunggu,tunggu !" Sela Bony terlihat heran.
Hasta menoleh pria gembul itu dan menatap penuh ekspresi.
" Lo udah kenalan ?" Tanya Bony menatap intens Hasta.
Hasta menggeleng dengan perasaah sedih.
" Nanya-nanya tuh perempuan belum juga?" Tanya lagi Bony semakin penasaran.
Lagi-lagi menggeleng dengan perasaan semakin frustasin.
" Haha...,haha....,masa cowok seganteng elo gak bisa ngajak kenalan tuh cewek? " Olok Bony dengan tertawa lebar.
Hasta melirik sahabatnya itu dengan penuh dendam.
Kali ini ia di terwakan oleh sahabat dekatnya.
" Sepertinya tuh perempuan memang berbeda dari perempuan-perempuan lainya Bon,termasuk Tania, Nadia, Putri dan Bella.Doi bukan kriteria gue.Tapi dia berhasil membuat perhariaan gue teralihkan kepadanya." Jelas Hasta dengan menerawang jauh ke langit sana,lalu ia kembali membayangkan sosok wajah perempuan tersehut.
" Apa yang ada di perempuan itu biasa saja,tidak ada yang istimewa." Ucapnya kembali dengan raut wajah linglung.
" Lah kalau bukan kriteria cewek idalam lo,ngapain pula lo pikirin dia.Sudah jelas Tania,Bella,P,utry lebih cantik lo ngapin mikirin cewek yang gak masuk di kriteria lo?? ada-ada aja loh." Tanya Bony dengan jengkel melihat sikap sahabatnya tersebut.
" Gue harus bisa dapetin dia." Ucap Hasta dengan tak sadar hingga berhasil membuat Bony mengangkat satu alisnya tinggi-tinggi.
" Gue mulai bingung atas sikap elo." Ucap Bony menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Gue rasa,karena dia berbeda dengan perempuan- perempuan lainnya itulah membuat gue merasa kecantol,gue yakin seyakin nya jika dia memang berbeda dengan cewek-cewek yang gue pacarin." Ungkap lagi Hasta dengan penuh perasaan.
Bony menatap dengan ekspresi tak percaya,seorang Hasta bisa sebucin ini.Bony menggeleng lagi dengan tak habis pikir.
Hasta menghilang dan kembali dengan sikap yang berbeda,di rasa Hasta telah bedah otak hingga berpikir lain tentang sosok perempuan.
Apakah dia sudah bosan dengan gadis-gadis cantik incarannya ??
Bony terlihat memijat kepalanya,memikirkan kelakuan sahabatnya itu membuat kepalanya terasa sakit.
" Doi pake hijab Bon." Jelas Hasta kembali menjelaskan gambaran tentang sosok perempuan itu.
Bony semakin tercengang di buatnya,benar-benar tak habis pikir akan selera sahabatnya itu.
Sepatah itukah seleranya kini.Setau dia Hasta sosok laki-laki yang selalu mengincar perempuan-perempuan cantik nan seksi,lalu sekarang ??
dapet ilham darimana dia ??
Bony semakin depresi di buatnya.
" Bagus dong Has, biar doi ngajak elo untuk tobat sekalian haa... haa haa..." Gurau Bony tertawa lepas mendengar penuturan sahabatnya tersebut.
Hasta melengos lalu membuang muka dengan raut wajah sebal melihat sahabatnya mengolok-ngolok dirinya.
Sreettttt......
Tiba-tiba pandanganya terbentur pada sosok seseorang yang tengah di ceritakan nya tersebut, dan ternyata seseorang itu sedang berada di satu tempat dengan dirinya.
Entah kebetulan atau jodoh sosok perempuan itu tengah asik melayani salah satu pengujung di Caffe tersebut.
" Bon ! " Panggil Hasta setengah berseru,matanya terbeliak kaget sekaligus bahagia bercampur aduk.
Lalu ia pun menepuk pundak Bony seraya mengguncang nya dengan kencang.
Mata Hasta terus menatap perempuan tersebut yang tak jauh dari tempat duduknya.
.......................Bersambung..............
Klik jempolnya..
klik juga hatinya
dan klik Bintangnya yaa gaesss
__ADS_1