
***Kerajaan Pericles***
Zepania Louis Sang Queen Angel dan Tiara Angel tiba dengan cepat pada kerajaan Pericles bagian barat, di mana banyak nya pasien yang terkena wabah? Wabah yang belum di ketahui apa penyebabnya?
White Angel sedang berjuang dan berusaha membuat penawar serta pentolongan pertama bagi para pasien yang masih bertahan hidup.
Semua tempat penuh akan pasien yang terdampak akan wabah, mereka tergeletak pada beberapa tenda yang sudah di bangun oleh pihak kerajaan Pericles. Balai pengobatan yang mereka miliki sudah penuh akan pasien yang memiliki berbagai kondisi.
Sedangkan pasien yang telah meninggal dunia di kubur secara massal untuk menghindari bakteri atau virus yang akan menyebar pada mereka yang belum terjangkit. Penyebaran terhadap penyakit ini sangat begitu cepat.
Adapun gejala yang mereka alami yaitu panas tinggi yang di sertai oleh meriang, kepala berat dan pusing. Kulit mereka terdapat ruam-ruam merah yang hampir melepuh dan berair. Penularan terjadi jika berada dekat dengan pasien ataupun kontak fisik.
Begitu Zepania tiba, dia segera mendekati salah satu pasien yang sudah tidak sadarkan diri, dengan segera ia melakukan pemeriksaan pada denyut nadi pasien.
Denyut nadinya semakin melemah karena sudah tidak sadarkan diri, suhu tubuhnya tinggi dan meriang karena terlihat dari kulitnya yang berdiri merinding. Begitu Zepania melihat jenis ruam-ruam di sekujur tubuh pasien, dia sangat yakin jika itu adalah wabah penyakit sejenis dengan cacar.
"Tiara Angel, bantu aku untuk mendudukkan pasien ini. Kita harus berusaha membuat tubuhnya dingin, sehingga kondisinya lebih membaik dan bisa melawan virus ini." Ucap Zepania memberikan perintah kepada Tiara Angel.
"Baik nona." Balas Tiara Angel.
Sebelum mereka datang, Zepania telah memberikan Tiara Angel sebutir pil obat untuk pertahanan tubuhnya agar tidak mudah tertular. Pil yang biasa ia minum jika menangani seorang pasien dengan penyakit menular pada dunianya dulu, dan pil obat tersebut telah teruji dan sangat berhasil.
Tiara Angel membantu mendudukkan tubuh pasien dengan menopang punggung pasien. Lalu Zepania memberikan sebutir obat penurun panas, serta obat anti virus yang ia racik sendiri dengan beberapa tetes air Suci Angel yang ia ambil dari ruang dimensi Angel.
Begitu selesai memberikan semua yang di butuhkan, Zepania lalu menyalurkan sedikit tenaga dalamnya agar energi spiritual yang ia miliki masuk ke dalam tubuh pasien, memberikan sebuah kekuatan sebagai daya tahan tubuh untuk mencerna obat dan air Suci Angel yang ia berikan pada tubuh pasien.
Beberapa saat kemudian, suhu tubuh pasien dapat mereda dan kembali normal dengan di sertai keringat yang keluar dari pori-pori kulit pasien. Seharusnya dia memakai juga kekuatan cahaya hangat untuk membuat kulit tubuh pasien tetap kering, agar ruam-ruam pada kulitnya tidak memburuk karena tidak baik terkena keringat yang sudah terkontaminasi oleh virus dan bakteri.
Namun sayangnya Zepania dan Tiara Angel tidak menguasai kekuatan elemen cahaya, karena ia tidak memiliki seorang mentor untuk membantunya mempelajari secara dalam kekuatan elemen cahaya tersebut.
"Tiara Angel, bisakah kau memanggil salah satu Angel penjaga yang menguasai kekuatan cahaya hangat datang ke sini sekarang." Perintah Zepania yang tidak di mengerti oleh Tiara Angel, namun dia mencoba untuk mengikuti apa keinginan Sang Queen Angel.
"Tentu nona." Balas Tiara Angel menerima perintah.
Tiara Angel dengan cepat memejamkan matanya, dan menggunakan kekuatan telepatinya untuk memanggil Angel penjaga yang menguasai kekuatan cahaya hangat.
"Hamba tiba , yang mulia. Apa ada yang bisa hamba bantu saat ini, yang mulia?" Ucap Angel penjaga di kerajaan Pericles, Sun Angel.
"Ulurkan tangan mu." Ucap perintah Zepania, dan di ikuti oleh Sun Angel.
Sun Angel mengulurkan tangannya, Zepania segera merapalkan sebuah mantra untuk memunculkan sebutir pil anti virus ke atas telapak tangan Sun Angel, agar tidak ikut tertular virus cacar.
"Minum pil itu." Perintah Zepania. Sun Angel segera menelan pil yang ada di atas telapak tangannya, kemudian Zepania berkata kembali.
"Gunakan kekuatan cahaya hangatmu untuk mengeringkan kulit yang terdapat keringat pada pasien ini, jaga suhu dari hangat cahayanya."Perintah langsung Zepania yang masih menyalurkan kekuatan spiritual energi Qi yang ia miliki ke dalam tubuh pasien.
__ADS_1
"Baik, yang mulia." Balas Sun Angel dan segera melakukan apa yang di perintahkan oleh Zepania?
Sun Angel dengan perlahan mengarah kekuatan cahaya hangat yang ia miliki dengan mengatur suhu hangat cahayanya, agar tidak membuat gerah atau panas pada kulit pasien. Walaupun cukup sulit, namun Sun Angel melakukannya dengan hati-hati dan serius.
"Apakah cukup hangat seperti ini, yang mulia?" Tanya Sun Angel meminta kepastian apakah yang ia lakukan sudah benar?
"Iya cukup hangat seperti itu, pertahankan. Aku akan melakukan ini dengan cepat, karena masih banyak lagi pasien yang harus kita tangani." Balas Zepania sembari masih menyalurkan kekuatan spiritual energi Qi nya ke dalam tubuh pasien.
Sun Angel memandang sejenak ke arah junjungannya tersebut, dalam hati ia pun berkata. 'Apa yang mulia tidak merasa takut tertular dan jijik melihat kondisi kulit pasien yang memprihatinkan seperti ini.' Gumamnya.
Tentu saja gumaman yang dapat di dengar oleh Zepania dan juga Tiara Angel.
"Seburuk apapun pasien yang aku tangani tidak membuatku merasa jijik untuk menyentuh dan berusaha menyembuhkannya." Ucap Zepania sontak membuat Sun Angel melihat ke arahnya.
Sun Angel sadar jika Zepania bisa mendengar apa yang hatinya gumamkan?
"Ini sudah seharusnya aku lakukan, tidak bisa aku hanya diam melihatnya saja tanpa melakukan tindakan apapun?"
"Maaf yang mulia, jika hamba telah berpikiran lancang tentang anda." Balas Sun Angel merasa tidak nyaman akan perkataan Zepania seakan menegur dirinya secara halus namun tegas.
"Lakukan semua dengan hati yang tulus. Akan di pastikan semua berjalan lancar dan baik mengikuti alur takdir yang sudah di tentukan."
"Baik yang mulia." Balas Sun Angel dengan sikap hormatnya kepada Zepania.
Apa yang mereka lakukan? Menjadi perhatian dari beberapa orang yang ada di sana. Para pasien, tabib relawan, dan beberapa pasukkan dari istana Pericles yang ikut membantu melihat semua yang di lakukan oleh Zepania, Tiara Angel, dan Sun Angel. Mereka ingin melihat bagaimana hasil dari penyembuhan tersebut.
...------------------------------------------------...
Di lain tempat, sang kaisar Pericles yang masih betah pada penyamarannya sebagai pangeran Pericles yang di ketahui dan di kenal oleh orang luar, berada di dalam istana. Tepatnya di aula istana di mana tempatnya untuk berdiskusi dengan para pejabat tinggi kerajaan.
Saat kepergian Sun Angel karena panggilan dari sang Queen Angel, sebelumnya ia memberikan kabar akan kedatangan Sang Queen Angel mereka kepada kaisar kerajaan Pericles yang sedang menyamar menjadi pangeran Pericles.
Tentu saja kabar kedatangan Sang Queen Angel ke kerajaan Pericles, cukup membuat mereka semua terkejut. Begitu mendadak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Namun apakah mereka bisa untuk mengatur bagaimana keinginan seorang Queen Angel? Tentu saja jawabannya tidak bisa sama sekali. Mereka seharusnya bersyukur atas kehadiran dan kedatangan Sang Queen Angel.
Begitu Sun Angel pergi, pangeran Pericles ikut menyusul mengikuti ke mana Zepania berada saat ini? Sedangkan pada tempat di mana Zepania berada, dia sudah dapat membuat stabil kondisi dari pesien yang saat ini ia berikan pengobatan dengan caranya.
Pasien tersebut mengerang lemah, dia sudah sadar dan wajahnya tidak sepucat tadi. Ruam-ruam pada kulitnya tidak terlalu meradang, hanya terdapat ruam merah yang hampir kering. Sisanya hanya pasca penyembuhan, namun kondisi kulit pasien harus tetap kering, bersih dan harum agar virus wabah cacar tersebut tidak semakin parah dan kembali ke tubuh pasien.
"Sun Angel, pastikan kulit pasien tetap kering, bersih dan harum. Karena wabah virus cacar yang bisa menyebar dengan cepat, dia harus di kerantina." Ungkap Zepania.
"Karantina…!!" Ucap Sun Angel tidak mengerti akan Kalimat karantina.
Zepania sadar jika ia menggunakan bahasa yang belum di mengerti di dunianya ini, segera menjelaskannya.
"Itu sama artinya, pasien harus tidur sendiri di satu ruangan tertutup dan sedikit gelap. Ruangan yang terlalu banyak cahaya akan menyebabkan wabah virus cacar itu akan semakin memburuk, dan satu lagi." Ucapnya terhenti lalu melihat ke arah Sun Angel dengan raut wajah serius.
__ADS_1
"Singkirkan semua cermin atau kaca yang dapat memantulkan bayangan seseorang atau pasien ini sendiri, karena tidak baik seorang pasien bercermin di saat kondisi kulitnya penuh akan ruam-ruam seperti ini."
"Baik nona saya mengerti." Ucap Sun Angel mengerti akan perintah junjungannya tersebut.
Namun dia pun berpikir dan kembali memandang ke arah Zepania yang tepat berdiri di depan pasien tadi.
"Ada apa Sun Angel?" Tanya curiga Zepania karena melihat gelagat gelisah dan bingung Sun Angel.
"Maaf yang mulia, bagaimana kami menyediakan bilik tersendiri untuk semua pasien?" Tanyanya karena begitu banyak pasien di sana, sedangkan mereka berada di dalam sebuah tenda dan menjadi satu ruangan.
Zepania melihat ke sekelilingnya, kini ia tahu maksud dari perkataan Sun Angel. Cukup sulit menyediakan bilik tersendiri bagi para pasien untuk beberapa hari sehingga mereka di nyatakan sembuh dan tidak menularkan yang lainnya. Jika mereka tidak bertindak memisahkan para pasien, pengobatan yang di lakukan oleh Zepania akan sia-sia saja.
"Tiara Angel." Panggil Zepania.
"Iya nona." Balas Tiara Angel mendekati Zepania.
"Apakah sampai saat ini, ruang dimensi Kehidupan belum di temukan?" Tanyanya.
Zepania berpikir jika mereka memiliki ruang dimensi Kehidupan, ruang dimensi yang penuh akan aura kehidupan murni dan memiliki hutan yang penuh akan tanaman obat-obatan untuk membuat semua ramuan, pil dan racun.
"Maaf nona, kami sudah berusaha. Namun pemilik ruang dimensi Kehidupan saat ini tidak dapat di rasakan aura keberadaannya. Entah dia belum memiliki ruang dimensi itu atau sudah tidak ada yang tahu." Balas Tiara Angel memberikan kabar tentang pencariannya selama ini.
Zepania terdiam, dia berharap jika dapat memakai ruang dimensi Kehidupan untuk pemulihan dan karantina para pasien. Tentu dengan perbandingan perbedaan waktu yang sangat bermanfaat bagi kesembuhan para pasien wabah virus cacar saat ini.
"Ruang dimensi Kehidupan sangat berguna saat ini untuk para pasien wabah virus cacar. Hawa dan aura yang ada di ruang dimensi Kehidupan sangat bagus untuk kesembuhan para pasien agar cepat pulih dan kembali sehat." Ungkap Zepania banyak berharap.
Tiara Angel tahu jika Zepania banyak berharap pada ruang dimensi Kehidupan yang ia cari selama ini.
"Apakah nona tidak ingin mencoba cara itu? Untuk mencari tahu posisi ruang dimensi Kehidupan tersebut." Ungkap Tiara Angel memberikan saran kepada Zepania.
Zepania berpikir sejenak, bukannya dia tidak ingin mencoba cara yang di sarankan oleh Tiara Angel. Namun resiko besar yang akan dia hadapi jika tetap nekad untuk mencari tahu aura ruang dimensi Kehidupan. Resiko yang tidak pernah di ketahui oleh semua para Angel pengikutnya, dan Zepania sudah pernah untuk mencoba melakukan saran tersebut.
Zepania tahu resikonya akan berdampak pada kekuatan spiritual dan energi Qi di dalam tubuhnya, salah satunya terkuras cukup banyak dan tubuhnya akan melemah. Jika saja keberadaan ruang dimensi Kehidupan dapat di temukan dengan cepat, tidak akan menjadi sia-sia jika kekuatan Zepania terkuras banyak. Tentu saja Zepania akan melakukannya dengan senang hati.
Namun resiko lainnya, keberadaannya akan cepat di ketahui oleh Dewa Kegelapan. Pada saat itu terjadi, tentu saja Zepania berharap jika Dewa Kegelapan tidak menyerang dirinya yang sudah melemah.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.
__ADS_1