
Zepania berada di istana bagian barat istana kekaisaran, dia mendapatkan satu paviliun di istana barat semenjak di angkat dan disahkan menjadi Putri mahkota. Di dalam istana barat terdapat 4 paviliun yang berbeda nama, termasuk paviliun yang di tempati oleh Zepania.
Di istana barat, di khususkan untuk tempat tinggal para tunangan dan istri sah dari semua pangeran. Tetapi setahu Zepania dari ingatannya, kerajaan ini memiliki 3 pangeran yang masih lajang, mereka belum memiliki tunangan yang di sahkan untuk mereka. Sehingga Zepania tinggal sendiri di kawasan istana barat.
Nama paviliun yang Zepania tempati adalah paviliun teratai, paviliun yang khusus di buat untuk putri mahkota kerajaan Froska. Zepania duduk di meja kayu ruang depan atau bisa di sebut ruang tamu, tubuh dan pikirannya sangat terasa lelah sekali. Zepania ingin segera membersihkan tubuhnya dan segera tidur untuk berstirahat sejenak.
Zepania berniat masuk ke ruang dimensi untuk berkultivasi dan melatih semua eleman dan magic yang sudah dia dapatkan, agar dapat menyatu dengan kekuatan spiritual dan energi Qi di dalam tubuhnya.
Baru saja dia ingin beranjak ke dalam kamar mandi, tiba-tiba seorang pelayan wanita masuk dengan nafas yang terengah-engah habis berlari.
"Putri…putri mahkota…" Panggil pelayan wanita tersebut masuk ke dalam paviliun dengan nafas yang terengah-engah.
Zepania melihat dan memperhatikan wajah dari pelayan wanita itu, dan dia sangat tahu siapa pelayan wanita itu? Dialah pelayan setia Zepania yang selalu melayaninya dengan baik sejak Zepania kecil.
"Ivy… !!" Ucap Zepania lirih, dia sangat senang melihat Ivy selamat dan baik-baik saja.
"Putri…maafkan hamba yang tidak bisa menjaga dan melayani anda dengan baik…" Ucapnya menangis bersujud di dahapan Zepania.
Ivy sangat sedih melihat kondisi sang majikan yang sangat memprihatinkan, tubuh yang penuh luka dengan penampilan selayaknya seorang pengemis. Pakaian yang penuh bekas darah, compang camping, lusuh dan jauh dari kata seorang putri mahkota.
"Putri maafkan hamba…" Ucap Ivy terus bersujud dan menangis di hadapan Zepania.
"Bangunlah Ivy, aku tidak apa-apa, aku baik-baik saja." Balas Zepania membantu pelayan pribadinya untuk bangkit dari sujudnya.
Zepania sangat tahu Ivy juga terluka dan hatinya sedih melihat Zepania di hukum dan di kurung dalam penjara. Ivy yang sempat melindungi Zepania saat di seret oleh para pengawalpun, mendapatkan pukulan dari para pengawal istana putra mahkota.
Tetapi apa yang bisa di lakukan oleh Ivy? gadis itu hanya seorang pelayan biasa, Zepania pun merasa semakin marah mengingat apa yang sudah terjadi pada mereka berdua? Saat mereka di tangkap dan disiksa oleh pengawal putra mahkota.
"Ivy apa kau baik-baik saja?" Tanya Zepania yang sudah duduk pada kursi tadi tempatnya duduk.
"Hamba baik-baik saja putri." Jawab Ivy dengan suara yang masih terisak.
"Aku senang kau baik-baik saja Ivy…" Ungkap Zepania sembari memegang kedua telapak tangan Ivy yang berdiri di hadapannya.
Ivy sangat merasa malu sekaligus senang atas perhatian dari sang putri terhadapnya.
"Terima kasih putri atas perhatian anda." Balas Ivy dengan tersenyum senang tetapi masih terlihat air mata di pipinya.
"Ivy tubuhku sangat lelah, apakah bisa kau membantuku untuk menyiapkan air hangat untukku?" Tanya Zepania yang ingin segera membersihkan dirinya yang kotor.
__ADS_1
"Tentu putri…hamba akan menyiapkan air hangat untuk anda mandi." Balas Ivy seraya menganggukkan kepalanya.
"Terima kasih Ivy." Balas Zepania tersenyum pada Ivy yang sangat senang masih dapat melayani sang putri.
Ivy segera berlalu untuk menyiapkan air hangat untuknya, sedangkan Zepania beranjak dari duduknya dan melangkah masuk ke dalam kamar tidurnya. Kamar tidur yang masih tertata rapi dengan ranjang besi yang sangat indah.
Ranjang seorang putri raja dengan sprey sutra putih tulang bersih, tatanan kamar yang rapi dan clasik menurut Zepania yang tidak lain adalah Maharani yang datang dari dunia lain. Tepatnya mungkin dunia masa depan, karena saat ini dia berada pada saat zaman Romawi kuno dan China Dinasti.
Semua yang di lihat oleh Zepania atau Maharani baru baginya, dan dia akan mulai membiasakan diri dengan semua hal yang ada di zaman ini. Dia harus bisa bertahan hidup dan membalaskan dendam pada semua yang sudah jahat terhadap Zepania.
Setelah Ivy selesai menyiapkan air hangat, Zepania merendam dirinya di bak yang terbuat dari kayu besar. Dia ingin merilekskan tubuhnya dan ingin segera membuat kondisi tubuhnya kembali sempurna. Dirinya yang tidak boleh keluar dari paviliun selama 7 hari, akan aman jika dia mengembalikan tubuhnya kembali menjadi putih bersih dan wajahnya yang sudah kembali cantik, selama itu juga Zepania akan leluasa untuk masuk ke ruang dimensi.
Zepania sangat menikmati waktu berendamnya hingga air hangatnya menjadi dingin, dia pun segera menghentikan acara mandinya dan mengambil jubah mandi untuk mengeringkan tubuhnya. Zepania melihat gaun di sebuah gantungan baju, gaun panjang berwarna pink lembut dengan model lengan transparan dengan warna kain yang senada.
Di zaman ini dia harus terbiasa, setiap hari untuk menggunakan gaun-gaun panjang dan juga pakaian hanfu China. Dia tidak tahu apakah di zaman ini wanita boleh atau tidak memakai celana seperti seorang laki-laki.
Selesai memakai gaunnya, Zepania duduk di depan meja rias untuk sekedar memoles wajahnya agar tampil lebih segar lagi. Di dunia ini alat dan bahan make-upnya sangat berbeda dari dunianya di masa depan. Dengan berbekal ingatan Zepania diapun bisa mengerti dan tahu cara menggunakan make-up di zaman ini.
Zepania merias wajahnya dengan natural tetapi tetap terlihat segar dan terlihat wajah cantiknya bagaikan seorang Dewi. Zepania pun baru kali ini melihat bagaimana wajahnya di cermin? Itu sangat mengejutkan baginya. Wajah Zepania benar-benar cantik, kulitnya putih bersih secerah porselin, wajah cantik dengan warna mata sebiru langit cerah menambah kecantikkan Zepania.
Kecantikan wajah Zepania tidak dapat di tolak oleh siapapun yang melihatnya? Bahkan mungkin bisa meruntuhkan sebuah kerajaan untuk mendapatkannya menjadi seorang pendamping.
"Ivy…Ivy…!!" Panggil Zepania pada pelayan pribadinya untuk meminta cadar agar bisa menutupi wajahnya.
Ivy dengan segera masuk ke dalam kamar tidur sang putri begitu mendengar panggilan dari junjungannya tersebut.
"Iya putri, hamba di sini…ada…" Ucap Ivy terpotong karena terkejut melihat wanita cantik bak Dewi khayangan ada di depan matanya.
Zepania mengerutkan keningnya melihat Ivy terkejut dan bengong melihat dirinya saat berbalik badan.
"Ivy …Ivy …!!!" Panggil Zepania seraya menjentikkan jarinya agar Ivy tersadar dari keterkejutannya.
"Anda siapa?" Tanya Ivy setelah sadar dari keterkejutannya.
"Ini aku…putri mahkota." Balas Zepania tersenyum karena tahu kalau Ivy tidak mengenalinya.
Ivy seketika menutup mulutnya yang menganga karena terkejut dengan apa yang di lihatnya.
"Anda putri mahkota?" Tanya Ivy tidak percaya.
__ADS_1
"Iya, aku putri mahkota, aku sudah sembuh dari racun yang menutupi aura tubuhku, yang membuatku menjadi buruk rupa." Ucap Zepania langsung pada inti penjelasannya.
"Bagaimana bisa? Anda baru saja keluar dari penjara dan kapan anda melakukan penyembuhan itu?" Tanya Ivy tidak percaya.
Zepania pun berpikir, apakah dia perlu memberitahukan pada Ivy tentang dirinya dan ruang dimensi? Dia ingin bertanya pada Tiara Angel saja, karena Tiara Angel bisa membedakan mana orang jahat dan mana orang yang baik dan tulus, Zepania ingin tahu Ivy dapat di percaya atau tidak?
"Tiara Angel, apakah kau bisa melihat Ivy dapat di percaya atau tidak? Apakah aku bisa menceritakan ruang dimensi dan apa yang terjadi padaku kepadanya?" Tanya Zepania dalam hati yang bisa di dengar oleh Tiara Angel yang sedang berada di ruang Pikirannya.
"Bisa nona, dia tidak memiliki hati yang menggelap, dia sangat tulus kepada anda nona." Balas Tiara Angel dari ruang Pikirannya.
"Baiklah, terima kasih Tiara Angel."
"Sama-sama nona." Balas Tiara Angel.
"Ivy duduklah di sini…" Ajak Zepania pada Ivy sembari mengarahkan Ivy untuk duduk di kursi kayu yang ada di dalam kamar, dan dengan patuh Ivy mengikuti perintah sang majikan.
"Ivy…aku harap kau bisa merahasiakan apa yang akan aku ceritakan ini." Ungkap Zepania yang di jawab anggukkan kepala oleh Ivy.
"Ivy…sebenarnya aku bukanlah putri mahkota." Ungkapnya yang membuat Ivy mengerutkan keningnya bingung.
"Ivy …saat putri mahkota ada di dalam penjara, dia sudah meninggal dunia." Ungkap Zepania yang membuat Ivy sangat terkejut dan menutup mulutnya yang terbuka.
"Aku dan putri mahkota sama-sama telah meninggal dunia, jiwa dan tubuh kami tertukar. Jiwa putri mahkota berada di tubuhku yang sudah meninggal pada dunia lain, sedangkan jiwaku menggantikan tubuh putri mahkota saat ini. Jadi tubuh ini adalah milik putri mahkota sedangkan jiwanya adalah milik Maharani Mikela dari dunia lain, apa kau mengerti?" Tanya Zepania melihat mimik wajah Ivy sedih dan air mata yang mengalir di atas pipinya.
"Bagaimana mungkin putri meninggal? Tidak, ini tidak mungkin." Balas Ivy mengelengkan kepalanya tidak percaya.
"Itu benar Ivy, sebab tubuh dan jiwa putri mahkota sangatlah lemah karena siksaan dan racun dalam tubuhnya, sehingga putri tidak dapat bertahan, dan aku datang untuk menggantikannya. Aku akan menjadikan putri mahkota atau putri Zepania Louise menjadi putri terbaik di kerajaan ini, dan akan membalaskan dendam atas kematian putri mahkota pada semua yang telah berbuat jahat kepadanya." Ucap Zepania sembari menggenggam tangan Ivy dan menatap matanya agar Ivy tahu bahwa dia tidak berbohong dengan kata-katanya.
"Putri…putri…maafkan hamba karena tidak bisa menjaga anda…" Ungkapnya dengan tangis dan deraian air mata yang terus keluar, Ivy sangat terlihat sedih dan merasa bersalah karena tidak bisa dan telah lalai untuk menjaga sang majikan yang sejak kecil dia layani dengan sepenuh hati.
Zepania tahu akan kesedihan Ivy saat ini, dia sangat terlihat kehilangan sang putri. Maharani senang melihat masih ada yang tulus mencintai sang putri yang selalu menderita sepanjang hidupnya, Ivy sangat menyayangi dan mencintai sang putri sejak mereka kecil hingga tumbuh menjadi dewasa.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
__ADS_1
Jangan lupa vote dan like nya.