
***Kerajaan Josh***
Keramaian pasar di tengah kota kerajaan Josh, terlihat rame dengan berbagai macam penjual yang sedang menjajakan dagangannya. Berbagai macam-macam yang dapat kita beli dari pasar tersebut, seperti berbagai makanan, pakaian, kain-kain bahan baju, bahan-bahan obat herbal dan banyak lain sebagainya.
Zepania dengan menggunakan gaun yang terlihat sederhana, tetapi kecantikan wajahnya masih tetap terlihat jelas. Banyak pasang mata yang melihatnya kagum dan terpesona, setiap orang yang di lewatinya pasti akan melihatnya.
Zepania yang di temani oleh Tiara Angel, sedang berada di sebuah kedai makanan. Mereka berencana makan siang di kedai tersebut, orang yang sedang makan di sana lumayan rame. Zepania dan Tiara Angel menunggu cukup lama, tetapi dengan sabar mereka menunggu makanan mereka datang, karena yang mereka dengar semua makanan di kedai tersebut sangatlah enak.
Setelah sekian lama penantian mereka, makanan pesanan merekapun datang. Tanpa menunggu lama mereka berdua menikmati makanan yang sudah tersaji di atas meja makan mereka. Dengan semua pandang mata pengunjung kedai mencuri-curi pandang ke arah mereka. Zepania dan Tiara Angel yang tahu mereka berdua menjadi pusat perhatian, hanya mencoba cuek dan tidak terlalu ambil pusing, semasih mereka tidak mengganggu.
Tanpa Zepania sadari sebuah tatapan mata dingin memandang ke arahnya, dari seorang pengunjung kedai yang berada di lantai dua kedai tersebut. Pria tersebut melihat Zepania dengan wajah datar dan dinginnya.
Seorang pria yang berpenampilan seperti tuan muda sederhana, wajah tampan dengan menggunakan pakaian celana panjang, sepatu boot yang di padukan dengan kemeja putih dan jubah besar berwarna hitam, menutupi indah tubuh kekar dan tingginya. Terlihat sangat tampan dengan kharismanya yang menarik semua pandang mata para kaum hawa, yang ada di dalam kedai tersebut.
Pria tampan yang di temani oleh dua pria temannya, masih setia menatap jauh gadis yang ada di lantai bawah kedai tersebut. Tatapan yang tidak bisa di artikan oleh siapapun? dalam pikiran pria itu tidak menyangka sama sekali, bila dia bisa bertemu dengan gadis yang beberapa minggu lalu dia kenal singkat.
Zepania yang merasakan sesuatu yang kuat telah menatapnya, merasa sedikit resah dan risih di dalam hatinya, Zepania berusaha untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi di sekitarnya? Tiara Angel pun dapat merasakan kegusaran yang di alami oleh Zepania.
"ada apa nona?" tanya Tiara Angel yang merasakan kegusaran hati Zepania saat ini.
"entahlah…aku hanya merasa kalau saat ini ada seseorang yang sangat kuat sedang memperhatikan ku, tapi aku tidak bisa menggunakan kekuatan ku untuk mencari tahu siapa dia? atau itu cuma perasaan ku saja, yang mulai risih di pandang oleh banyak pasang mata di sini." jawab Zepania menjelaskan apa yang dia rasakan? sembari memasukkan makanan ke dalam mulutnya, dan berpura-pura tidak terjadi apapun? agar tidak ada yang curiga.
"mungkin saja seperti itu nona, atau anda ingin saya menggunakan sedikit The Love Flower Of Magic, (magic kecintaan keajaiban bunga sihir). Untuk mencari tahu mungkin ada seseorang yang benar-benar memperhatikan anda saat ini." ucap Tiara Angel memberikan usul, dengan sedikit berbisik agar hanya Zepania yang mendengarkan.
The Love Flower Of Magic.(magic kecintaan keajaiban bunga sihir) adalah magic special yang hanya di miliki oleh Tiara Angel, Lily Angel dan juga Zepania. Magic cinta dan bunga sihir yang bisa menghipnotis dan merubah perasaan seseorang menjadi sedih, bahagia, marah dan perasaan hati serta emosi lain dari lawannya. Magic yang juga akan tahu dengan mudah baik dan jahatnya seseorang yang ia hadapi, dan magic yang sangat peka serta bisa mengetahui dengan mudah keberadaan seseorang yang ada di sekitarnya.
Specialnya dari magic ini, lawan tidak bisa merasakan adanya aura dari magic ini. Hanya saja magic ini harus menggunakan sedikit kekuatan spiritual dan energi Qi dari sang penggunanya, jadi Tiara Angel harus dengan cepat mengeluarkan sedikit kekuatan spiritual dan energi Qi dalam tubuhnya, lalu segera menutup kembali aura kekuatan tersebut, agar tidak ada yang dapat merasakan aura kekuatan dari Tiara Angel saat ini.
"lakukan dengan hati-hati dan cepat, mungkin ada seseorang yang kita kenal ada di sekitar sini, aku tidak ingin mereka merasakan kekuatan besarmu Tiara Angel." perintah Zepania dengan telepatinya, agar perkataannya tidak ada yang mendengar.
"baik nona." balas Tiara Angel melalui telepatinya.
Tiara Angel dengan segera membuka sedikit kekuatan spiritual dan energi Qi dalam tubuhnya, untuk mengaktifkan The Love Flower Of Magic. Lalu dengan segera menutup kembali kekuatan spiritual dan energi Qi dalam tubuhnya.
__ADS_1
Tiara Angel berpura-pura menempelkan gelas minumnya di tepi mulut, untuk memusatkan pikirannya agar The Love Flower Of Magic nya bisa bekerja, tanpa kecurigaan dari seseorang. Tiara Angel memusatkan magicnya untuk mencari seseorang yang Zepania maksudkan.
Begitu Tiara Angel menemukan siapa yang Zepania maksudkan? Tiara Angel meletakkan gelasnya, lalu menatap ke arah Zepania yang sedang asyik dengan makanannya.
Tiara Angel sangat tahu dan mengenal siapa yang kini menatap intens serta dingin Zepania? Tiara Angel tersenyum ke arah Zepania.
"ada seseorang di lantai dua kedai ini, yang nona kenal beberapa minggu yang lalu, saat nona masih berada di dalam istana kerajaan Froska." ucap Tiara Angel memberitahukan Zepania melalui telepatinya.
Zepania masih diam mendengarkan informasi yang di katakan oleh Tiara Angel, dia masih menikmati makanan yang ada di depannya.
"siapa?" tanya telepati Zepania.
"pangeran dari Pericles." jawab Tiara Angel masih melalui telepatinya.
Zepania diam, dia masih sangat ingat pangeran Pericles yang dia kenal di dalam pertemuan istana kerajaan Froska. Pangeran yang memiliki aura kuat tetapi tidak bisa di baca sampai mana tingkat kekuatannya?
Pangeran yang meragukan dan mencurigai, akan kebenaran tentang Zepania yang memiliki warna mata sama dengan sang Queen Angel, tatapan tajam Zepania yang menandakan Zepania tidak ada takut akan apapun? dan perubahan Zepania yang secara drastis.
Pangeran Pericles yang mengajukan pertemanan padanya, pertemanan yang memiliki tujuan yang tidak jelas, hanya sang pangeran yang tahu. Zepania mendapatkan kesulitan saat tidak bisa menggunakan kekuatan spiritual dan energi Qi dalam tubuhnya. Semua magic yang ia punya tidak bisa di gunakan begitu saja.
Tiara Angel masih memandang intens sang Queen Angel, yang hanya diam tidak berkomentar apapun? Tiara Angel juga tidak bisa mendengar gumaman apapun dalam hati Zepania.
"nona…apa yang akan kita lakukan pada pangeran yang terus melihat anda dari lantai atas?" tanya telepati Tiara Angel.
"biarkan saja, toh dia hanya melihat saja kan…!!" balas santai Zepania melalui telepatinya, dengan menatap balik Tiara Angel.
"baik nona." balas singkat telepati Tiara Angel.
Mereka dengan segera menyelesaikan makan mereka, membayar lalu pergi berlalu dari sana. Zepania ingin cepat menuju ke penginapan di mana sang ayah dan keluarganya berada. Zepania pura-pura tidak mengetahui keberadaan sang pangeran yang melihatnya terus dari lantai atas.
Zepania saat ini memakai gaun polos santai, dengan di padukan jubah putih panjang yang memiliki topi penutup, bukan saja untuk menutupi sebagian wajahnya, topi penutup tersebut di pakai juga untuk menghindari panasnya sinar matahari.
Dengan berkuda, Zepania dan Tiara Angel menuju ke penginapan yang berada sangat dekat dengan istana Josh. Penginapan yang cukup besar dan mewah bagi para bangsawan dan petinggi istana, yang cukup memiliki banyak uang untuk membayar kemewahan yang ada di dalam penginapan tersebut.
__ADS_1
Saat sudah sampai di depan penginapan, salah satu penjaga bertanya dan mengambil alih kuda mereka, agar bisa di bawa ke kandang kuda yang sudah tersedia di halaman samping penginapan. Dengan di tuntun oleh salah satu pelayan wanita penyambut tamu, Zepania dan Tiara Angel di bawa ke depan meja penerimaan tamu, agar bisa mendapatkan izin untuk berkunjung.
Penginapan tersebut memiliki sedikit aturan ketat, untuk para pengunjung dari tamu yang menginap di sana. Tidak sebarang pengunjung bisa keluar masuk di area penginapan. Sehingga menjadikan penginapan tersebut, terkesan aman, mewah dan terjaga kerahasiaan dari para tamu yang menginap.
Zepania yang memang sudah di beritahukan nomer kamar dari sang ayah, dengan mudah mendapatkan izin untuk masuk dan mencari nomer kamar tuan Richard Louise. Saat akan menuju tangga naik ke lantai atas.
Tanpa terduga Zepania bertemu dengan seorang yang ingin di hindari sejak tadi. Pria tampan dengan tatapan mata yang tajam dan dingin melihat Zepania. Pria tampan dengan rahang yang tegas dan terlihat berwibawa dengan pakaian jubah yang menambah kesan kharisma seorang pemimpin.
Pangeran Pericles dan dua pria yang menjadi pengawal pribadinya, diam berdiri di tempatnya saat Zepania melewati mereka. Zepania yang hanya melihat sekilas, lalu berlalu begitu saja meninggalkan sang pangeran, Zepania terlalu malas untuk beramah tamah dengan pria yang terlihat kurang ramah sama sekali. Zepania merasa tidak perlu bersikap hormat pada sang pangeran karena dia bukanlah rakyat dari kerajaan Pericles.
Sang pangeran terlihat sedikit kesal, karena Zepania yang hanya berlalu begitu saja setelah melihatnya sekilas. Dengan rasa kesal yang tidak mendapatkan tanda sapa dari Zepania, dengan wajah datar dan dinginnya dia masih menatap tajam punggung Zepania.
'apa dia tidak mengenaliku?' gumam sang pangeran dari dalam hatinya, melihat Zepania hanya cuek saja padanya.
'tidak mungkin dia tidak ingat siapa aku? pasti ini trik darinya lagi. Dasar gadis tarik ulur.' gumam sang pangeran lagi dalam hatinya.
"ada apa yang mulia?" tanya salah satu pengawal pribadinya, karena melihat sang pangeran hanya diam saja.
"tidak ada." jawab sang pangeran ketus, setelah melihat kedua pengawal pribadinya.
Sang pangeran langsung melangkah naik ke lantai atas, dia segera menuju ke kamar yang sudah dia sewa. Dia tidak ingin tinggal di dalam istana kerajaan Josh, karena dia lebih suka kebebasan. Sebab bila tinggal di dalam istana, dia tidak akan mudah bebas keluar masuk area istana, yang membuatnya harus tetap tinggal di area dalam istana saja.
Menginap dan tinggal sementara di dalam penginapan di luar istana kerajaan Josh, lebih baik dari pada harus tinggal di dalam istana. Dan pilihan itu pun yang membuat sang pangeran bisa bertemu kembali dengan Zepania. Yang terlihat tidak mengingatnya sama sekali, membuat hati sang pengeran bertanya dan sedikit kesal, atas sikap cuek Zepania padanya.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.
__ADS_1