SANG QUEEN ANGEL.

SANG QUEEN ANGEL.
72. Segel Merah Sang Queen Angel.


__ADS_3

***Kerajaan Pericles***


Pangeran Pericles memandang ke arah sang Queen Angel. Lalu beralih melihat ke arah siluman Lizard Humans yang ada di hadapannya sedang bersujud dan tertahan oleh Sun Angel.


Perlahan ia merendahkan tubuhnya untuk mensejajarkan tinggi mereka. Sang pangeran bertanya dengan tatapan tajam dan dingin kepada siluman yang kini telah berubah pada wujud aslinya.


"Di mana perdana menteri Jonan Wilson?" Tanya pangeran dengan penekanan pada setiap perkataannya.


Siluman Lizard Humans melihat tajam serta remeh ke arah sang pangeran yang sangat ia benci.


"Jika kau memang dekat dengannya, kau tahu di mana keberadaannya sekarang?" Balas siluman tersebut tidak ada rasa takut sama sekali.


Pangeran merasa di remehkan dan tertipu selama ini oleh siluman tersebut. Ia pun tidak dapat menahan amarahnya.


"Brengsek, katakan di mana perdana menteri sekarang?" Ucap marah pangeran sembari mencekik kuat leher bersisik siluman itu.


"Hahahahhaa…!!!" Bukannya menjawab, siluman itu malah tertawa.


"Kau tidak lah sekuat yang aku kira? Bahkan kau tidak dapat merasakan kehadiran ku selama ini, yang berada di dekatmu. " Balas siluman tersebut dengan penekanan pada setiap kata-katanya. Tatapan matanya meremehkan ke arah sang pangeran.


"Akan aku bunuh kau…!!" Ucap pangeran yang tidak dapat menahan amarah yang kini telah memuncak. Di tangan kanannya kini tengah memegang erat sebuah belati yang siap ia tusukkan ke arah siluman yang sudah meremehkannya.


"Cukup pangeran." Cegah Zepania menahan kuat lengan kanan sang pangeran.


Tatapan tajam membunuhnya melihat dingin siluman yang sedang tersenyum remeh ke arahnya. Sedangkan tangan kanannya melayang akibat di tahan oleh Zepania.


"Tahan emosimu. Itu hanya akan membuatnya untuk mudah menyalurkan virus yang sedang ia persiapkan di dalam tubuhnya." Ucap Zepania memberikan alasan, mengapa ia mencegah pangeran Pericles menusukkan belati ke arah tubuh siluman tersebut.


"Hahaha…Kau bahkan tidak dapat membunuhku. Kau hanya pangeran pengganti yang berusaha menutupi sang kaisar yang keberadaan hingga kini tidak di ketahui. Kau pangeran yang tidak berguna." Ucap siluman tersebut memprovokasi sang pangeran yang masih pada mode marahnya yang memuncak.


Kepalan tangan pangeran kuat pada belati yang ia genggam terlihat jelas oleh Zepania. Ia tahu jika pangeran marah dan merasa tersinggung akan ucapan siluman tersebut. Namun, tidak mungkin ia izinkan pangeran Pericles untuk menusuk tubuh siluman yang darahnya saja mengandung sebuah virus dan racun yang mematikan. Darah yang menempel pada kulit manusia sangatlah berbahaya bagi siapa saja yang terkena darah beracun itu.


Hawa virus darahnya bahkan akan menyebar dengan cepat melalui udara yang berhembus. Tidak akan mungkin Zepania memberikan kesempatan seperti itu terjadi, itu akan menambah bebannya dalam pengobatan kali ini.


Tatapan mata pangeran kini tajam melihat ke arah Zepania yang masih memegangi kuat tangan kanannya.


"Lepaskan. Akan aku bunuh siluman ini." Ucapnya tegas dengan amarah yang terselip pada suaranya.


"Membunuhnya di sini, hanya akan menambah masalah baru dan bukan mengurangi masalah yang sudah ada." Balas Zepania mencoba memberikan penjelasan.


"Lepaskan." Teriaknya murka dengan wajah yang sudah merah padam.


Cukup menegangkan bagi mereka yang menyaksikan. Seorang pangeran yang menjadi pemimpin sementara kerajaan Pericles kini tengah murka dan berkata keras di hadapan Sang Queen Angel. Namun Zepania yang mengerti keadaan sang pangeran, hanya menanggapinya dengan tenang. Tidak ada gunanya ikut marah seperti yang pangeran lakukan.


"Darahnya yang keluar dari tubuh siluman ini sangatlah beracun. Hawa darahnya pun penuh akan virus yang mematikan dan cepat menyebar melalui udara di sini. Apa kau mau membunuh semua orang di kerajaan ini?" Ucap Zepania menekan pada beberapa kata-katanya. Namun cukup tegas dan dapat di mengerti oleh beberapa orang.

__ADS_1


"Kau pasti tahu siluman Lizard Humans. Itulah dia." Ucap Zepania melihat ke arah pangeran, lalu beralih melihat ke arah siluman yang kini menatap marah dan tajam kepadanya.


Tatapan mata Zepania dan siluman itu kini bertemu. Seakan ingin saling membunuh. Siluman Lizard Humans marah akan kebenaran tentangnya yang di katakan oleh Zepania. Ia tidak pernah menduga jika Zepania atau Queen Angel dapat mengenali dirinya dengan mudah, dan cepat tahu akan kekuatan atau keahlian special yang ia miliki.


"Kau wanita yang tidak seharusnya ada di dunia ini." Ucap pelan siluman Lizard Humans menatap devil ke arah Zepania.


Semua mata kini memandang sang siluman.


"Kau akan mati di tanganku." Ucapnya lantang dan keras dengan pergerakan yang mulai ia lakukan.


Zepania yang tahu perlawanan yang sedang di lakukan oleh siluman Lizard Humans, segera memberikan peringatan untuk semua orang agar menjauh dari tubuh siluman tersebut. Pirasatnya tidak baik tentang ini.


"Semua menjauh darinya." Ucap keras Zepania kepada semua orang. Sembari menarik tangan pangeran dengan kuat agar beranjak dan menjauh dari siluman yang sedang bergerak melawan totokkan yang Zepania lakukan tadi.


"Aaaaaaakkkkk…!" Suara raungan kuat siluman itu terus berusaha lepas dari totokkan Zepania.


Semua orang berlari menjauh dari siluman yang semakin membesarkan tubuhnya. Begitu pun pangeran yang di tarik kuat oleh Zepania. Pangeran tidak tahu jika siluman itu adalah siluman Lizard Humans yang untuk pertama kalinya ia lihat.


Zepania tidak menjauh seperti yang lainnya. Ia berada 5 langkah dari siluman yang masih bersujud dan berusaha membesarkan tubuhnya.


Semua orang yang hadir melihat tanpa berkedip apa yang akan terjadi?


'Pirasatku buruk tentang ini.' Gumam Zepania di dalam hatinya yang dapat di dengar juga oleh Tiara Angel yang berada tidak jauh darinya.


"Yang mulia." Histeris Tiara Angel tahu apa yang akan terjadi dengan segel merah yang di buat oleh Zepania.


"Jangan ada yang mendekati segel ini. Menjauh sejauh mungkin. Cepat…!!!" Teriak perintah Zepania kepada Tiara Angel yang ingin datang mendekatinya, sekaligus memberikan sebuah peringatan untuk semua orang yang ada di sana.


"Tidak yang mulia, jangan lakukan itu?" Ucap Tiara Angel dengan wajah yang terlihat cemas dan takut.


Semua orang melihat ke arah Tiara Angel, sang penjaga tertinggi dunia angel, yang terlihat khawatir kepada Queen Angel mereka.


"Ada apa sebenarnya?" Tanya salah satu pejabat tinggi yang tidak mengerti apa yang akan terjadi? sekaligus mewakili semua orang yang juga tidak mengerti.


Sedangkan pangeran tahu apa arti terpasangnya segel merah, yang sangat kuat menahan serangan apapun. Segel merah tidak mudah untuk di terobos oleh kekuatan apapun selain orang yang memiliki segel putih dengan kekuatan spiritual dan energi QI yang sangat tinggi.


"Itu segel merah. Itu artinya, serangan yang akan di lakukan oleh siluman Lizard Humans sangat berbahaya bagi kita semua." Ucap penjelasan dari Sun Angel mewakili untuk menjawab rasa penasaran mereka semua yang tidak tahu.


"Sang Queen Angel sedang melindungi kita sekaligus melawan siluman itu sendirian." Ucap White Angel dengan pandangan mata sedih dan takutnya ke arah Zepania yang ada di dalam segel merah yang mampu ia buat seorang diri.


Segel merah adalah kekuatan pelindung yang memerlukan kekuatan spiritual dan energi QI yang cukup banyak. Bagaimana bisa Sang Queen Angel melakukan itu seorang diri. White Angel tahu kini tenaga Zepania telah terkuras habis. Apakah bisa Zepania bertahan dan mengalahkan siluman yang terlihat semakin besar seorang diri.


"Tiara Angel. Dengarkan aku." Ucap telepati Zepania kepada Tiara Angel.


Tiara Angel diam terpaku dan mendengarkan apa yang ingin di ucapkan oleh Sang Queen Angel meraka?

__ADS_1


"Pastikan tidak ada yang mendekati segel ini, apapun yang terjadi. Kau paham." Perintah Zepania.


"Hamba paham, nona. Setidaknya izinkan hamba membantu anda." Balas Tiara Angel melalui telepatinya.


"Tidak. Kau cukup lindungi semua orang yang ada di luar segel ini. Pastikan untuk tidak datang mendekat. Satu lagi, sentuhlah semua orang untuk ku, dan perintahkan kepada mereka untuk membuka telapak tangan mereka. Aku akan berikan sebuah pilihan obat penawar agar tidak mudah terserang virus siluman ini."


"Tapi nona…!"


"Cepat…tidak ada waktu lagi…cepat Tiara Angel!!" Ucapnya cukup tegas.


Tiara Angel terdiam sejenak, ia tidak tega melihat junjungannya berjuang dan akan bertarung seorang diri di dalam segel merah tersebut.


"Cepat Tiara Angel." Perintahnya.


Tanpa bisa membantah lagi dan melakukan apapun untuk membantu Zepania yang berada di dalam segel merah? Tiara Angel segera melakukan teleportasi ke semua orang untuk menyentuh tubuh mereka, seperti yang di perintahkan oleh Zepania. Pergerakan yang begitu cepat di lakukan oleh Tiara Angel, membuat semua orang terkejut tidak percaya dan tidak mengerti apa maksud dari tindakan Tiara Angel yang menyentuh tubuh mereka semua.


Setelah selesai menyentuh tubuh semua orang, Tiara Angel pun berkata.


"Buka telapak tangan kalian semua." Ucap Tiara Angel cukup keras yang dapat di dengarkan oleh semua orang.


Tanpa dapat bertanya, mereka semua melakukan apa yang di perintahkan oleh Tiara Angel kepada mereka. Tiba-tiba muncul dua buah pil yang ada di atas telapak tangan semua orang.


"Telan pil itu, cepat…!! Itu perintah dan pil obat dari Queen Angel." Perintah Tiara Angel kembali.


Mereka semua melakukan apa yang di katakan oleh Tiara Angel. Begitu pil obat yang masuk ke dalam mulut mereka, tidak dapat merasakan rasa apapun. Mereka seakan menegak beberapa tetes air yang masuk. Tidak merasakan rasa apapun? tidak pahit, manis, dan lainnya seperti pil obat pada umumnya. Pil obat tersebut seperti tetesan air yang jernih bahkan menyejukkan lidah mereka mencair begitu saja di dalam rongga mulut mereka.


Semua orang melihat kembali ke arah Zepania yang sedang bersiap, untuk menerima serangan siluman yang telah lepas dari totokkan Zepania dan tubuhnya yang semakin membesar. Kini mereka tahu pil obat yang di berikan oleh Zepania adalah perlindungan kedua dari Queen Angel, terhadap mereka semua dari serangan virus siluman Lizard Humans.


Perjuangan Zepania untuk melindungi semua orang seorang diri dengan usaha dan pikirannya sendiri. Begitu tulus menyentuh hati semua orang yang ada di sana. Seorang wanita kuat yang terlihat misterius melindungi mereka sebagai seorang pemimpin yang begitu kuat dan tulus tanpa beban sama sekali.


Apa yang akan terjadi antara Zepania Sang Queen Angel dan siluman Lizard Humans yang ada di dalam segel merah?


Siapakah di antara mereka yang akan menang?


Melihat ukuran fisik dari keduanya, tubuh Siluman Lizard Humans yang berukuran sebesar dan setinggi gedung bertingkat 10. Zepania terlihat bagaikan semut yang sangat kecil bagi Sang siluman. Ukuran yang tidak sepadan dan berlawanan. Raungan keras terdengar menyeramkan dan mencekam situasi saat ini.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


__ADS_2