SANG QUEEN ANGEL.

SANG QUEEN ANGEL.
23. Brisia Kairos.


__ADS_3

***Balai Pengobatan Froska***


Sehari pun telah berlalu, Zepania yang menyamar menjadi tabib wanita masih berada di balai pengobatan Froska. Dia masih memantau pasien seorang gadis cantik berumur 18 tahun, yang baru saja selesai di operasi oleh Zepania.


Sedangkan yang berada di paviliun teratai istana barat adalah Rose Angel putri titisan dari Lily Angel. Rose Angel memiliki magic perubahan wujud sama Dangan sang ibu. Rose Angel di minta menyamar menjadi Zepania untuk menggantikan posisi Zepania Louise di istana, karena Zepania masih harus memantau kondisi dari gadis yang telah di operasinya.


Seharipun telah berlalu tetapi gadis tersebut tidak sadarkan diri juga, tabib kepala yang cemas karena di minta memantau pasien tersebut pun gelisah tidak mengerti dengan kondisi pasien yang belum siuman juga.


"Bagaimana ini, suhu tubuhnya sangat dingin, kondisinya tidak ada tanda-tanda akan siuman setelah di bedah, apa gadis ini tidak akan sembuh?" Ucap kepala tabib berbicara pada tabib yang bersama dengannya setelah selesai memeriksa keadaan kondisi pasien.


"Ada apa kepala tabib?" Tanya tiba-tiba Zepania yang datang keruangan tersebut bersama para Angel yang lainnya.


Kepala tabib dan tabib lainnya langsung menghadap ke arah Zepania yang datang ke ruangan tersebut.


"Ini tabib…pasien ini tidak ada tanda-tanda untuk siuaman sama sekali, dan suhu tubuhnya terus menjadi dingin." Jawab kepala tabib memberitahukan.


Zepania segera memeriksa kondisi gadis tersebut, benar dari pupil matanya tidak ada tanda-tanda akan sadar, suhu tubuhnya dingin dan denyut nadinya agak melemah.


'*A*da apa ini? Seharusnya dia sudah sadar dari tadi, apa gadis ini tidak ada niat untuk sadar dan sembuh sama sekali ya?' Gumam Zepania yang dapat di dengar juga oleh Tiara Angel.


"Apa ada masalah nona…?" Tanya Tiara Angel dari ruang pikirannya, karena mendengar keluhan dari Zepania.


"Tiara Angel, bantu aku memiringkan tubuh gadis ini, aku harus tahu apa penyebabnya." Ucap Zepania melihat pada Tiara Angel.


"Baik tabib." Balas Tiara Angel yang langsung melaksanakan perintah Zepania.


"Aku butuh tempat duduk." Ungkapnya tanpa menoleh pada siapapun, Zepania hanya melihat wajah pucat gadis tersebut.


Dengan segera tabib yang ada di sana memberikan kursi pada Zepania untuk duduk, Zepania dengan cepat duduk bersila dengan posisi teratai, sedangkan Tiara Angel memiringkan tubuh gadis tersebut secara perlahan.


"Tahan tubuh gadis ini Tiara Angel, aku akan menyalurkan sedikit energi Qi ku ke dalam tubuhnya, dan aku ingin melihat kedalam pikirannya juga." Perintah Zepania.


"Baik tabib." Balas Patuh Zepania.


Zepania memejamkan matanya dan menempelkan satu telapak tangannya ke punggung gadis tersebut, dan dia mulai menyalurkan energi Qi ke dalam tubuh gadis itu agar tubunya menghangat kembali, dengan bantuan dari Tiara Angel Zepania bisa masuk ke dalam ruang pikiran gadis tersebut.


Zepania melihat gadis itu duduk dengan tatapan mata kosongnya memandang ke arah depan, tatapan matanya kosong dan hampa. Dengan perlahan Zepania mendekatinya dan ikut duduk bersimpuh di depan gadis tersebut.


"Ada apa denganmu?" Tanya Zepania memegang sebelah pundak gadis tersebut.


Gadis cantik itu tersadar dan melihat kepadanya, dia terkejut melihat pada Zepania dan dengan cepat memundurkan tubuhnya menjauhi Zepania.


"Siapa kau…?" Tanya gadis tersebut.


"Aku tabib yang berusaha membuatmu untuk sembuh dan ingin mengajakmu untuk kembali ke dunia luar." Balas Zepania lembut sembari berusaha mendekati gadis tersebut.

__ADS_1


"Jangan mendekat…" Balasnya terus memundurkan tubuhnya.


"Ada apa? Tenang…aku hanya ingin menolongmu dan aku tidak ingin mencelakaimu." Ungkap Zepania perlahan mendekat.


"Aku hanya ingin kau cepat sembuh dari sakitmu, aku akan membantumu untuk sembuh."


"Tidak ada gunanya aku sembuh, untuk apa aku sembuh, biarkan aku mati saja." Bentaknya histeris seraya terus menangis.


"Mengapa kau tidak ingin sembuh? Ada apa? Apakah ada yang terjadi padamu?" Tanya Zepania lembut.


"Untuk apa kau tahu? Kau bisa apa?"


"Aku akan berusaha membantumu, jika kau mau menceritakan masalahmu padaku."


"Tidak ada gunanya jika hidup hanya seorang diri, hanya akan terus tersiksa dan terhina sapanjang hidupku. Untuk apa hidup seperti itu…?" Histerisnya yang membuat Zepania dengan cepat mengaktifkan kekuatan mata bathinnya untuk melihat masa lalu dan apa yang telah terjadi pada gadis tersebut. Sehingga dia tidak ingin sembuh dan memilih untuk mati saja.


Zepania dapat melihat kenangan yang telah terjadi pada gadis cantik tersebut melalui matanya, kenangan yang sangat mengerikan bagi gadis cantik ini.


Ibu, ayah serta adik perempuannya di bunuh oleh para iblis yang datang atas perintah sang paman. Pamannya adalah adik kandung laki-laki dari ayahnya. Pria paruh bayar itu tega membunuh dan menyingkirkan seluruh keluarga kakaknya, untuk menguasai seluruh harta kekayaan keluarga agar menjadi miliknya seorang.


Gadis ini berasal dari salah satu bangsawan dari kerajaan Josh, kerajaan di mana banyak terdapat pengendali api. Setelah dia mengetahui seluruh keluarganya di bantai iblis utusan dari sang paman, dia berusaha kabur dengan sisa kekuatan yang dia miliki, sampai akhirnya dia jatuh tidak sadarkan diri di tengah keramaian pasar kerajaan Froska.


Gadis ini tidak sadarkan diri karena sudah beberapa hari dia tidak makan dan minum. Gadis ini mampu bertahan menahan rasa sakit di perut kanannya yang memang penyakit sudah lama gadis ini derita. Di dalam hatinya, dia sudah tidak kuat dan tahan menerima kenyataan bahwa dia seorang diri di dunia ini, dan dia tidak bisa sembuh dari penyakit yang sudah lama dia derita.


Sudah lama dia menderita, dengan rasa sakit perut akibat usus buntu yang sudah meradang, tetapi dia hanya bisa menahan rasa sakitnya dengan ramuan obat tabib beberapa saat saja. Penyakitnya itu akan kambuh kembali rasa sakitnya setelah pengaruh obatnya hilang. Hingga dia merasa untuk apa hidup lagi jika di dunia ini sudah tidak memiliki keluarga satupun, terus akan menjadi buronan sang paman, dan menderita sakit yang tidak kunjung sembuh.


Gadis tersebut sudah putus asa karena sudah tidak suci lagi, dan sang paman akan menjualnya ke dalam rumah bordir yang ada di kerajaan Josh. Gadis ini kabur sebelum dia di bawa ke rumah bordir, dia di selamatkan oleh pelayan setianya yang menyelinap diam-diam ke dalam kamar tempat gadis ini di kurung.


Tetapi sayang saat di pertengahan jalan mereka kabur, mereka di hadang oleh anak buah dari sang paman. Walaupun mereka bisa melawan tapi sayang, sang pelayan setianya terbunuh dan meminta sang nona cepat kabur pergi ke kerajaan Froska. Sang pelayan meminta kepada nonanya itu untuk menemui keluarganya yang ada di sana, karena pelayan pribadinya memang berasal dari kerajaan Froska.


Sang pelayan memiliki seorang anak laki-laki seumuran dengan gadis ini yang tinggal bersama sang nenek yang sudah tua. Gadis ini di minta datang ke keluarganya untuk berlindung di sana. Sayang belum sempat gadis ini pergi ke keluarga si pelayan setianya, dia sudah lebih dulu jatuh tidak sadarkan diri dan di bawa ke balai pengobatan Froska oleh beberapa warga di pasar yang membantunya.


Zepania memandang iba pada nasib malang gadis ini yang bernama Brisia Kairos, putri bangsawan yang sudah yatim piatu dan tidak memiliki apapun lagi karena ulah sang paman.


Perlahan Zepania memeluk Brisia yang masih menangis tersedu-sedu.


"Tenangkan dirimu Brisia, kau harus kuat dan balaskan dendam seluruh keluargamu. Pamanmu yang jahat itu harus kau hukum." Ungkap Zepania menenangkan Brisia yang ada di dalam pelukkannya seraya membelai lembut punggung Brisia.


"Kau tidak sendiri, aku akan bersamamu dan aku akan membantumu untuk membalaskan dendammu ini. Kau harus bangkit dan menjadi kuat Brisia, untuk seluruh keluargamu yang sudah meninggal." Ungkap Zepania masih menenangkan Brisia.


Terdengar Isak tangis yang sudah melemah, Brisia tidak lagi histeris, Brisia perlahan melepaskan pelukkannya dan menatap mata Zepania dengan matanya yang penuh air mata.


"Bagaimana kau tahu namaku? Bagaimana kau tahu apa yang terjadi padaku? Siapa kau dan kenapa kau bisa ada di sini?" Tanya Brisia di sela-sela isak tangisnya.


Brisia sadar dan heran melihat Zepania yang ada bersamanya di tempat itu dan tahu tentang dirinya dan apa yang terjadi padanya?

__ADS_1


"Aku Queen Angel dari dunia para Angel, aku tahu segalanya tentang dirimu. Apakah kau ingin bangkit dan menjadi kuat bersamaku?" Tanya Zepania dengan senyum tulusnya melihat Brisia.


Brisia sudah mendengar berita tentang kebangkitan sang Queen Angel, sangat terkejut bisa melihat langsung sang Queen Angel yang misterius karena dia menyembunyikan wajahnya. Seperti yang dikatakan oleh semua orang, kini sang Queen ada di hadapannya dan bersamanya, wanita yang sangat cantik dan sempurna dengan wajah cantik bak Dewi dan kulitnya yang berkilau seputih porselin.


"Queen Angel…?" Ucap Brisia tidak percaya, sedangkan Zepania hanya menjawab dengan anggukkan kepala dan senyum manisnya.


"Apa kau mau ikut bersamaku untuk bangkit dan menjadi kuat, aku akan membantumu untuk membalaskan dendammu dan merebut kembali apa yang seharusnya menjadi milikmu."


Brisia memandang lekat wajah cantik sang Queen, sebelum akhirnya iapun menjawab.


"Tentu saja, aku mau…" Jawab Brisia dengan anggukkan kepalanya setuju.


"Itu bagus sekali, terima kasih sudah mau bangkit bersamaku."


"Terima kasih, terima kasih…" Balas Brisia dengan isakan tangisnya.


Zepania segera memeluk tubuh Brisia dan membelai lembut punggungnya untuk membuat Brisia tenang.


"Sudah jangan bersedih lagi, kau bersamaku sekarang. Aku akan menjagamu dan kau akan menjadi adikku, apakah kau mau?" Ucap Zepania yang membuat Brisia menangis haru karena merasakan kehangatan di dalam hatinya, dan merasa memiliki tempat untuknya bersandar dan berlindung.


"Terima kasih Queen Angel…" Balas Brisia di sela-sela isak tangisnya.


"Jangan panggil aku Queen Angel, panggil aku kak Rani, itu nama panggilanku, apa kau mengerti?" Ungkap Zepania ingin menggunakan nama panggilannya di dunianya yang dulu.


"Baik kak Rani." Angguknya setuju seraya melepaskan pelukkannya dan menatap Zepania.


"Apa kau bisa merahasiakan, wujudku ini?"


"Maksud kak Rani?" Tanya Brisia tidak mengerti, sembari menghapus air mata di pipinya.


"Wujud dan wajahku ini tidak ada yang tahu selain para Angel inti murni. Aku sebenarnya adalah Putri perdana menteri Richard Louise dari kerajaan Froska, sekaligus putri mahkota kerajaan Froska yang sebentar lagi akan di lengserkan. Jadi aku harap kau bisa merahasiakannya, kau akan tinggal bersama Lily Angel di dalam ruang dimensi untuk sementara waktu, sampai aku keluar dari istana, apa tidak masalah bagimu?"


"Tentu kak, aku tidak masalah, terima kasih kak Rani mau menerimaku."


"Tentu saja, jadi sekarang ayo kita kembali. Oya di luar sana aku juga sedang menyamar menjadi seorang tabib wanita yang menyembuhkanmu, agar kau bisa cepat mengenaliku."


"Iya kak…aku mengerti."


Zepania lalu menyalurkan sedikit kekuatan spiritual dan energi Qi miliknya pada Brisia, agar roh Brisia yang ada di alam bawah sadarnya bisa kembali lagi ke tubuhnya. Zepania dan Brisia pun kembali ke dunia nyata pada tubuh mereka masing-masing.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…

__ADS_1


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2