SANG QUEEN ANGEL.

SANG QUEEN ANGEL.
19. Kecantikan Zepania Louise.


__ADS_3

***Kerajaan Froska***


Sudah 2 minggu berlalu setelah kejadian pembuktian di halaman depan istana Froska. Selama 2 minggu itu juga berita mengenai kebangkitan sang Queen Angel telah tersebar dan menjadi berita terhangat di kerajaan Froska dan di seluruh kerajaan tetangga.


Selama 2 minggu itu juga Zepania tidak keluar dari kamar paviliunnya sama sekali, walaupun masa hukumannya sudah berakhir. Dia lebih memilih berdiam diri di dalam kamar agar memudahkannya untuk masuk ke dalam ruang dimensi. Berlatih dan berkultivasi selama 2 jam dalam sehari di dunia luar, sedangkan di dalam ruang dimensi 10 bulan, jadi dalam 2 minggu ini Zepania sudah berlatih selama 10 tahun lebih waktu di ruang dimensi.


Selain melatih semua magic, sihir, dan elemen yang telah di kuasai oleh Zepania, dia juga melatih tubuh asli Zepania yang dulunya lemah kini berangsur-angsur lebih kuat menerima semua kekuatan spiritual dan energi Qi di dalam tubuhnya. Sehingga sang Queen Angel sudah mencapai kultivasi di dewa petarung langit tingkat 5. Kultivasi tingkat tertinggi dan semua itu sangat membuat para Angel inti murni tidak percaya, sekaligus senang karena pemimpin mereka kini telah kembali seutuhnya.


Zepania juga sudah mendapatkan seluruh kekuatan magic dan sihir miliknya, dari semua anugerah yang di kembalikan oleh para Angel inti murni. Kini Zepania Louise adalah pemimpin tertinggi para Angel, sudah benar-benar menjadi Mother Queen of Angel. Sang penjaga keseimbangan 3 dunia Queen Angel putri titisan dari Dewa dan Dewi Agung.


Hari ini Zepania berniat keluar paviliun untuk berjalan-jalan di taman bunga istana Froska, karena dia ingin memetik bunga mawar untuk di letakkan di dalam kamarnya. Gadis cantik itu ingin mencari suasana baru dan segar.


Zepania terlihat cantik dan anggun dengan gaun panjang biru toscanya, tidak lupa juga gadis itu memakai kain penutup wajah untuk menutupi wajahnya. Zepania tidak ingin memperlihatkan wajahnya yang sudah cantik kepada semua orang.


Dengan ditemani oleh Ivy, Zepania melangkah dengan anggun menyusuri lorong istana menuju ke arah taman bunga istana. Sepanjang lorong, semua pengawal dan para pelayan yang berpapasan melihat ke arah Zepania, tetapi dengan acuh gadis itu terus melangkah tanpa mempedulikan bisikkan mereka. Semuanya terus mengatakan jika putri mahkota akan segera di lengserkan, wajahnya terlalu jelek sehingga dia menutupi wajahnya, dan masih banyak lagi perkataan mereka semua untuk menghina Zepania. Gadis bercadar itu hanya diam tidak ambil pusing, Ivy lah yang terbakar emosi.


"Nona…kenapa tidak anda tunjukkan saja wajah cantik anda kepada mereka semua, agar tidak lagi ada yang menghina anda jelek?" Ungkap Ivy dengan nada kesalnya mendengar penghinaan dari para pelayan dan pengawal istana.


"Biarkan saja, untuk apa terlalu repot dan pusing dengan omongan mereka, lebih baik kita cepat ke taman bunga, karena aku sudah tidak sabar memetik bunga mawar di sana." Balas Zepania dengan antusias karena dia memang suka sekali dengan bunga mawar.


"Nona…anda memang aneh, punya wajah secantik Dewi malah di tutupi."


Zepania hanya tersenyum menanggapi celotehan Ivy, dia tidak ada niat sama sekali untuk memperlihatkan wajahnya kepada siapapun. Niatnya hanya ingin keluar dari kerajaan ini untuk pergi ke kerajaan Pericles atau kerajaan Guan untuk memperoleh dan mempelajari elemen petir dan cahaya. Hanya elemen tersebut yang belum gadis itu kuasai.


Saat di taman bunga gadis bercadar itu begitu bahagia memetik beberapa bunga mawar yang berwarna putih dan merah. Sembari duduk di sebuah gazebo yang ada di taman istana tersebut, senyumnya tidak pernah pudar. Sesekali Zepania menyibakkan kain penutup wajahnya, untuk mencium aroma bunga mawar yang ia petik dan menikmati harumnya bunga mawar yang sangat di sukainya.


Tanpa dia sadari, beberapa putri dan selir juga datang ke taman bunga itu, untuk menikmati keindahan taman bunga bersama.


"Lihatlah…siapa yang ada di sini…!!" Seruan salah satu selir yang datang beramai-ramai.


Zepania dan Ivy seketika bangkit dari duduknya dan melihat kepada sekelompok putri dan selir yang datang, hanya Ivy yang memberikan hormatnya. Sedangkan Zepania hanya berdiri tegak dengan tatapan wajah datar dan dinginnya, dia merasa sedikit kesal karena waktu bahagianya terganggu.

__ADS_1


"Masih berani kau keluar, putri mahkota…dan menunjukkan wajah jelek yang kau tutupi itu…?" Ungkap salah satu putri pertama kaisar yang ikut dan memang tidak suka kepadanya. Putri itu adalah teman baik Katlyn Louise, adik tiri yang sedang berdiri di samping sang putri pertama Fidonia Bacilio.


Terlihat Katlyn tersenyum senang mendengar hinaan yang di lontarkan oleh sang putri untuk Zepania yang memang sangat dia benci. Zepania masih diam saja tanpa komentar apapun, saat dia ingin melangkah pergi bertepatan sang kaisar, permaisuri, selir kaisar, putra mahkota dan para pangeran datang ke taman itu. Membuat Zepania berpikir apakah ada acara di tempat ini?


Terlihat dari pakaian mereka yang menggunakan gaun-gaun panjang dan aneka sepatu cantik. Sedangkan para pria menggunakan setelah pakaian jas dengan model belakangnya agak panjang dan sepasang sepatu pantofel yang terlihat mahal. Pada kerajaan ini ada dua aturan berpakaian, yaitu pakaian ala China Dinasti dan Eropa abad pertengahan, tergantung aturan yang di keluarkan dari setiap acara di kerajaan tersebut.


"Hormat hamba yang mulia kaisar, semoga yang mulia sehat dan panjang umur selalu." Ucap mereka serempak memberikan salam pada sang kaisar, lalu beralih memberikan salam kepada permaisuri dan putra mahkota.


Setelah mereka selesai memberikan salam, sang kaisar pun mendekati tempat duduk yang sudah di persiapkan di taman tersebut. Zepania mengira jika taman yang penuh dengan kursi dan meja memang selalu ada di taman untuk para penikmat taman bunga.


Rombongan dari kaisar semuanya sekilas melihat ke arah Zepania yang memang tampil paling berbeda, karena kain penutup pada wajahnya. Mereka mengenali Zepania dengan melihat pelayan pribadinya Ivy berdiri tepat di belakangnya.


"Kau datang juga putri mahkota." Ucap sang kaisar yang sudah duduk bersama permaisuri dan dua selirnya, sedangkan para pangeran dan putra mahkota duduk pada meja di sebelah meja kaisar.


"Iya yang mulia." Jawab Zepania seraya menundukkan sedikit tubuhnya.


Di saat kaisar, putra mahkota, dan para pangeran melihat ke arah mata biru bening berkilau milik Zepania. Mereka seketika teringat akan tatapan mata sang Queen Angel yang pernah mereka lihat langsung dari dekat, mereka melihat Zepania dari ujung kaki hingga ujung rambut terlihat sama dengan penampilan dan keanggunan sang Queen Angel.


"Wajah hamba baru saja sembuh dari luka, dan di sarankan untuk memakai penutup wajah oleh tabib." Ungkap Zepania sedikit berbohong.


"Tapi di sini tidak terlalu panas putri mahkota, jadi aman bagi wajahmu." Balas selir agung dengan senyum meremehkannya.


"Tidak baik kau tampil beda begitu, bagaimana permaisuri?" Ucap selir agung melihat ke arah permaisuri dan ingin mendapatkan dukungan darinya.


"Tentu saja…ini pertemuan khusus keluarga kerajaan Froska, jadi kita harus tampil dengan apa adanya, jangan ada yang menonjol seperti itu." Jawab permaisuri mendukung ucapan selir agung.


'*A*ku dengan pakaian sederhana begini di katakan menonjol, sedangkan mereka yang menggunakan gaun-gaun panjang super cantik mereka apa mereka tidak menonjol? Apa mereka ingin menghina dan mempermalukanku seperti dulu lagi? Setiap pertemuan akulah yang paling tampil jelek, baik dari berpakaian dan juga wajahku yang buruk rupa, sehingga mereka sangat senang dan puas menghinaku, baiklah akan aku tunjukkan pada mereka bagaimana tampil sederhana tetapi tetap cantik.' Gumam Zepania dalam hati yang tidak suka akan tatapan menghina dan meremehkan mereka.


'Cukup sudah aku diam dan selalu jadi bahan ejekan mereka, ini waktunya aku membuat mereka diam dan akan selalu mengingatku setelah aku keluar dari istana ini.' Gumam Zepania yang tidak ingin lagi menjadi bahan hinaan mereka.


"Mengapa kau hanya diam saja putri mahkota?" Tanya putri Fidonia yang melangkah mendekati Zepania.

__ADS_1


"Apa kau tidak mendengarkan perkataan dan perintah dari yang mulia permaisuri?" Ucap Putri Fidonia yang sudah ada di depan Zepania.


Belum sempat Zepania menjawab pertanyaan putri Fidonia, dengan cepat kain penutup wajah Zepania di tarik paksa oleh putri Fidonia, sehingga repleks wajah Zepania berpaling ke samping. Perlahan Zepania menatap tajam pada putri Fidonia karena sudah lancang padanya, mereka terkejut tidak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini.


Mereka terkejut melihat wajah cantik Zepania bagaikan Dewi khayangan, kecantikan Zepania sangat lengkap dengan sorot mata biru bening berkilaunya, semua mata terpana dan terpesona melihat kecantikan Zepania terlebih lagi sang kaisar, putra mahkota dan para pangeran.


"Apa kau benar putri mahkota?" Tanya tidak percaya Fidonia melihat kecantikan Zepania.


"Tentu saja, kau pikir siapa?" Balas Zepania dengan tatapan tajamnya.


"Tidak mungkin kau bisa seperti ini sekarang?" Balas putri Fidonia yang masih tidak percaya.


"Seperti apa…? Cantik maksud mu?"


"Tidak mungkin kau putri mahkota yang buruk rupa itu."


Belum sempat Zepania menjawab, mereka di kejutkan oleh suara ibu suri yang tiba-tiba datang.


"Putri Adreana.!!" Panggil ibu suri yang melangkah cepat ke arah Zepania dan langsung memeluk tubuh Zepania dengan hangat. Zepania terpaku karena baru kali ini dia merasakan kehangatan dari pelukan seseorang.


Dengan repleks tangan Zepania membalas pelukkan hangat dari ibu suri, seraya memejamkan matanya untuk menikmati pelukkan tersebut. Semua mata melihat Zepania dan ibu suri dengan diam tanpa ada yang berani berkomentar.


Terutama putra mahkota yang masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat, putra mahkota seketika terpesona dan jatuh cinta pada gadis cantik di dalam pelukkan sang ibu suri. Gadis tersebut yang pernah dia tolak dan hina Karena buruk rupa dan kini terlihat sangat cantik dan anggun. Walaupun gaun panjang polos yang Zepania gunakan sangatlah sederhana, namun aura kecantikan Zepania telah menarik perhatian dan membuat hatinya jatuh cinta dan jantungnya berdebar, ini untuk pertama kalinya putra mahkota merasakan perasaan seperti ini kepada seorang wanita.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2