SANG QUEEN ANGEL.

SANG QUEEN ANGEL.
28. Luka Dan Sakit Hati Zepania.


__ADS_3

***Aula Kekaisaran Kerajaan Froska***


Zepania melakukan sayatan-sayatan pada beberapa bagian tubuh dari Katlyn, Zepania tidak ingin membunuh Katlyn saat ini, karena dia ingin Katlyn merasakan apa yang di rasakan oleh Zepania dulu. Saat dia masih menyerang Katlyn tiba-tiba ada sebuah pedang yang menghalangi pedangnya dan sebuah pukulan keras mengenai perut Zepania.


Telapak tangan besar milik Richard Louise memukul perut Zepania hingga gadis itu jatuh terpental kebelakang, semua terkejut atas tindakan sang ayah pada putri tertuanya.


Zepania tidak dapat menghindari pukulan tersebut, Zepania yang kesakitan melihat tajam pada sang ayah, Richard Louise. Hati Zepania sangat sakit bahkan lebih sakit dari sakit pada perutnya, terlihat jelas Richard Louise tidak ada rasa kasih sayangnya terhadap Zepania, putri kandungnya dan putri tertuanya dari istri pertama atau istri sahnya.


Perlahan Zepania bangkit dan mengepalkan tangannya kuat menahan amarah yang sudah memuncak untuk keluarga Louise, yang benar-benar tidak pernah menganggapnya bagian dari keluarga dan tidak pernah berlaku adil sama sekali kepadanya.


Zepania menatap tajam, dingin serta devil pada Richard Louise yang sedang membantu Katlyn bangkit. Katlyn yang sudah terlihat memiliki banyak luka sayatan masih dapat tersenyum tipis melihat ke arah Zepania yang mendapatkan pukulan dari sang ayah.


Nafas Zepania semakin memburu menahan amarahnya, kedua tangannya mengepal kuat pedang yang ada di genggamannya, haruskah dia membunuh satu-satunya orang tua yang masih di miliki Zepania? Haruskah dia lakukan itu?


"Nona…kendalikan emosi anda…kalau tidak semua penyamaran anda pasti akan terbongkar." Ucap Tiara Angel memberikan peringatan pada Zepania yang sudah tersulut emosi, Tiara Angel dapat merasakan sakit hati yang di rasakan hati Zepania saat ini.


Zepania tidak menjawab sama sekali perkataan Tiara Angel, yang dia inginkan hanyalah memberi pelajaran pada Richard Louise ayah dari Zepania, yang tidak pernah berbuat adil dan menyayangi Zepania sama sekali.


"Nona…tolong kendalikan emosi anda…" Ucap kembali Tiara Angel merasakan jika Zepania tidak ingin melepaskan Richard Louise.


"Cukup putri mahkota…jangan lagi di lanjutkan, biar urusan keluarga Louise kita selesaikan di rumah." Ucap Richard Louise yang tidak ingin lagi melihat perselisihan keluarganya menjadi tontonan dari banyak orang.


"Rumah…rumah mana yang kau sebut…? Rumah yang seperti kandang binatang dan bagaikan neraka?" Ucap Zepania mengingatkan Richard Louise, bahwa saat Zepania tinggal di kediaman keluarga Louise, dia hanya tinggal di sebuah kamar yang sudah reot dan tidak layak huni.


"Apa maksudmu…?" Tanya Richard Louise bingung maksud dari perkataan Zepania.


Sebenarnya Richard Louise tidak benar-benar membenci Zepania, Richard Louise dan sang kakek yang tidak pernah ada di rumah karena sibuk akan urusan kerajaan sebagai perdana menteri. Richard Louise benar-benar tidak tahu sebenarnya apa yang terjadi pada Zepania saat berada kediaman keluarga Louise.


Selir kedua yang merupakan ibu kandung dari Katlyn lah yang telah memprovokasi Richard Louise untuk membenci Zepania, dengan cara menjelekkan Zepania di mata Richard Louise. Membuat Zepania dan sang adik tidak pernah baik di mata Richard Louise dan sang tetua keluarga Louise.


Selir kedua Richard Louise lah yang juga meracuni Zepania sehingga dia menjadi buruk rupa dan tidak bisa berkultivasi, selir kedualah dalang dari awal kebencian antara ayah dan putrinya tersebut.


"Jangan kau pura-pura tidak tahu, dan aku pastikan padamu, aku tidak akan pernah kembali lagi ke kediaman Louise." Ucap Zepania menekan setiap kata-katanya.

__ADS_1


"Jika kau tidak kembali? Di mana kau akan tinggal?"


"Itu bukan urusanmu, urusi saja keluargamu yang selalu berlaku semena-mena kepada mereka yang lebih lemah." Ucap Zepania menatap tajam.


Zepania sudah tahu jika Katlyn bersama ibu dan saudara laki-laki nya, selalu melakukan hal semau mereka dengan memakai nama besar dan jabatan dari Richard Louise.


"Kau selalu tidak pernah bersikap baik, kau selalu menjelekkan saudaramu sendiri, kau memang benar-benar bukan putriku." Ucap Richard Louise yang membuat hati Zepania terasa sangat sakit bahkan luka di hatinya semakin membesar.


Tanpa di sadari air mata Zepania menetes begitu saja akan rasa sakit di dalam hatinya akan ucapan sang ayah. Sakit yang dirasakan Zepania dapat juga di rasakan oleh Tiara Angel dan para Angel yang terhubung dengannya. Hati Tiara Angel bisa merasakan sakitnya sehingga dia juga ikut menitikkan air mata, yang membuat magic specialnya yang mengendalikan perasaan orang lain keluar begitu saja, sehingga semua orang di sana ikut merasakan sakit yang di rasakan oleh Zepania.


"Cukup perdana menteri, sudah cukup urusan keluarga mu sampai di sini. Aula ini tempat membahas perang bukan untuk membahas masalah keluargamu." Ucap kaisar Cadmus yang juga dapat merasakan sakit hati yang di rasakan oleh Zepania, sehingga dia ingin perdana menteri tidak mengucapkan kata-kata yang bisa menyakitkan perasaan Zepania lagi.


"Maafkan hamba yang mulia, ucapan anda adalah perintah bagi hamba." Balas Richard Louise membungkukkan tubuhnya untuk menghormati sang kaisar.


Richard Louise tidak ada pilihan lain, dengan perlahan dan lembut Richard Louise memapah Katlyn yang sudah terluka, sedangkan Zepania masih melihat perlakuan baik Richard Louise yang lembut pada Katlyn, hatinya semakin sakit melihatnya. Selama ini Zepania tidak pernah sekalipun di perlakukan lembut dan baik oleh sang ayah Richard Louise.


Dengan perlahan Zepania melepaskan pedang Katlyn yang dia pegang dan berbalik badan mengambil sarung pedang pangeran Pericles, yang di pinjamkan oleh pangeran Pericles saat Zepania bertarung tadi. Zepania melangkah kembali ke tempat duduknya dengan tatapan mata semua orang melihatnya.


Zepania duduk kembali pada kursinya sembari menghapus air mata yang menetes di pipinya, sementara ini dia hanya akan menunda pembalasan dendamnya pada keluarga Louise, dendam dalam hatinya sudah semakin besar terhadap keluarga Louise.


"Apa kau baik-baik saja?" Tanya lembut dan pelan putra mahkota pada Zepania seraya menyentuh punggung tangan Zepania.


"Apa aku terlihat baik?" Tanya balik Zepania melihat pada Helios sembari menarik tangannya yang di sentuh oleh Helios.


Dari tatapan mata tak suka Zepania padanya, Helios tahu jika Zepania sedang tidak ingin di ganggu ataupun mendapatkan pertanyaan dari siapapun?


Sedangkan pangeran Pericles yang melihat Zepania nampak tersenyum tipis melihat wanita cantik, yang tidak memiliki kekuatan apapun dalam tubuhnya dapat mengalahkan seseorang yang mempunyai kekuatan elemen. Wanita yang unik dan special di matanya, sang putri mahkota yang akan segera di lengserkan menjadi wanita pertama yang bisa menarik perhatiannya, yang selama ini tidak pernah tertarik sama sekali akan seorang wanita sekalipun.


Semua yang hadir disana membahas tentang perang yang sudah di deklarasikan oleh Dewa Kegelapan. Kebangkitan dari sang Queen Angel adalah pemicunya, sedangkan Queen Angel yaitu Zepania dengan suasana hatinya masih kacau tidak dapat berpikir jernih. Zepania menyerahkan semua urusan untuk hari ini kepada Tiara Angel dan Lily Angel, dan Zepania akan menerima laporan dari mereka berdua.


Perdebatan sedang berlangsung, tetapi tidak satupun bisa masuk kepikiran dan di dengarkan oleh Zepania dengan baik, tatapan mata Zepania hanya kosong dan hampa. Hanya satu yang ada di pikirannya saat ini adalah ingin mengistirahatkan tubuh dan pikirannya dari semua yang telah dia alami hari ini. Zepania butuh masuk ke ruang dimensi untuk mengalihkan pikiran dan perasaannya.


Saat ini Zepania merasakan waktu sangat berjalan lambat, dan suasana yang sungguh membosankan baginya, kerena dia memang tidak suka berada dalam situasi diskusi saperti saat ini. Ingin keluar dari aula ini pun dia tidak bisa karena akan di anggap kurang sopan.

__ADS_1


Dua jam pun telah berlalu, dengan berakhirnya pertemuan tersebut sang kaisar Cadmus menutup pertemuan itu. Semua tamu dan utusan dari luar kerajaan Froska sudah di siapkan tempat tinggal di dalam istana. Satu pangeran atau utusan kerajaan tetangga mendapatkan satu paviliun yang dekat dengan paviliun di mana Zepania tinggal.


Zepania dengan langkah cepat dan panjangnya kembali ke paviliunnya untuk segera beristirahat, dia tidak memperdulikan tatapan heran semua orang yang melihatnya melangkah tergesa-gesa, tidak seperti layaknya seorang putri kerajaan atau putri bangsawan, yang akan terlihat anggun dengan melangkah perlahan. Zepania sangat berbanding terbalik dari mereka.


......................


…Ruang Dimensi Para Angel…


Begitu Zepania tiba di dalam kamarnya, dengan cepat pula dia berganti posisi dengan Rose Angel, Zepania lebih nyaman berada di dalam ruang dimensi para Angel, di sana dia bisa beristirahat dalam jangka waktu yang lama, dan bisa menyalurkan hobinya yang suka melakukan eksperimen di ruang laboratorium yang dia buat sendiri di rumah putih.


Zepania larut dalam dunia eksperimen di laboratoriumnya, hingga gelap tiba di waktu dunia dimensi para Angel, sedangkan di dunia luar baru berlalu beberapa detik saja.


Zepania berada selama dua hari di dalam ruang dimensi para Angel. Begitu dirinya puas, dia pun kembali lagi ke dunia luar untuk melakukan aktivitasnya di dalam kamar, dia sudah puas menenangkan diri dan pikirannya.


Zepania yang sudah selesai membersihkan diri dan berganti pakaiannya menggunakan gaun panjang putih polos. Gaun yang terlihat indah membentuk lekuk tubuhnya, dia melangkah keluar menuju gazebo yang ada tidak jauh dari paviliunnya. Zepania duduk santai dan anggun menikmati indahnya kolam teratai yang juga banyak di kelilingi aneka bunga.


"Salam hamba Putri mahkota…apa boleh hamba ikut duduk di sini putri?" Tanya tiba-tiba seorang pria yang membuat Zepania seketika menoleh melihat ke arah pria itu.


"Apa ada larangan untuk orang lain duduk di sini pangeran…?" Tanya balik Zepania pada pengeran Pericles yang tidak dia tahu namanya.


Terlihat sang pangeran yang terseyum tipis melihat wajah datar dan dingin Zepania.


'*W*anita yang terlihat sulit untuk di dekati.' Gumam pangeran Pericles melihat Zepania yang memalingkan pandangannya ke hadapan pemandangan taman di depannya.


Pangeran Pericles duduk tepat di depan Zepania, dan Zepania masih memasang wajah datar dan dinginnya melihat pada pangeran Pericles yang ada di hadapannya. Tanpa banyak bicara Zepania hanya akan bertahan duduk di sana beberapa menit lagi, Zepania masih memiliki sopan santun pada seorang tamu kerajaan yang datang dan tinggal di dalam istana, Zepania sedang malas membuat masalah dengan siapa pun?


Sedangkan pangeran Pericles yang sama sekali tidak mendapat penolakkan dari Zepania, sangat senang dapat duduk berdua bersama sang putri mahkota Froska. Wanita yang telah menarik perhatiannya saat ini, pangeran Pericles ingin memastikan bagaimana sebenarnya seorang Zepania Louise? Memastikan hatinya yang sudah tertarik oleh pesona dari seorang Zepania Louise yang terlihat cantik, tangguh, special dan unik di matanya. Perasaan ini untuk pertama kalinya di rasakan oleh pengeran Pericles.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…

__ADS_1


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2